5 Komponen Utama Manajemen Keuangan yang Wajib Dipahami

Manajemen keuangan merupakan semua bentuk kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan suatu pihak (baik itu perusahaan maupun individu) dalam mendapatkan dan menggunakan dana, serta mengelola berbagai aset yang sudah dimiliki untuk mencapai berbagai tujuan yang akan dicapai. 

Dalam penerapannya sebagai individu, manajemen keuangan ini bisa diartikan sebagai cara seseorang dalam mendapatkan penghasilan (dana), menggunakannya menjadi pengeluaran, dan mengelola sebagian dari dana tersebut untuk aktifitas lainnya, seperti investasi dan juga tabungan di dalam keuangan. 

Fungsi dan komponen dalam manajemen keuangan

Di dalam prakteknya, manajemen keuangan memiliki 3 fungsi utama, yakni: 

  • Keputusan Pendanaan

Fungsi ini merupakan keputusan tentang penetapan jumlah dana terkait investasi dan juga pembagian dana yang digunakan untuk berbagai pembelanjaan (pengeluaran) 

  • Keputusan Investasi

Fungsi ini merupakan keputusan terpenting, di mana keputusan ini akan menentukan alokasi dana yang bersifat jangka panjang dalam sebuah instrumen investasi, di mana keputusan ini tentu akan mempengaruhi kondisi keuangan di masa yang akan datang. 

  • Keputusan pengelolaan aset

Fungsi yang satu ini merupakan keputusan dalam mengambil tanggung jawab untuk pemeliharaan atas aset yang dimiliki. 

Saat manajemen keuangan diterapkan dengan cara yang tepat, maka seluruh fungsi manajemen keuangan tersebut tentu bisa menghasilkan manfaat pengelolaan dan juga pengalokasian dana dengan bijak dan tepat. Hal ini juga akan membawa kebebasan finansial secara keseluruhan. 

Dalam kondisi di atas, perusahaan maupun individu yang menerapkan manajemen tersebut akan mampu memiliki aset maupun tabungan dalam jumlah mencukupi, hanya memiliki hutang dalam rasio sehat, serta akan selalu bijak dalam membagi uang demi mencukupi berbagai kebutuhannya. 

Baca Juga: 8 Tips Atur Uang dengan Sisa Gaji saat Menganggur

5 Komponen Penting dalam Menciptakan Manajemen Keuangan yang Baik

Pada dasarnya, komponen manajemen keuangan akan diperlukan untuk membuat aliran dan alokasi dana menjadi tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan. Hal inilah yang akhirnya bisa membawa kamu ke dalam kondisi bebas finansial. 

Ada beberapa komponen manajemen keuangan yang wajib kamu pahami dengan baik, antara lain: 

1. Pembuatan Anggaran

Pembuatan anggaran menjadi komponen utama dalam manajemen keuangan. Anggaran merupakan salah satu yang terpenting dan akan menjadi rancangan untuk penggunaan dana itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pengalokasian dana yang tidak tepat di dalam keuangan.

Anggaran akan menjadi acuan dalam pengalokasian dana, sehingga penempatannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Anggaran disusun dengan cara menempatkan jumlah penghasilan, lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai kebutuhan sebagai bentuk pengeluaran.

Semakin besar nilai kebutuhan, maka jumlah pengeluaran tentu akan semakin besar juga, hal sebaliknya juga berlaku. Pastikan kamu mengutamakan berbagai kebutuhan yang paling penting terlebih dahulu dalam penyusunan anggaran ini. Berbagai kebutuhan yang tidak terlalu penting bisa dibatasi atau bahkan ditiadakan sama sekali. 

2. Pencatatan keuangan

Komponen kedua dalam manajemen keuangan adalah pencatatan keuangan. kamu harus membiasakan diri untuk selalu disiplin mencatat seluruh pengeluaran  tanpa terkecuali. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kamu untuk mengetahui kemana saja uang kamu belanjakan.

Selain itu, kamu juga akan lebih mudah untuk mengontrol pengeluaran, terutama untuk berbagai kebutuhan yang tidak terlalu penting. Pada umumnya, komponen keuangan yang satu ini dilakukan secara rutin setiap bulan. 

3. Menyusun laporan keuangan

Komponen utama selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan. Dalam hal ini kamu akan melihat penggunaan dana dari catatan keuangan yang sudah kamu lakukan selama sebulan penuh. kamu perlu mencatat semua transaksi keuangan dengan cermat, mulai dari pengeluaran hingga berbagai penempatan investasi serta  tabungan, dan yang lainnya. 

Buatlah laporan keuangan yang rapi untuk satu bulan penuh. kamu juga perlu membuat kesimpulan terkait penggunaan dana untuk jangka waktu tertentu, misalnya perbandingan laporan keuangan bulan lalu. Hal seperti ini akan memungkinkan kamu melihat efektifitas anggaran keuangan yang kamu terapkan di dalam keuangan. 

Baca Juga: Biar Terbiasa, Ini 7 Tips Mengajari Anak Mengelola Uang di Usia Dini

4. Melakukan kontrol internal

Setelah ketiga langkah di atas diterapkan dengan baik, maka kamu akan lebih mudah untuk melakukan pengontrolan dana di dalam keuangan. Jika di awal bulan kamu sudah mengeluarkan cukup banyak uang, maka kamu bisa menekan pengeluaran hingga akhir bulan.

Hal seperti ini akan memungkinkan kamu mengatur pengeluaran dengan ketat, bahkan melakukan penghematan. Semua ini akan membuat kondisi keuangan tetap bisa berjalan stabil. Sementara di lain sisi, berbagai kebutuhan kamu tetap terpenuhi dengan baik. 

5. Melibatkan teknologi

Komponen utama yang satu ini akan membuat kamu lebih mudah dalam menerapkan proses manajemen keuangan. kamu perlu melibatkan teknologi di dalam pengelolaan keuangan kamu, baik itu secara offline maupun online. Saat ini, kamu sudah bisa menemukan banyak aplikasi canggih yang bisa mempermudah kamu dalam mengelola keuangan secara keseluruhan. 

kamu bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk berbagai kebutuhan sekaligus, seperti: penyusunan anggaran, pencatatan, penyusunan laporan keuangan, dan yang lainnya.

Selain lebih mudah, berbagai aplikasi ini juga akan membuat pengelolaan keuangan kamu menjadi lebih simpel dan praktis. kamu bisa memperkecil resiko kekeliruan, baik itu pencatatan maupun perhitungan. Hal ini akan membuat penerapan manajemen keuangan kamu menjadi lebih akurat. 

Terapkan dengan Tepat

Bagi kamu yang ingin mencapai kebebasan finansial, pastikan kamu memahami 5 komponen utama dalam manajemen keuangan terlebih dahulu. Terapkan kelima komponen tersebut dengan baik di dalam keuangan, sehingga kamu bisa mengelola keuangan dengan bijak dan mencapai kebebasan finansial di masa yang akan datang.

Baca Juga: Hindari 5 Kesalahan Mengelola Keuangan dalam Mempersiapkan Dana Pensiun