Perdagangan Saham Ditangguhkan, Ini Maksud dari Istilah Suspend pada Dunia Investasi Saham Beserta Dampaknya

Ketika melakukan aktivitas investasi atau menanam modal, apapun instrumennya, investor pasti mengharapkan keuntungan yang optimal dengan risiko kerugian minimal. Cara agar hal tersebut bisa diraih pun beragam, mulai dari memilih instrumen yang paling sesuai dengan profil risiko dan jangka waktu investasi, memastikan kredibilitas layanan, dan lain sebagainya. 

Hanya saja, dalam praktiknya, terdapat beberapa situasi dan masalah yang mungkin saja dapat terjadi karena faktor yang tak diduga-duga. Salah satu contohnya adalah terjadinya penangguhan terhadap aktivitas perdagangan saham oleh pihak bursa yang berwenang. Hal tersebut biasa dikenal dengan istilah suspend dalam dunia investasi. 

Umumnya, proses suspend atau saham yang ditangguhkan ini ditengarai oleh aspek keamanan dan biasanya hanya berlaku untuk sementara waktu saja. Nah, karena berkaitan erat dengan modal dan portofolio investor, istilah suspend ini tentu penting untuk dipahami. Agar tahu lebih lanjut tentang maksud dari istilah suspend tersebut, termasuk, penyebab, jangka waktu, sampai contoh kasusnya pada investasi saham, simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

Pengertian Suspend pada Dunia Investasi Saham

Di dunia investasi, suspended atau suspend adalah istilah yang berarti perdagangan saham tengah ditangguhkan oleh pihak atau bursa yang memiliki kewenangan. Penghentian aktivitas perdagangan tersebut utamanya dilakukan untuk menjamin keamanan tetap terjaga. 

Biasanya, Aktivitas penangguhan tersebut juga hanya dilakukan untuk sementara waktu saja. Walaupun begitu, jangka waktu dari suspend saham ini bisa juga berlangsung cukup lama, tergantung dari kebijakan pihak BEI yang memiliki kewenangan.

Terkait alasan keamanan yang perlu dijaga hingga perlu melakukan suspend ini biasanya berhubungan dengan aktivitas operasional ataupun aset perusahaan. Alasan lainnya melakukan suspend adalah untuk melindungi informasi keuangan tertentu. 

Umumnya, ketika memutuskan untuk melakukan suspend saham atau trading, pihak bursa tak akan memberi peringatan terlebih dulu kepada investor. Tujuannya agar tak ada sentimen dan dampak negatif pada investor terhadap pergerakan saham melalui pengumuman tersebut. 

Ketika kasus suspend saham ini terjadi, pihak investor tak akan bisa melakukan penjualan atau pembelian saham. Hal tersebut kerap terjadi akibat pihak berwenang atau bursa efek belum atau tidak mendapatkan informasi yang akurat terkait sebuah perusahaan. Karena kondisi tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi investor, akan lebih baik jika perdagangan saham pada perusahaan yang bersangkutan dihentikan sementara oleh pihak bursa. 

Baca Juga: Daftar 40 Emiten Terbesar di Indeks Hang Seng, Mana yang Worth untuk Dipilih?

Beragam Penyebab Terjadinya Suspend Saham

Penangguhan atau suspend yang terjadi terhadap sebuah emiten saham bisa terjadi karena sejumlah hal, antara lain:

1. Terdapat Berita Penting dari Pihak Perusahaan yang Menerbitkan Saham

Di situasi seperti ini, umumnya pihak perusahaan yang menerbitkan saham akan menginformasikan pihak bursa efek terkait berita besar sehingga perlu dilakukan suspended trading. Menanggapi hal tersebut, pihak bursa secara langsung akan melakukan suspend terhadap emiten atau saham dari perusahaan yang bersangkutan.

Dengan begitu, market akan memiliki waktu untuk mendapatkan informasi penting yang akan diumumkan oleh perusahaan, terlepas apakah berita tersebut menguntungkan atau malah sebaliknya.

Langkah tersebut dilakukan demi membuat harga dari saham tak sampai bergejolak terlalu ekstrem. Beberapa contoh berita penting atau informasi besar yang dimaksud tersebut, misalnya, adanya inovasi atau gebrakan besar yang dilakukan oleh perusahaan, keputusan untuk merger bersama perusahaan lain, maupun adanya proses akuisisi perusahaan kepada pemilik yang baru. 

2. Perusahaan Tak Mampu Penuhi Kelengkapan Data

Faktor lainnya yang bisa memicu terjadinya suspend saham adalah pihak perusahaan tidak mampu memenuhi kelengkapan informasi atau data yang diminta di suatu periode tertentu. Jika perusahaan atau emiten penerbit saham terkait tidak kunjung melengkapi berkas atau dokumen yang diminta tersebut, hal ini bisa memicu terjadinya penangguhan saham.

Umumnya, langkah penangguhan tersebut baru dilakukan pihak bursa jika pihak penerbit saham tak memberikan respons apa pun terhadap permintaan tersebut setelah 1 sampai 2 tahun.

Faktor penyebab ini bisa dibilang yang paling kerap terjadi dan memicu suspend saham. Kendati demikian, cara untuk mengatasinya pun sangat mudah, yaitu pihak perusahaan yang bersangkutan hanya perlu memberi informasi atau data yang diminta kepada pihak bursa efek. Sesaat setelah informasi tersebut diberikan, masalah akan bisa diselesaikan dan aktivitas penahanan dapat langsung diangkat. 

