Tentang Pinjaman Uang Online

Menurut Pengertiannya, pinjaman adalah suatu jenis hutang yang melibatkan segala jenis benda yang berwujud walaupun biasanya identik dengan pinjaman moneter. Seperti layaknya instrumen hutan lainnya, sebuah pinjaman memerlukan distribusi ulang aset keuangan dalam jangka waktu tertentu antara pihak peminjam dan penghutang. Pada dasarnya, peminjam hanya akan menerima sejumlah uang dari pemberi hutang yang akan dibayarkan kembali dalam bentuk angsuran secara berkala kepada pihak pemberi hutang.

Jasa Pinjaman ini basanya diberikan dengan tambahan biaya tertentu yang disebut sebagai bunga terhadap hutang. Pihak peminjam disini juga dapat memperoleh berbagai batasan yang diberikan dalam bentuk syarat pinjaman secara tertulis. Pinjaman bisa digunakan untuk tujuan produktif maupun konsumtif. Khususnya wiraswasta atau pengusaha, Anda harus paham berbagai jenis produk kredit bank maupun lembaga pembiayaan. Tujuannya adalah agar Anda bisa tepat memilih produk pinjaman dan menyesuaikan dengan profil usaha dan tujuan penggunaan dana tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa orang mengajukan pinjaman, biasanya karena untuk memenuhi kebutuhan tertentu yaitu:

  • Untuk membayar biaya renovasi properti
  • Untuk membayar biaya membeli atau DP properti
  • Untuk membayar biaya pendidikan anak
  • Untuk membayar biaya rumah sakit/pengobatan
  • Untuk membayar biaya pelunasan/penutupan kartu kredit
  • Untuk modal usaha/bisnis
  • Untuk kebutuhan lainnya

Pinjaman adalah salah satu inovasi baru produk perbankan berupa kredit yang sangat praktis dalam hal proses pengajuan dan persetujuan. Sebenarnya, secara keseluruhan, melakukan proses pinjam uang online hampir sama dengan proses pengajuan Kredit Tanpa Agunan konvensional. Pinjaman juga mensyaratkan beberapa hal yang berhubungan dengan identitas serta pekerjaan Anda dalam pengajuannya.

Pembedanya adalah Pinjaman menawarkan efisiensi dalam pelayanannya karena mendukung kebutuhan nasabah di zaman modern yang sangat mobile, tidak terikat pada waktu, dan tempat. Jenis kredit ini berada di bawah pengawasan otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga memungkinkan nasabah bisa mengajukan pengaduan apabila produk tersebut telah merugikan Anda. Berikut ini adalah beberapa keuntungan menggunakan pinjaman secara online:

  • Proses Pengajuan Cepat:
    Salah satu keunggulan yang ditawarkan produk Pinjaman adalah proses pengajuannya yang cukup cepat. Di mana waktu yang dibutuhkan biasanya kurang dari satu minggu karena persyaratan serta dokumen yang harus dipenuhi relatif ringan. Salah satu yang menawarkan keunggulan ini adalah KTA DBS Dana Bantuan Sahabat. Produk KTA ini menawarkan layanan pencairan pinjaman dalam 2 hari saja. Sangat cocok bagi Anda yang mencari pinjaman untuk kebutuhan darurat.
  • Tidak Harus Punya Kartu Kredit:
    Ketika mengajukan Pinjaman, Anda juga tidak diharuskan untuk memiliki kartu kredit, bahkan tidak ada biaya atau penalti apabila pelunasan utang dipercepat. Salah satu yang menawarkan layanan ini adalah Kredit Tunaiku Bank Amar, Anda bisa mengajukan produk KTA ini tanpa harus memiliki kartu kredit terlebih dahulu.
  • Plafon Pinjaman Bisa dalam Jumlah Besar:
    Banyak yang mengatakan kalau Pinjaman tidak bisa memberikan pinjaman dalam jumlah besar. Tapi tidak semua begitu, tetap ada lembaga keuangan yang memberikan plafon pinjaman dalam nilai besar. Seperti Standard Chartered Pinjaman yang bisa memberikan plafon pinjaman hingga Rp300 juta dengan masa cicilan sampai 60 bulan.
  • Biaya-Biaya Dibayar Sekaligus:
    Keunggulan lain dari Pinjaman adalah biaya-biaya administrasi tidak dibebankan secara sekaligus, namun dibagi rata selama jangka waktu pelunasan. Tentu hal ini akan memberikan kita kemudahan sehingga pinjaman terasa ringan karena tidak diwajibkan melakukan pembayaran di muka sekaligus.
  • Bunga Ringan:
    Banyak orang yang tidak mau mengajukan Pinjaman karena takut terkena beban bunga yang besar. Tapi, lagi-lagi jawabannya adalah tidak semuanya seperti itu. Asalkan Anda jeli mencari tahu, tetap ada produk Pinjaman yang menawarkan bunga di bawah 1 persen tiap bulan. Tentunya ini akan membuat cicilan semakin ringan.

Mendengar istilah kredit sudah pasti bukan merupakan sebuah hal yang asing bagi Anda, terlebih bila Anda adalah individu yang sudah lama berkecimpung dalam dunia usaha. Istilah kredit sendiri berasal dari bahasa latin yaitu Credo atau Credere yang berarti I Believe, I Trust. Kredit bank adalah jenis produk bank yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, mengingat bank sendiri merupakan sebuah lembaga yang memiliki fungsi untuk menghimpun dana dalam bentuk tabungan (Saving) dari masyarakat untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk pinjaman atau kredit.

