Tyas Mirasih, Si Ratu FTV dan Endorse Merangkap Jadi Pengusaha Nasi Goreng

Siapa yang tak mengenal sosok Tyas Mirasih. Bernama lengkap Tyas Mirasih Endah, wajah cantiknya kerap terlihat menghibur penonton layar televisi. Berprofesi sebagai aktris, presenter, pengusaha dan model video klip.

Wanita kelahiran Jakarta, 8 April 1987 ini memiliki jajaran penggemarnya tersendiri. Berdarah blasteran Belanda-Jawa, Tyas merupakan putri bungsu dari pasangan Hedy Elias dan Surman Widiatmo.

Bagaimana ceritanya hingga istri Raiden Soedjono ini bisa terjun ke industri hiburan hingga menjadi sukses dan terkenal seperti sekarang? Berikut kisahnya seperti dirangkum Cermati.com dari berbagai sumber.

Baca Juga: Pidi Baiq, Bintang Sesungguhnya Film Dilan yang Fenomenal Abis

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Jadi Finalis Majalah Remaja dan Model Video Klip

View this post on Instagram

Salah satu perjalanan karier aku di tahun 2008 adalah menjadi model di video klip @seventeenbandid "Selalu Mengalah" Pertama kali ketemu dengan mereka yang baik, super humble , seru dan akhirnya lanjut berteman baik sampe proses shooting selesai. Alhamdulillah juga lagunya menjadi hits membawa Seventeen bisa menjadi band hebat dengan karya-karya nya. Masih ngga nyangka, bener2 ngga nyangka 😢 Aku cuman bisa berdoa semoga kebaikan & amal ibadah teman-teman @seventeenbandid di dunia diterima Allah SWT dan @ifanseventeen & Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan yang luar biasa atas cobaan yang menimpa ini. Aku bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan musik mereka. Al-Fatihah 🙏🏻

A post shared by Tyas Mirasih Soedjono (@tyasmirasih) on

Perjalanan karier Tyas dimulai sejak remaja. Setelah ia menjadi finalis GADIS Sampul tahun 2002, wajah cantiknya yang unik dan menarik kian dilirik para agensi. Namanya semakin dikenal publik sewaktu ia membintangi salah satu video klip grup band Ungu yang berjudul Demi Waktu

Dari situ, ia mulai membintangi lebih banyak video klip musik Indonesia. Beberapa video klip seperti Sampai Ku Mati dari Nano, Seperti Yang Dulu dari Ungu, Bersama Bintang oleh Drive, Menjaga Hati oleh Yovie & Nuno, Seperti Yang Kumau dari Baim ikut dibintangi Tyas.

Tak hanya itu saja, ia juga muncul di video musik Untuk Pertama Kali milik Kerispatih, Cintai Aku Lagi milik Sania, Hujan Tanpa Awan dari Base Jam, Abadilah dari Tiket, Raja Sedang Jatuh Cinta milik Numata, hingga Selalu Mengalah milik Seventeen

Membintangi Film, Sinetron, dan FTV

Beberapa waktu setelahnya, Tyas mengasah lagi bakat aktingnya dengan menekuni dunia sinetron. Prestasinya tak hanya terukir dari judul-judul sinetron yang berhasil ia bintangi. Sudah tak terhitung berapa film televisi dan film yang ikut dijajalnya.

Penonton televisi telah menyaksikan kebolehan akting Tyas Mirasih dalam berbagai sinetron seperti Serpihan (2008), Bayu Cinta Luna (2009-2010), Jodoh Wasiat Bapak (2017), hingga Malaikat Tak Bersayap episode 1 (2017).

Beralih ke FTV, nama Tyas tercantum dalam puluhan judul film televisi yang mengudara di layar kaca. Sebut saja seperti Ajari Aku Cinta, Satu Cinta Beda Rasa (2011), Cooking Class Coto Betawi I Like It (2013), hingga Topeng Monyet Si Onyet (2013).

Masih di tahun 2013, Tyas juga melakoni peran di judul FTV Doa Adik Yang Teraniaya, Kupeluk Mayat Anakku dan Dari Bunga Jadi Cinta. Menyusul di tahun 2014, Tyas ikut serta dalam penggarapan FTV berjudul Muadzin Ganteng Pujaan Hati, Rute Cinta No. 23, Hah! Mila Tekdung (2014) dan Si Pencuri Hati.

Ia juga beradu akting di Sekuntum Rindu Putri Tajir, Petani Sayur Panen Cinta, dan Eneng Dokter Hewan Gokil Abis. Memasuki tahun 2015, Tyas terus berakting di film televisi.

Ia membintangi Dikejar Masa Lalu, Jodohku Supir Cantik, Dua Dunia Satu Cinta, Uang Membutakanku, Anak Alay Detektif Cinta, Lagi-Lagi Aku Menikahi Wanita Yang Salah, Disaat Aku Disakiti, Disaat Itu Aku Harus Kuat, Penderitaannya Buat Aku Bahagia, Kenapa Aku Selalu Disakiti?, dan Aku Wanita Yang Penuh Trauma Masa Lalu.

Pada tahun 2016, Tyas kembali ikut berperan dalam Tukang Layanganku Cantik Sekali, Tunangan Untuk Mantan, serta Aku Harus Membayar Dosa Masa Lalu. Selanjutnya di tahun 2017, ia turut serta dalam FTV berjudul Pernikahanku Hanya Pencitraan, Pembantu Dan Sopir Yang Lupa Diri, Sakitnya Harus Pisah Sama Suami, hingga Ketika Neneng Cempreng Jatuh Cinta.

