Waspada Jebakan Tawaran Bunga Deposito Tinggi

Salah satu bentuk investasi yang dirasa oleh banyak orang cukup aman adalah deposito. Selain itu, investasi yang satu ini juga sangat mudah dipahami. Apalagi bila dibandingkan dengan tabungan biasa yang bunganya tidak setinggi bunga deposito, ditambah lagi ada biaya administrasi.

Oleh sebab itu, banyak orang yang lebih memilih untuk berinvestasi di deposito berjangka. Tawaran bunga deposito yang semakin tinggi, menarik minat orang untuk berinvestasi di instrument ini.

Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk tetap terus berwaspada dengan tawaran bunga deposito yang tinggi. Sebab, tidak menutup kemungkinan merupakan umpan alias jebakkan saja.

Tak sedikit, sejumlah kasus penipuan deposito yang beredar di masyarakat. Terutama jika pembukaan deposito tidak dilakukan langsung dari bank yang bersangkutan. Iming-iming imbal hasil investasi yang menggiurkan, merupakan perangkap bagi para calon investor.

Oleh sebab itu, ketahui beberapa hal terkait dengan penipuan deposito yang marak terjadi. Sehingga Anda sebagai investor dapat lebih selektif memilih produk investasi.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Berikut beberapa hal penting yang harus diketahui sebelum menempatkan dana Anda di deposito agar tidak terperangkap dalam jebakan bunga tinggi yang menggiurkan:

1. Pilih Bunga Deposito yang Sesuai dengan Jaminan LPS

Bunga Deposit
Pilih bunga deposito yang wajar

Tentunya masih segar diingatan bagaimana krisis ekonomi yang menimpa Indonesia 21 tahun silam, yakni tahun 1997/1998. Saat itu, banyak bank bangkrut, sehingga memicu pemerintah untuk mengadakan program penjaminan simpanan bank.

Program ini dikelola oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang telah memberikan kenyamanan bagi para nasabah bank. Dengan LPS, maka apabila nasabah berinvestasi atau menyimpan uangnya di bank yang dijamin LPS, bila bank mengalami masalah, maka simpanan atau investasi nasabah dapat diganti oleh LPS.

Walaupun demikian, ada beberapa syarat dan batasan-batasan yang diberikan oleh pihak LPS. Simpanan atau investasi yang digantikan hanya terbatas, yakni sebesar syarat yang ditentukan oleh LPS.

Apabila besaran simpanan atau investasi nasabah itu melebihi batas yang ditetapkan LPS, maka sisa limit tersebut bukanlah merupakan tanggung jawab pihak LPS. Persyaratan ini termasuk pula besaran bunga simpanan maksimal.

Saat ini, tingkat bunga simpanan di bank yang dijamin oleh LPS periode 16 Januari-14 Maret 2018 ditetapkan sebesar 5,75% (untuk simpanan rupiah) dan 0,75% (untuk simpanan valas) di bank umum, serta 8,25% (untuk simpanan rupiah) di BPR.

Selain ketentuan tersebut, LPS juga mengeluarkan ketentuan maksimum besar simpanan per individu yang dijamin oleh pihak LPS adalah sebesar Rp2 miliar. Artinya, jika investor menyimpan dana lebih dari Rp2 miliar di suatu bank, maka simpanan tersebut tidak akan dijamin LPS.

Juga, apabila Anda menyiapkan deposito berjangka dengan bunga 12% misalnya, maka deposito berjangka tersebut juga tidak akan dijamin oleh LPS, sekalipun bank tempat Anda berinvestasi merupakan salah satu anggota LPS.

Peraturanperaturan yang ditetapkan oleh LPS lainnya bisa langsung dilihat di website LPS. Sebaiknya pahami dan pelajari lebih dahulu supaya investasi Anda lebih aman dan mendapatkan jaminan.

Baca Juga: Anda Ingin Buka Deposito? Perhatikan Hal Berikut Ini

2. Selalu Ada Risiko Di Balik Keuntungan

Bunga Deposito
Cermati risiko yang ada

Seringkali kita menemukan banyak tawaran berupa deposito berbunga tinggi yang secara fantastis menjanjikan return (keuntungan) yang luar biasa besar bahkan tanpa risiko atau dengan risiko yang sangat kecil.

