Tentang Reksa Dana Indeks

Secara umum, yang dimaksud reksa dana indeks adalah reksa dana yang dikelola guna mendapat hasil investasi setara dengan sebuah indeks yang dijadikan acuannya. Acuan jenis reksa dana ini bisa berupa indeks obligasi atau indeks saham. 

Jenis reksa dana ini memiliki kemiripan dengan reksa dana terbuka dan bisa dibeli maupun dijual setiap waktu di hari kerja bursa. Produk reksa dana ini ditujukan untuk investor yang mengutamakan transparansi atas aktivitas investasinya. Mengenai manfaat, risiko, ketentuan, hingga cara transaksinya, reksa dana jenis ini tak jauh berbeda dengan produk reksa dana lain pada umumnya. 

Agar bisa meraih hasil investasi yang setara dengan indeks acuannya, Manajer Investasi atau MI akan mengalokasikan portofolionya di saham yang ada di acuannya. Dalam kata lain, Manajer Investasi akan mengalokasikan portofolionya di emiten saham pada indeks acuannya seakurat mungkin. 

Dengan begitu, Manajer Investasi tak harus secara aktif melakukan pengelolaan portofolio investasinya, atau dalam istilahnya disebut sebagai strategi investasi yang pasif. Produk ini menyediakan pasar lebih luas dan ongkos operasional lebih rendah. Sederhananya, MI tak perlu melakukan beragam analisis tentang perusahaan atau emiten apa saja yang sebaiknya dipilih ketika mengelola reksa dana jenis ini. 

Selain itu, MI juga tak diharuskan melakukan kegiatan transaksi saham guna mempercantik kinerja portofolio investasinya, ataupun elemen lain pada proses pengelolaannya secara aktif. Daripada melakukan trading, MI bakal menyusun portofolio menyerupai indeks yang dijadikannya sebagai acuan.

Sebagai produk yang menjadikan indeks tertentu sebagai acuan, jenis reksa dana ini tentu memiliki beragam keuntungan atau kelebihan yang kerap dijadikan sebagai bahan pertimbangan investor sebelum memilihnya, antara lain:

  • Biaya Operasional Lebih Murah:

    Salah satu keunggulan utama dari produk reksa dana indeks ini adalah biaya operasionalnya yang cenderung lebih rendah dibanding jenis reksa dana lain. Alasannya karena RD jenis ini tak mengharuskan Manajer Investasi aktif mengelola portofolio dan melakukan analisis terkait pengambilan keputusan investasi. Hal tersebut ditengarai oleh pengelolaan portofolio RD indeks hanya perlu disesuaikan dengan indeks acuannya.

    Karena tak ada aktivitas trading secara aktif tersebut, MI umumnya tak membebankan biaya transaksi terlalu besar pada para kliennya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika produk investasi ini memiliki biaya operasional yang murah dan kerap menjadi bahan pertimbangan utama bagi investor saat ingin memilihnya.

  • Risiko Tak Seagresif Reksa Dana Saham:

    Kelebihan lainnya, risiko reksa dana indeks juga tak seagresif reksa dana saham kendati sama-sama termasuk sebagai produk investasi berjangka panjang. Risiko pasar dari produk bisa dibilang lebih terukur sebab mengacu terhadap indeks yang jelas.

    Lain dari reksa dana saham di mana kinerjanya amat dipengaruhi strategi investasi Manajer Investasi. Dalam kata lain, jika strategi yang diambil MI kurang tepat, hal tersebut bisa berimbas buruk pada performa produknya. Karena itu jenis reksa dana ini lebih cenderung dipilih oleh investor yang ingin menanam modal di instrumen risiko tinggi tapi tetap terukur.

  • Jaminan Transparansi Portofolio Investasi:

    Keunggulan lain dari reksa dana indeks adalah jaminan transparansi portofolio, di mana investor bisa dengan mudah memahami di mana dana investasinya dialokasikan. Sebagai contoh, jika Anda membeli RD indeks yang mengacu pada indeks IDX30, bisa diketahui jika Manajer Investasi mengalokasikan dana Anda ke beragam produk investasi sesuai indeks tersebut.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kinerja dari reksa dana indeks umumnya disusun menyerupai indeks saham atau obligasi yang dijadikan sebagai acuan. Bagus tidaknya performa dari reksa dana ini tak dinilai berdasarkan dari tingkat imbal hasil yang diberikan, tapi didasarkan dari selisih return dengan kinerja produk acuannya.

Sehingga, sekalipun performa RD indeks ini lebih baik ketimbang acuannya dan memiliki selisih yang besar, bisa dikatakan jika kinerja produk ini tergolong buruk. Selisih antara reksa dana dengan acuan biasa disebut sebagai tracking error.

Tentunya, semakin kecil selisih RD indeks ini dengan acuannya, investor akan menganggap jika produk tersebut memiliki kinerja yang apik. Bahkan, performanya terbilang sempurna jika tracking error setara 0 karena persis sama dengan indeks acuannya.

Meski menawarkan beragam keuntungan di atas, reksa dana indeks tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan oleh investor, antara lain:

  • Tak Fleksibel:

    Karena pengelolaan investasinya dibuat setara dengan indeks acuan, reksa dana jenis ini tidak fleksibel. Artinya, Anda tidak bisa memilih obligasi atau saham di luar dari daftar pada indeks acuan, meski memiliki peluang imbal hasil yang tinggi atau lebih menjanjikan.