Kemudian di tahun 2018, ia ikut andil dalam Sinema Indosiar berjudul Mantan Tunanganku Jadi Adik Iparku. Di layar lebar, debut pertama Tyas dimulai pada tahun 2009 dengan membintangi film horor garapan Rizal Mantovani, Mati Suri. Di tahun yang sama, Tyas juga terlibat dalam film seram lainnya berjudul Air Terjun Pengantin.

Memasuki tahun 2010, Tyas kembali melakoni film layar lebar genre komedi, yang berjudul The God Babe. Ia juga membintangi Ratu Kostmopolitan di tahun yang sama. Tahun 2012, dua film berjudul Mama Cake dan Hantu Budeg ikut dijajal Tyas. Di tahun 2013, ia membintangi Cinta Brontosaurus dan film berjudul Laga yang rilis tahun 2014.

Puncak Apresiasi Setelah 18 Tahun Berkarya

View this post on Instagram

Sore ku di lokasi shooting 🎬 . . . Top @fanihouse

A post shared by Tyas Mirasih Soedjono (@tyasmirasih) on

Menjajal akting dan industri hiburan sejak umur 12 tahun, akhirnya berbuah manis bagi Tyas. Pada tahun 2017, ia berhasil meraih piala Festival Film Bandung 2017 untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Televisi. 

Tyas yang juga mendapat julukan sebagai Ratu FTV ini mengaku merasa bersyukur dan bangga karena telah berhasil memainkan peran dari beragam karakter yang berbeda-beda. Menurutnya, semua dedikasi tersebut dilakukan karena termotivasi untuk menghibur masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Makin Sukses Berkiprah dalam Perfilman, Si Cantik Adinia Wirasti Tetap Membumi dan Hidup Hemat

Bisnis Kuliner Nasi Goreng

Selain sibuk wara-wiri di dunia entertainment, Tyas juga membuka usaha bersama sang suami sejak mereka masih berpacaran. Bisnis kuliner yang berfokus pada sajian nasi goreng tersebut dinamakan Nasi Goreng Radas.

Warung Nasi Goreng Radas milik Tyas dan suami berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Keputusannya untuk menggeluti bisnis kuliner dilakukan berdasarkan pertimbangan matang. Ia berpendapat, tidak diketahui pasti sampai kapan dirinya akan berkarier di industri hiburan.

Itulah sebabnya wanita penyuka olahraga ini mulai membuka usaha nasi goreng. Dalam salah satu wawancara di media lokal, ia menyebut bahwa nasi goreng ialah hidangan yang bisa diterima semua kalangan masyarakat.

Mulai dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan atas, semuanya suka panganan yang satu ini. Selain itu, Tyas juga memilih untuk berbisnis sajian nasi goreng karena menu ini merupakan makanan khas Indonesia yang kini telah diakui dunia.

Ratu Endorse yang Ingin Jadi Penyanyi

Tyas juga sempat disebut-sebut sebagai Ratu Endorse saking banyaknya endorsement yang bekerja sama dengannya. Seperti diketahui, Tyas banyak sekali menerima endorse dari berbagai produk dan jasa, baik saat gelaran pernikahannya hingga di akun media sosialnya.

Perihal ini, ia mengaku sangat selektif dalam menerima tawaran endorsement karena ingin menampilkan kualitas yang baik. Yang mana kebanyakan berasal dari produk kecantikan dan skincare.

Bicara soal cita-cita, Tyas mengaku ingin menjadi penyanyi. Demi totalitasnya, Tyas bahkan rela mengurangi jadwalnya untuk bermain FTV. Saat ini, Tyas masih getol menekuni les vokal untuk mengasah kemampuannya.

Pahit Manis Kehidupan Tyas

Menjadi sukses di bidang apapun memang tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Sama halnya seperti Tyas Mirasih. Berwajah cantik dengan tubuh ideal membuat dirinya terjun ke dunia model di awal kariernya. Meski begitu, bukan berarti ia tak pernah tertimpa pemberitaan miring.

Namanya pernah terseret dalam pemberitaan tak sedap terkait prostitusi di kalangan artis. Sebelum akhirnya menikah dengan sang suami, kehidupan percintaannya juga seperti tidak beruntung. Putus dari Lembu Wiworo Jati (vokalis Clubeighties), ia sempat menjalin kasih dengan Raffi Ahmad, namun juga berakhir kandas.

Setelahnya, Tyas juga pernah dekat dengan Bambang Reguna Bukit (Bams) vokalis band Samsons, namun bukan jodohnya. Hubungan berikutnya bersama Tria The Changcuters hingga Syamsir Alam, mantan pemain sepak bola Major League Soccer, Amerika Serikat, DC United, juga tidak berlanjut. 

Bahkan yang terakhir, ia pernah dituduh terlibat penculikan anak hingga kemudian disanggah oleh Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati. Padahal tak lain, anak yang dimaksud ialah keponakannya sendiri, yang merupakan putri dari Almarhumah kakak sepupunya Tyas.

Terus Berkarya dan Berprestasi

Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang juga angin yang menerpanya. Demikian gambaran kehidupan seseorang. Ketika karier sedang berada di puncak popularitas, pasti ada saja batu sandungannya.

Tapi itulah hidup. Tidak melulu manis. Pasti pernah merasakan getirnya. Akan tetapi, jangan sampai kerikil-kerikil tersebut menjadi penghalang untuk kamu terus berkarier dan berkarya. Ingatlah, tidak ada usaha yang sia-sia. Jika bekerja keras, kamu akan menikmati hasilnya di kemudian hari. Tetap semangat.

Baca Juga: Pernah Dibully dan Ditolak Saat Casting, Kini Amanda Rawles Sukses di Film Layar Lebar