Tabungan Pendidikan: Kenapa Para Orang Tua Harus Memilikinya?

Dalam membangun rumah tangga dan keluarga, para pasangan baru dan orang tua kini banyak yang berusaha menyisihkan sebagian pendapatan untuk digunakan sebagai tabungan pendidikan. Tren ini sedang marak dilakukan mengingat bahwa terdapat dua poin penting yang mendasari. Pertama, pendidikan merupakan cara sekaligus aset yang bernilai baik bagi keluarga maupun negara. Kedua, biaya pendidikan yang ada di Indonesia semakin hari semakin naik alias mahal. Belum lagi diversifikasi pendidikan yang ada sekarang, misalnya pendidikan khusus untuk anak berkebutuhan khusus maupun sekolah di rumah (homeschooling). Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan menjadi cara sekaligus jaminan bahwa generasi penerus bangsa ini akan tercetak dengan dibekali pengetahuan mengenai teori dan praktik yang berkaitan dengan masalah sosial yang ada.

Untuk mewujudkan cita-cita para orang tua, mereka berusaha untuk mendapatkan kualitas pendidikan terbaik dengan mendaftarkan putra putri mereka ke sekolah-sekolah yang dicap memiliki reputasi sangat baik, kualitas yang tinggi dan menjamin bahwa anak-anak mereka akan keluar dengan berbagai bekal pendidikan yang didapatkan selama sekolah. Dengan stereotip bahwa semakin baik kualitas pendidikan suatu sekolah proporsional dengan iuran yang cukup tinggi, maka orang tua sekarang lebih memprediksi tren tersebut sehingga banyak dari mereka yang sangat memperhitungkan kapan akan memiliki anak, berapa biaya yang harus ditabung, dan hal-hal lain yang mendukung pendapat seperti itu. Tak heran bila tabungan pendidikan sering kali menjadi pilihan para orang tua untuk mempersiapkan masa depan putra putri mereka. Apa saja alasannya?  Berikut penjelasannya

1. Sederhana Dan Proses Yang Mudah

Prosesnya Mudah

Sederhana Dan Prosesnya Mudah via jhinsurancece.com

 

Ini merupakan statement awal yang paling banyak diajukan oleh para orang tua terkait pertanyaan mengapa memilih tabungan pendidikan sebagai investasi untuk pembiayaan pendidikan putra dan putri mereka. Tabungan pendidikan dikenal dengan proses pendaftaran atau pengajuan yang mudah serta proses yang tidak berbelit. Sistem debetnya langsung diambil dari rekening bank yang merupakan simpanan penghasilan sehingga dalam hal ini orang tua tidak terbebani dengan kewajiban menabung setiap bulannya karena penghasilan mereka sudah dipotong untuk tabungan pendidikan.

Ada beberapa alasan yang mendukung poin ini. Pertama keikutsertaannya mudah. Anda tinggal mendatangi pihak bank, bertemu dengan customer service, dan membuka rekening tabungan. Semuanya dilayani dengan cepat dan singkat. Memang untuk poin ini mendukung kesederhanaan dalam menabung di tabungan pendidikan, berbeda dengan jenis investasi lain seperti reksadana maupun emas.

Kedua, tabungan merupakan produk investasi yang paling sederhana dan dikenal luas bahkan dari anak-anak. Karena itu banyak orang tua yang lebih tenang bila mempercayakan penyimpanan dana mereka di tabungan pendidikan. Ketiga, tabungan pendidikan mengharuskan Anda bersikap disiplin dalam menabung untuk merealisasikan perencanaan keuangan yang baik khususnya untuk tujuan pembiayaan pendidikan anak.

Yang keempat sekaligus yang terakhir, tabungan pendidikan biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa – meski ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda dan para orang tua lainnya hanya berfokus pada tingkat suku bunga dari tabungan pendidikan.

2. Adanya Kelengkapan Asuransi

Asuransi Tabungan

Asuransi Tabungan via mortgagesplusloans.com

 

Perlu diketahui bahwa tabungan pendidikan berbeda dengan asuransi pendidikan. Untuk jangka waktu investasi yang panjang (lebih dari 10 tahun), Anda perlu mencermati kebutuhan yang menjadi prioritas Anda sebelum memutuskan memilih antara tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan. Tabungan pendidikan akan menghasilkan bunga tabungan setiap tahunnya dan cenderung akan stop bertambah ketika Anda selaku nasabah yang mengatasi nama putra putri Anda meninggal sehingga tidak lagi ada pihak yang menyetorkan dana ke rekening tabungan pendidikan. Disinilah pentingnya asuransi tabungan pendidkan.

Di zaman serba tidak pasti ini, kita membutuhkan kepastian atau jaminan back up biaya untuk kejadian tak terduga esok hari. Maka untuk menambah nilai keunggulan tersebut, banyak pihak yang melengkapi produk layanan tabungan pendidikan dengan asuransi. Asuransi ini melindungi kelanjutan pembayaran setoran tabungan apabila di kemudian hari nasabah bersangkutan meninggal dunia. Dengan begitu, ahli waris dari nasabah bersangkutan akan tetap dapat menikmati manfaatnya karena pihak asuransi yang menalangi dana yang seharusnya disetor oleh nasabah bersangkutan – meski pihak asuransi tak memberikan dana santunan.