Meskipun kredit bank sudah menjadi hal yang umum bagi masyarakat namun ternyata masih banyak yang belum mengetahui mengenai jenis-jenis kredit perbankan. Padahal dengan mengetahui jenis-jenis kredit ini Anda bisa memetakan dengan baik bagaimana nantinya kredit Anda akan berjalan dan Anda juga tak akan mendapatkan kesalahan memilih jenis kredit. Apa saja jenis-jenis kredit tersebut? Berikut ulasannya secara lengkap. Berikut ini adalah beberapa jenis pinjaman berdasarkan jangka waktu:

  • Kredit Jangka Pendek:
    Kredit jenis ini diberikan oleh bank kepada nasabah dengan jangka waktu pelunasan tak lebih dari satu tahun. Kredit jenis ini seringkali menjadi solusi instan bagi individu yang ingin membangun sebuah bisnis dalam skala mikro hingga menengah.
  • Kredit Jangka Menengah:
    Kredit pada poin nomor 2 ini memiliki waktu jatuh tempo pelunasan yang lebih lama jika dibandingkan dengan jenis kredit jangka pendek. Pihak bank menetapkan jika kredit ini memiliki jangka waktu pelunasan dalam jangka waktu 1-3 tahun.
  • Kredit Jangka Panjang:
    Pada poin yang terakhir ini adalah jenis kredit yang biasanya digunakan untuk membiayai proyek-proyek besar seperti misalnya investasi apartemen hingga pembangunan jalan tol. Tak heran jika jangka waktu yang diberikan kepada nasabah juga cukup lama yaitu lebih dari 3 tahun.

Berikut ini adalah jenis kredit berdasarkan sifat penggunaanya:

  • Kredit Konsumtif:
    Jenis kredit ini banyak digunakan oleh perseorangan dan hal ini membuat bank memberlakukan sebuah kebijakan ketat untuk melihat apakah nasabah tersebut memiliki kelayakan untuk memperoleh sebuah pinjaman. Kebijakan seleksi tersebut biasanya dibuat berdasarkan riwayat kredit nasabah yang sebelumnya, jika riwayatnya baik maka besar kemungkinan kredit ini akan disetujui oleh bank. Kredit Konsumtif ini juga memiliki varian jenis yang beragam dan berikut penjelasan lengkapnya:
    • Kredit Pemilikan Rumah (KPR):
      Bisa dibilang jika Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah jenis pinjaman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Bagaimana tidak ? Dengan menggunakan kredit ini masyarakat bisa memiliki sebuah rumah meskipun dana yang tersedia belum mencukupi. Apalagi fakta menunjukan jika rumah bisa menjadi sebuah investasi properti. Cicilan untuk jenis kredit KPR ini juga memiliki jangka waktu yang cukup panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun.
    • Kredit Non KPR:
      Kredit jenis ini merupakan sebuah pinjaman yang digunakan untuk pembelian barang-barang yang masih bersifat konsumtif namun tidak termasuk rumah. Contoh barang tersebut antara lain adalah seperti Sepeda Motor hingga Gagdet. Jangka waktu pelunasan pinjaman dari kredit ini juga relatif pendek yaitu berkisar antara hitungan bulanan hingga 2 tahun.
    • Kartu Kredit:
      Jenis kredit ini adalah salah satu pinjaman tanpa agunan atau jaminan kepada perseorangan melalui sebuah kartu plastik yang secara resmi diterbitkan oleh bank yang bersangkutan. Untuk mendapatkan jenis pinjaman ini nasabah wajib untuk melakukan permohonan terlebih dahulu kepada bank.
    • Kredit Mobil:
      Adalah sebuah fasilitas pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk membeli sebuah kendaraan baik roda dua atau roda empat dengan jaminan kendaraan tersebut apabila sang pemohon kredit gagal melunasi pinjamannya.
    • Kredit Multiguna
      Berbeda dengan jenis kredit lainnya yang bersifat spesifik, kredit multiguna ini bisa digunakan untuk segala keperluan yang bersifat konsumtif. Jaminan dari kredit ini sendiri adalah sebuah tanah atau bangunan milik si pemohon kredit.
  • Kredit Pinjaman Komersial:
    Jenis kredit ini adalah sebuah pinjaman yang digunakan oleh sebuah badan atau perseorangan untuk membiayai sebuah bidang usaha. Sumber profit dari penghasilan usaha itu sendiri nantinya juga digunakan untuk membayar kredit tersebut. Berikut jenis-jenis kredit komersial:
    • Kredit Mikro:
      Pinjaman ini diberikan kepada pelaku usaha yang ingin merintis sebuah usaha dalam skala mikro.
    • Kredit Usaha Kecil:
      Fasilitas ini diberikan bank kepada debitur untuk membiayai sebuah usaha dalam skala kecil.
    • Kredit Usaha Menengah:
      Sebuah fasilitas pinjaman yang diberikan nasabah melalui debitur yang akan menjalankan usaha 10caramendapatpinjaman menengah.
    • Kredit Korporasi:
      Kredit yang diberikan kepada bank untuk membiayai keperluan operasional suatu korporasi atau perusahaan.

Pinjaman berdasarkan keperluanya ini bisa dibagi menjadi 3, antara lain adalah:

  • Kredit Modal Kerja:
    Fasilitas pinjaman yang diberikan kepada sebuah perusahaan untuk menambah modal kerja sebuah perusahaan sekaligus juga untuk memenuhi keperluan operasional perusahaan tersebut.
  • Kredit Investasi:
    Sebuah fasilitas pinjaman yang bersifat menengah atau bisa juga jangka panjang untuk membiayai pembaharuan atau rehabilitasi aset modal yang dimiliki sebuah perusahaan. Jenis kredit ini juga bisa digunakan untuk ekspansi proyek atau juga pendirian sebuah proyek baru.
  • Kredit Pembiayaan Proyek:
    Sebuah jenis pinjaman yang digunakan untuk membiayai sebuah proyek baru seperti dana untuk melakukan investasi misalnya.

Jenis pemberian kredit pada poin nomor 4 ini ada 2 macam dan berikut penjelasan lengkapnya:

  • Kredit langsung (Cash Loan):
    Pada jenis pinjaman langsung ini, pihak bank secara langsung menyalurkan dananya kepada debitur yang nantinya menjadi sebuah utang bagi nasabah. Kredit Investasi dan kredit modal kerja juga termasuk dalam jenis kredit ini.
  • Kredit tidak langsung (Non-Cash Loan):
    Jenis kredit ini banyak digunakan untuk transaksi bisnis skala besar dimana kredit tersebut tidak langsung menggunakan dana bank dan belum secara efektif merupakan hutang nasabah kepada bank, salah satu contohnya adalah Bank Garansi dan Letter of Credit.

Berdasarkan sifat pelunasannya, ada dua jenis kredit ini yaitu:

  • Kredit dengan Angsuran:
    Jenis kredit ini yang paling umum diterapkan oleh lembaga pembiayaan maupun bank yaitu pembayaran kembali pokok pinjamannya diatur secara bertahap menurut jadwal yang telah ditetapkan di dalamperjanjian kredit.
  • Kredit dibayarkan sekaligus pada saat jatuh tempo:
    Banyak Koperasi atau BPR yang menjalankan sistem ini dimana kredit yang pembayaran kembali pokok pinjamnnya tidak diatur secara bertahap melainkan harus dikembalikan secara sekaligus pada saat tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan di dalam perjanjian kredit.

Untuk memenuhi kebutuhan transkasi antar negara, maka pinjaman bank bisa diberikan dalam valuta rupiah maupun mata uang lainnya seperti US Dolar, Yen, sesuai dengan keperluan usaha nasabah. Misalnya saja pebsinis yang melakukan kegiatan ekspor akan membutuhkan kredit valuta USD mengingat hasil ekspornya berupa US Dollar.

Berdasarkan sifat pelunasannya, ada 2 jenis yaitu:

  • Kredit bilateral:
    Kredit yang dibiayai oleh hanya satu bank. Kredit sindikasi, biasanya untuk tujuan proyek yaitu kredit yang diberikan dua atau lebih lembaga keuangan untuk membiayai satu proyek/usaha dengan syarat-syarat dan ketentuan yang sama, menggunakan dokumen yang sama dan diadministrasikan oleh agen yang sama.
  • Kredit sindikasi:
    Kredit yang biasanya untuk tujuan proyek yaitu kredit yang diberikan dua atau lebih lembaga keuangan untuk membiayai satu proyek/usaha dengan syarat-syarat dan ketentuan yang sama, menggunakan dokumen yang sama dan diadministrasikan oleh agen yang sama. Ciri-ciri umum kredit sindikasi
    • Jumlah kredit besar dengan jangka waktu pemberian biasanya menengah atau panjang
    • Kredit ini diberikan lebih dari satu pemberi kredit dengan tanggung jawabpeserta sindikasi tidak bersifat tanggung renteng, dimana masing-masing peserta sindikasi hanya bertanggung jawab untuk bagian jumlah kredit yang menjadi komitmennya.
    • Kredit ini menunjuk salah satu partisipan sebagai agent (misalnya: facility agent dan/atau security agent) yang mengadministrasikan kredit sindikasi.

Berdasarkan lokasi bank dapat dibedakan menjadi:

  • Kredit Onshore:
    Untuk nasabah di dalam negeri dalam bentuk valuta asing dan dilaksanakan melalui cbang di dalam negeri.
  • Kredit Offshore:
    Untuk nasabah di dalam negeri dalam bentuk valuta asing dan melalui cabang bank di luar negeri.

Pinjaman memiliki beberapa jenis yang biasanya disediakan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Di Indonesia, ada beberapa jenis pinjaman online yang secara umum sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia yaitu:

  • Kredit Tanpa Agunan (KTA):
    Kredit Tanpa Agunan adalah sebuah jenis pinjaman dana tunai tanpa jaminan kepada calon nasabah. Dalam kredit tanpa agunan, calon nasabah tidak dikenakan kewajiban untuk mempersiapkan sebuah jenis aset untuk dijadikan jaminan atas pinjaman yang diajukan. Karena hal tersebut, maka bank atau lembaga pembiayaan akan melakukan penilaian kredit berdasrkan riwayat kredit dari calon nasabah. Semakin baik riwayat kredit Anda, maka akan semakin mudah untuk mendapatkan pinjaman.