  • Mudah Terpengaruh Perubahan Pasar:

    pasar. Sehingga, kinerjanya mudah berubah melihat kondisi pasar dan mengharuskan investor untuk mampu mengambil langkah proaktif menanggapi hal tersebut.

  • Peluang Keuntungan Terbatas:

    Selain itu, investor juga perlu memahami jika reksa dana ini umumnya hanya memberi peluang keuntungan yang terbatas dan tak berbeda jauh dengan kinerja indeks acuannya.

Mengacu dari pengertiannya, reksa dana indeks memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan acuannya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa contoh produk RD indeks.

Reksa Dana Indeks

Penjelasan

Panin IDX30

Contoh reksa dana indeks yang pertama adalah Panin IDX30 yang dikelola oleh Panin Assets Management. Pertama dirilis 28 Desember tahun 2017, nominal minimal pembelian awal pada reksa dana indeks ini adalah 100 ribu rupiah.

Premier IDX30

Selanjutnya ada Premier IDX30, yaitu produk reksa dana indeks yang dikelola Indo Premier Investments Management. Produk ini pertama kali diluncurkan di bulan November 2016. 

Terkait pembeliannya, investor bisa mulai menanam modal di produk ini pada pasar primer sebesar 1 unit kreasi alias 100 ribu lembar unit penyertaan. Sementara di pasar sekunder, minimal pembeliannya adalah 1 lot, alias setara 100 unit penyertaan.

Syailendra IDX30

Kemudian ada Syailendra IDX30, yaitu produk RD indeks yang dikelola Syailendra Capital. Produk ini diluncurkan di tahun 2006 dan telah berhasil dipercayai sebagai perusahaan Manajer Investasi terdaftar via izin di surat keputusan Bapepam Nomor KEP-02/BL/MI/Thn.2006.

Avrist LQ45

Ditawarkan oleh Avrit Assets Management, Avrist LQ45 termasuk sebagai produk RD indeks dengan nominal dana kelolaan paling besar di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah dana kelolaan LQ45 mencapai nilai 901,78 miliar, dengan tingkat pertumbuhan 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Simas IDX30

Contoh reksa dana indeks yang terakhir adalah Simas IDX30 yang ditawarkan oleh Sinarmas Assets Management. Sinarmas sendiri sudah mengantongi izin melalui Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK atau Lembaga Keuangan Nomor KEP-3/BL/MI/Thn.2012. Terkait layanannya, perusahaan ini memiliki fokus terhadap pengelolaan aset secara profesional dan menawarkan beragam jenis produk investasi, termasuk Simas IDX30 ini.

Cermati.com berkomitmen untuk melindungi dan merahasiakan data pribadi Anda. Seluruh data atau informasi yang Anda masukkan selama proses pengajuan dilindungi menggunakan teknologi enkripsi dan keamanan termutakhir sehingga terlindungi dengan baik.

Agar keamanan data pribadi Anda tetap selalu terjaga, berikut beberapa tips dan hal yang perlu diperhatikan:

  • Jangan Sembarangan Memberikan Informasi Pribadi
    Jangan pernah sembarangan memberikan informasi pribadi kepada siapapun di luar situs Cermati. Data pribadi yang dimaksud antara lain adalah informasi pribadi, sandi (password), KTP, Foto Selfie, NPWP, dll.
  • Jaga Kerahasiaan Kode OTP
    Jangan memberikan kode OTP yang masuk melalui SMS / e-mail kepada siapapun termasuk pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai Cermati.
  • Jangan Berkomentar Sembarangan
    Jangan pernah mempublikasikan data pribadi Anda di kolom komentar media sosial manapun agar tetap aman.
  • Waspada Terhadap Akun Media Sosial Palsu
    Hati-hati terhadap segala informasi yang diberikan oleh akun palsu yang mengatasnamakan diri sebagai Cermati. Berikut akun media sosial cermati yang terverifikasi:
  • Gunakan Aplikasi Resmi Cermati di Play Store
    Unduh aplikasi resmi Cermati melalui Play Store. Hindari mengunduh aplikasi Cermati dari website atau link lain selain dari Google Play Store.
  • Waspada Terhadap Link Mencurigakan
    Website resmi Cermati hanya bisa diakses pada domain https://www.cermati.com/. Mohon hati-hati apabila Anda menerima pesan atau informasi dari seseorang untuk mengakses/mengklik link tertentu di luar website atau akun media sosial resmi Cermati.
  • Perhatikan Alamat E-mail Resmi Cermati
    Penyampaian informasi promo, pengajuan, dan informasi lainnya via e-mail hanya dilakukan lewat alamat e-mail resmi Cermati berikut ini:
    • @cermati.com
    • @newsletter.cermati.com
    • @info.cermati.com
    Abaikan apabila menerima e-mail lain dengan alamat berbeda yang mengatasnamakan diri sebagai pihak Cermati.
  • Selalu Perbarui Sandi Akun Cermati Anda
    Supaya akun tetap aman, perbarui sandi akun Cermati Anda setiap 3 bulan sekali. Pembaruan sandi bisa dilakukan melalui menu akun saya dan pilih ganti kata sandi. Apabila lalai atau merasa akun Anda tidak aman, segera lakukan pergantian sandi akun Cermati Anda supaya akun tetap aman.