Cara Membuat Rekening dan Saldo Minimal di TabunganKu BNI

Dari berbagai macam produk tabungan yang ditawarkan oleh perbankan, terkadang kita bingung jenis apa yang dipilih sesuai kebutuhan. Setiap produk tabungan yang ditawarkan oleh bank tentunya beraneka ragam, dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing, sehingga harus pandai-pandai memilih jenis produk tabungan tersebut sesuai kebutuhan.

Nah, bagi Anda yang ingin menabung di bank BNI, Anda perlu tahu produk-produk tabungan apa saja yang ada. Produk-produk simpanan yang ada di BNI bermacam-macam, mulai dari rekening berbiaya, hingga yang bebas iuran administrasi alias gratis.

Maka, Anda bisa memilih rekening TabunganKu-BNI. Produk ini semakin banyak diminati karena selain bebas administrasi bulanan, juga terbilang memiliki persyaratan yang mudah. Inilah yang menjadi keunggulannya.

Lalu, Apa itu TabunganKu BNI?


Buku TabunganKu dari beberapa bank via infoperbankan.com

Produk TabunganKu sendiri sebenarnya tidak hanya dikeluarkan oleh BNI saja, akan tetapi juga dapat ditemui di bank-bank lainnya yang ada di Indonesia. Awalnya, program TabunganKu ini dicanangkan pemerintah dan pertama kali diluncurkan pada tahun 2010, dengan harapan bisa menarik masyarakat untuk sadar akan pentingnya hidup hemat dengan cara menabung.

Sehingga program TabunganKu tidak hanya dimiliki oleh BNI saja, tapi juga bank-bank lain seperti CIMB Niaga, Bank Mega, Bank Permata, Bank Danamon, Bank Panin, BTN, BRI, BPD, BII, BCA, dan lainnya.

Program TabunganKu ini, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), telah memiliki fitur standar (mandatory), yakni penerapan fitur produk menjadi seragam oleh setap bank yang meluncurkan produk tersebut. Berikut standar fitur TabunganKu:

  • Harus bebas biaya administrasi
  • Setoran awal minimal Rp20.000 untuk bank umum (misal BNI) dan Rp10.000 untuk BPR dan bank Syariah
  • Saldo minimum untuk bank umum Rp20.000 (misal BNI) dan Rp10.000 untuk bank syariah/BPR
  • Minimum penarikan tunai di bank umum Rp20.000 (misal BNI) dan di BPR/bank syariah Rp50.000
  • Suku bunga TabunganKu di bank umum atau bonus wadiah di bank syariah dihitung berdasarkan saldo harian dan tidak bersifat progresif, serta dibayarkan menurut periode pembayaran yang berlaku di masing-masing bank

Selain adanya fitur mandatori, BI juga menerapkan fitur opsional (customized) yang dapat dipilih oleh bank dalam menyelenggarakan program TabunganKu. Misal, kartu ATM, lembar statement, buku tabungan, atau layanan jasa lainnya selama tidak melanggar kesepakatan yang telah ditentukan bersama.

Poin terakhir inilah yang terkadang sering dijumpai, mengapa setiap bank memiliki aturan dan syarat yang berbeda dalam melakukan pembuatan rekening TabunganKu. Untuk TabunganKu BNI sendiri juga memiliki syarat dan aturan opsional tersendiri, baik itu BNI konvensional maupun BNI Syariah, keduanya punya aturan yang berbeda.

Khusus, untuk rekening TabunganKu BNI konvensional, berikut ulasannya:

Baca Juga: Apa Perbedaan Deposito dan Tabungan?

Syarat Buka Rekening TabunganKu BNI Konvensional


Buka rekening TabunganKu wajib punya e-KTP via rmolsumsel.com

Rekening TabunganKu merupakan program pemerintah, dimana yang menjadi target utama adalah masyarakat umum yang ingin menabung. Karena rekening jenis ini tujuannya hanya sebatas untuk simpanan, dan tidak ditujukan untuk keperluan bisnis ataupun transaksi.

Dengan demikian, persyaratannya pun sangat sederhana dan mudah. Dengan begitu, siapa saja bisa membuka rekening jenis TabunganKu ini. Lalu, apa syarat membuka rekening TabunganKu BNI konvensional? Cukup simple, yakni:

  1. KTP elektronik asli (e-KTP)
  2. Uang tunai untuk setoran awal sebesar Rp20.000

Karena pemerintah sudah resmi memberlakukan e-KTP, maka jika menggunakan KTP biasa (KTP lama), maka sekarang ini sudah tidak bisa lagi. Tidak ada syarat apapun lainnya seperti ketika membuka rekening-rekening umum yang harus membawa NPWP, dan lain sebagainya. Jadi, syarat membuka rekening TabunganKu memang sangat mudah dan sederhana.

