Ingin Pindah Nama Asuransi Mobil? Simak Tips dan Caranya Berikut ini!

Entah karena kebutuhan finansial atau ingin mengganti mobil baru, ada kala orang menjual mobil miliknya. Saat transaksi jual beli kendaraan ini, asuransi mobil akan menjadi perbincangan antara kedua belah pihak.

Baik pembeli dan penjual, perlu memahami bagaimana kebijakan perusahaan asuransi apabila mobil sudah berpindah tangan. Hal ini dikarenakan beberapa perusahaan asuransi mobil memiliki kebijakan yang “menghanguskan” beberapa penawaran apabila mobil sudah berpindah tangan. Jika pihak penjual dan pembeli tidak mengerti akan kebijakan asuransi ini, besar kemungkinan kedua belah pihak merasakan kerugian dan melempar protes satu sama lain.

Lalu, bagaimana tips dan cara pindah nama asuransi mobil agar tidak rugi? Simak artikel ini selengkapnya!

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!
Pilih Tahun Kendaraan
Pilih Merek Mobil
Pilih Model Mobil
Pilih Tipe Mobil
Pilih Plat Kendaraan
Pilih Tipe Asuransi
 

Apakah Asuransi Mobil Dapat “Hangus” bila Dipindah Nama?

loader

Menjual mobil pada pengguna lain (pindah tangan)

Satu hal yang perlu diketahui lebih dahulu, pindah nama asuransi mobil tidak dapat dilakukan, khususnya bila mobil masih dalam tahap kredit. 

Hal ini tercantum dalam Bab IV Pasal 10 PSAKBI (Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia) yang menyebutkan apabila kendaraan bermotor beralih kepemilikannya, dengan cara apapun, polis asuransi sebelumnya akan berakhir dengan sendirinya setelah 10 hari sejak tanggal penyerahan.

Artinya, ketika mobil dibeli oleh orang lain, asuransi yang sebelumnya atas nama penjual akan berangsur hangus.

Bagaimana Cara Agar Asuransi Mobil Tidak Hangus Ketika Pindah Nama?

Agar tidak hangus, pembeli dapat memberikan surat keterangan tertulis bahwa dirinya bersedia melanjutkan pertanggungan asuransi mobil. Pembeli juga perlu memberitahu pihak penjual mengenai keinginannya untuk melanjutkan pertanggungan asuransi mobil. Ini adalah hal yang harus dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak. 

Oleh karena itu, penting untuk mengecek data-data yang dibutuhkan sebelum pindah nama. Simak tips pindah nama asuransi mobil berikut ini agar lebih paham.

Tips Pindah Nama Asuransi Mobil

Sebagai penjual, kamu perlu mengetahui hal-hal berikut ini sebelum melakukan pindah tangan dan pindah nama asuransi mobil. 

  1. Memeriksa Kondisi Mobil

    Pertama-tama, coba cek kondisi mobil secara menyeluruh, mulai dari bagian badan hingga pada bagian mesin mobil dan kaki-kaki mobil. Tujuannya untuk menghindari adanya kecacatan atau kerusakan.

    Kondisi mobil yang tidak fit otomatis dapat mengurangi harga jualnya. Hal ini juga dapat merugikan pembeli karena harus membayar biaya perbaikan. 

  2. Memperbaiki Bagian Mobil yang Rusak

    Bila menemukan kerusakan atau cacat dalam mobil, direkomendasikan untuk memperbaiki terlebih dahulu. Hal ini akan membuat harga jual mobil lebih tinggi dan pembeli merasa puas karena tidak membeli barang rusak.

    Namun, apabila tidak dapat memperbaiki mobil karena kondisi mendadak, sebaiknya beritahu kepada pembeli untuk memperlihatkan kejujuran dan integritas sebagai penjual. Akan tetapi, kerusakan yang tidak diperbaiki berisiko membuat harga jual mobil turun.

  3. Menyiapkan Kelengkapan Dokumen

    Kelengkapan dokumen administrasi, seperti STNK dan BPKB, sangat penting saat menjual mobil. Apabila tidak memiliki surat-surat, kepemilikan mobil akan dipertanyakan sehingga calon pembeli akan mundur.

    Saat ingin menjual mobil, lengkapi dokumen-dokumen yang memberi bukti kepemilikan seperti STNK, BPKB, dan juga bukti jual beli tertulis yang dilengkapi Materai Rp10.000.

  4. Jelaskan Komponen Asuransi Mobil pada Penjual

    Asuransi kendaraan terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Sebut saja Total Loss Only (TLO) atau all risk (comprehensive) dengan nilai premi dan jenis pertanggungan yang berbeda pula. Beri tahu calon pembeli mengenai hal ini untuk memudahkannya dalam pembayaran premi di tahun berikutnya.

    Jika penjual menambahkan perluasan pertanggungan pada kendaraan, beritahu juga kepada pembeli. Jelaskan manfaat dari biaya perluasan ini sehingga pembeli tidak keberatan dengan adanya biaya tambahan di luar premi kendaraan.

    Serahkan polis asuransi kepada pembeli agar dia tahu nominal yang mesti dibayarkan saat masa berlaku asuransi kendaraan habis.

  5. Memberitahu Perusahaan Asuransi Mobil 

    Setelah pembeli setuju dan jual beli sudah dilakukan, segera beritahu perusahaan asuransi mobil bahwa mobil tersebut sudah berpindah tangan dan kamu akan melakukan proses balik nama. Ini sangat penting terutama untuk mobil yang masih dalam status kredit, yaitu ketika asuransinya biasanya sepaket saat pembelian pertama.

    Proses balik nama juga harus disampaikan dengan keterangan tertulis melalui surat persetujuan dari pembeli. Surat persetujuan ini merupakan bentuk jaminan kepemilikan mobil yang baru bagi pihak pembeli. Jadi, ketika semua proses balik nama selesai, kamu sebagai penjual tidak perlu repot lagi mengajukan klaim apabila mobil mengalami kerusakan.

    Apabila proses jual beli tidak dilaporkan ke pihak asuransi, perusahaan asuransi tidak memiliki kewajiban klaim atas kerugian yang menimpa mobil. Hal ini sesuai dengan peraturan resmi dari PSAKBI.

Cara Pindah Nama Asuransi Mobil

loader

Agar tidak hangus, pindah nama asuransi mobil itu perlu dilakukan

Setelah memahami tips sebelum melakukan pemindahan nama asuransi mobil, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa keberlangsungan tanggungan asuransi mobil tetap terjaga. 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, terdapat beberapa langkah penting untuk memastikan kelangsungan asuransi mobil, termasuk memperoleh surat persetujuan dari pembeli dan melaporkan proses jual beli kepada perusahaan asuransi oleh penjual.

Jika sudah memahaminya, berikut cara memindahkan nama asuransi mobil:

  1. Pembeli membuat surat persetujuan untuk melanjutkan tanggungan asuransi mobil.
  2. Penjual memberitahu perusahaan asuransi mobil terkait proses jual beli dan memberi surat persetujuan dari pembeli untuk melanjutkan tanggungan asuransi.
  3. Setelah dilaporkan, proses balik nama akan dimulai.
  4. Polis asuransi mobil akan diubah nama menjadi pemilik baru.

Pahami Proses Pindah Nama Asuransi Mobil

Itu dia penjelasan mengenai tips dan cara pindah nama asuransi mobil. Hal ini penting diketahui oleh pihak penjual dan pembeli untuk meminimalisir bingung atau kerugian selama proses jual beli. Bila ingin membeli produk asuransi baru, pilihlah produk asuransi yang paling cocok denganmu.