    Di Cermati.com, ada berbagai jenis pinjaman KTA untuk memenuhi kebutuhan nasabah yaitu:
    • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Dana Cepat:
      KTA dana cepat adalah sebuah jenis pinjaman uang tanpa jaminan yang biasanya memiliki waktu pencairan pinjaman yang singkat. Jenis pinjaman ini memiliki waktu pencairan dana kurang dari seminggu apabila segala persyaratan yang dibutuhkan terpenuhi. Pinjaman uang cepat ini sudah banyak tersedia di berbagai bank dan lembaga pembiayaan di Indonesia. Penggunaan KTA ini biasanya digunakan untuk kebutuhan yang mendesak seperti biaya rumah sakit atau keadaan darurat. Jenis pinjaman ini juga dikenal masyarakat sebagai pinjaman online langsung cair.
    • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Tenor Panjang:
      Kredit Tanpa Agunan (KTA) tenor panjang adalah sebuah jenis pinjaman dana tunauiyang mempunyai waktu pelunasan (tenor) dalam jangka waktu yang cukup lama. Biasanya tenor pinjaman jenis ini bisa sampai dengan 5 tahun. Pinjaman dengan tenor panjang ini dapat meringankan beban cicilan Anda setiap bulan karena semakin lama waktu pelunasan yang diberikan, maka biaya dan suku bunga akan semakin rendah. Jenis pinjaman ini diperuntukkan untuk kebutuhan jangka panjang seperti untuk modal usaha atau bisnis
    • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bisa Bayar Awal:
      Kredit Tanpa Agunan (KTA) biasa bayar awal atau yang biasa disebut free early payment fee loan adalah sebuah jenis pinjaman yang memiliki fasilitas pelunasan lebih awal. Dimana dengan fasilitas pelunasan lebih awal ini, Anda bisa membayar atau melunasipinjaman Anda lebih cepat dari jangka waktu (tenor) yang disepakati sebelumnya tanpa terkena biaya tambahan apapun. Perlu diketahui, tidak semua jenis pinjaman menggratiskan biaya ini bila nasabah memang ingin melunasi tagihan dengan lebih cepat.
    • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Payroll:
      Kredit Tanpa Agunan (KTA) Payroll adalah sebuah jenis pinjaman yang khusus diberikan kepada calon nasabah yang menyalurkan gaji atau penghasilannya kepada bank tertentu. Dengan mengajukan pinjaman di bank tempat Anda menerima gaji Anda setiap bulan, maka selain proses yang lebih cepat mudah, Anda juga akan mendapatkan bunga yang lebih kecil dibandingkan KTA biasa. Hal inilah menjadikan jenis pinjaman ini cukup populer di kalangan masyarakat.
    • Kredit Tanpa Agunan (KTA) Tanpa Kartu Kredit:
      Pada pinjaman KTA, biasanya calon nasabah akan diminta untuk memiliki kartu kredit sebelumnya sebagai persyaratan agar pinjaman bisa didapatkan. Selain sebagai jaminan kelayakan, pihak bank juga menggunakan data kartu kredit sebagai penilaian kredit Anda di masa depan. Dengan pinjaman tanpa agunan tanpa kartu kredit, Anda dapat mendapatkan dana pinjaman dengan jumlah yang cukup besar tanpa harus memiliki kartu kredit sebelumnya.
  • Kredit Multi Guna:
    Kredit Multi Guna adalah sebuah produk pinjaman dimana calon peminjam/nasabah diwajibkan memberikan jaminan (agunan) sebagai ganti rugi dari sejumlah dana yang dipinjamkan kepada bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Jumlah pinjaman yang diberikan biasanya berkisar dari 70-80% dari harga aset yang dijaminkan. Sehingga bila Anda menajaminkan mobil atau properti, maka jumlah yang bisa didapatkan juga akan relatif lebih besar.

    Di cermati.com, ada berbagai jenis pinjaman Kredit Multi Guna yang bisa Anda ajukan yaitu:
    • KMG Jaminan Mobil:
      Kredit Multiguna Mobil adalah sebuah jenis pinjaman perbankan yang memberikan dana kepada pihak peminjam dengan menggunakan mobil sebagai jaminan atas pinjaman dana tersebut. Secara umum, pihak bank biasanya akan memberikan pinjaman dana sebesar 70-80% dari harga mobil yang dijaminkan.
    • KMG Jaminan Motor:
      Kredit Multiguna Motor adalah sebuah jenis pinjaman perbankan dimana pihak bank akan menjadikan motor pihak peminjam sebagai jaminan atas sejumlah dana atau uang yang diberikan. Pihak peminjam biasanya akan menitipkan dokumen BPKB motor dan fotokopi STNK sebagai persyaratan peminjaman. Walaupun jumlahnya tidak terlalu besar, pinjaman multiguna dengan jaminan motor ini bisa dijadikan alternatif bila Anda ingin meminjam dana dengan jumlah yang tidak terllau besar.
    • KMG Jaminan Sertifikat Rumah:
      Kredit Multiguna Properti adlah sebuah jenis pinjaman perbankan atau dari lembaga keuangan dimana sebagai ganti rugi pemberian dana kepada peminjam, pihak penyedia dana akan menjadikan sertifikat rumah atau properti lainnya sebagai jaminan. Jenis pinjaman ini dapat memberikan Anda dana dengan jumlah yang besar karena dinilai berdasarkan 70-80% dari harga properti yang dijaminkan. Maka semakin besar harga properti Anda, semakin besar pinjaman yang bisa Anda dapatkan.
    • KMG Jaminan Deposito:
      Kredit Multiguna Jaminan Deposito adalah sebuah jenis pinjaman cepat dari bank atau lembaga multifinance yang menggunakan deposito sebagai jaminan dari sejumlah dana yang diberikan. Pinjaman ini diperuntukkan untuk para nasabah yang kesulitan dalam mengajukan pinjaman dengan jaminan biasa seperti sertifikat, mobil, motor dll. Bila pihak pemohon kredit memiliki rekening di bank yang sama, artinya deposito tersebut dapat dijadikan sebagai sumber kredit multiguna yang akan diajukan.
    • KMG Jaminan SK Kerja:
      Kredit Multiguna SK Kerja adalah sebuah jenis pinjaman multiguna dimana sebagai ganti rugi pinjaman yang diberikan kepada pihak peminjam, pihak pemberi dana akan menggunakan surat keterangan kerja sebagai jaminan. Jenis pinjaman ini hanya berlaku untuk karyawan saja dan jenis SK kerja yang bisa digunakan bukan hanya SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja, melainkan juga bisa untuk BUMN/BUMD, TNI/Polri, dan pegawai perusahaan swasta lainnya.
  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR):
    Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah sebuah jenis kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau kebutuhan lannya dengan jaminan atau agunan berupa rumah dengan skema pembiayaan kredit hingga 70-80% dari harga rumah. Untuk jaminan yang diperlukan untuk KPR adalah rumah yang akan dibeli untuk KPR pembelian. Berdasarkan kategorinya, KPR merupakan sebuah kredit konsumtif dimana hanya dapat diperuntukkan untuk kegiatan yang bersifat konsumtif. Secara umum, kelebihan KPR adalah Anda tidak perlu mengumpulkan uang dalam jangka waktu yang lama sampai rumah atau properti tersebut terbeli.