Hal ini tentunya sangat penting untuk Anda pahami, yaitu tidak akan ada return yang besar jika tidak disertai risiko yang besar pula. Sebagai acuan, pertumbuhan investasi dengan risiko rendah semacam deposito tidak mungkin bunganya akan jauh melebihi standar suku bunga yang dijadikan acuan umum, seperti misalnya suku bunga dari Bank Indonesia (BI).

Sebagai pembanding, suku bunga acuan bank sentral Indonesia (BI 7 day repo rate) saat ini sebesar 4,25%. Maka batas bunga yang dijamin LPS hanyalah sebesar 5,75%. Suku bunga obligasi juga hanya sekitar lima koma sekian persen.

Melihat hal itu, maka jika ada investasi deposito di atas 8%, maka investasi tersebut tentu mengandung risiko yang lebih besar pula.

Bila ada penawaran deposito dengan bunga melebihi angka tersebut, maka ini dapat menjadi pertanyaan besar, apakah itu deposito bodong? Atau mungkin justru bukan deposito? Melainkan bentuk investasi lainnya seperti ponzi atau high-yield investment program.

Sekalipun apabila promo deposito berbunga tinggi tersebut ditawarkan oleh bank nasional ataupun bank daerah resmi yang terdaftar, tetap saja Anda perlu berhati-hati.

Kembali pada persyaratan maksimal yang diajukan LPS. Deposito dengan bunga tinggi jadi legal, namun perlu diingat kembali bahwa deposito tersebut tidak akan dijamin oleh pihak LPS.

Baca Juga: Apa Perbedaan Deposito dan Tabungan?

3. Waspada Deposito Palsu

Deposito Palsu
Perhatikan penipuan deposito palsu

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah tempat Anda memutuskan untuk berinvestasi deposito. Sebab bukan tidak mungkin adanya penipuan pemalsuan sertifikat deposito.

Para pelaku penipuan deposito palsu biasanya membujuk dan merayu calon investor dengan berbagai cara. Dan cirinya biasanya pelaku tidak akan melakukan transaksi pembukuan serta pencairan deposito di kantor cabang bank resmi (secara offline). Melainkan di tempat yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya.

Oleh sebab itu, perhatikan dengan seksama ketentuan dan cara yang berlaku untuk pembukaan dan pencairan deposito yang secara umum diberlakukan oleh bank-bank resmi. Sehingga jika ada orang yang menawarkan deposito atas nama bank tertentu, sebaiknya Anda lakukan pengecekan dengan bank yang bersangkutan.

Pastikan identitas orang tersebut sesuai dengan daftar kepegawaian bank. Sekalipun Anda mendapati pegawai tersebut benar pegawai bank yang bersangkutan, tetap saja kondisi paling aman dalam membuka deposito adalah pada bank resmi.

Jangan khawatir dengan prosedur yang berbelit-belit. Prosedur pembukaan dan pencairan deposito di bank manapun cukup mudah. Bahkan saat ini sudah ada beberapa bank nasional yang demi keamanan dan kenyamanan nasabah, dapat melakukan pembukaan serta pencairan deposito berjangka secara online melalui internet banking.

Membuka deposito secara online, selain praktis, cara ini juga dinilai lebih aman. Kemungkinan menjadi korban para penipu dapat diminimalisir.

Nikmati Keuntungan Deposito yang Wajar

Dengan mengetahui tentang sistem investasi deposito berjangka, tentunya sangat yakin akan pilihan menyimpan dana melalui deposito. Dengan mengetahui hal-hal yang penting menyangkut deposito, maka Anda dapat memilih dan melakukan langkah yang tepat dalam berinvestasi pada deposito.

Jika mungkin Anda sudah memiliki beberapa deposito, sebaiknya segera periksa deposito Anda apakah terjamin atau tidak. Sehingga nantinya Anda sungguh-sungguh akan mendapatkan jaminan keamanan serta keuntungan yang semaksimal mungkin.

Baca Juga: Membuka Deposito Online dan Pilihan Produk Terbaik