Strategi Manajemen Pemasaran Tepat: Konsumen Terpikat, Bisnis Anda Maju Pesat

Setiap perusahaan yang memproduksi barang atau jasa pasti membutuhkan strategi manajemen pemasaran yang tepat. Dengan strategi tersebut, target dan tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai harapan.

Manajemen pemasaran memiliki peran vital dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dari Wikipedia, pengertian manajemen pemasaran adalah proses penetapan tujuan-tujuan pemasaran bagi suatu organisasi (dengan mempertimbangkan sumber daya internal dan peluang pasar), perencanaan, dan pelaksanaan aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu, dan mengukur kemajuan ke arah pencapaiannya.

Baca Juga: Menekuni Bidang Manajemen Keuangan, Jangan Takut Nganggur. Ini Peluang Karier dan Gajinya

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Dalam ilmu manajemen pemasaran, ada lima konsep penting:

Marketing
5 konsep penting manajemen pemasaran

1. Konsep Produksi

Konsep yang satu ini merupakan konsep konvensional yang banyak dianut perusahaan dengan sistem manajemen yang sudah stabil. Sebab, produksi massal lebih diutamakan untuk menekan biaya produksinya. Selain itu, biaya distribusi pun ikut disisir. Dengan begitu, harga jual produk atau jasa dapat lebih murah.

Maklum, banyak konsumen yang lebih berorientasi pada harga murah ketimbang kualitas. Namun ada konsumen tertentu yang tak peduli jika harus merogoh kocek lebih demi mendapatkan produk atau jasa berkualitas baik.   

2. Konsep Produk

Dalam menghasilkan barang atau jasa, perusahaan berusaha mengedepankan kualitas. Sehingga konsumen percaya dan kembali membeli produk perusahaan. Satu hal yang perlu diketahui, kualitas akan berpengaruh pada harga. “Ada harga, ada rupa.”

Selain kualitas dan harga, barang atau jasa perusahaan juga harus memiliki keunggulan atau ciri khas dari produk kompetitor. Konsep produk harus dipikirkan dengan matang, bagaimana caranya produk yang diusung punya kekuatan tersendiri.

3. Konsep Penjualan

Setelah produk siap, kualitas dan kuantitasnya memadai, harga jual sudah ditetapkan, berikutnya dalam manajemen pemasaran dikenal dengan konsep penjualan. Perusahaan harus mempunyai cara atau strategi penjualan tepat sesuai dengan target sasaran.

Menjual produk, mempengaruhi konsumen sehingga tertarik membeli. Kalau perlu menjual produk secara agresif dengan sistem jemput bola, dari pintu ke pintu. Promosi yang dilakukan perusahaan juga dapat membuat konsumen kepincut membeli.

Tapi begitu promosi ditiadakan, konsumen akan pindah ke lain hati. Menggunakan produk barang atau jasa kompetitor. Namun dalam konsep penjualan ini, kepuasan dan loyalitas konsumen seringkali tak terlalu dihiraukan.

4. Konsep Pemasaran 

Konsumen adalah segalanya bagi perusahaan yang menganut konsep ini. Kebutuhan konsumen akan benar-benar menjadi prioritas. Perusahaan akan menyediakan waktu untuk berinteraksi dan mendengarkan suara konsumen lebih banyak.

Riset atau survei kerap dilakukan sebelum memutuskan proses prosuksi dan pemasaran. Fokus utama adalah pada nilai tambah untuk membedakannya dengan sesama kompetitor. 

5. Konsep Pemasaran Umum

Dalam konsep ini, perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan saja, tapi memperhatikan manfaatnya bagi orang lain. Perusahaan percaya, bisnis akan sukses bila konsumen puas dan ternyata produk barang atau jasa yang dihasilkan memiliki dampak baik ke konsumen maupun masyarakat luas.

Baca Juga: Pakai Tools Kekinian ini biar Jualan di Instagram Makin Laku

Punya Startup? Ini strategi Pemasaran yang Pas Diterapkan

Marketing
Strategi pemasaran pada startup

Jika Anda memiliki perusahaan rintisan atau startup di bidang apapun, seperti teknologi keuangan (fintech), Anda perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar perusahaan berkembang, maju pesat, dan mampu bersaing dengan kompetitor lain.

1. Pemasaran melalui Media Sosial

Media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, YouTube saat ini menjadi senjata ampuh untuk melakukan pemasaran produk atau jasa. Bisa langsung beriklan atau menggunakan jasa influencer, selebgram, ataupun Youtuber untuk mengiklankan produk atau jasa Anda.

Bukan hanya menjual atau memasarkan barang atau jasa, media sosial juga bisa digunakan untuk membangun citra perusahaan. Berinteraksi langsung dengan konsumen, dan menampung saran maupun kritik dari konsumen. Pemasaran lebih mudah dan praktis melalui media sosial.

2. Pemasaran melalui komunitas 

Model pemasaran lain, adalah lewat komunitas. Anda dapat menggandeng atau bekerja sama dengan komunitas tertentu, menjadi sponsor untuk acara mereka. Pilih komunitas yang sesuai dengan lini bisnis Anda. Biasanya komunitas sering menggelar acara, seperti seminar, workshop, kopi darat, coffee morning, gathering, dan sebagainya.

3. Pemasaran melalui email atau newsletter

Zaman sekarang, sudah banyak masyarakat yang punya akun email. Hal ini bisa Anda manfaatkan sebagai ajang pemasaran. Melalui email maupun konten marketing, di antaranya newsletter, dan lainnya.

Email sekarang penting bagi perusahaan dalam mengumpulkan database konsumen. Kalau sudah punya database alamat email konsumen, Anda jadi lebih mudah untuk mengirimkan iklan atau promo produk Anda.

Manajemen Pemasaran Tepat, Konsumen Terpikat

Jangan anggap remeh manajemen pemasaran. Tanpa manajemen pemasaran yang tepat, bisnis perusahaan akan hancur. Begitupun sebaliknya. Jika perusahaan ingin untung besar, maju pesat, dan melibas kompetitor, pakai manajemen pemasaran yang tepat.  

Baca Juga: 21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil