Yeay, Penunggak Pajak di DKI dapat Diskon 25% - 50%!

Tak bisa dimungkiri kalau hingga saat ini masih ada saja masyarakat DKI Jakarta yang nakal tidak memenuhi kewajibannya membayar pajak yang membuat jumlah tunggakan pajak semakin menggunung. Untuk mengatasinya, Pemerintah DKI Jakarta memberikan keringanan kepada penunggak pajak daerah berupa diskon mulai dari 25% - 50%.

Pemerintah memutuskan ada beberapa jenis pajak yang termasuk dalam program diskon pajak ini, antara lain bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pajak bumi dan bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Dikutip dari Liputan6.com, Faisal Syafruddin, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, mengingatkan kepada semua warga DKI yang memiliki tunggakan pajak untuk memanfaatkan program keringanan pajak ini yang sudah berjalan sejak 16 September hingga 30 Desember 2019.

Tambahnya lagi, pihak pemeritah sudah memiliki sejumlah rekapan data penunggak pajak. Jadi tidak ada yang bisa melakukan kecurangan seperti mengaku sudah melunasi pajak tapi pada kenyataannya masih ada tunggakan. Pemerintah juga berharap kepada seluruh wajib pajak untuk berperilaku jujur dalam membayar pajak.

Berikut ini terdapat berbagai ulasan yang terkait dengan diskon pajak mulai dari ketentuan hingga fakta lainnya yang terlah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Anda Bingung Cari Kredit Mobil Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Kredit Mobil Terbaik! 

View this post on Instagram

A post shared by Humas Pajak Jakarta (@humaspajakjakarta) on

Tunggakan Pajak Sejumlah Rp2,4 Triliun

Jumlah tunggakan pajak secara keseluruhan mencapai Rp2,4 triliun. Menurut data BPRD DKI, penunggak pajak diisi dari 1,41 unit penunggak pajak kendaraan roda dua dan roda tiga yang jumlahnya mencapai Rp1,6 triliun.

Ada 788 unit kendaran bermotor roda empat yang menunggak mencapai Rp800 miliar. Bahkan, ada 1000 kendaraan mewah yang masih menunggak pajaknya dengan nilai yang beragam, yaitu ada yang Rp20 juta, Rp 150 juta dan Rp200 juta.

Ketentuan Diskon Pajak Berdasarkan Pergub

Adapun ketentuan diskon dari ketiga pajak yang telah ditentukan pemerintah, antara lain:

  1. Penunggak pajak BBNKB dan PKB yang sampai dengan tahun 2012 diberikan keringanan sebesar 50%. Sementara tahun 2013 sampai dengan 2016 diberikan keringaan sebesar 25%.
  2. Penunggak PBB-P2 tahun 2013 – 2016 mendapatkan diskon pajak 25%
  3. Penunggak pajak BBNKB, PKB dan PBB-P2 dibebaskan dari sanksi administrasi
  4. Penunggak pajak BBNKB, PKB dan PBB-P2 sejak 2017 dan seterusnya juga dibebaskan denda pajak, tapi pokok pajak harus dibayar

Perihal pemotongan pajak ini memang seharusnya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta karena sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 89 Tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya Tahun 2019.

Selain itu juga dalam, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 Tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Piutang Pajak Daerah.

Baca Juga: Ini Cara Ikut Penghapusan Sanksi Pajak Kendaraan dan PBB

 Ada Denda Pajak yang Dihapus

Pihak BPRD DKI Jakarta juga mengungkapkan ada sembilan denda pajak yang dihapus, di antaranya:

  1. Pajak BBNKB
  2. Pajak PKB
  3. Pajak PBB-P2
  4. Pajak Hotel
  5. Pajak Hiburan
  6. Pajak Parkir
  7. Pajak Air Tanah
  8. Pajak Restoran
  9. Pajak Reklame

Adapun ketentuan yang berlaku dalam penghapusan denda pajak tersebut, yaitu pajak khusus BBNKB dan PKB berlaku bagi yang menunggak pajak hingga 2019. Sementara yang lainnya berlaku untuk yang menunggak 2018 ke bawah.

