Simulasi Kredit Mobil adalah sebuah fasilitas penghitungan atau estimasi biaya dari produk mobil yang dapat digunakan untuk mendapat perkiraan pembayaran cicilan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemohon kredit.Di Indonesia sudah banyak produk pembiayaan kredit mobil yang tersedia untuk masyarakat. Dalam hal ini, simulasi kredit mobil dapat membantu Anda menemukan perkiraan cicilan kredit mobil yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Berikut ini adalah beberapa manfaat melakukan simulasi kredit mobil :

  • Mengetahui rincian biaya mobil yang akan ditanggung dalam jangka panjang
  • Membandingkan mobil yang tepat agar tidak salah pilih
  • Dapat memilih tempat kredit yang cocok agar sesuai dengan kondisi keuangan Anda

Hampir semua merek mobil di Indonesia bisa di kredit. Di situs cermati.com anda bisa membandingkan kredit mobil termurah di Indonesia. Berikut adalah kredit mobil yang tersedia:

Sebagai contoh, Pak Cermat membeli mobil seharga Rp 150.000.000 secara kredit denga tenor selama 3 tahun. Lembaga pembiayaan tempat Pak Cermati mengajukan kredit memberikan syarat DP sebesar 25% dan suku bunga sebesar 7% per tahun. Biaya administrasi sebesar Rp 400.000,- dengan asuransi 4% dari harga mobil, dan provisi 0,5% dari plafon kredit. Polis Asuransi dikenakan Rp 150.000,-. Lalu, berapa besar cicilan Pak Cermati?

Rincian Informasi :

Harga Mobil OTR : Rp 150.000.000,-
Uang Muka : Uang Muka: Rp 37.500.000,- (25%)<
Tenor: 3 tahun (36 bulan)
Bunga (flat): 7% per tahun (0,83% per bulan)
Plafon pinjaman: 150.000.000 – 37.500.000 = 112.500.000
Asuransi: Rp 6.000.000,- (4% Harga Mobil)<
Provisi: Rp 562.500,- (0,5% dari Plafon Kredit)
Polis asuransi: Rp 150.000,-
Administrasi: Rp 400.000,-

Cicilan per bulan :

Cicilan per bulan : (Rp 112.500.000,- + (Rp 112.500.000,- x 21%)): 36 = Rp 3.781.250,-

Total pembayaran pertama :

Uang muka + cicilan pertama + asuransi + provisi + polis asuransi + administrasi :
Total pembayaran pertama : Rp 37.500.000,- + Rp 3.781.250,- + Rp 6.000.000,- + Rp 150.000,- + Rp 400.000,-
= Rp 48.393.750,-

Berikut adalah istilah-istilah yang ada dalam kalkulator simulasi Kredit Mobil cermati :

  • Harga OTR :
    Harga On The Road (OTR) Harga dari unit mobil yang akan dibeli oleh pemohon kredit yang sudah termasuk dengan harga kepengurusan surat kendaraan seperti STNK dan BPKB
  • Uang Muka :
    Jumlah pembayaran pertama yang diambil berdasarkan dari harga mobil yang akan dikreditkan oleh pemohon kredit melalui program cicilan yang dipilih. Uang muka ini nantinya akan digunakan sebagai potongan dari keseluruhan harga mobil yang harus dicicil setiap bulan.
  • Suku Bunga :
    Besaran suku bunga yang harus dibayarkan oleh nasabah sesuai dengan harga mobil yang dikreditkan.
  • Asuransi :
    Besaran biaya asuransi yang dibayarkan sesuai dengan jenis dan perluasan yang dipilih.
  • Biaya Provisi :
    Biaya balas jasa ke bank karena disetujuinya pinjaman. Biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali di awal proses pengambilan kredit dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank.
  • Polis :
    Biaya polis asuransi yang ditentukan oleh kebijakan bank.

Untuk mengajukan kredit mobil baru ada beberapa syarat yang perlu Anda perhatikan. Syarat-syarat tersebut antara lain adalah :

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun (ketika kredit lunas)
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap per bulan (kebijakan berbeda di setiap daerah)

Sesuai kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, yang termuat dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/10/PBI/2015 mengenai rasio LTV (Loan to Value) untuk pembiayaan kendaraan bermotor ditetapkan bahwa uang muka yang harus dibayarkan untuk kredit mobil adalah sebesar 20% hingga 25% dari harga mobil tersebut.

Pihak pembiayaan membutuhkan bukti otentik mengenai data calon nasabahnya. Untuk itu mereka akan meminta beberapa dokumen sebagai syarat pengajuan. Beberapa dokumen tersebut antara lain adalah:

Dokumen/Jenis Pekerjaan

Karyawan

Wirausaha

Profesional

Fotokopi KTP/KITAS*

     

Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT) 

     

Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)

     

Fotokopi Surat Izin Profesi

     

NPWP

     

Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP