UMKM Kurang Modal di Tengah Pandemi? Begini Cara Cairkan BLT Rp 2,4 Juta

Cermati.com, Jakarta – Wabah pandemi Covid-19 di Indonesia hingga saat ini belum usai. Untuk membantu sektor yang terdampak Covid-19, Pemerintah Indonesia menyalurkan dana bantuan. Penyaluran bantuan kali ini, berupa dana bantuan langsung tunai (blt) untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal.

Bantuan diberikan kepada pelaku UMKM yang telah terdaftar pada dinas koperasi yang ada di domisilinya. Setiap pelaku UMKM akan mendapatkan dana blt sebesar Rp2,4 juta.

Program blt UMKM ini telah dimulai sejak Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 tahun, 17 Agustus 2020, kemarin dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2020.

Lantas adakah syarat khusus yang harus dipenuhi pelaku UMKM untuk mendapatkan dana blt dan bagaimana cara mendapatkan dana bantuan UMKM dari pemerintah?

Simak ulasannya berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Syarat Dapat BLT UMKM

UMKM
UMKM dapat BLT dari pemerintah

Bagi UMKM yang ingin mendapatkan dana bantuan sebesar Rp2,4 juta ini tentunya harus memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah, seperti berikut ini:

  1. Terdaftar di koperasi di wilayahnya
  2. Pelaku UMKM yang tidak sedang menerima kredit modal kerja dan melakukan investasi dari perbankan
  3. Memiliki rekening tabungan dengan saldo di atas dari Rp2 juta
  4. Pelaku usaha adalah Warga Negara Indonesia (WNI)
  5. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  6. Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dan pengusul lampirannya. Misal, dinas yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi dan kabupaten/kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah
  7. Bukan ASN
  8. Bukan anggota TNI/Polri
  9. Bukan pegawai BUMN atau BUMD

Baca Juga: Mau Bisnis UMKM? Jangan Lupakan Pentingnya Siapkan SIUP

Cara Dapat BLT UMKM

Menurut Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM yang dikutip dari Kompas.com, bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan dana bantuan Rp2,4 juta ini, harus mendaftarkan diri di koperasi-koperasi di wililayahnya atau juga bisa daftar secara online di Kementerian Koperasi.

Adapun tata cara daftar UMKM di Kemenkop:

1. Kunjungi link https://bit.ly/SiapBersamaKUMKM

2. Isi data informasi umum

  • Nama organisasi/afiliasi atau jejaring
  • NIK
  • Nama Pelaku Usaha
  • Alamat
  • Jenis Kelamin selaku pemilik atau pengelola UMKM
  • Nama Usaha
  • Alamat lokasi usaha
  • Nama Provinsi
  • Nama Kabupaten/kota
  • Nama Kecamatan
  • Nama Kelurahan/desa
  • Cari lokasi usaha di map yang telah tersedia
  • Foto tempat usaha
  • Nomor WhatsApp
  • Alamat email
  • Website (jika ada)
  • Akun media sosial
  • Badan hukum atau legalitas usaha
  • Jenis dan nomor izin
  • Keterangan produk
  • Segmentasi konsumen
  • Jumlah karyawan

3. Isi data mengenai kondisi dalam masa pandemi Covid-19

  • Omset sebelum dan sesudah pandemi Covid-19
  • Uraian masalah

4. Setelah dipastikan data terisi dengan lengkap dan benar apa adanya, klik ‘Submit’

Selanjutnya, pelaku usaha akan diidentifikasi dan diusulkan oleh lembaga pengusul di antaranya adalah dinas yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi dan kabupaten/kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga.

Adapun pengusul bantuan pemerintah lainnya adalah perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK dan Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah yang terdiri dari BUMN dan BLU.

Jika pelaku UMKM telah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah untuk mendapatkan dana blt, maka penerima blt UMKM ini akan mendapat notifikasi atau pemberitahuan langsung dari bank berupa SMS atau dihubungi langsung oleh Mantri BRI.

Baca Juga: Nikmati Bebas Pajak Penghasilan UMKM, Ini Syarat dan Cara Daftar Online

Proses Pencairan BLT UMKM

uang
Dana BLT bisa langsung dicairkan

Pelaku usaha akan menerima Rp2,4 juta yang dibayarkan satu kali melalui bank penyalur yang termasuk dalam Himbara seperti BNI dan BRI. Berikut cara pencairan BLT UMKM:

  • Buku tabungan
  • Kartu ATM
  • Identitas diri
  • Lengkapi dokumen:
  • Surat Pernyataan
  • Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)
  • Bagi yang diwakilkan Surat Kuasa Penerima dana

Waspada Oknum Penipuan!

Meski saat ini banyak UMKM yang terkena dampat pandemi Covid-19, tapi ada saja oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan penipuan dengan mengatasnamakan dana bantuan. Mereka bisa saja meminta data-data pribadi dan usaha, kemudian disalahgunakan.

Untuk itu, sebaiknya setiap pelaku UMKM wajib mendapatkan informasi langsung dari bank yang telah ditujukan untuk penyaluran dana bantuan seperti BRI dan BNI atau melalui website resmi kemenkop, hingga sumber berita terpercaya.

Baca Juga: Hadapi New Normal, Ini Strategi Bank Indonesia Bantu UMKM Indonesia Bangkit