Tips Wawancara Kerja untuk Kamu Si Introvert

Pribadi introvert adalah pribadi yang sulit untuk berbaur dengan orang lain. Orangnya juga lebih memilih untuk mengunci diri ketimbang dekat dengan orang di sekitarnya. Sifatnya yang pendiam membuat dirinya memiliki sedikit teman.

Kita sering kali berpikir untuk menjauhkan diri dari orang introvert. Sifatnya yang dingin dan terkesan angkuh membuat kita tidak betah berada di dekatnya. Jika ditelaah lebih dalam, mereka bukanlah pribadi yang demikian. Mereka hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi ketimbang anak pada umumnya.

Memiliki kepribadian introvert bukan lah hal yang buruk, namun hal ini bisa menjadi kelemahan ketika menghadapi situasi dimana harus bertemu dengan orang asing, wawancara kerja adalah salah satunya. Sifat yang terlalu kaku membuat suasana wawancara terasa mati. Hal ini tentu akan mengurangi nilai jual kamu terhadap perusahaan yang dilamar. Untuk menghindarinya, lakukan beberapa tips wawancara kerja berikut ini:

1. Mulai Menjalin Hubungan

menjalin hubungan
Menjalin Hubungan

Sebelum memasuki ruang wawancara, buat persiapan dengan matang. Rapikan pakaian, tarik napas, dan anggaplah si pewawancara adalah sabahat dekat. Tujuannya agar bisa lebih rileks saat diwawancarai. Karena merasa orang yang ada di depan adalah sahabat sendiri. Jadi, tidak ada yang perlu ditakutkan. Usahakan untuk mengurangi rasa kaku agar percakapan saat wawancara terasa akrab.

Bumbui percakapan dengan sedikit lelucon sehingga pewawancara merasa nyaman dengan kamu. Kalau suasana sudah cair, kamu pun merasa lebih nyaman ketika diwawancara. Sifat takut pun bisa hilang dengan sendirinya. Sehingga, bisa menikmati sesi wawancara.

2. Menjawab Pertanyaan Dengan Tenang

menjawab dengan tenang
Menjawab dengan Tenang

Tips selanjutnya ialah menjawab pertanyaan dengan tenang. Jika ada pertanyaan yang belum bisa dijawab, mintalah agar pihak pewawancara memberikan sedikit waktu untuk berpikir. Cara ini lebih baik ketimbang menjawab pertanyaan dengan jawaban yang asal-asalan.

Baca Juga : 5 Benefit Penting yang Wajib Ditanyakan Pada Saat Wawancara Kerja

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

3. Aktif Menjawab dan Bertanya

aktif menjawab dan bertanya
Aktif Menjawab dan Bertanya

Introvert berbeda dengan ekstrovert. Kepercayaan diri yang dimiliki juga tak setinggi ekstrovert. Sehingga butuh merangkai kata-kata dulu sebelum akhirnya berbicara. Saat pertanyaan diberikan, jawablah pertanyaan tersebut dengan jawaban yang logis, singkat, padat, dan tidak bertele-tele. Gunakan waktu yang diberikan si pewawancara untuk merangkai kata dengan baik.

Selain menjawab pertanyaan, kamu juga perlu aktif bertanya. Tidak salah jika melempar beberapa pertanyaan kepada si pewawacara. Cara ini akan membuat sesi wawancara terasa hidup. Kamu pun dapat semakin dekat dengan si pewawancara.

4. Jangan Malu untuk Mengakui Kelemahan

mengakui kelemahan
Mengakui Kelemahan

Dalam sesi wawancara, pertanyaan tentang kelemahan diri sering muncul. Untuk itu, jangan pernah malu untuk mengakui kelemahan kepada si pewawancara. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Toh, semuanya bakalan terpampang nyata ketika kamu bekerja nanti. Berkata jujur juga akan membuat kamu merasa lebih lega.

Jika kamu seorang introvert, katakan kepada si pewawancara. Tidak ada gunanya pura-pura aktif saat wawancara, padahal aslinya nihil. Jika kamu mengetahui kelemahan diri, carilah solusi untuk mengatasinya. Jangan biarkan kelemahan tersebut tetap ada. Ingat, kamu harus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca Juga : Mulus Lolos Wawancara Kerja dengan Tips Berikut Ini

5. Mengurangi Kesalahan Pemilihan Kata

mengurangi kesalahan pemilihan kata
Mengurangi Kesalahan Pemilihan Kata

Kesalahan kata dalam hidup sehari-hari wajar, namun jangan sampai hal ini terjadi ketika wawancara kerja. Bagi kamu si introvert, wajar saja jika merasa gugup saat diwawancara. Apalagi jika ini kali pertamanya berhadapan empat mata dengan orang lain. Namun jangan sampai mengucapkan kata-kata yang salah. Terlebih lagi jika perkataan tersebut menyinggung pihak si pewawancara.

Berkata-katalah dengan sopan. Gunakan bahasa yang formal, namun jangan terlalu kaku. Kamu masih bisa menggunakan bahasa non-formal. Akan tetapi, masih dalam batasan wajar.

Tetap Berpikir Positif dan Terus Memupuk Kepercayaan Diri

Baik introvert maupun ekstrovert, keduanya sama saja. Sama-sama bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak di dunia kerja. Hanya saja para introvert harus lebih berusaha untuk mendapatkan pekerjaan karena sifatnya yang pendiam. Dengan melakukan tips di atas, diharapkan para introvert bisa sukses saat wawancara kerja

Baca Juga : 20 Hal Penting yang Tidak Dilakukan oleh Orang Pintar