Siapkan 4 Pertanyaan ini Saat Interview Kerja dengan CEO Starup

Perusahaan startup merupakan perusahaan yang tergolong baru buka dan kebanyakan dari mereka bergerak di bidang teknologi yang memajukan jasa keuangan. Berhubungnya startup, tentunya masih butuh karyawan yang mumpuni untuk posisi yang dibutuhkan. Demi kemajuan startup tersebut, tak sedikit startup yang terus memberikan kesempatan bagi lulusan baru atau yang sudah berpengalaman untuk bergabung.

Uniknya dari perusahaan startup ini adalah dalam tahap sesi interview, tak jarang kandidat diberikan kesempatan bertemu langsung dengan pendiri perusahaan atau CEO startup sebagai pewawancara. Hal ini tentu menjadi sangat menarik bagi para calon-calon pekerja karena akan mengenal langsung pendiri perusahaan tersebut.

Mendapat kesempatan, tentu setiap kandidat tidak mau usahanya sia-sia begitu saja, maka berbagai persiapan dilakukannya dengan matang. Mulai dari mental, pakaian yang digunakan, penampilan hingga menyiapkan beberapa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan dari CEO saat proses wawancara.

Namun, setiap kandidat sering kali lupa bahkan mengabaikan untuk memberikan pertanyaan balik kepada mereka mengenai perusahaannya. Padahal, jika itu dilakukan setiap kandidat, mereka bisa melihat seberapa bagus perusahaan tersebut, sehingga bisa dijadikan sebagai pertimbangan untuk yakin masuk di startup tersebut kalau lulus dalam tahap interview.

Berikut ini terdapat empat pertanyaan seputar startup yang bisa Anda siapkan sebelum proses interview dengan CEO:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Prediksi Perkembangan Perusahaan 5 tahun Kedepan

Hal pertama yang perlu Anda ketahui sebagai calon pekerja di perusahaan startup adalah pentingnya menanyakan prediksi yang sudah ditetapkan dalam perkembangan perusahaan di 5 tahun yang akan datang.

Pertanyaan tersebut untuk menghindari Anda ketika sudah bergabung dan bekerja selama beberapa waktu ternyata perusahaan tersebut mengalami bangkrut karena kurangnya ketelitian pemimpin perusahaan dalam memprediksikan perkembangan perusahaan.

Jika sebuah startup memiliki prediksi positif yang sudah ditetapkan sebagai tujuan jangka pendek, setidaknya perusahaan tersebut sudah menandakan keseriusan dalam memajukan perusahaan, maka Anda akan lebih tenang bila nanti bergabung dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Cara Cepat Dapat Kerja bagi Fresh Graduate

2. Rencana Kerja Perusahaan

rencana
Rencana kerja perusahaan

Sebelum bergabung di startup, tentu Anda harus tau mengenai bagaimana rencana kerja yang diterapkan pada perusahaan. Sebab, dengan memiliki rencana kerja yang jelas, semua karyawan tentu akan lebih serius untuk membangun perusahaan tersebut dan bisa merealisasikan tujuan perusahaan yang sudah ditetapkan sejak awal.

Rencana kerja disini, bisa meliputi bagaimana teknik pemasarannya seperti media yang digunakan. Selain itu, pengelolaan operasional perusahaan juga perlu diketahui, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai keuntungan yang nantinya akan diperoleh perusahaan.

3. Budaya Kerja Perusahaan

Tak ada salahnya memepertanyakan menyoal budaya kerja di perusahaan. Misalnya saja perusahaan selalu bertindak cepat tanggap atau tidak? bagaimana peraturan yang diterapkan di kantor, seperti cara berpakaian hingga jam kantor dan sebagainya.

Tidak perlu menanyakan semua tentang budaya tersebut, cukuplah lontarkan pertanyaan secara umumnya saja. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan sedikit gambaran bagaimana kondisi lingkungan tempat bekerja.

Baca Juga: Tips Menjawab 10 Pertanyaan Jebakan saat Interview Kerja

4. Fasilitas yang Disediakan Perusahaan

fasilitas
Fasilitas yang disediakan perusahaan

Sebelum memutuskan bergabung di startup, sebaiknya ketahui terlebih dahulu fasilitas apa saja yang disediakan perusahaan terhadap karyawannya. Sebab, fasilitas yang lengkap atau mendukung tentu akan mempengaruhi kinerja karyawan, seperti kinerja menjadi produktif hingga bertahan lama diperusahaan.

Tanyakan apakah perusahaan menyediakan fasilitas yang mendukung kinerja dan kesejahteraan karyawannya? Seperti asuransi kesehatan, perlengkapan kerja pendukung, dan sebagainya, sehingga karyawan yang bekerja lebih bersemangat dan tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.

5. Risiko Terbesar yang Dihadapi Perusahaan

Sebagai pendiri perusahaan tentu memiliki keyakinan bahwa perusahaan yang dijalankannya ingin berkembang pesat dan maju sesuai dengan keinginannya. Akan tetapi, setiap usaha atau bisnis yang dijalankan pasti memiliki risiko yang akan dihadapi nantinya, baik itu risiko kecil maupun besar.

Anda sebagai calon pekerja bisa menanya risiko tersebut. Dengan begitu, Anda bisa mengevaluasi dan tahu rencana apa yang harus dilakukan berikutnya agar risiko tersebut bisa ditangani bersama, sehingga perusahaan tetap berjalan dengan baik dan lancar.

Ajukan Pertanyaan sebagai Nilai Tambah saat Interview

Selain bisa menjadi pertimbangan saat ingin bergabung di perusahaan startup, mengajukan beberapa pertanyaan saat interview kerja juga menjadi nilai tambah. Secara tidak langsung Anda telah menunjukkan seberapa besar antusian untuk bergabung di perusahaan tersebut. Percaya dirilah, sehingga proses interview bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang terbaik.

Baca Juga: 7 Cara Interview Kerja yang Baik