Syarat-Syarat Perubahan Data BPJS Kesehatan

Pendaftaran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini sudah bisa dilakukan secara online seperti layaknya asuransi kesehatan. Tentu hal ini akan sangat membantu para calon peserta BPJS untuk bisa mendaftar dan menggunakan layanan tersebut dengan mudah. Berbeda dengan proses pendaftarannya, perubahan data peserta BPJS tidak bisa dilakukan secara online, tetapi harus secara manual di kantor BPJS terdekat. Untuk itu, sangat penting berhati-hati dalam melakukan pengisian data dan berbagai perubahan lainnya yang mungkin terjadi di dalam kartu peserta BPJS.

Seperti asuransi, ada banyak hal yang menjadi penyebab dibutuhkannya perubahan data BPJS. Hal ini tergantung pada kebutuhan atau mungkin saja karena terdapat kesalahan dalam data yang tercetak pada kartu peserta BPJS itu sendiri. Kesalahan-kesalahan tersebut bisa saja membuat peserta mengalami kesulitan saat akan menggunakan kartu BPJS miliknya sehingga perlu dilakukan perubahan dan perbaikan pada kartu tersebut.

Dalam praktiknya, penggantian kartu atau sekadar perubahan data yang terdapat di dalam kartu tersebut membutuhkan proses dan persyaratan yang berbeda-beda. Hal ini akan disesuaikan dengan seberapa besar sebenarnya perubahan data yang perlu dilakukan peserta BPJS itu sendiri. Apabila hanya melakukan perubahan data diri, kartu BPJS tidak perlu diganti. Namun, jika mengalami kesalahan cetak atau hal lainnya pada kartu tersebut, mau tidak mau kartu tersebut harus dicetak dan diganti dengan kartu yang baru.

Apa pun kebutuhan perubahan data yang akan dilakukan peserta BPJS Kesehatan, hal tersebut harus dilakukan dengan cara mendatangi kantor cabang BPJS terdekat dan melakukan perubahan secara manual di sana. Berikut ini dua kemungkinan yang bisa saja membuat terjadinya perubahan data peserta BPJS Kesehatan beserta dengan syarat yang harus dibawa ketika mengurusnya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan, Apa Kelebihan dan kekurangannya?

Peserta Melakukan Perubahan Data dan Mendapatkan Penggantian Kartu

Ganti Kartu BPJS Kesehatan

Melakukan Perubahan Data di Loket BPJS Kesehatan via infobdl.net

 

Hal seperti ini bisa saja terjadi. Peserta kebetulan sangat perlu melakukan penggantian kartu BPJS miliknya. Ada dua kemungkinan yang menyebabkan perlunya dilakukan penggantian kartu peserta BPJS, yakni:

1. Kartu Peserta BPJS Hilang

Kalau kartu peserta BPJS hilang, bisa dipastikan peserta tersebut tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya. Sebaiknya, hal ini segera dilaporkan kepada pihak BPJS dan melakukan penggantian kartu dengan cara membawa syarat berikut:

  • Surat pernyataan kehilangan dari yang bersangkutan (menggunakan materai).
  • Identitas diri (KTP) atau kartu keluarga yang masih berlaku.

2. Kartu Peserta Mengalami Kerusakan atau Salah Cetak pada Saat Pembuatan

Peserta yang mengalami masalah kesalahan pencetakan nama dan data identitas lainnya pada kartu peserta BPJS yang dimilikinya kemungkinan besar akan mengalami kesulitan ketika menggunakan kartu tersebut. Dalam kasus ini, kartu tersebut harus diganti. Pelaporan bisa dilakukan dengan cara membawa persyaratan berikut:

  • Kartu peserta yang datanya salah atau yang telah rusak.
  • KTP asli yang masih berlaku.

