Tips Mempermudah Ahli Waris Menerima Warisan

Pernahkah Anda berpikir bahwa ahli waris Anda kelak mengalami kemudahan atau sebaliknya terhadap harta yang diwariskan? Tentu bukan hal yang mustahil Anda mempersiapkan ahli waris Anda lebih mudah memperoleh manfaat warisan aset Anda secara optimal.

Tak dipungkiri, terkadang timbul pertanyaan di benak, bahwa apa yang terjadi dengan aset-aset yang diwariskan nantinya. Termasuk juga utang-utang yang mungkin masih kita tanggung semasa hidup.

Agar ada perasaan lega, alangkah baiknya jika kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat dan jelas dari awal. Sehingga harta yang kita tinggalkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerus atau ahli waris kita.

Seringkali dalam kehidupan nyata, terjadi permasalahan atau persengketaan antar ahli waris. Bisa jadi, karena aset yang tertahan, syarat administrasi yang tidak lengkap, maupun kendala-kendala lainnya yang mengakibatkan aset Anda tidak jatuh ke ahli waris dengan benar.

Padahal, aset yang sudah disiapkan tersebut sangat berguna untuk masa depan ahli waris Anda, bukan?

Ada kalanya, ahli waris bukannya mendapat aset yang seharusnya dia terima, tapi justru malah terbebani dengan berbagai masalah atau utang yang belum terselesaikan. Ini bukanlah kasus yang jarang terjadi, justru seringkali ini terjadi di sekitar kita.

Adanya masalah finansial pada pewaris di masa hidupnya, menimbulkan efek negatif atau masalah yang berat bagi para ahli waris. Oleh karena itu, perlu adanya antisipasi. Diharapkan akan mempermudah ahli waris di kemudian hari, terutama ahli waris dapat memperoleh haknya dengan maksimal tanpa kesulitan-kesulitan finansial.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Berikut tips mempermudah ahli waris di kemudian hari yang bisa Anda perhatikan dari sekarang:

1. Buatlah Daftar Semua Aset dan Utang

Membuat Daftar Aset
Ilustrasi membuat daftar aset yang dimiliki

Jangan malah mengecek semua set yang Anda miliki, entah itu deposito, reksa dana, saham, maupun investasi-investasi lainnya. Sisihkan waktu untuk mendaftar semua aset tersebut. Selain itu, cek sejumlah utang yang Anda miliki. Pastikan Anda mencatat dengan seksama dan tidak melewatkan satu hal pun.

Selain mendaftar dan mencatat semua aset, pastikan untuk memeriksa kelengkapan dokumentasinya. Misal, cek pada kolom ahli waris, apakah nama yang tertera sudah sesuai harapan atau belum. Jangan sampai Anda melupakan masalah sepele ini, namun akhirnya justru balah berujung fatal bagi ahli waris.

Pastikan semua jenis investasi Anda telah dicantumkan nama ahli waris Anda dengan lengkap. Bila memiliki aset dalam bentuk properti, sebaiknya nama di sertifikat juga diubah sesuai kebutuhan.

Untuk nama ahli waris yang berhak dicantumkan biasanya adalah anggota keluarga terdekat, misal pasangan atau anak. Apabila belum menikah, maka orangtua atau saudara bisa juga dijadikan sebagai ahli waris dari aset-aset tersebut.

Baca Juga: Lebih Untung Mana: Warisan Emas Batangan atau Rumah?

2. Perhatikan Mekanisme dan Syarat Pencairan

Deposito
Ilustrasi aset berupa deposito

Jika memiliki banyak aset di lembaga keuangan, sebaiknya ketahui dengan pasti syarat administrasi dan mekanisme pencairan aset tersebut. Terutama apabila di pemilik meninggal dunia dan akan diberikan kepada ahli waris.

Jangan sampai di kemudian waris ada beberapa persyaratan yang tidak diketahui sebelumnya, sehingga mempersulit ahli waris untuk mencairkan aset tersebut.

