BLT Subsidi Gaji Cair, Sebaiknya Dipakai Untuk Apa?

Sejak dampak ekonomi pandemi Covid-19 meluas, pemerintah jor-joran memberikan bantuan langsung. Ada sembako rutin saban bulan, hingga bantuan uang tunai atau disebut BLT kepada pekerja dan pelaku UMKM.

Baca Juga: Bansos Rp500.000 Kemensos Cair! Yuk Cek Apakah Anda Penerima BST?

BLT Subsidi Gaji buat Pekerja

Kamu penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji? Sudah cek rekening belum? Dana untuk termin 2 tahap 5 sudah cair, kemarin (25/11).

Besaran BLT subsidi gaji yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebesar Rp 1,2 juta per orang. Total jenderal penerima BLT subsidi gaji termin 1 dan 2 sebanyak lebih dari 23 juta pekerja.  

BLT subsidi gaji atau upah sebesar Rp 600 ribu per bulan. Disalurkan selama 4 bulan dengan total uang Rp 2,4 juta per orang.

Bantuan ini disalurkan dalam 2 termin. Dibayarkan untuk 2 bulan sekaligus. Termin 1 sebesar Rp 1,2 juta pada September-Oktober 2020 dan termin 2 sebesar Rp 1,2 juta untuk November-Desember 2020.

Bantuan subsidi gaji ini rencananya akan terus dilanjutkan sampai 2021. Bersama bantuan lain, seperti BLT UMKM, kartu prakerja, sembako, Program Keluarga Harapan (PKH). 

Syarat penerima BLT subsidi gaji ini, antara lain:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Berstatus sebagai pekerja penerima gaji atau upah kurang dari Rp 5 juta (berdasarkan upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan)

3. Tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dengan masa kepesertaan sampai Juni 2020

4. Memiliki rekening aktif (Bank BNI, BRI, Mandiri, BTN, maupun bank swasta).

Cara cek apakah kamu mendapatkan BLT subsidi gaji:

  • Buka https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Jika sudah punya akun BPJSTKU, langsung saja login
  • Jika belum punya, kamu perlu mendaftar terlebih dahulu. Lalu ikuti perintahnya
  • Kamu dapat mengecek nama, NIK, gaji yang dilaporkan, serta apakah nomor rekening aktif kamu sudah didaftarkan di BPJS atau belum
  • Jika belum didaftarkan, minta HRD perusahaanmu untuk segera mendaftarkannya.

BLT Subsidi Gaji Dosen dan Guru Honorer

Terbaru, ada BLT subsidi gaji buat pendidik dan tenaga pendidik (PTK) non-PNS. Berikut fakta-faktanya:

  • Diberikan sebesar Rp 1,8 juta per orang (satu kali)
  • Cair bertahap sampai akhir November 2020
  • Penerima adalah dosen, guru, kepala sekolah, guru PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, tenaga administrasi untuk sekolah dan kampus negeri maupun swasta di lingkungan Kemendikbud
  • Total penerima lebih dari 2 juta tenaga pendidik

Syarat penerima BLT subsidi gaji guru honorer:

1. WNI

2. Bukan berstatus PNS

3. Tidak menerima bantuan subsidi gaji dari Kemnaker sampai 1 Oktober 2020

4. Tidak menerima kartu prakerja hingga 1 Oktober

5. Berpenghasilan atau bergaji di bawah Rp 5 juta sebulan.

Cara cek dan mencairkan BLT subsidi gaji guru honorer:

  • PTK penerima BLT dibuatkan rekening oleh Kemendikbud
  • PTK dapat mengakses website gtk.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemdikbud.go.id untuk menemukan informasi status pencairan, rekening, dan lokasi cabang bank penyalur
  • PTK harus menyiapkan dokumen sebagai syarat pencairan BLT, yakni KTP, NPWP (jika ada), Surat Keputusan Penerima BLT yang dapat diunduh di kedua website di atas
  • Surat Penyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh di website tersebut, diberi materai, dan ditandatangani
  • PTK mendatangi bank sambil membawa dokumen di atas dan menunjukkan ke petugas
  • PTK diberi waktu untuk mengaktifkan rekening hingga 30 Juni 2021.

Baca Juga: Subsidi Gaji Rp600 Ribu Buat Pegawai Swasta dan Honorer. Simak Syarat dan Caranya!

Dapat BLT Subsidi Gaji, Sebaiknya Dipakai Untuk Apa?


BLT Subsidi Gaji adalah bantuan pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi Covid-19

Kalau kamu menerima bantuan Rp 1,2 juta ataupun Rp 1,8 juta, mau digunakan buat apa nih? Eits, jangan dipakai untuk hura-hura, misalnya liburan akhir tahun, belanja baju baru, atau malah beli rokok.