Peserta Melakukan Perubahan Data Tanpa Mendapatkan Kartu Baru

Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan via republika.co.id

 

BPJS juga memungkinkan pesertanya untuk melakukan perubahan data diri pada kartu kepesertaannya tanpa harus melakukan penggantian kartu tersebut. Hal ini biasanya dilakukan dengan beberapa alasan, seperti:

1. Peserta Pindah Fasilitas Kesehatan (Faskes)/Dokter Keluarga/Dokter Gigi

Dalam proses pindah faskes/dokter keluarga/dokter gigi ini, peserta hanya bisa melakukannya satu kali saja. Untuk itu, sangat penting untuk mempertimbangkan hal tersebut sejak awal. Sebab BPJS tidak akan memberikan kesempatan untuk menggantinya kembali di kemudian hari nanti. Adapun syarat yang harus dipenuhi dalam proses ini, di antaranya:

  • Peserta sudah harus terdaftar di faskes sebelumnya minimal selama 3 bulan.
  • Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP).
  • Membawa kartu peserta BPJS.
  • Membawa KTP yang masih berlaku.

2. Pindah Tempat Tinggal

Jika berpindah tempat tinggal, bisa saja lokasi tempat tinggal peserta menjadi jauh dari faskes tempat peserta terdaftar. Karena itu, perubahan data peserta dibutuhkan (mungkin termasuk perubahan faskes). Syarat dalam mengubah data ini adalah:

  • Mengisi FPDP.
  • Membawa kartu peserta.
  • Membawa KTP yang masih berlaku.
  • Menunjukkan surat pindah domisili.

3. Pindah Tempat Bekerja

Syarat dalam mengurus perubahan data yang dilakukan akibat terjadinya pindah kerja, antara lain:

  • Mengisi FPDP.
  • Membawa kartu peserta.
  • Membawa SK mutasi/keterangan pindah kerja.

4. Perubahan Golongan Kepangkatan

Jika golongan kepangkatan di tempat kerja berubah, peserta harus membawa syarat berikut untuk melakukan perubahan data, yakni:

  • Mengisi FPDP.
  • Membawa kartu peserta.
  • Membawa surat keterangan kenaikan golongan kepangkatan.

5. Perubahan Status Kepegawaian (dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif ke PNS pensiun)

Syarat yang perlu dipersiapkan, di antaranya:

  • Membawa FPDP.
  • Membawa kartu peserta.
  • Membawa SK pensiun.

6. Perubahan Daftar Susunan Keluarga

Hal ini bisa dibedakan dalam beberapa bentuk, antara lain:

  1. Pernikahan

Syarat yang mesti dilengkapi:

    • Mengisi FPDP.
    • Fotokopi surat nikah.
    • Fotokopi daftar gaji yang dilegalisasi (legalisir) (bagi PNS aktif).
    • Pas foto berwarna terbaru bagi suami/istri ukuran 3 x 4 (1 lembar).
    • Fotokopi akta kelahiran anak.
  1. Pergantian status anak

Hal ini biasanya berlaku bagi pekerja yang menerima upah dan menjamin maksimal 3 (tiga) orang di dalam tanggungannya. Perubahan data bisa saja terjadi apabila anak sudah menikah atau memiliki penghasilan sendiri atau meninggal dunia. Anak yang tak menjadi tanggungan lagi bisa digantikan dengan anak yang lain dengan melampirkan pas foto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 (1 lembar) (kecuali anak balita) serta menyertakan:

    • Fotokopi akta kelahiran anak/surat keterangan kelahiran anak yang menggantikan.
    • Fotokopi kartu keluarga.
    • Fotokopi daftar gaji yang dilegalisasi (legalisir).

7. Pengurangan Peserta

Perubahan ini bisa terjadi karena dua hal, antara lain:

  1. Meninggal dunia

Syarat melakukan perubahan:

    • Fotokopi surat kematian.
    • Penyerahan kartu peserta yang bersangkutan kepada pihak BPJS.
  1. Perceraian

Syarat melakukan perubahan:

    • Surat penetapan akta cerai dari pengadilan.
    • Kartu peserta suami/istri.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Baca Juga: 7 Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Ketahui Syaratnya Sejak Awal

Proses perubahan data dalam kepesertaan BPJS memiliki proses yang berbeda dengan pendaftarannya. Sebab hal ini tidak bisa dilakukan secara online oleh peserta. Akan dibutuhkan waktu untuk mendatangi dan melakukan perubahan secara manual di kantor BPJS terdekat. Jika akan melakukan perubahan data BPJS, sebaiknya lengkapi dan bawa syarat yang diminta agar proses perubahan data tersebut bisa dilakukan dengan baik. Dengan begitu, peserta tidak harus mendatangi kantor BPJS berulang kali.

Baca Juga: Cara Mudah Cek Tagihan dan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan