Warga Jakarta Bisa Beli Rumah DP 0 Rupiah, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Kabar gembira bagi warga Jakarta, program rumah DP 0 rupiah telah hadir. Namanya program Solusi Rumah Warga atau yang disingkat Samawa. Dengan program ini, pembeli tidak dibebankan pembayaran uang muka (Down Payment/DP) terlebih dulu, sehingga memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak.

Di usia satu tahun kepemimpinannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunaikan janji kampanye dulu bersama Sandiaga Uno meluncurkan program DP rumah 0 rupiah. Program ini disebut-sebut menjadi solusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menuntaskan masalah perumahan di Ibu Kota.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mencatat sekitar 51,7 persen warga Jakarta tak memiliki rumah tinggal dengan hak milik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Jakarta mencapai 10,37 juta jiwa pada 2017. Jika dihitung dari data tersebut, berarti ada sekitar 5,36 juta warga Jakarta yang belum mempunyai hunian milik.

Baca Juga: Perbedaan Membeli KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Harga Rumah Paling Murah Rp 184 Juta

Harga Rumah
Harga Rumah Paling Murah Rp 184 Juta

Pemprov menggandeng tiga pengembang untuk membangun hunian program rumah DP 0 rupiah. Pengembang tersebut, yakni PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, dan Perumda Pasar Jaya. Ketiganya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI.

Tahap pertama pembangunan rumah DP 0 rupiah berlokasi di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur dan akan selesai pada Juli 2019. Komplek ini diberi nama Klapa Village dan mengusung konsep hijau. Di atas lahan seluas 5.686 meter persegi akan dibangun sebanyak 780 unit rumah (vertikal) dengan dua tipe, yaitu tipe 21 dan tipe 36.

Mau tahu harganya? Rumah tipe 21 dibanderol seharga Rp184 juta paling murah sampai yang paling mahal Rp213 jutaan. Sedangkan harga rumah tipe 36 berkisar Rp304 juta hingga Rp310 jutaan per unit (belum termasuk PPN). Rumah tersebut boleh dibilang komersial karena lebih mahal dari patokan harga rumah subsidi di Jakarta sebesar Rp148,5 juta per unit di 2018.

Tak perlu khawatir soal akses, lokasi komplek Klapa Village cukup strategis karena berdekatan dengan rumah sakit, sekolah, tempat usaha, sampai tempat kuliner. Jaraknya pun hanya 3 km dari Stasiun Buaran, dan mudah dijangkau transportasi umum maupun kendaraan pribadi.

Tanpa DP, Bunga Ringan, dan Cicilan Rp 2 Jutaan per Bulan

Tanpa DP, Bunga Ringan, Cicilan Rp 2 Jutaan per Bulan
Tanpa DP, Bunga Ringan, Cicilan Rp 2 Jutaan per Bulan

Namanya juga rumah DP 0 rupiah, tentu membeli hunian tanpa membayar uang muka. Jadi Anda bisa mendapatkan rumah dengan langsung mencicil biaya bulanan. Kok bisa begitu? Ya bisa, karena skemanya pemprov menalangi uang muka maksimal 20% dari total harga rumah. Maka dari itu, ada syarat memiliki rekening Bank DKI bagi calon pembeli terpilih. Nah nantinya, uang muka yang ditalangi Pemprov harus diganti pembeli dengan cara mencicil.

Skema pembiayaan itu tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 tentang Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Untuk jangka waktu atau tenor cicilan dibagi dua, ada yang 20 tahun dan 15 tahun. Besaran cicilan pun berkisar Rp2,1 juta sampai Rp2,6 juta. Sementara untuk bunga cukup ringan sebesar 2,5%.

Oleh karenanya, program rumah DP 0 rupiah bukan untuk warga yang bergaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. Sekadar informasi, UMP DKI Jakarta pada tahun 2018 dipatok Rp3.648.035. Angka ini akan naik tahun depan sebesar 8,03%, sehingga UMP di Ibu Kota menjadi sekitar Rp3.940.972 per bulan. Bayangkan jika warga yang bergaji di bawah UMP membeli rumah tersebut, maka penghasilannya akan habis untuk membayar cicilan rumah sebesar Rp2 jutaan.

Syarat Pendaftaran

Ternyata tidak mudah untuk mendapatkan rumah DP 0 rupiah. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi calon pembeli dan lolos dari uji seleksi. Wah, kayak mau daftar CPNS saja ya, ada seleksinya segala. Adapun syarat-syarat pendaftaran rumah DP 0 rupiah, antara lain:

Syarat Umum

1. Warga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI dan telah tinggal di Jakarta sekurang-kurangnya 5 tahun

2. Warga yang belum punya rumah sendiri

3. Warga yang tidak pernah menerima subsidi rumah

4. Prioritas bagi warga yang sudah menikah

5. Warga yang taat pajak

6. Warga yang berpenghasilan Rp4 juta sampai Rp7 juta per bulan

7. Bagi warga yang terpilih (lolos seleksi), wajib memiliki rekening Bank DKI.

Syarat Administrasi

1. KTP DKI Jakarta (minimal 5 tahun saat mengajukan permohonan)

2. Kartu Keluarga (KK)

3. Surat permohonan fasilitas pembiayaan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

4. Surat pernyataan penghasilan, terdiri dari surat pernyataan belum memiliki rumah; belum menerima subsidi rumah, akan menempati rumah