Baca Juga: Jenis-Jenis Pemeriksaan Pajak yang Perlu Diketahui Wajib Pajak

Lokasi, Waktu dan Syarat Perpanjang Pajak Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta

View this post on Instagram

A post shared by Humas Pajak Jakarta (@humaspajakjakarta) on

Bagi penunggak pajak yang ingin melunasi pajak kendaraannya dan memperpanjang masa pajak, bisa kunjungi di berbagai titik dari 5 wilayah DKI Jakarta, di antaranya:

Lokasi

  1. Jakarta Barat
  • Kantor Bersama Samsat, Jalan Daan Mogot KM 13, Cengkareng
  • Kantor Kecamatan, Jalan Lapangan Bola 2, Kebon Jeruk
  • Mall Taman Palem, Kamal Rya Outer Ring Road, Cengkareng
  • Lipo Mall Puri Lt. Basement, Jl. Puri Indah Raya, Kembangan
  • Samling, Lindeteves Trade Center (LTC), Glodok, Tamansari
  1. Jakarta Timur
  • Kantor Bersama Samsat, Jl. DI Panjaitan Kav 55, Jatinegara
  • Kantor Kecamatan Pulogadung, Jl. Raya Bekasi KM 18
  • Tamini Square
  • Mall Grand Cakung
  • Samling Pasar Induk Kramat Jati
  • Kantor Walikota Jakarta Timur
  1. Jakarta Pusat
  • ­Kantor Bersama Samsat, Jl. Gunung Sahari No.13 Pademangan, Jakarta Utara
  • Kantor Kecamatan Kemayoran, Jl. Serdang III No.1, Kemayoran
  • Mall Thamrin City, Jl. Kh, Mansyur, Tanah Abang
  • Samling Kantor Pos Pasar Baru ITC Cempaka Mas
  1. Jakarta Jakarta Utara
  • Kantor Bersama Samsat, Jalan Gunung Sahari No.13
  • Kantor Kecamatan Penjaringan, Jl. Pluit Raya5
  • Mall Artha Gading
  • Pasar Pagi Mangga Dua
  • Samling Masjid Al Musyawaroh, Kelapa Gading
  • Jakarta Islamic Center
  1. Jakarta Selatan
  • Kantor Bersama Samsat, Komplek Gedung Polda Metro Jaya, Jl. Jendral Gatot Subroto, Kebayoran Baru
  • Kantor Kecamatan Pasar Minggu, Jl. Raya Ragunan No.16, Pasar Minggu
  • Blok M Square
  • Gandaria City
  • Samling Pos Polisi depan Taman Makan Pahlawan Kalibata

Waktu

  • Kantor Samsat Induk dan Kantor Kecamatan:
    Senin-Jumat: 08.00-15.00 WIB
    Sabtu: 08.00-12.00 WIB
  • Gerai Mall:
    Senin-Jumat: 10.00-14.00 WIB
    Sabtu: 10.00-12.00 WIB
  • Samsat Keliling:
    Senin-Jumat: 08.00-14.00 WIB
    Sabtu: 08.00-12.00 WIB

Syarat untuk perpanjangannya adalah:

  • Membawa STNK asli beserta fotokopi
  • Membawa BPKB asli beserta fotokopi
  • Membawa KTP asli beserta fotokopi
  • Membawa Kwintasi saat pembelian Kendaraan Bermotor (jika proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)
  • Membawa kendaraan bermotor tersebut (jika proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor 5 tahunan)

Pembayaran Pajak PBB P2 bisa Offline ataupun Online

Tak perlu bingung bagaimana cara bayar pajak PBB-P2, sebab wajib pajak bisa memilih dua cara, yaitu offline ataupun online. Bagi wajib pajak yang memilih dengan cara offline, kunjungi kantor Pos Indonesia dan Desa yang ditunjuk pemerintah sebagai loket pembayaran. Sementara bagi wajib pajak yang sibuk dan tak memiliki waktu luang, pemilihan bayar pajak PBB-P2 dengan online menjadi pilihan yang tepat, yaitu bisa melalui ATM, Tokopedia, Traveloka, dan minimarket.

View this post on Instagram

A post shared by Humas Pajak Jakarta (@humaspajakjakarta) on

Segera Lunasi Pajak, Sebelum Ada Penegakan Pajak

Dengan adanya program keringanan pajak ini tentunya sangat baik bagi wajib pajak yang masih dalam masa menunggak pajak. Sebab, di tahun yang akan datang yaitu 2020 menjadi rencana pemeritah untuk penegakan hukum dan penagihan secara masif kepada wajib pajak. Cara tersebut berupa pemblokiran rekening, penangkapan, penyanderaan hingga penyitaan dan lelang.

Jika, Anda warga DKI membutuhkan informasi yang lebih lengkap mengenai pajak, tak ada salahnya segera hubungin pihak pajak melalui media sosial (Facebook, twitter dan instagram) dengan nama akun Humas Pajak Jakarta atau melalui website bprd.jakarta.go.id. Bukan hanya itu saja, wajib pajak juga bisa menghubungi langsung di Halo Pajak Jakarta dengan nomor 0804 1222 773.

Baca Juga: Inilah Cara Mudah Mengetahui Pajak Kendaraan Anda