Trik Hemat Listrik Agar Bayar Tagihan Lebih Murah

Pemerintah telah mencabut subsidi listrik untuk pelanggan 900 Volt Ampere (VA) golongan mampu sejak 2017 lalu. Dengan demikian, uang subsidi listrik yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun akan mengalir untuk rumah tangga miskin.

Kebijakan tersebut membuahkan penghematan anggaran hingga puluhan triliun rupiah. Duit ini dialihkan untuk membiayai pembangunan fasilitas listrik di wilayah-wilayah terisolir, terpencil, dan terluar di Indonesia, sehingga rasio elektrifikasi dapat mencapai target 99% pada 2019.   

Akan tetapi bagi Anda yang telah terbiasa mendapat suntikan subsidi listrik selama ini, pasti kerepotan dengan kebijakan tersebut. Meski tarif listrik tidak naik, rasanya seperti berat membayar tagihan listrik yang mahal karena sudah tidak ada lagi jatah subsidi.

Baca Juga: Cara Pembayaran Listrik Online

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Lebih Hemat dan Disiplin Penggunaan

Jika Anda termasuk pelanggan yang kena pencabutan subsidi, maka mulai sekarang berhemat dalam pemakaian tenaga listrik. Disiplikan diri dan anggota keluarga lain untuk tidak boros mengonsumsi daya setrum. Saat perabotan elektronik tidak dipakai, cabut colokan listrik. Dengan cara ini, konsumsi listrik dapat ditekan sehingga tagihan listrik tidak membengkak.   

Berikut 6 langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghemat konsumsi listrik di rumah:

1. Atur Pemakaian Alat Elektronik yang Menguras Listrik

loader
Setel AC pada suhu 25 derajat celcius

Perangkat elektronik berdaya listrik besar, seperti pompa air, kulkas, mesin cuci, AC, komputer, dan lainnya kerap digunakan sesuka hati. Hal ini menyebabkan biaya listrik bulanan akan membengkak. Jadi harus diatur penggunaannya agar lebih hemat energi dan hemat biaya.

Contohnya saja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyarankan agar mengatur suhu AC berada di 25 derajat celcius dan tidak terlalu sering membuka pintu ketika AC sedang menyala. Cara lainnya mengatur jadwal dan mengurangi durasi penggunaanya. Misalnya jika selama ini Anda mencuci dan menyetrika setiap hari, maka ada baiknya melakukan pekerjaan tersebut 2-3 kali dalam seminggu saja, sehingga konsumsinya berkurang.

2. Gunakan Lampu LED

Lampu menjadi salah satu peralatan listrik yang paling banyak digunakan di rumah, mengingat setiap ruangan ada lampu. Untuk menghemat listrik, gunakan lampu LED dengan daya listrik yang lebih rendah, tapi hasil penerangan maksimal. Lampu LED berdaya 7 watt setara dengan bohlam 60 watt. Bayangkan, berapa banyak uang yang bisa dihemat jika semua lampu di rumah menggunakan LED.

Baca Juga: Cara Cek Tagihan Listrik PLN

3. Matikan Lampu yang Tidak Digunakan

loader
Matikan Lampu yang Tidak Digunakan

Ini nih yang sering diabaikan, membiarkan lampu tetap menyala pada siang hari. Entah lupa atau disengaja, namun kebiasaan ini secara tidak sadar bisa menguras energi listrik, yang berimbas pada tagihan setiap bulan. Mulai sekarang, ubah kebiasaan buruk ini dengan mematikan lampu yang tidak dipakai untuk beraktivitas, TV yang tidak ditonton, sehingga menghemat listrik.

4. Cabut Steker yang Tidak Digunakan

Membiarkan steker (colokan ke stop kontak) listrik terus menancap pada terminal sepanjang waktu adalah kesalahan lain yang kerap dilakukan, meski tidak digunakan sama sekali. Hal ini mungkin terdengar sepele, tapi bisa menguras listrik di rumah mulai dari 4-50 watt per jam. Jadi cabut charger laptop, ponsel apabila sudah penuh terisi.

5. Isi Pulsa Listrik Sebulan Sekali dan Kontrol Penggunaan

Mengisi pulsa listrik berulang kali dalam sebulan akan membuat Anda kewalahan untuk mengontrol penggunaan listrik di rumah. Ini juga akan merepotkan jika listrik padam, tapi pulsa habis. Sebaiknya mengisi pulsa untuk kebutuhan satu bulan penuh guna menghemat waktu, tenaga, dan mencegah dari kehabisan pulsa listrik atau bahkan kehabisan uang untuk mengisinya di tengah atau akhir bulan. Listrik adalah kebutuhan wajib di dalam rumah tangga, karena itu penting untuk menyiapkan anggaran setiap bulannya dari gaji Anda.

6. Ajak Keluarga Hemat Listrik

Dalam kegiatan penghematan listrik ini, penting melibatkan seluruh anggota keluarga di rumah. Intinya selalu mengingatkan baik melalui ucapan maupun tulisan atau pesan menarik, seperti di pintu kulkas, pintu kamar mandi, dan lainnya. Lambat laun, program penghematan listrik akan menjadi kebiasaan baik di keluarga Anda. Pembayaran tagihan listrik pun bisa jauh lebih murah.

Mulai dari Sekarang

Jangan tunggu besok untuk melakukan hal baik ini. Jalankan mulai dari sekarang, sehingga dampaknya akan sangat positif bagi keuangan Anda, khususnya pada komponen biaya listrik. Uang penghematannya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Jadi bijaklah dalam menggunakan listrik.

Baca Juga: Cara Tambah Daya Listrik PLN dan Biaya yang Dibutuhkan