Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara, Ada yang seperti Bertengkar!

Menghitung hari

Detik demi detik

Masa kunanti apa kan ada

Jelang cerita

Kisah yang panjang

Menghitung hari...

Sepenggal lirik lagu yang pernah hits di era ’90-an oleh penyanyi legendaris Tanah Air, Krisdayanti, ini sepertinya senada dengan miliaran orang di dunia dalam menantikan momen bergantinya tahun. Detik-detik di penghujung tahun dan awal tahun.

Ada banyak cara buat bikin malam tahun baru makin seru. Umumnya memang identik dengan letupan kembang api yang menghiasai langit malam.

Namun, perayaan tahun baru ternyata tak melulu dengan kembang api. Buktinya, ada juga negara-negara yang kamu enggak bakal menemukan pesta kembang api di malam tahun baru. Bahkan ada yang seperti orang bertengkar!

Penasaran dengan tradisi perayaan malam tahun baru di berbagai negara? Berikut Cermati.com rangkum tradisi memeriahkan tahun baru dari berbagai sumber.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Skotlandia, Tradisi Tahun Baru dengan Festival Api

Festival Api di Skotlandia
Festival api di Skotlandia

Setiap negara pasti punya tradisinya masing-masing dalam merayakan sebuah momen, tak terkecuali menjelang pergantian tahun. Seperti halnya tradisi merayakan tahun baru di Skotlandia. Di negara ini, pergantian tahun diiringi dengan festival api.

Festival api ini dilakukan sebelum tengah malam ganti tahun. Tradisi ini dilakukan oleh beberapa profesional yang melakukan parade dengan memainkan bola api.

Bola api ini kemudian dilemparkan ke laut yang diyakini bertujuan untuk mengusir roh jahat. Bahkan festival api ini sudah dilakukan secara turun temurun sejak lebih dari seratus tahun lalu.

2. Italia, Tradisi Tahun Baru dengan Celana Dalam Warna Merah

Tahun Baru di Italia
Tradisi tahun baru di Italia via Hipwee

Berbeda lagi tradisi sambut tahun baru di Negeri Pasta ini. Di Italia, perayaan tahun baru diwarnai dengan hal yang unik.

Bagaimana tidak unik? Masyarakat Italia meyambut tahun baru dengan menggunakan celana dalam berwarna merah. Konon, warna merah ini diyakini sebagai peruntungan asmara agar lebih baik lagi di tahun yang baru ini.

Baca Juga: 5 Resolusi Tahun Baru yang Jadi Wacana Terus dan Cara Mencapainya

3. Spanyol, Tradisi Tahun Baru dengan Makan 12 Buah Anggur

Tahun Baru di Spanyol
Tahun baru di Spanyol

Jika sebelumnya ada penggunaan celana dalam warna merah pada momen pergantian tahun di Italia, berbeda lagi tradisi merayakan tahun baru di Spanyol. Di sini, warga Spanyol memeriahkan tahun baru dengan memakan 12 buah anggur.

12 buah anggur itu dimakan sekaligus pada detik-detik pergantian tahun. Tradisi ini diyakini bisa memberikan keberuntungan di tahun yang baru nanti, bila 12 buah anggur yang dianggap mewakili jumlah bulan itu dapat dihabiskan langsung.

4. Colombia, Tradisi Tahun Baru dengan Bakar Boneka

Tahun Baru di Kolombia
Tradisi tahun baru di Kolombia via IDNTimes

Tak kalah unik, perayaan tahun baru di Colombia juga bikin seru, lho. Di malam tahun baru, warga Colombia membakar boneka yang dibuat menyerupai orang-orang yang tidak disukai atau yang telah mati.

Perayaan tahun baru dengan membakar boneka itu dianggap sebagai simbol untuk melupakan masa lalu. Tradisi ini mewakili bahwa masa lalu yang buruk harus segera dilupakan. Artinya, harus move on, guys!

5. Bolivia, Tradisi Tahun Baru dengan Bikin Kue Isi Koin

Tahun Baru di Bolivia
Kue isi koin pada perayaan tahun baru di Bolivia via Nikita.Grid

Rasanya sudah biasa makan kue yang isinya cokelat, selai stroberi, kacang, dan sejenisnya. Tapi gimana bila kue itu berisi koin? Ya, kue-kue berisi koin ini memang tidak umum, karena dibuat hanya sebagai sebuah tradisi dalam merayakan pergantian tahun.

Warga Bolivia memanggang kue atau manisan dengan sekeping koin di dalamnya. Mereka meyakini siapa yang memakan kue dan menemukan koin di dalamnya bakal memperoleh keberuntungan di tahun selanjutnya.

Baca Juga: Bete Masih Kerja di Libur Panjang Akhir Tahun? Bangkitkan Semangatmu dengan 6 Cara Ini

6. Denmark, Tradisi Tahun Baru dengan Lempar-lemparan Piring!

Tahun Baru di Denmark
Tradisi tahun baru di Denmark via Brilio

Perayaan tahun baru di negera yang satu ini memang terbilang paling unik. Bagaimana tidak? Seolah tahun baruan menjadi begitu riuh dan ramai suara-suara pecahan piring.

Di malam pergantian tahun, masyarakat Denmark melemparkan piring-piring bekas ke depan pintu rumah-rumah di sekitarnya. Piring-piring bekas itu dikumpulkan selama satahun.

Rumah yang paling banyak dapat lemparan piring, artinya banyak orang yang menyukai pemilik rumah. Tapi tentu saja keriuhan suara-suara lemparan piring yang pecah itu seperti orang lagi bertengkar, bukan?

Kalau Kamu, Ngapain Saat Tahun Baruan?

Tahun Baruan
Tahun baru 2020

Di momen pergantian tahun, setiap orang pasti punya caranya masing-masing untuk memeriahkannya. Mulai dari sekadar berkumpul dengan keluarga di rumah dengan pesta barbeque, atau hangout bersama teman-teman. Tak sedikit pula yang memilih travelling untuk menikmati suasana pergantian tahun di kota atau bahkan negara lain. Lalu, bagaimana dengan kamu? Ngapain aja di tahun baruan ini?

Baca Juga: Ide agar Libur Akhir Tahun Kamu Tetap Seru Meski di Rumah