5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

6. Surat nikah atau akta nikah yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang

Tahap Seleksi

Setiap kandidat pembeli atau pendaftar harus melewati proses seleksi tiga tahapan untuk memastikan penerima program rumah DP 0 rupiah adalah mereka yang tepat dan membutuhkan. Tahapan itu, antara lain:

1. Verifikasi Pemerintah Daerah (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta)

2. Verifikasi Bank Pelaksana (Bank DKI)

3. Penetapan Daftar Normatif Penerima Manfaat.

Baca Juga: 8 Tips Hemat Membangun Rumah Sendiri

Tata Cara Pendaftaran

Tata Cara Pendaftaran
Tata Cara Pendaftaran

Berikut tata cara pendaftaran atau pengajuan program rumah DP 0 rupiah, yaitu: 

1. Pahami informasi dan keterangan tata cara pendaftaran

2. Pastikan kelengkapan dokumen pendaftaran

3. Pendaftaran dengan cara mendiri (online) atau melalui loket

4. Pantau dan tunggu tahap selanjutnya

5. Pendaftaran dibuka mulai Kamis, 1 November 2018.

6. Informasi pendaftaran dapat dicek melalui web dp0rupiah.jakarta.go.id atau jakarta.go.id. Bisa juga langsung mendatangi loket pendaftaran yang berlokasi di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jl. Taman Jatibaru No.1, Tanah Abang, Jakarta Pusat atau di kantor Wali Kota atau Bupati di setiap wilayah administrasi di Ibu Kota.

7. Form surat pernyataan dapat diunduh pada sistem pendaftaran yang dapat diakses melalui situs jakarta.go.id.

Langkah mudah pendaftaran rumah DP 0 rupiah secara mandiri:

1. Masuk ke situs jakarta.go.id atau samawa.jakarta.go.id.

2. Pelajari persyaratan

3. Menyiapkan dokumen seperti KTP, KK, NPWP, Surat Nikah

4. Download formulir surat permohonan dan surat pernyataan, yakni surat permohonan fasilitas pembiayaan perolehan rumah bagi MBR, surat pernyataan penghasilan tetap atau tidak tetap, surat pernyataan belum memiliki rumah, surat pernyataan belum pernah menerima subsidi di perumahan, surat pernyataan akan menempati rumah

5. Isi surat pernyataan dan tanda tangan di atas meterai 6.000

6. Isi formulir di web pendaftaran

7. Upload surat permohonan asli (pdf/jpg)

8. Mendapatkan nomor registrasi

9. Surat permohonan asli dikirim ke unit fasilitasi pemilikan rumah sejahtera (dimasukkan ke dalam amplop dengan dicantumkan nomor registrasi)

10. Pemohon memantau melalui sistem dengan memasukkan nomor registrasi

11. Seluruh surat pernyataan asli diberikan setelah daftar nominatif penerima manfaat terbit

Langkah mudah pendaftaran rumah DP 0 rupiah lewat loket:

1. Masuk ke situs jakarta.go.id atau samawa.jakarta.go.id

2. Pelajari persyaratan

3. Menyiapkan dokumen seperti KTP, KK, NPWP, Surat Nikah

4. Download formulir surat permohonan dan surat pernyataan, yakni surat permohonan fasilitas pembiayaan perolehan rumah bagi MBR, surat pernyataan penghasilan tetap atau tidak tetap, surat pernyataan belum memiliki rumah, surat pernyataan belum pernah menerima subsidi di perumahan, dansurat pernyataan akan menempati rumah

5. Isi surat pernyataan dan tanda tangan di atas meterai 6.000

6. Masyarakat membawa dokumen persyaratan dan seluruh surat pernyataan asli

7. Petugas membantu mengisi formulir di web pendaftaran

8. Petugas meng-upload surat permohonan asli (pdf/jpg)

9. Masyarakat mendapatkan nomor registrasi

10. Surat permohonan asli didokumentasikan oleh petugas

11. Seluruh surat pernyataan asli diberikan setelah daftar nominatif penerima manfaat terbit.

Jika masih bingung dengan program rumah DP 0 rupiah, Anda bisa mengunjungi laman resmi https://samawa.jakarta.go.id atau https://samawa.jakarta.go.id/faq.

Saatnya Memikirkan Masa Depan

Buat Anda yang maju mundur membeli rumah karena terbentur masalah DP, kini sudah ada fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Pemprov DKI tanpa uang muka. Jadi Anda bisa fokus pada cicilan setiap bulan. Jangan habiskan uang Anda selagi muda untuk hura-hura. Lebih baik dipakai untuk membeli rumah, selain bisa punya hunian, bisa buat investasi juga kan. 

Baca Juga: Tips Memulai Investasi Rumah Kontrakan