    Di cermati.com, ada berbagai jenis pinjaman KPR yang bisa Anda ajukan yaitu:
    • KPR Properti Rumah:
      KPR Rumah adalah sebuah jenis pinjaman dari bank atau lembaga pembiayaan yang memberikan pembiayaan atas pembelian rumah sebesar 70-80% dari harga rumah tersebut. Di Indonesia KPR Rumah terbukti merupakan salah satu jenis pinjaman yang populer di masyarakat karena prosedur pembiayaan dan pengajuan yang cukup mudah dilakukan.
    • KPR Properti Apartemen (KPA):
      Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) adalah sebuah jenis pinjaman yang memberikan pembiayaan terhadap pembelian apartemen. Kredit Pemilikan Apartemen secar aumum diberikan oleh bank atau lembaga pembiayaan. Jumlah pembiayaan yang diberikan juga berkisar diantara 70-80% dari harga properti apartemen yang akan dibeli.
    • KPR Properti Ruko:
      KPR Ruko adalah sebuah produk pinjaman KPR yang diperuntukkan untuk memberikan pembiayaan pada pembelian properti ruko. Seperti layaknya KPR Rumah, jumlah pembiayaan yang diberikan berkisar antara 70-80% dari harga ruko dibeli.
  • KPR Take Over:
    Dalam pembelian rumah secara kredit (melalui KPR), Anda juga bisa mempertimbangkan pilhan untuk membeli rumah secara takeover. KPR Take Over adalah sebuah tindakan pengalihan kepemilikan rumah yang sedang dicicil dari seseorang kepada orang lain dalam sebuah perjanjian resmi berdasarkan dasar hukum.

Seperti yang disebutkan di awal, pengajuan pinjaman uang online berbeda dengan cara mengajukan pinjaman secara konvensional, di mana Anda sebagai calon nasabah diharuskan untuk datang ke bank secara langsung dan mengikuti beberapa proses tahapan tertentu. KTA online berbeda, karena tahap pengajuannya bisa dilakukan dengan seperti ini.

  • Daftarkan pinjaman Anda dengan mengisi formulir aplikasi secara online di website yang menawarkan produk KTA online. Isi data informasi diri secara lengkap dan benar serta pilih nilai pinjaman dan masa tenornya. Kumpulkan juga dokumen-dokumen seperti fotokopi KTP, slip gaji, surat keterangan kerja, pas foto, fotokopi rekening tabungan, fotokopi NPWP, dan lainnya seperti yang dibutuhkan bank.
  • Kirim data tersebut ke email bank bersangkutan atau upload ke tempat yang disiapkan di website finansial. Jika bank menyetujui permohonan pengajuan KTA itu, maka mereka akan mengirimkan notifikasi persetujuan yang biasanya juga dikirim lewat email, sms, atau telepon ke calon nasabah.
  • Selanjutnya staff bank akan datang untuk melakukan verifikasi dokumen pendukung dan calon nasabah akan menandatangani kontrak.
  • Pihak bank akan mentransfer uang pinjaman langsung ke rekening nasabah.
Sudah jelas bahwa pinjaman dana tunai online bisa menjadi solusi darurat ketika Anda membutuhkan dana cepat. Sebagai nasabah yang cermat, sebaiknya Anda pertimbangkan jenis kredit apa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Seperti yang sudah disebutkan, tidak semua pinjaman online menawarkan keuntungan yang sama, karena ada produk pinjaman online yang memberikan bunga pinjaman sangat tinggi sehingga bisa memberi Anda masalah dalam keuangan. Manfaatkan juga situs cermati.com, karena Anda bisa lebih mudah mencari tahu serta mengajukan produk pinjaman mana yang sesuai dengan kebutuhan secara online dan mudah.

Mencari pinjaman uang adalah salah satu solusi ketika membutuhkan dana yang besar dan kadang mendadak. Misalnya untuk keperluan bisnis atau usaha, biaya masuk sekolah anak, biaya rumah sakit dan lain sebagainya. Tidak masalah mencari pinjaman untuk menutupi kekurangan dana, yang menjadi masalah adalah di mana mendapatkan pinjaman yang aman.

Jangan salah dalam memilih tempat untuk meminjam uang. Pilihlah tempat yang aman untuk meminjam uang agar tidak terjebak besarnya bunga pinjaman yang bisa membuat Anda terlilit utang. Di manakah tempat yang aman untuk mendapatkan pinjaman dana tersebut? Berikut ini adalah empat tempat yang baik untuk mendapatkan pinjaman:

  • Meminjam ke Keluarga atau Teman Dekat:
    Sebelum mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan, sebaiknya ajukan pinjaman ke keluarga atau teman dekat terlebih dahulu. Pinjaman ini jelas aman, karena tidak memberikan bunga. Jika mengajukan pinjaman ke keluarga untuk membuka usaha, pasti keluarga lebih memahami akan kebutuhan Anda. Mendirikan usaha dari awal, tentu sangat riskan mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan. Apalagi belum memiliki pengalaman bisnis, bayang-bayang kegagalan menimbulkan kekhawatiran sepanjang hari. Hal tersebut akan mengganggu fokus dalam menjalankan usaha, padahal bisnis ibarat “perang” yang mempunyai dua kemungkinan, menang atau kalah. Menang berarti bisnis berhasil dan memperoleh keuntungan. Kalah berarti bisnis gagal, walaupun tidak gagal seterusnya, tapi sering kali membuat kondisi keuangan terpuruk dan tidak mampu membayar pinjaman tepat waktu.