Sebagai contoh, kebanyakan lembaga keuangan tetap meminta surat kuasa yang disahkan oleh notaris untuk pencairan suatu aset. Meskipun di kolom ahli waris telah dicantumkan dengan jelas nama ahli waris yang bersangkutan.

3. Perbarui Data Bila Ada Perubahan Status

Keluarga
Ubah status Anda bila memang sudah berubah

Selalu perbarui data administrasi aset sangatlah penting. Misal, status pernikahan atau alamat tempat tinggal, serta jumlah ahli waris.

Jika sebelum menikah nama ahli waris Anda adalah orangtua dan saudara, ada baiknya setelah menikah diubah dan ditujukan kepada istri/suami dan anak-anak Anda.

Hal sepele ini jika terlupakan dapat menimbulkan kesulitan di kemudian hari. Sebab pihak lembaga keuangan hanya akan menyerahkan aset pada ahli waris yang ditunjuk sesuai yang tertera di dokumen secara resmi.

4. Buatlah Surat Wasiat

Surat Wasiat
Ilustrasi menulis surat wasiat

Tentunya sudah umum terjadi bahwa persoalan warisan kerap memicu keributan, walaupun di kalangan keluarga sendiri. Oleh sebab itu, untuk menentukan porsi dan ahli waris yang sesuai kehendak Anda, maka cantumkan itu semua pada surat wasiat Anda.

Berikan penjelasan tentang ahli waris yang ditunjuk, berapa besar bagiannya dana pa saja yang akan diwarisi secara detail.

Apabila ada perbedaan antara ahli waris yang satu dengan lainnya, jelaskan secara rinci alasan pembagian tersebut. Ini penting agar tidak terjadi pertanyaan dari masing-masing ahli waris.

5. Persiapkan Semua Dokumen Pendukung

Dokumen Pribadi
Siapkan semua dokumen yang diperlukan

Pastikan Anda menyiapkan semua dokumen administrasi pendukung bagi ahli waris Anda. Siapkan dalam satu wadah yang tersusun rapi untuk mempermudah proses di kemudian hari. Misal, seperti fotokopi identitas, atau syarat administrasi lainnya. Jangan sampai dokumen pendukung terpencar-pencar, atau bahkan hilang.

Baca Juga: Bagaimana Melakukan Pemecahan Sertifikat Tanah? Inilah Prosedur dan Syaratnya

6. Gunakan Jasa Notaris

Notaris
Jangan ragu gunakan jasa notaris

Jika memungkinkan, sebaiknya gunakan jasa notaris. Dengan menggunakan jasa notaris, maka surat-surat yang Anda buat akan memiliki dasar hukum yang lebih kuat. Sehingga jika terjadi sesuatu dengan aset Anda, maka proses hukum akan berlaku dengan baik dan benar.

Hal itu tentu akan memudahkan ahli waris Anda untuk tetap mendapatkan halnya sesuai undang-undang yang berlaku.

7. Persiapkan Warisan dengan Tenang dan Teliti

Orangtua
Orangtua dan buah hatinya

Jangan lupa untuk tetap tenang dan teliti dalam mempersiapkan warisan Anda, entah itu pada saat merinci aset utang piutang Anda. Pikirkan pula ahli waris yang berhak dengan seksama.

Jangan sampai ada yang terlewatkan dan sebisa mungkin bagilah warisan dengan rata. Sehingga tidak ada pihak yang dikecewakan atau terlupakan.

Permudah Ahli Waris dengan Memperhatikan Hal-hal yang Dibutuhkan Kelak

Mempersiapkan apa yang diperlukan nantinya pada ahli waris Anda , termasuk kebutuhan administrasi yang mungkin diperlukan memang tidak sederhana. Namun dengan perencanaan yang lebih matang dan tepat, maka ahli waris Anda tidak akan mengalami kesulitan di masa yang akan datang.

Baca Juga: Dapat Warisan Tak Terduga, Apa yang Mesti Dilakukan?