Apa Itu Emas Lantakan? Ini Pengertian, Karakteristik, dan Tips Investasinya
Di tengah harga emas yang menjulang tinggi, sebagian masyarakat kesulitan untuk membeli logam mulia tersebut. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang beralih ke jenis emas lantakan yang juga dikenal sebagai emas padu atau emas cukim.
Dibanding produk emas batangan dari produsen resmi, emas lantakan memiliki harga yang lebih bersahabat. Walaupun begitu, tingkat kemurnian emas jenis ini tidak kalah tinggi meski tidak diproduksi oleh produsen logam mulia resmi.
Hanya saja, bagi kamu yang tertarik untuk membeli emas lantakan, pahami dulu segala hal penting seputarnya agar bisa lebih yakin mengambil keputusan. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut adalah panduan lengkap tentang emas lantakan, termasuk proses pembuatan, karakteristik, hingga tips investasinya.
Pengertian Emas Lantakan
Secara umum, emas lantakan adalah sebutan untuk produk emas yang diperoleh dari hasil pemurnian perhiasan emas bekas yang sudah rusak atau cacat. Melalui proses peleburan dan pemurnian, kandungan logam lain seperti perak, tembaga, dan paladium dihilangkan. Setelah berhasil dimurnikan, emas lantakan biasanya dijual di toko emas dengan kategori khusus.
Meski berasal dari perhiasan emas bekas, tapi kadar kemurnian emas lantakan masih sangat tinggi. Umumnya, kadar emas lantakan bervariasi antara 90 sampai 99 persen. Namun, harganya lebih terjangkau dibanding harga emas dengan tingkat kemurnian yang setara.
Proses Pembuatan Emas Lantakan
Emas lantakan dibuat dari kumpulan emas perhiasan yang cacat atau rusak dari masyarakat. Kumpulan emas bekas tersebut kemudian dilebur untuk dimurnikan menggunakan beberapa metode agar kandungan logam campuran bisa dipisahkan.
Setelah menjadi leburan, emas lantakan akan dicetak dalam bentuk kepingan atau batangan. Umumnya, emas lantakan dicetak dengan berat 1 gram, 5 gram, sampai 250 gram. Tentunya, emas yang dicetak menggunakan cara ini tidak memiliki sertifikat dan kode unik selayaknya emas yang diproduksi oleh pabrik resmi. Sehingga, emas lantakan mungkin lebih sulit untuk bisa dijual dibanding produk emas pabrikan.
Karakteristik Emas Lantakan
Dibanding produk emas batangan dari pabrik resmi, emas lantakan memiliki beberapa karakteristik yang bisa kamu cermati sebelum membelinya, antara lain:
- Tingkat Kemurnian Tinggi
Diolah melalui proses pemurnian, emas lantakan umumnya mempunyai tingkat kemurnian tinggi. Bahkan, mayoritas jenis emas ini memiliki tingkat kemurnian 90 sampai 99 persen, atau mendekati 24 karat. Hal tersebut membuat emas lantakan memiliki nilai jual yang bagus, khususnya jika bisa diuji keasliannya.
- Dicetak dengan Bentuk Standar
Emas lantakan umumnya dicetak dengan bentuk sederhana, misalnya kepingan atau batangan. Namun, untuk varian beratnya cukup beragam, mulai dari 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1 kilogram.
- Tidak Selalu Disertai Sertifikat
Emas lantakan sering kali tidak dilengkapi sertifikat resmi untuk menjamin tingkat kemurniannya. Namun, ada beberapa produsen emas lantakan terpercaya yang dikenal memproduksi jenis emas ini yang disertai teknologi keamanan seperti hologram dan barcode untuk menjamin keasliannya.
- Jarang Memiliki Nilai Estetika
Karakteristik emas lantakan selanjutnya adalah jarang memiliki nilai estetika. Nilainya sekadar didasarkan dari kadar emas murni di dalamnya dan beratnya.
Kelebihan Emas Lantakan
Jika kamu tertarik untuk membeli atau investasi emas lantakan, ada beberapa kelebihan yang bisa dinikmati, antara lain:
- Ideal untuk Jangka Panjang
Dengan kadar kemurnian yang tinggi dan biaya cetak yang rendah, emas lantakan cocok untuk investasi jangka panjang. Pasalnya, harganya tergolong stabil dan mengikuti nilai emas dunia.
- Mudah Dicairkan
Jenis emas ini juga memiliki likuiditas yang cukup tinggi karena diterima baik di pasar domestik atau internasional. Di samping itu, banyak toko emas konvensional yang menerima penjualan emas ini di harga wajar sehingga aman dicairkan kapan saja ketika membutuhkan dana, meski perlu melalui proses khusus untuk menjamin keasliannya.
