Simak Pilihan Produk Tabungan Haji, dan Cara Menabungnya

Sudah menjadi idaman setiap umat Muslim untuk dapat menunaikan ajaran agamanya secara Kaffah atau menyeluruh. Termasuk juga menunaikan Haji sebagai salah satu Rukun Islam yang menjadikan Ibadah seorang muslim menjadi sempurna. Berkunjung ke tanah suci untuk ibadah haji perlu persiapan serius oleh siapapun yang benar-benar ingin menunaikannya, baik persiapan fisik maupun mental. Dari sisi sosial, seringkali ibadah Haji juga menjadi penanda tingkat status sosial seseorang di masyarakat. Di mana seseorang yang telah menunaikan ibadah Haji dianggap memiliki satu status sosial yang terpandang di masyarakat. Hal ini bisa saja terjadi sebagai konsekuensi bahwa syarat Ibadah Haji adalah bagi muslim yang mampu baik secara finansial maupun fisik.

Kemampuan finansial utamanya memang diperlukan dalam memutuskan untuk pergi berhaji ini dikarenakan Pergi Haji membutuhkan dana yang tidak sedikit. Biaya pergi Haji  sangat fluktuatif, karena nilai biaya untuk pergi berhaji ditentukan oleh kurs nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar. Tidak hanya itu, terkadang kondisi ekonomi global juga bisa mempengaruhi biaya haji. Karena kondisi ekonomi global yang tidak stabil bisa saja berpengaruh pada nilai tukar dolar Amerika terhadap Rupiah.

Disamping itu, pembatasan kuota haji oleh pihak Kerajaan Arab juga menjadi salah satu hal yang patut menjadi pertimbangan untuk mempersiapkan rencana pergi haji jauh-jauh hari sebelumnya. Beragam faktor ini tentu menjadi salah satu pemikiran tersendiri bagi para calon jamaah atau bagi mereka yang telah berniat pergi Haji.

Ibarat pepatah dimana ada kemauan disitu ada jalan, jika keinginan sudah kuat, jalan untuk menuju Baitullah akan dipermudah. Salah satu jalan untuk pergi haji adalah dengan memanfaatkan tabungan Haji yang ditawarkan oleh bank-bank syariah dalam bentuk produk tabungan haji.

Berikut adalah informasi mengenai beragam produk perbankan yang memiliki layanan dan fasilitas tabungan haji untuk Anda. Dan berikut silahkan untuk Anda simak pilihan produk tabungan haji, dan cara menabungnya.

Baca Juga : Cari Biro Perjalanan Haji? Ini Cara Memilihnya

Jumlah Kuota, Embarkasi dan BPIH 2016

Sebelum mengarah pada pembahasan tentang tabungan haji, bank penyedia fasilitas serta cara menabungnya, ada baiknya kita sejenak untuk menyimak tentang peraturan pemerintah yaitu Keppres no 21/2016 perihal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1437 H/2016 M yang menyatakan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1437 H/2016 M adalah rata-rata sebesar, Rp 34.641.304 atau setara dengan 2.585  dollar AS dengan perhitungan kurs kurang lebih Rp13.400. Hal ini bermakna bahwa biaya untuk Haji Tahun 1437 H/2016 M ini mengalami penurunan kira-kira sekitar 132 USD dibandingkan tahun sebelumnya.

Keppres no 21/2016  ini tentunya mengembirakan bagi banyak kalangan, utamanya mereka yang telah mendapat kuota keberangkatan dari masing-masing embarkasinya.  Bagi anda yang ingn tahu lebih detail biaya per embarkasi, berikut ini uraian lengkapnya:

  • Wilayah Embarkasi Aceh 31.117.461
  • Wilayah Embarkasi Batam 32.113. 606
  • Wilayah Embarkasi Medan 31. 672. 827
  • Wilayah Embarkasi Padang 32. 519.099
  • Wilayah Embarkasi Jakarta 34.127. 046
  • Wilayah Embarkasi Lombok 37.728.961
  • Wilayah Embarkasi Solo 34.841. 414
  • Wilayah Embarkasi Surabaya 34.941.414
  • Wilayah Embarkasi Banjarmasin 37.583.508
  • Wilayah Embarkasi Palembang 32.537. 702
  • Wilayah Embarkasi Balikpapan 37.583.508
  • Wilayah Embarkasi Makassar 38.905. 808

Sebagai salah satu informasi tambahan, bahwa data yang terdapat dalam artikel ini tentu bisa saja berbeda dengan yang muncul di lapangan, sebab terkait dengan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap USD, sebagaimana telah dijelaskan di awal tadi. Adapun untuk kuota haji 2016, Indonesia memperoleh Kuota dari Pemerintah Saudi Arabia sebesar 168.800 jamaah. Jumlah kuota haji ini adalah sama dengan seperti di tahun sebelumnya yaitu 2015.

Ada banyak bank yang kini telah membuka layanan dan fasilitas tabungan haji, beberapa diantaranya akan kami ulas disini. Masing-masing bank tentu memiliki kelemahan maupun kekurangan sendiri-sendiri terkait produk tabungan haji yang dikeluarkan. Berikut adalah contoh beberapa bank yang menyelengarakan dan memfasilitasi untuk layanan tabungan Haji.