    Tentunya keluarga akan lebih memahami kondisi Anda ketika tidak bisa melunasi pinjaman tepat waktu, karena kegagalan bisnis. Keluarga tidak akan membentak-bentak seperti debt collector atau rentenir yang sedang menagih hutang. Namun bukan berarti Anda bisa bersantai-santai dalam melunasi pinjaman. Anda harus mencari cara lain untuk bisa melunasi pinjaman dan tunjukkan kesungguhan untuk melunasi pinjaman tersebut secepatnya.

    Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, perlakukan urusan pinjam-meminjam itu se-obyektif mungkin. Bahaslah syarat dan ketentuan pinjaman kemudian buat perjanjian tertulis. Perjanjian tertulis ini berisi informasi kedua belah pihak (pemberi pinjaman dan penerima pinjaman), tanggal jatuh tempo, metode pembayaran dan jika perlu sanksi bila terlambat melunasi. Walaupun dalam prakteknya penerapan sanksi tidak setegas debt collector atau rentenir. Perjanjian tertulis dapat menyelamatkan hubungan Anda dan keluarga ke depannya. Ingatlah, utang yang tidak terbayar dapat merusak hubungan kekeluargaan maupun hubungan pertemanan.
  • Meminjam ke Pegadaian:
    Pegadaian merupakan salah satu perusahaan milik pemerintah yang memberikan pinjaman dengan sistem gadai. Slogan mereka yang berbunyi “menyelesaikan masalah tanpa masalah” mengandung maksud kurang lebih yaitu, Anda bisa mendapatkan pinjaman secara cepat untuk menutupi kebutuhan keuangan, dan besarnya pinjaman yang diterima tergantung nilai taksir dari jaminan. Barang jaminan bisa berupa: alat-alat elektronik, perhiasan dan kendaraan mobil atau motor dengan menggadaikan BPKB.

    Ketika ingin meminjam uang di Pegadaian ada beberapa syarat dan tahapan yang harus dilalui. Datang langsung ke Pegadaian dengan membawa barang yang dijadikan jaminan. Barang jaminan tersebut akan diteliti kualitasnya untuk ditaksir dan ditentukan harganya. Setelah ditaksir, kasir akan memberikan pinjaman sebesar nilai taksir jaminan, tanpa ada potongan biaya kecuali potongan premi asuransi. Pastikan menggadaikan barang di Pegadaian milik pemerintah. Jangan menggadaikan barang ke orang atau lembaga keuangan yang tidak dikenal, ini bisa menempatkan Anda dalam posisi yang berbahaya.
  • Meminjam ke Bank:
    Pinjam ke bank menjadi pilihan sebagian besar masyarakat Indonesia, karena Bank memberikan banyak kemudahan bagi nasabahnya untuk mendapatkan pinjaman. Sebelum menentukan pilihan bank, sebaiknya carilah informasi yang sebanyak-banyaknya dan serinci-rincinya mengenai bank tersebut. Mulai besarnya bunga, tenor pinjaman, besarnya penalti seandainya ingin melunasi.

    Meminjam uang memang tidak seberat mengembalikannya, ditambah lagi dengan sejumlah bunga yang harus dibayar. Pinjaman di bank bisa dicairkan kapan saja, asalkan semua prosedur dan syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Sebelum mengajukan permohonan pinjaman, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini:
    • Jangan berlebihan, artinya jangan pernah mengajukan pinjaman yang melebihi kebutuhan. Jangan tergiur tawaran pinjaman besar, ingatlah semua uang itu bukan milik Anda, tetapi pinjaman dari bank yang wajib dibayar lengkap dengan bunganya.
    • Rencanakan Pembayaran, artinya sebelum mengajukan pinjaman rencanakan dahulu bagaimana cara membayar, dari sumber mana untuk membayar, serta bagaimana sistem pembayarannya nanti. Ini untuk menghindari masalah finansial di kemudian hari.
    • Bunga Rasional, maksudnya perhatikan besaran bunga yang ditetapkan oleh bank yang mengeluarkan pinjaman. Pilihlah bank yang memberikan bunga rasional, agar pengembalian pinjaman tidak membengkak karena tambahan bunga yang tidak rasional.
    • Menekan biaya pengeluaran, artinya Anda harus mampu menyeimbangkan neraca keuangan dengan cara menekan pengeluaran biaya harian. Karena selain biaya harian, harus menyediakan uang untuk pembayaran angsuran.
    • Pikirkan jaminan, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu jaminan yang akan diberikan serta risiko yang akan diterima jika terjadi masalah pembayaran angsuran. Akan lebih baik jika mengajukan pinjaman tanpa jaminan.
  • Meminjam Melalui Situs Finansial Online:
    Cermati merupakan situs yang membantu nasabah untuk mendapatkan pinjaman, seperti Kredit Tanpa Agunan, Kredit Multi Guna, Kredit Kendaraan Bermotor, Kredit Pemilikan Rumah, dan masih banyak lagi. Nasabah tidak perlu repot datang ke bank untuk mencari informasi. Di Cermati seluruh informasi diberikan tanpa dikenakan biaya apapun alias gratis.

    Jika sudah menemukan pinjaman yang tepat, pengajuan dapat dilakukan secara online. Pihak Cermati akan membantu mengajukan aplikasi pinjaman ke bank atau lembaga Multi Finance. Selanjutnya tinggal menunggu kabar, jika aplikasi disetujui
Pinjaman uang merupakan solusi yang paling masuk akal ketika sudah merasa kehabisan ide untuk memperoleh dana cepat dalam waktu yang singkat. Demi keamanan keuangan Anda, sebaiknya pilihlah salah satu dari empat tempat aman mendapatkan pinjaman diatas. Aman, mudah dan cepat, itulah keunggulan empat tempat diatas, semoga masalah keuangan Anda cepat terselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru.