Gunakan uang tersebut secara bijak. Menjadi sesuatu yang produktif, sehingga dapat menolong keuanganmu yang sedang ‘panceklik.’

1. Bayar cicilan atau lunasi utang

Mungkin selama pandemi Covid-19, kamu kesulitan ekonomi sehingga terpaksa utang sana sini biar dapur tetap ngebul. Begitu dapat uang tunai, manfaatkan buat membayar kewajibanmu.

Bila kamu masih punya kebutuhan prioritas lain yang harus dipenuhi, gunakan separuh dari BLT subsidi gaji untuk membayar cicilan utang.

Langsung sisihkan begitu kamu menerimanya. Jangan menunggu dari sisa BLT untuk menghindari pengeluaran dadakan. Pastikan cicilan dibayar agar utangmu makin ringan, khususnya utang dengan bunga besar.

Tetapi jika kebutuhan utamamu dapat dipenuhi dari gaji bulanan, sebaiknya gunakan seluruh BLT untuk melunasi utang. Supaya tidak ada beban lagi, hidup bisa tenang tanpa dikejar utang.

2. Belanja kebutuhan pokok

Tujuan bantuan pemerintah diberikan untuk membantu ekonomi di masa pandemi, meski kamu masih lajang. Jadi utamakan BLT dipakai untuk membeli sembako atau bahan pangan, seperti beras, telur, sayur mayur, sarden, minyak goreng, gula, mi instan, buah-buahan, vitamin, dan lainnya.

Belanja seperlunya, jangan berlebihan yang bisa menyebabkan pemborosan. Singkirkan belanja yang bersifat keinginan. Walaupun itu uang bantuan, kamu harus tetap hidup hemat agar uang tidak cepat habis.

3. Buka usaha kecil-kecilan

BLT subsidi gaji dipakai untuk buka usaha? Boleh banget. Ini bisa jadi sumber penghasilan tambahanmu. Pilih usaha dengan modal kecil. Yang bisa dikerjakan di rumah atau jualan lewat online. Jadi gak perlu sewa toko atau lapak.

Contohnya jadi reseller produk fesyen, dropshipper, buka warung kelontong atau warung nasi di depan rumah, warung kopi, jualan pulsa dan paket internet.

Atau di bidang jasa seperti jasa SEO untuk menaikkan peringkat website di Google, design grafis, maupun jadi youtuber, selebgram, dan influencer. Modalnya cuma HP, internet, dan konten menarik.

4. Menambah dana darurat

Dana darurat sangat penting, terlebih di tengah pandemi dan resesi seperti sekarang ini. Kamu harus punya cadangan uang yang kuat.

Kamu akan tenang jika mengalami sakit, tetap punya uang kalau kena PHK. Dana darurat bisa jadi penolongmu untuk bertahan hidup di kala susah.

Tambah cadangan dana daruratmu lebih banyak di rekening dengan uang BLT. Idealnya dana darurat sekitar 3-6 bulan dari pengeluaran rutin untuk single. Bagi yang sudah berkeluarga (memiliki lebih dari 2 anak) sekitar 6-12 bulan pengeluaran.

5. Investasi

Keuanganmu sudah aman terkendali? Tidak besar pasak daripada tiang? Kamu bisa pakai dana BLT untuk memulai investasi atau menambah modal investasimu. Pilih investasi modal kecil dan rendah risiko, seperti reksadana dan emas online.

6. Asuransi kesehatan

Covid-19 masih berkeliaran. Kesehatanmu terancam. Alangkah baiknya dana BLT digunakan untuk melindungi dirimu dan keluarga dari risiko penyakit ini.

Kamu dapat menambah manfaat perlindungan Covid-19. Jika terinfeksi, biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit bakal ditanggung perusahaan asuransi.

Bisa juga dana BLT untuk membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan, sehingga layanan kesehatan tidak terganggu.

Sehatkan Lagi Keuangamu

Selama pandemi banyak pekerja, mungkin di antaranya kamu, ada yang kena pemotongan gaji. Kondisi keuangan menjadi lebih besar pengeluaran dibanding pemasukan, sehingga terpaksa berutang.

BLT subsidi gaji dapat menyehatkan kembali keuanganmu yang ‘sakit,’ asalkan dipakai dengan bijak. Bukan untuk memenuhi gaya hidup.

Baca Juga: UMKM Kurang Modal di Tengah Pandemi? Begini Cara Cairkan BLT Rp 2,4 Juta