- Kecil Risiko Penyusutan Nilai
Dibanding emas perhiasan, emas lantakan memiliki risiko penyusutan nilai yang jauh lebih kecil. Pergerakan harga emas ini umumnya hanya dipengaruhi perubahan harga emas dunia, tanpa ada beban biaya jasa pembuatan emas dan desain yang tinggi selayaknya pada emas perhiasan.
- Bisa Jadi Diversifikasi Aset
Tak hanya itu, emas lantakan juga ideal dijadikan sebagai sarana diversifikasi aset. Khususnya bagi investor yang mencari aset pelindung kekayaan dari risiko ketidakstabilan ekonomi dan inflasi, investasi emas cocok dipilih karena nilainya yang cenderung stabil.
Kekurangan Emas Lantakan
Meski memiliki beragam kelebihan, kamu tetap perlu memperhatikan beberapa kekurangan dan risiko emas lantakan, antara lain:
- Hanya Tersedia Dalam Bentuk Fisik
Dengan kehadiran emas digital yang bagi sebagian orang dianggap lebih fleksibel dijadikan pilihan, emas lantakan hanya tersedia dalam bentuk fisik. Sehingga, untuk memiliki emas jenis ini kamu harus membelinya langsung ke toko emas atau tempat yang secara resmi dan terpercaya menjualnya. Di samping itu, dibutuhkan tempat penyimpanan khusus untuk mengantisipasi risiko kerusakan atau pencurian pada jenis emas ini.
- Tidak Memberi Penghasilan Pasif
Selain itu, potensi imbal hasil investasi emas lantakan hanya berasal dari kenaikan harganya saja di pasar seiring waktu. Hal ini membuat aset ini kurang cocok dipilih oleh investor yang menginginkan penghasilan pasif dari portofolio investasinya, seperti dari dividen saham atau kupon obligasi.
Tips Membeli Emas Lantakan
Sama halnya dengan emas yang diproduksi secara resmi, ada beberapa tips yang penting kamu ketahui saat membeli dan berinvestasi emas lantakan, antara lain:
- Beli dari Toko Terpercaya
Untuk menghindari risiko penipuan, pastikan untuk membeli emas lantakan di toko yang terpercaya. Cek reputasi toko emas untuk menjamin kemurnian dan keaslian emas yang dibeli.
- Rutin Cek Harga Emas Terbaru
Sebelum membeli, cek harga emas terbaru di pasar agar mengetahui kisaran nilai wajarnya. Selain itu, kamu juga bisa menanyakan langsung ke pihak toko emas terkait harga emas terkini, atau melihatnya di situs harga emas terpercaya.
- Cari Tahu Kadar Emasnya
Untuk memastikan kualitasnya, usahakan membeli emas lantakan dengan tingkat kemurnian minimal 99 persen.
- Waspadai Tawaran Harga Terlalu Rendah
Tips selanjutnya, waspadai penawaran emas dengan harga yang tidak wajar atau terlalu murah. Biasanya, modus tersebut dilakukan untuk menjual emas palsu atau tidak sesuai dengan standar yang berlaku.
- Pastikan Penyimpanan Aman
Tak kalah pentingnya, usahakan untuk menyiapkan tempat penyimpanan emas khusus agar keamanannya terjamin. Umumnya, emas bisa disimpan di brankas dengan sistem pengamanan yang lengkap.
- Beli secara Bertahap
Tips yang terakhir, sebagai langkah awal, tidak ada salahnya membeli emas dengan ukuran kecil terlebih dulu. Misalnya, mulai membeli emas sebesar 1 gram asalkan dilakukan secara rutin. Dengan begitu, kebiasaan investasi emas bisa dibangun dan seiring waktu meningkatkan nilai portofoliomu.
Bisa Jadi Alternatif Menarik, Apakah Kamu Tertarik Membeli Emas Lantakan
Masih jarang dilirik, emas lantakan adalah jenis emas dengan tingkat kemurnian tinggi yang nilainya cenderung lebih murah dibanding emas resmi bersertifikat. Meski begitu, jenis emas ini masih ideal dijadikan aset investasi karena nilainya bisa bertumbuh seiring waktu mengikuti acuan harga emas dunia. Yang terpenting, ketika membeli emas lantakan, pastikan keaslian dan tingkat kemurniannya, serta waspadai penawaran dengan harga mencurigakan untuk terhindar dari risiko penipuan.