Berikut ini adalah daftar beberapa dokumen yang harus dipersiapkan untuk mengajukan pinjaman secara online:

Untuk pinjaman KTA dokumen yang diperlukan adalah:
Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Fotokopi KTP/KITAS      
Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT)      
Fotokopi Kartu Kredit      
Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)      
Fotokopi Surat Izin Profesi      
NPWP      
Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP      
Untuk pinjaman Kredit Multiguna dokumen yang diperlukan adalah:
Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Formulir Aplikasi Pinjaman yang sudah ditandatangani debitur      
Fotokopi KTP/KITAS dan pasangan (bila sudah menikah)      
Fotokopi Kartu Keluarga      
Fotokopi Akta Nikah / Akta Cerai / Akta Kematian (untuk debitur dengan status janda/duda)      
Fotokopi NPWP (untuk istri bisa menggunakan NPWP milik suami)      
Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)      
Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT)      
Fotokopi Rekap Penghasilan (Bon / Salinan Piutang / Catatan Penjualan 3 bln terakhir      
Fotokopi Surat Izin Profesi      
Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP      
Foto Usaha / Tempat Praktek      
Fotokopi Rekening Listrik 6 Bulan Terakhir atau PBB 2 tahun terakhir      
Fotokopi Sertifikat Rumah, IMB, Denah Bangunan, AJB, dan PBB (Multiguna Jaminan Properti)      
Fotokopi BPKB Mobil/Motor & STNK (Multiguna Jaminan Kendaraan)      
Fotokopi Surat Keterangan Kerja (Multiguna Jaminan SK Kerja)      
Fotokopi Buku Deposito (Multiguna Jaminan SK Kerja)      
Untuk pinjaman KPR dan KPR Take Over dokumen yang diperlukan adalah:
Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Form Aplikasi Kredit      
Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai      
Pas Foto Terbaru Pemohon & Pasangan      
Fotokopi Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan      
Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap      
Fotokopi Tabungan/Giro di Bank BJB/Bank Lain min. 3(tiga) Bulan Terakhir      
Fotokopi SPT Pph Ps.21      
Fotokopi NPWP      
Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITU      
Fotokopi Izin-izin Praktek      
Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB      

Bagi Anda yang baru saja memulai atau memiliki usaha di bawah 3 tahun, hal yang paling krusial untuk pengembangan usaha adalah kecilnya modal dan terbatasnya akses pembiayaan. Idealnya memulai usaha menggunakan dana dari kocek pribadi bukan dari utang dan setelah usaha mulai jalan dan punya rencana pengembangan pasar kendala lain muncul yaitu:

  • Keterbatasan modal pribadi.
  • Akses pembiayaan juga terbatas karena usaha masih baru sehingga belum banyak kreditur (bank) yang melirik usaha Anda.

Jika kondisi usaha seperti di atas, ulasan di bawah ini cocok jadi pertimbangan. Ternyata ada banyak cara untuk mendapatkan pinjaman modal usaha kecil dari berbagai sumber. Namun demikian beberapa pertimbangan dan tips seperti berikut ini perlu diperhatikan agar usaha mendapatkan permodalan bisa lancar:

