Tips Belanja Oleh-oleh Saat Ibadah Haji

Setiap kali akan berangkat haji, pada umumnya calon haji akan mengadakan syukuran dengan mengundang sanak saudara maupun tetangga sebagai bentuk silahturahmi dan berpamitan untuk menjalankan ibadah haji. Begitu juga ketika telah sampai dari Tanah Mekkah, calon haji yang telah menjadi haji tersebut akan mengundang seluruh saudara maupun tetangga untuk bersilahturahmi dan berdoa bersama atas berkah yang telah di dapatkan selama disana. Tak jarang pula kerabat maupun keluarga datang untuk sekedar menanyakan kisah di Tanah Suci, selain itu ada juga yang menanyakan buang tangan apa yang akan dihidangkan setelah naik haji. Wajar jika saat di Tanah Suci, jamaah juga memikirkan berbagai buah tangan yang akan dibawa pulang untuk kerabat maupun keluarga.

Budaya membawa oleh-oleh ini rupanya sudah mengakar khususnya di Indonesia, yang menjadi problema pada kebanyakan adalah membludaknya tetangga yang berkunjung saat usai haji. Tentunya Anda membutuhkan oleh-oleh yang banyak juga, permasalahannya kuota bagasi untuk haji diperbolehkan hanya 20-30kg saja. Jika dihitung kembali, oleh-oleh yang dibagikan untuk para tamu dapat melebihi 3x lipat beratnya kapasitas bagasi.

Mulai dari kapasitas bagasi pesawat sampai dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, tentu sering menjadi hal yang dipikirkan saat membeli oleh-oleh di Tanah Suci. Berikut tips belanja oleh-oleh di tanah suci untuk Anda :

1. Buat Daftar Belanja

Buat Daftar Belanja

Buat Daftar Belanja via befoodsmart.com

 

Ada baiknya Anda membuat list sebelum berbelanja oleh-oleh, barang apa saja yang akan dibeli. Pastikan juga membeli barang yang bisa ditemukan dengan mudah di Mekah atau Madinah. Jika barang tersebut mudah ditemui di Indonesia, Anda tak perlu membelinya di Tanah Suci. Dengan begitu space bagasi barang Anda dapat dihemat saat pulang nanti.

2. Lokasi Oleh oleh         

Lokasi Penjualan Oleh-oleh

Lokasi Penjualan Oleh-oleh via percicilan.files.wordpress.com

 

Barang dagangan khas oleh-oleh haji di Mekah dan Madinah sangatlah banyak. Sebelum membeli, cek dahulu list kebutuhan Anda dan jangkauan menuju lokasi oleh-oleh. Belilah oleh-oleh ditempat yang terjangkau dan sesuai kebutuhan anda. Pada umumnya, barang-barang tertentu dijual di toko yang saling berdekatan. Misalnya saja seperti tasbih, peci, sorban, abaya, dan sebagainya, dapat diperoleh di sekitar hotel dan masjid di Mekah atau Madinah. Pastikan kualitasnya bagus. Salah satu barang khas yang jarang ditemui di tanah air adalah sajadah. Selain itu, ada kurma yang banyak dijual di Pasar Kurma Madinah dimana di lokasi tersebut berjejer penjual kurma dengan berbagai harga. Anda bisa menawar ataupun berpindah ke kios berikutnya jika harganya tidak cocok dengan kantong anda.

2. Belanja Dengan Kelompok / Teman       

Belanja Dengan Teman via c1.staticflickr.com

 

Selain itu, kita harus mempersiapkan waspada dan mawas terhadap sekitar. Sebagai orang asing dari negara lain, kita tak pernah tahu bagaimana keadaan sekitar dalam segi keamanaan secara detail disana seperti apa. Ada baiknya kita menjaga diri, sekaligus menjaga barang bawaan anda. Jangan sekali-kali berbelanja sendirian, khususnya bagi kaum perempuan yang sering mendapatkan godaan seperti dicolek maupun dipegang ketika saat berbelanja. Segeralah menghindar dan ucapkan kata “haram” untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

4. Gunakan Bahasa Arab            

Gunakan Bahasa Arab

Gunakan Bahasa Arab via susieofarabia.files.wordpress.com

 

Jika bertandang ke negeri orang, tak ada salahnya jika anda mempelajari percakapan dari negera tersebut. Salah satunya adalah Bahasa Arab ketika anda berpergian untuk haji. Pada umumnya, pedagang oleh-oleh disana mengerti dengan bahasa Indonesia seperti “apa kabar?” dan “terima kasih”. Jika kita sebagai orang awam yang pertama kali bertandang ke Tanah Suci, lebih baik jika anda mempelajari beberapa kalimat dalam Bahasa Arab. Karena, saat anda berlaku seolah sudah biasa ke Mekah dan Madinah dan sesekali melontarkan ungkapan dalam Bahasa Arab, pedagang juga akan berpikir dua kali untuk menawarkan harga yang tinggi terhadap belanjaan anda. Patut dicoba, bukan?

5. Siapkan Dana Cadangan  

Dana Cadangan

Siapkan Dana Cadangan via static1.businessinsider.com

 

Yang terpenting saat anda berbelanja adalah tukarkan uang dalam bentuk riyal. Untuk memudahkan anda berbelanja, alangkah baiknya anda menukarkan uang rupiah saat masih berada di tanah air sehingga saat tiba di Tanah Suci anda tak perlu repot untuk mencari money changer agar dapat fokus beribadah. Jika ingin membawa uang sebagai cadangan, lebih baik membawa uang dollar karena nilai tukar dollar dengan riyal lebih tinggi dibandingkan nilai tukar rupiah.

Baca Juga : Tips Memillih Hewan Qurban yang Baik

Belanja Dengan Bijak 

Tak ada salahnya memang Anda membelikan oleh-oleh untuk saudara dan teman-teman Anda di tanah suci, karena anda juga tak ingin mengecewakan sanak saudara maupun tetangga sekitar yang telah mendoakan sekaligus menantikan kedatangan Anda dari Tanah Suci. Namun yang perlu Anda ingat adalah masih ada kehidupan dan biaya yang harus Anda bayarkan sepulangnya dari tanah suci. Untuk itu belanjalah dengan bijak, sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Selamat Beribadah dan berbelanja teman cermat.

Baca Juga : Qurban Online dan Hukumnya Secara Agama