Suku Bunga BI Naik Jadi 6%, Kredit ini Bakal Mahal!

Saat suku bunga acuan Bank Indonesia dinaikkan, maka semua hal yang berkaitan dengan kredit perbankan maupun perusahaan pembiayaan non-bank, tingkat bunga kreditnya juga bakal mengalami kenaikan.

Seperti kita tahu, bank sentral Indonesia telah menaikkan suku bunganya, BI 7-day (Reserve) Repo Rate, cukup agresif di tahun ini menjadi 6%.

Rinciannya pergerakan BI 7-day Repo Rate tahun ini adalah:

  • 15 November 2018 sebesar 6,00%
  • 27 September – 23 Oktober 2018 sebesar 5,75%
  • 15 Agustus 2018 sebesar 5,50%
  • 29 Juni – 19 Juli 2018 sebesar 5,25%
  • 30 Mei 2018 sebesar 4,75%
  • 17 Mei 2018 sebesar 4,50%
  • 18 Januari – 19 April 2018 sebesar 4,25%

Teorinya, bila BI menaikkan suku bunganya, maka akan diikuti oleh kenaikan bunga kredit perbankan dan juga perusahaan pembiayaan bukan bank. Meski tidak serta merta kenaikan BI 7-day Repo Rate akan langsung menaikkan kredit perbankan, namun lambat laun kredit sektor riil ini pasti akan naik.

Ketika bunga kredit naik, maka harga produk atau pinjaman secara kredit pun semakin mahal. Lalu, kredit apa saja sih yang bunga kreditnya juga akan naik dan harganya makin mahal seiring kenaikan suku bunga BI?

Berikut Cermati.com ulas jenis-jenis kredit yang makin mahal karena terpengaruh dari kenaikan suku bunga BI 7-day Repo Rate.

Anda Bingung Cari Kredit Mobil Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Kredit Mobil Terbaik! 

1. Kredit Rumah (KPR)

Bunga KPR
Perhatikan dengan cermat bunga KPR Anda

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan produk dari perbankan, karena pembiayaannya dilakukan oleh pihak bank. Singkatnya, rumah yang kita beli dari developer itu dibayari oleh bank, dan kita mencicilnya ke pihak bank.

Sementara itu, ketentuan operasional perbankan itu mengacu pada bank sentral (BI), maka ketika BI mengaluarkan kebijakan tertentu, bank pasti akan mengikuti atau menyesuaikannya. Salah satunya soal kenaikan BI 7-day Repo Rate ini, jika suku bunga acuan BI naik maka bank bakal menaikkan bunga kreditnya.

Tapi, tetap saja kenaikan bunga kredit perbankan ini tidak cepat atau langsung naik ketika suku bunga BI itu dinaikkan. Ada penyesuaian dalam beberapa waktu dalam hitungan bulan.

Nah, jika bunga KPR naik, artinya harga rumah kredit pun otomatis akan terasa lebih mahal, bukan?

Baca Juga: Berencana Ajukan KPR? Ini Prospek Bunga Kredit di 2018

2. Kredit Apartemen (KPA)

Teorinya sama saja dengan KPR. Bila Anda akan mengajukan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) sementara suku bunga BI terus mengalami kenaikan, maka bunga cicilan KPA Anda juga semakin mahal karena bank akan menaikkan bunga kreditnya.

Sebagai contoh, bila sebelumnya bunga KPA yang ditawarkan bank sebesar 13%, karena suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate terus mengalami kenaikan, maka bisa jadi bank menaikkan bunga kreditnya misalnya menjadi 15%.

Jadi, dengan kenaikan bunga kredit perbankan itu, harga apartemen yang Anda beli juga semakin mahal ketimbang sebelumnya, kan

3. Kredit Mobil dan Kredit Motor

Kredit Mobil
Ilustrasi showroom mobil

Bukan hanya bank, kredit mobil dan motor biasanya juga ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan bukan bank atau disebut perusahaan sewa guna (leasing) atau multifinance, seperti Adira Finance, Summit Oto Finance, Astra Credit Companies (ACC), Federal International Finance (FIF), AEON, Indomobil Finance Indonesia, BCA Finance, BFI Finance, Smart Finance, dan lainnya.

Tentu saja, perusahaan-perusahaan pembiayaan non bank itu juga mengacu pada kebijakan bank sentral. Jika BI menaikkan suku bunganya, mereka juga bakal menyesuaikan.

Bila Anda hendak kredit mobil atau motor, siap-siap dengan bunga kredit yang lebih tinggi dari sebelumnya. Maka, hitung dengan baik dan persiapkan kemampuan Anda untuk mencicilnya, ya?

Baca Juga: Cara Menghitung Biaya KPR dan Cicilannya

4. Pinjaman Tunai KTA

Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan pinjaman tunai produk perbankan. Tentu saja, dengan kenaikan BI 7-day Repo Rate ini, bunga pinjaman juga akan menyesuaikan atau mengalami kenaikan.

Jadi, sebelum Anda mengajukan pinjaman KTA, hitung dengan cermat kebutuhan dan kemampuan Anda mencicilnya. Tapi tentunya setiap bank memberikan tingkat bunga kredit yang berbeda-beda.

Sebaiknya bandingkan KTA bank mana saja yang menawarkan bunga lebih rendah. Tak perlu bingung, Anda juga bisa membandingkan bunga produk KTA ini dengan mudah secara daring di platform KTA online, seperti di www.cermati.com.

5. Kartu Kredit

Belanja Pakai Kartu Kredit
Belanja praktis menggunakan kartu kredit

Bagaimana dengan kartu kredit? Dengan kartu kredit, hampir semua kebutuhan bisa dengan mudah dibeli, bahkan bisa dicicil dengan tenor hingga 12 bulan.

Kartu kredit juga termasuk produk yang bakal terpengaruh oleh kenaikan suku bunga acuan BI. Produk bank dan perusahaan pembiayaan non-bank ini juga memiliki sistem yang sama dengan produk kredit lainnya.

Tapi tentu saja besar bunga kartu kredit juga tidak serta merta naik ketika suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate ini dinaikkan. Namun kenaikan bunga kartu kredit ini tidak langsung, baru akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan menyesuaikan besar suku bunga acuan BI.

Hitung Kemampuan Bayar Cicilan Kredit dengan Tepat

Untuk menentukan kapan sebaiknya membeli sesuatu secara kredit, ketahui informasi terbaru seputar ekonomi dan moneter, salah satunya kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia terkait suku bunga acuannya.

Sehingga Anda bisa menentukan waktu yang tepat untuk membelinya atau mengajukan kredit. Dan yang lebih penting lagi adalah apapun produk yang ingin Anda beli, pastikan mengetahui kemampuan bayarnya.

Baca Juga: Waktu yang Tepat Minta Bunga Cicilan KPR Turun