  • Pastikan Riwayat Kredit Bagus:
    Setiap pengajuan kredit hal pertama yang akan di cek pihak kreditur adalah riwayat kredit Anda sebelumnya. Proses cek riwayat kredit ini bisa jadi ditemukan 3 hal seperti ini:
    • Riwayat kredit jelek, hasil pengajuan kredit pasti ditolak.
    • Riwayat kredit baik, hasil pengajuan kredit lebih mudah untuk diterima.
    • Anda (usaha Anda) belum punya riwayat kredit, kreditur akan lebih hati-hati dalam memberi kredit karena belum teruji karakternya.
    Pertimbangan di atas penting sekali buat para pengusaha untuk memastikan bahwa mereka tidak punya tunggakan di bank. Masuk daftar hitam kredit bagi pengusaha sama saja dengan menutup usaha itu sendiri. Setiap kredit akan tercatat dalam riwayat kredit di sistem Bank Indonesia. SID (Sistem Informasi Debitur) menunjukkan catatan kredit setiap orang yang pernah atau sedang memiliki pinjaman di bank. Jika pernah memiliki tunggakan apapun dan sekecil apapun sebaiknya segera dibereskan.
  • Gunakan Jasa dari KTA Fintech:
    Proses berikutnya adalah mencari kreditur untuk pembiayaan usaha Anda. Bank bisa jadi tujuan utama, namun sayangnya tidak semua pengusaha kecil bisa mendapatkan akses ke perbankan. Salah satu kendala yang sering dialami adalah syarat yang ketat, misalnya harus ada jaminan yang layak. Jika Anda mengalami kendala ini, tidak perlu khawatir karena sekarang sudah ada alternatif lembaga pembiayaan selain bank. Kehadiran fintech imbas dari kemajuan teknologi banyak yang menawarkan kredit dengan syarat dan ketentuan lebih mudah dan fleksibel dibandingkan bank yang bisa dijadikan alternatif sumber pembiayaan untuk para pelaku usaha kecil.
  • Pembiayaan Usaha Melalui Modal Ventura:
    Kendala modal seperti ulasan di atas, selain bisa mencari solusi melalui KTA Fintech juga bisa mencoba alternatif lain yaitu pembiayaan melalui modal ventura. Ada beberapa jenis pembiayaan yang bisa dijadikan alternatif dan yang pasti lebih fleksibel daripada bank seperti berikut ini:
    • Equality Financing, merupakan jenis pembiayaan langsung dalam hal ini perusahaan modal ventura melakukan penyertaan secara langsung pada perusahaan pasangan usaha.
    • Semi Equality Financial, merupakan jenis pembiayaan dengan cara membeli obligasi konversi yang diterbitkan oleh perusahaan pasangan usaha.
    • Mendirikan perusahaan baru gabungan dari perusahaan modal ventura dengan perusahaan pasangan untuk mendirikan usaha yang baru sama sekali.
    • Bagi Hasil, merupakan jenis pembiayaan yang ditunjukan kepada usaha kecil yang belum memiliki bentuk badan hukum PT, namun tidak tertutup kemungkinan dengan yang berbadan hukum PT, apabila kedua pihak saling menginginkannya.
    Modal ventura bisa jadi solusi usaha di saat tidak memiliki jaminan dalam bentuk aset tetap. Jaminan yang diberikan kepada ventura bisa dalam bentuk adalah usaha itu sendiri. Ventura fokus pada pengusaha mikro dengan cara melemparkan kredit kepada pengusaha-pengusaha yang unbankable, yang secara kriteria atau profil sulit diterima oleh bank.
  • KUR Bunga Rendah:
    KUR (Kredit usaha Rakyat) merupakan program unggulan pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengusaha di tanah air. Program ini ditujukan untuk pengusaha kecil yang belum pernah memiliki pinjaman sebelumnya sehingga bisa mengembangkan usaha yang dimilikinya. Beberapa karakteristik produk KUR yang perlu diketahui masyarakat seperti berikut ini:
    • Bunganya yang sangat rendah apabila dibandingkan pinjaman usaha pada umumnya.
    • Pemerintah memberikan subsidi bunga atas pinjaman KUR.
    • KUR disalurkan hanya melalui beberapa bank.
    Pada praktiknya, KUR menetapkan sejumlah persyaratan pinjaman. Yang jelas tidak seketat bank, namun juga tidak selonggar Fintech maupun Ventura, namun yang pasti bunganya paling rendah.
  • Meminjam melalui Peer To Peer (P2P) Lending:
    Peer To Peer (P2P) Lending merupakan salah satu inovasi fintech dalam bentuk marketplace pinjaman yang mempertemukan pemilik dana dan peminjam dana secara langsung. Berkat kemajuan teknologi, fungsi bank sebagai perantara dihilangkan dalam marketplace ini karena pemilik dana dan peminjam dana bisa langsung berhubungan dengan bantuan teknologi sehingga proses pinjaman menjadi lebih mudah dan lebih fleksibel. Berikut ini beberapa platform P2P Lending yang cukup populer dan bisa digunakan pengusaha kecil:
    • Investree yang fokus pada pembiayaan tagihan atau dikenal sebagai invoice financing. Pengusaha yang memiliki tagihan bisa mengajukan pembiayaan atas tagihan tersebut. Tidak ada jaminan dalam pinjaman ini.
    • Modalku yang menawarkan pinjaman ke merchant di e-commerce Tokopedia. Tidak ada jaminan dalam pinjaman ini.
    • Amartha yang memberikan pinjaman kepada kumpulan (group lending) sehingga calon peminjam yang tidak memenuhi syarat jika meminjam sendiri (individual lending) bisa mengajukan kredit.
  • Cicilan Tetap Kartu Kredit:
    Walau terkesan menyeramkan, melakukan pinjaman usaha dengan kartu kredit bisa jadi alternatif lain. Tak perlu terlalu takut, syaratnya adalah memanfaatkan fasilitas pinjaman cicilan dengan plafond mengambil limit kartu. Bunga cicilan ini lebih rendah dibandingkan bunga transaksi kartu kredit. Prosesnya instan, langsung cair karena fasilitasnya sudah melekat pada kartu kredit. Kelebihan lainnya adalah jika dibandingkan dengan mengambil pinjaman KTA, cicilan dengan kartu kredit menawarkan bunga lebih rendah. Fasilitas ini juga bebas penalti jika dilakukan pelunasan dipercepat.
  • Koperasi Credit Union:
    Dengan menjadi anggota koperasi, Anda lebih mudah mendapatkan fasilitas pinjaman modal usaha dengan proses yang relatif mudah dan cepat. Salah satu syarat menjadi anggota koperasi adalah wajib menempatkan simpanan terlebih dahulu. Anggota bisa mengajukan pinjaman sesuai jumlah simpanan.
  • Menggunakan KTA Bisnis:
    KTA bisnis merupakan produk bank khusus untuk jenis pinjaman tanpa jaminan buat pengusaha. Untuk mendapatkan KTA bisnis, bank akan melihat dan menilai usaha sebagai dasar dalam memberikan pinjaman KTA. Plafon yang diberikan cukup besar bahkan bisa sampai Rp1 Miliar tanpa jaminan.
  • Memanfaatkan Rumah & Mobil:
    Rumah dan mobil bisa digunakan untuk mendapatkan modal usaha dengan skema pembiayaan multi-guna. Jika status mobil atau rumah masih kredit maka Anda bisa meminta top-up atas pinjaman KPR atau KMG yang masih berjalan. Top-up adalah penambahan kredit baru atas plafond pinjaman sebelumnya yang bisa digunakan untuk pembiayaan usaha.
  • Kelengkapan Dokumen Persyaratan:
    Calon debitur harus paham alur persetujuan kredit dan berkas yang dibutuhkan agar pengajuan modal usaha yang diajukan bisa lancar. Dokumen yang utama meliputi dokumen identitas dan dokumen terkait usaha. Pengumpulan dokumen itu seringkali membutuhkan waktu. Apalagi jika terkait perizinan.
  • Salah satu tantangan bagi pengusaha baru adalah mendapatkan permodalan untuk mengembangkan usaha. Jika menggunakan jalur normal, mustahil bank memberikan pinjaman jika tidak memiliki jaminan. Oleh karena itu beberapa alternatif pinjaman di atas bisa jadi solusi usaha Anda. Kunci sukses pengajuan kredit Anda adalah paham alur kredit dan lengkap persyaratannya.