Dengan kelengkapan antara tabungan pendidikan yang dibendel bersama dengan asuransi, hal ini membuat para orang tua semakin melirik keseksian tabungan pendidikan masa kini. Selain akan menjamin dana yang disimpan, para orang tua juga menjamin adanya pihak yang menalangi setoran rutin ketika mereka meninggal dunia sehingga putra putri mereka tetap mendapat manfaatnya.

Baca Juga : 5 Tabungan Anak Terbaik Saat ini

3. Belum Mengenal Produk Investasi Selain Tabungan

Investasi Dalam Bentuk Lain

Investasi Dalam Bentuk Lainnya via dollarsnr

 

Pengetahuan masyarakat dan orang tua belum seluas pandangan orang keuangan yang mengerti bahwa jenis-jenis investasi tidak hanya tabungan saja. Bisa juga menjadi alasan bahwa risiko rendah yang dimiliki oleh jenis investasi tabungan menjadi hal yang sangat dipertimbangkan oleh orang tua masa kini untuk mendapatkan jaminan atas dana yang mereka simpan dalam tabungan pendidikan tersebut.

Memang harus diakui bahwa tabungan merupakan jenis investasi dengan risiko yang cukup rendah dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, misalnya saham atau reksadana. Maka tidak heran bila orang tua sangat menyukai jenis investasi tabungan pendidikan. Meski begitu, Anda perlu memperhatikan hasil dari tabungan pendidikan itu sendiri. Apa itu? Jelas return atau bunga yang jelas menjadi poin yang sangat ditonjolkan. Biasanya suku bunga yang ditawarkan jauh lebih tinggi daripada jenis tabungan biasa dan ini merupakan cara memenuhi biaya sekolah.

Ada dua hal yang menjadi perhatian penting ketika melihat tingkat bunga tabungan pendidikan. Meski terlihat jauh lebih tinggi namun aspek (1) tingkat inflasi dan (2) kenaikan biaya pendidikan tidak proporsional dengan bunga per tahun yang akan Anda dapatkan dari hasil tabungan pendidikan. Tingkat inflasi masih lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat suku bunga yang ditawarkan dan kenaikan biaya pendidikan bahkan jauh di atas kenaikan biaya atau harga barang umum (menurut Riset QM Finansial, kenaikan biaya pendidikan mencapai 15% per tahun). Sehingga bisa Anda simpulkan sendiri meski tabungan pendidikan menjadi incaran banyak orang tua, namun sisi lainnya bisa terlihat dari analisis keuangan sederhana yang telah disebutkan di atas.

4.  Tingkat Risiko Rendah

Resiko

Resiko via thornleyfallis.com

 

Nah ini dia yang juga menjadi pertimbangan para orang tua yang menyatakan bahwa tabungan pendidikan merupakan alternatif investasi yang baik. Persepsi 'buat anak kok coba-coba' yang kondang lewat sebuah iklan produk minyak kayu putih ini menjadikan adanya stereotip bahwa tabungan pendidikan merupakan alternatif terbaik bagi masa depan putra dan putri Anda.

Sejatinya, semua jenis tabungan dan termasuk juga tabungan pendidikan telah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS yang berada di bawah naungan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 yang menyatakan bahwa simpanan tabungan tidak akan lenyap meski bank tempat Anda menabung mengalami masalah. Maka tabungan pendidikan terlihat semakin unggul dengan jaminan di bawah naungan Undang-Undang ini.

Faktor ini membuat orang tua banyak yang sulit untuk menerima pendapat maupun fakta yang menerangkan bahwa tingkat suku bunga yang ditawarkan bahkan tidak bisa mengungguli tingkat inflasi yang terjadi di Indonesia. Padahal bila ditelaah lebih lanjut dan mendalam mengenai tingkat suku bunga yang ditawarkan di bank-bank penyedia produk tabungan pendidikan ini, mereka tidak ada yang bisa maupun berani menawarkan tingkat suku bunga lebih tinggi daripada tingkat inflasi yang sedang terjadi.

Baca Juga : 5 Tips Memilih Tabungan Untuk Anak

Sesuaikan Dengan Kebutuhan Anak Dan Kemampuan Finansial Anda

Terlepas dari berbagai pro dan kontra terhadap keputusan Anda dalam memilih antara tabungan pendidikan maupun investasi lainnya yang bertujuan menjamin pembiayaan pendidikan bagi buah hati Anda, beberapa fakta dan faktor yang dijabarkan di atas akan lebih baik menjadi pertimbangan sebelum keputusan diambil. Memang tabungan pendidikan lebih menjamin pada tersimpannya dana Anda dengan tingkat suku bunga yang cukup dan telah dilengkapi dengan asuransi bahkan hampir semua bank telah dijamin oleh LPS. Namun untuk kondisi tertenu, jenis investasi lain seperti investasi tanah maupun emas mungkin bisa lebih menjawab kebutuhan penyimpanan dana untuk masa depan Anda dan buah hati karena kecenderungannya untuk memiliki nilai yang selalu meningkat sesuai dengan tingkat inflasi yang berlangsung.

Baca Juga : 4 Manfaat Menabung dengan Tabungan Berjangka