3. Pihak Emiten Melakukan Aktivitas yang Melanggar Hukum 

Sebuah emiten yang sedang ditangguhkan atau di suspend tidak akan bisa melakukan aktivitas perdagangan saham seperti biasa. Hal tersebut dapat terjadi ketika perusahaan yang menerbitkan saham atau emiten diduga, bahkan telah terbukti terlibat pada sebuah kasus pelanggaran hukum. Mengetahui hal tersebut, pihak bursa harus mengambil langkah penangguhan ini guna melindungi pihak investor emiten yang bersangkutan. 

4. Adanya Kecurigaan Kegiatan Manipulasi Pasar

Tindakan kecurangan tidak hanya mungkin dilakukan oleh pihak perusahaan atau emiten penerbit sahamnya saja. Melainkan, hal tersebut juga bisa terjadi dari pasar. Sebagai contoh, investor atau bursa efek mencurigai adanya aktivitas manipulasi pasar sehingga untuk menanggapinya dapat diambil langkah untuk melakukan suspensi trading. 

Walaupun begitu, tindakan kecurangan, baik yang dilakukan dari dalam atau luar perusahaan bisa dibilang sangat jarang terjadi. Namun, jika hal tersebut benar terjadi dan terbukti, tidak jarang keputusan suspend saham dapat berlangsung sangat lama ketimbang biasanya. Di samping itu, dampaknya juga lebih signifikan dan berlangsung dalam jangka panjang.

Baca Juga: Cara Memilih Broker Saham yang Pas

Jangka Waktu Dilakukannya Suspend Saham

Jangka waktu atau durasi dari suspensi saham diberikan tergantung dari jenis pelanggaran ataupun kondisi yang melatarbelakanginya. Dalam kata lain, jangka waktu suspend saham ini bisa berlangsung sebentar saja, tapi ada juga yang sangat lama, tergantung dari ringan atau beratnya pelanggaran yang dilakukan.

Apabila pelanggaran yang dilakukan terbilang ringan, seperti, belum melampirkan dokumen atau memberikan informasi tertentu, suspend dapat berlangsung hitungan hari ataupun minggu saja. Durasi suspend yang singkat juga dapat terjadi akibat kesalahan teknis dan bisa langsung diangkat saat sudah melakukan konfirmasi dengan pihak emiten penerbit saham. 

Sebaliknya, pada kasus atau masalah yang berat, suspended trading dapat berlangsung sampai hitungan beberapa bulan, atau sampai tahunan. Di perdagangan saham dalam negeri, saat status suspensi trading diangkat, transaksi saham yang bersangkutan dapat langsung dilakukan di saat itu juga.

Contoh Kasus Suspend Saham pada Dunia Investasi

Dalam dunia investasi sendiri, kasus suspend sudah pernah beberapa kali terjadi dengan kasus, penyebab, dan durasi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh kasus suspend saham yang pernah terjadi dalam dunia investasi.

  • Skandal Enron

Banyak pihak yang menganggap jika skandal Enron merupakan kasus suspend paling terkenal dalam ekonomi modern. Terjadi pada tahun 2001 dan dalam kurun waktu beberapa hari saja, harga saham dari perusahaan ini mengalami penurunan tajam. Bahkan, nilai dari saham perusahaan tersebut nyaris nihil, dan pada akhir tahun 2001 Enron menyatakan kebangkrutan. 

Berlanjut ke tahun 2002, pihak Bursa Efek di New York mengumumkan suspensi trading terhadap saham Enron ini. Bursa tersebut menginformasikan jika harga saham dari perusahaan Enron telah menyentuh angka kurang dari 1 USD. Alasan terjadinya suspended trading ini ialah perusahaan Enron menyalahi standar dari Big Board.

  • Penangguhan Saham Amazon atau AMZN

Selain itu, penangguhan saham juga pernah dialami oleh Amazon dan juga beberapa emiten yang telah terdaftar di Nasdaq. Dilakukan oleh Bursa Efek di New York, suspensi tersebut hanya berlangsung kurang dari sehari. Alasannya karena adanya kesalahan teknis sehingga membuat investor mendapatkan laporan transaksi yang tidak tepat. 

  • Penangguhan Saham Alphabet atau GOOG

Selain itu, suspended trading juga pernah terjadi pada Alphabet atau GOOG dan hanya berlangsung tidak lebih dari 1 hari. Penyebabnya juga mirip dengan suspensi saham yang terjadi pada Amazon, yaitu akibat kesalahan teknis. Begitu penyebabnya telah diketahui, status suspend tersebut langsung diangkat oleh pihak bursa setempat dan transaksi saham bisa dilakukan seperti biasa. 

Suspend Saham Adalah Cara Bursa Lindungi Investornya

Setelah memahami penjelasan tentang apa itu suspend saham, kamu tentu menyadari jika langkah tersebut dilakukan guna melindungi pihak investor. Melalui suspensi saham tersebut, risiko terjadi gejolak yang ekstrim terhadap harga saham sebuah emiten atau perusahaan yang bermasalah tidak akan sampai terjadi. Jadi, investor bisa terhindar dari risiko mengalami kerugian besar dari masalah tersebut. 

Baca Juga: Bagaimana Kabar Saham Nikel 2022?