Tips ‘Menjual Diri’ Lewat Personal Branding

Di dunia digital seperti sekarang, personal branding sangat perlu dalam dunia kerja. Personal branding bukan berarti pamer kemampuan, tapi lebih ke bagaimana caramu ‘menjual diri’ atau menunjukkan kualitas dirimu kepada seseorang sehingga kamu semakin diperhitungkan di dunia kerja. Membangun personal branding membutuhkan konsep yang jelas, sehingga apa yang kamu bisa memproyeksikan dirimu dengan jelas di hadapan orang lain. 

Apakah kamu merasa personal branding-mu masih kurang? Jangan khawatir, berikut beberapa tips membangun personal branding yang bisa diterapkan. 

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Jadikan Dirimu Superstar

jadikan dirimu superstar

Pertama-tama, kamu harus menjadikan dirimu layaknya superstar. Tenang, tidak perlu tampil di panggung Hollywood untuk mendapat predikat superstar. Cukup dengan berprestasi yang berhasil didapatkan, sudah layak dikatakan superstar di dunia kerja.

Dengan predikat superstar, peluangmu untuk melakukan branding akan semakin besar. Apapun yang akan kamu lakukan cenderung menuai hasil yang baik karena orang-orang di sekelilingmu sudah percaya dengan kinerjamu selama ini.

Mulai dari sekarang, giatlah mengumpulkan prestasi agar predikat superstar semakin cepat kamu dapatkan. Akan ada proses yang dilewati dan proses itu tidaklah mudah, tapi tetaplah semangat dalam mencapai apa yang kamu inginkan, ya.

2. Temukan Karakter atau Ciri Khas

karakter atau ciri khas

Personal branding akan semakin sukses kalau mampu menemukan karakter yang membuatmu terlihat unik daripada rekan kerja yang lain. Misalnya karakter dari segi berpakaian, berbicara, berjalan, dan cara berinteraksi dengan orang lain. 

Dalam membangun karakter, kamu harus bisa menjadi seorang yang kreatif sehingga karakter bisa bertumbuh dengan cepat. Kedengarannya memang sedikit sulit, tapi ketika memulainya, kamu akan sadar kalau tidak ada yang sulit.

Intinya adalah mau atau tidak untuk menumbuhkan karakter dalam dirimu sendiri. Kalau mau, maka kamu akan semakin terbiasa dengan prosesnya.

Baca Juga: Jadi Marketing Andal Gak Gampang Loh, Kamu Harus Bisa Lakukan 10 Hal Ini

 

3. Bangun Cerita yang Menarik

membuat cerita yang menarik

Cerita yang menarik bisa dibangun melalui akun sosial media yang kamu miliki saat ini, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Kamu bisa menyisipkan cerita menarik lewat postingan di sosial media untuk meningkatkan personal branding milikmu.

Dari satu alur cerita yang menarik, orang lain akan semakin penasaran dengan alur cerita yang akan dibagikan di kemudian hari. Ini akan mengundang banyak orang untuk terus mengikuti jejakmu di sosial media.

Cerita yang kamu bangun tidak melulu tentang prestasi atau pengalaman yang berhasil diukir, tapi bisa juga tentang tips-tips seputar cara berkarir, cara mudah beradaptasi di lingkungan kerja, dan lain sebagainya. Intinya, cerita yang dibagikan bermanfaat untuk orang lain.

4. Lakukan Riset dengan Teliti

melakukan riset

Jangan lupa untuk melakukan riset untuk personal branding yang sudah kamu bangun. Riset disini bisa berupa cara menempatkan personal brand agar lebih optimal, mengetahui permintaan pasar, hingga riset membangun komunikasi dengan banyak orang. 

Riset ini akan menghasilkan data-data yang lumayan akurat. Data ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk memperluas jangkauan personal branding kamu. Dengan demikian, personal brand akan semakin baik lagi di kemudian hari.

Agar lebih mudah, lakukan riset bersama orang yang juga ingin membangun personal branding di dunia kerja. Usahakan agar objek yang ingin diriset sama agar hasil yang dicapai semakin maksimal.

5. Tetap Jaga Sikap

tetap jaga sikap

Dalam membangun personal branding, harus mampu menjaga sikap agar tetap terlihat sopan dan profesional di dunia kerja. Tidak perlu berlebihan, menggebu-gebu apalagi menunjukkan sikap angkuh. Sikap ini bukannya membangun, tapi justru merusak personal branding yang selama ini sudah dibangun.

Cobalah untuk bersikap lebih baik. Sikap yang baik akan mendapat respon yang baik pula dari lingkungan sekitarnya. Sebab setiap orang akan jadi lebih mudah tersentuh ketika kamu mampu menunjukkan kebaikan kepada orang tersebut. 

Sikap baik juga memudahkanmu untuk mendapatkan teman baru yang pada dasarnya sangat berguna untuk meningkatkan personal branding. 

6. Jadilah Sosok yang Konsisten

sosok yang konsisten

Untuk membuktikan kalau kamu benar-benar serius dalam membangun personal branding, jadilah sosok yang konsisten. Caranya dengan mengunggah konten di sosial media, mengadakan acara gathering, mengadakan forum diskusi, dan masih banyak lagi.

Dalam kegiatan seperti ini bisa menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Pastikan apa yang kamu tampilkan sesuai dengan apa yang ada dalam dirimu agar orang lain tidak kecewa saat menemukan kebenarannya. 

Adakan kegiatan ini secara konsisten atau secara terus-menerus. Jangan pernah berhenti melakukan apa yang sudah dimulai sejak awal. Sebab, hal ini dapat menurunkan upaya dalam membangun personal branding.

Baca Juga: 10 Pekerjaan ‘Hip’ Ini Cocok Jadi Sampingan yang Menjanjikan

 

7. Hilangkan Keraguan

hilangkan keraguan

Membangun personal branding tidak perlu ragu-ragu karena keraguan dapat mengakibatkan perjalananmu terhenti secara tiba-tiba. Kamu yang tadinya ingin melangkah maju perlahan-lahan akan mundur karena ragu dengan apa yang sudah kamu persiapkan.

Daripada rugi sendiri, ya lebih baik hilangkan rasa ragu tersebut. Sebagai gantinya, bisa menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi yang dapat membuatmu semakin pede dalam membangun personal branding. 

Coba bayangkan keuntungan apa saja yang bisa didapatkan dengan percaya diri. Ada banyak, bahkan sangat banyak. Rasa percaya diri yang terlatih tentu membuahkan kesuksesan besar dalam berkarir.

Tetap Pede Jadi Diri Sendiri

Personal branding yang baik adalah modal yang bisa membawamu menuju karir yang cemerlang. Ada satu hal yang tidak boleh dilupakan saat membangun personal branding yaitu jadilah diri sendiri, sehingga hasil dari personal branding semakin maksimal.

Baca Juga: Ini Pekerjaan Tanpa "Ngantor" yang Bikin Kaya