Cara Membuat Rekening TabunganKu BNI Konvensional


Ilustrasi teller BNI via infomakassarrong.com

Untuk membuka rekening TabunganKu di bank BNI, caranya tidak berbeda seperti membuka rekening produk perbankan lainnya. Anda bisa mendatangi kantor cabang BNI terdekat dan menanyakannya ke bagian pelayanan (customer service).

Setelah pihak customer service menjelaskan terkait fitur dan program rekening TabunganKu BNI, maka Anda akan diminta untuk memberikan 2 persyaratan tadi, yakni e-KTP dan uang tunai sebesar Rp20.000 sebagai setoran awal.

Setelah mengisi formulir pembukaan rekening TabunganKu BNI dan membayar uang setoran awal di Teller, maka prosesnya sudah selesai dan rekening siap dibawa pulang untuk digunakan sebagai buku tabungan.

Berapa Biaya Membuka Rekening TabunganKu BNI?

Sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh BI sebagaimana dijelaskan di atas, untuk biaya pembuatan rekening TabunganKu hanya diperlukan menyiapkan uang tunai sebesar Rp20.000 saja. Selebihnya, tidak ada biaya lain yang diperlukan, kecuali untuk urusan fotokopi dan membeli Materai 6000.

Saldo Minimal TabunganKu BNI Konvensional

Tidak seperti produk BNI Taplus yang mengharuskan menyisakan saldo sebesar Rp150.000 setelah adanya penarikan, untuk TabunganKu BNI, saldo minimal setelah penarikan hanya Rp20.000 saja. Bahkan ketika Anda melakukan penarikan melalui Teller di Kantor Cabang BNI juga tidak dikenakan biaya sama sekali selama masih dalam batas yang ditentukan.

Kelebihan Rekening TabunganKu BNI Konvensional


Cukup Rp20.000 pun sudah bisa miliki rekening tabungan

Semakin banyak masyarakat yang mengerti kelebihan produk TabunganKu, maka akan semakin banyak pula nasabah yang mendaftar produk ini. Banyak sekali fitur unggulan TabunganKu BNI, diantaranya adalah:

  1. Setoran awal yang sangat ringan bagi siapa saja
  2. Nasabah akan diberikan bukti kepemilikan berupa buku TabunganKu
  3. Tidak ada biaya administrasi bulanan
  4. Gratis penggantian buku tabungan baru
  5. Penarikan uang tidak dikenakan biaya atau gratis maksimal 2 kali per bulan
  6. Jika melakukan transaksi penarikan lebih dari 2 kali dalam satu bulan, dikenakan biaya transaksi yang juga cukup ringan yaitu Rp1.000 saja
  7. Semua proses transaksi, baik penarikan, setoran tunai, maupun pemindahbukuan, dapat dilakukan melalui Teller di Kantor Cabang Utama atay Kantor Layanan di bawahnya
  8. Saldo minimum hanya Rp20.000
  9. Jumlah penarikan minimal adalah Rp200.000 (kecuali tutup buku)
  10. Biaya tutup buku atas permintaan nasabah adalah Rp20.000

Baca Juga: Ketahui Tipe dan Cara Menghitung Bunga Tabungan

Hal Lain Soal Rekening TabunganKu BNI yang Perlu Diketahui


Bank akan menutup rekening tabungan yang tidak aktif

Sebelum Anda memutuskan untuk membuka rekening ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Rekening TabunganKu BNI hanya diperuntukkan bagi perorangan saja. Artinya, satu orang hanya dibolehkan membuat satu rekening saja. Kecuali untuk orangtua yang membuatkan rekening untuk bagi anaknya yang masih di bawah umur.
  2. Rekening TabunganKu tidak diperbolehkan untuk rekening bersama.
  3. Jika rekening tersebut tidak ada transaksi selama 6 bulan berturut-turut (dormant/terbengkalai atau tidak aktif), maka pemilik akan dikenakan biaya sebesar Rp20.000, dan apabila rekening dormant tersebut hanya memiliki saldo kurang lebih Rp20.000 saja, maka secara otomatis rekening akan ditutup oleh sistem, dengan biaya penutupan sesuai dengan besar sisa saldo.

Mulailah Menabung dan Jadilah Masyarakat yang Bankable

Setelah membaca uraian di atas, ternyata membuat rekening TabunganKu BNI konvensional sangat mudah, bukan? Jadi tidak ada alasan tak mampu memiliki rekening tabungan di era sekarang ini. Dengan memiliki rekening TabunganKu, maka Anda selangkah lebih maju untuk memulai menata keuangan untuk masa depan, dan menjadi masyarakat yang bankable atau mampu memenuhi persyaratan perbankan.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Tabungan Untuk Anak