Bank Syariah Mandiri (BSM)

mandiri syariah logo.jpg

Bank Syariah Mandiri via blogspot.com

 

Untuk membantu keberangkatan calon haji Bank Syariah Mandiri menawarkan produk tabungan haji dengan Namalayanan Tabungan Mabrur. Layanan ini hadir dengan sejumlah fitur layanan yang menarik diantaranya;

  • Prinsip syariah  sebagai landasan dengan akad mudharabah muthlaqah.
  • Awal setoran minimal adalah Rp100 ribu.
  • Setoran berlangsung (nilai setoran tetap Rp100 ribu).
  • Terfokus, maksudnya tabungan hanya bisa untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, dan bukan untuk keperluan lain.
  • Minimal saldo untuk selanjutnya bisa didaftarkan pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu/Siskohat adalah sebesar Rp25,5 juta (sama dengan ketentuan Kementerian Agama).
  • Jika terjadi penutupan rekening sepihak (dibatalkan nasabah) maka dikenakan biaya sebesar Rp25 ribu.
  • Terintegrasi online dengan Kementerian Agama (Siskohat).
  • Tersedia dana talangan haji bagi mudahnya mendapatkan porsi haji.

Baca Juga : Tips Merencanakan Biaya Haji dan Umroh

Bank Tabungan Negara (BTN)

btn

Bank Tabungan Negara (BTN) via www.metrosulawesi.com

 

Pada dasarnya,BTN terkenal sebagai Bank yang memiliki layanan unggulan di bidang KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Sebagai Bank milik pemerintah, BTN juga menyediakan layanan dalam hal Tabungan Haji, dan berikut adalah fitur yang tersedia pada layanan tabungan Haji bank BTN;

  • Basis dana sebagai awal setoran sekaligus minimal sado berkisar Rp100 ribu.
  • Setoran lanjutan disampaikan dengan Nilai bebas.
  • 0 biaya administrasi bulanan
  • Spesifik untuk kepentingan melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji dan bukan diambil untuk keperluan lain
  • Minimal saldo untuk terdaftar ke Siskohat adalah sesuai dengan ketentuan Kementrian Agama RI, yaitu sebesar Rp25 juta.
  • Terintegrasi secara online dengan Kementerian Agama
  • Syarat mendaftar mudah, cukup dengan KTP

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah

BRI Syariah.jpg

BRI Syariah via benzano.com

 

Sebagai salah satu pecahan lini bisnis perbankan konvensional Bank Rakyat Indonesia, BRI hadir pula dengan model perbankan syariah dengan nama BRI Syariah. Sesuai dengan namanya, BRI Syariah tentu bergerak dalam bisnis perbankan Syariah, yang salah satu layanannya adalah Tabungan Haji. Berikut adalah fitur yang ditawarkan oleh Tabungan Haji BRI Syariah ini;

  • Dana yang anda kumpulkan telah diikutsertakan oleh pihak bank dalam program penjaminan dana pemerintah.
  • Pilihan setoran awal variatif, bisa dalam USD atau Rupiah, yaitu 50 ribu rupiah atau USD 50.
  • Nilai setoran lanjutan bebas.
  • Spesifik hanya untuk biaya Haji dan tidak bisa dicairkan untuk kebutuhan lainnya.
  • Minimal saldo untuk didaftarkan pada Siskohat Kementrian Agama adalah sebesar Rp20,05 juta.
  • Online terintegrasi pada Kementerian Agama (Siskohat).
  • Fitur asuransi jiwa dan kecelakaan, diberikan gratis.
  • 0 biaya administrasi bulanan (Gratis).
  • Terdapat program bagi hasil, dengan nilai pembagian yang kompetitif.
  • Ada fitur Zakat otomatis yang diambilkan dari hasil akumulatif program bagi hasil dan terpotong secara otomatis.
  • Syarat Pendaftaran untuk WNI: Kartu Tanda Penduduk, Untuk WNA; Paspor dengan dilampirkan KIMS/KITAP/KITAS yang bersangkutan.

Sebagai catatan, untuk layanan Tabungan Haji BRI Syariah pendaftaran harus dilakukan di kantor cabang sesuai dengan domisili yang bersangkutan. Jika pendaftaran dilakukan di luar wilayah domisili yang tercantum pada KTP maka wajib disertakan surat keterangan domisili.

Selain tiga Bank yang kami cantumkan sebagai contoh disini masih ada banyak nama Bank lain yang juga menyediakan layanan Tabungan Haji, diantaranya adalah: Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah dan ada juga Bank Muamalat. Masing-masing bank memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri terkait dengan fitur dan layanan tabungan Haji yang disediakan.

Kuatkan Niat untuk Pergi Haji, Siapkan Dana Dari Sekarang

Selain nama-nama tadi tentu Anda juga masih dapat mencari pihak-pihak penyelenggara Haji yang mungkin memiliki fitur dengan tawaran yang lebih baik. Jangan mudah tergiur dengan fitur Tabungan Haji yang ditawarkan oleh suatu pihak, namun pastikan pula kredibilitas dari pihak penyelenggara layanan tabungan Haji yang akan Anda pilih.

Pastikan pula bahwa setiap pengelolaan Dana Tabungan Haji yang Anda setorkan ke bank juga tetap dalam koridor Syar’i karena ini penting sebagai salah satu tujuan kesempurnaan ibadah, disamping kemudahan dalam menabung tentunya. Hindari memilih pihak penyedia layanan tabungan Haji yang menyulitkan Anda, misalnya proses dan syarat yang rumit serta layanan yang kurang profesional (tidak paham produk secara detil) karena selain tidak praktis. Proses berbelit juga bisa sebagai indikator kurang kredibelnya pihak penyedia layanan tabungan Haji.

Baca Juga : Tabungan Haji: Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?