Cari Pinjaman Online Cepat, Mudah, dan Aman? JULO Jawabannya

Butuh duit mendesak? Atau untuk modal usaha? Sekarang gak perlu pusing cari pinjaman pakai cara jadul. Tinggal ajukan lewat aplikasi pinjaman online atau kredit digital dari ponsel, diproses, dan uang langsung cair dalam hitungan menit.

Banyak fintech lending koar-koar menawarkan kemudahan pinjaman online (pinjol). Cuma modal KTP, dana cair cuma 5 menit, tanpa jaminan, atau iming-iming lainnya.

Tetapi jangan mudah tergiur. Alih-alih mau cepat dapat duit, malah kejebak pinjol ilegal. Pinjol yang tidak berizin dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

JULO, Pinjaman Online Terpercaya dan Aman


Ilustrasi pinjaman online dari perusahaan P2P Lending

Data OJK menyebut, jumlah fintech lending terdaftar dan berizin di OJK sebanyak 146 perusahaan per 6 April 2021. Salah satunya JULO di bawah bendera PT Julo Teknologi Finansial.

Fintech karya anak bangsa ini sudah berizin dan diawasi OJK. Berdiri sejak 2016, JULO menjawab kebutuhan masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan praktis, cepat, dan mudah. 

Kredit digital JULO menawarkan berbagai keuntungan, antara lain:

  • Limit pinjaman besar hingga Rp 15 juta
  • Suku bunga rendah mulai dari 0,1% per hari
  • Tenor cicilan lebih panjang hingga 9 bulan
  • Berizin dan diawasi OJK
  • Cashback hingga maksimal 3% bila Anda membayar cicilan sebelum jatuh tempo
  • Proses pengajuan cepat dan mudah, kapanpun dan di manapun
  • Semua data yang Anda masukkan dijamin aman.

Cara Mengajukan Kredit Digital JULO

 1. Unduh Aplikasi JULO

Segera gunakan ponsel pintar Anda untuk mencari dan mengunduh aplikasi JULO di Google Play Store. Pastikan Anda mengunduh aplikasi JULO yang berwarna biru di sini. Jangan lupa untuk menuliskan ulasan jika Anda menyukai aplikasi JULO. 

2. Lengkapi Data Pribadi

Sebelum melakukan pendaftaran di aplikasi JULO. Pastikan Anda sudah berusia 21 tahun ke atas dan memiliki penghasilan.

Isilah data di aplikasi JULO sesuai ketentuan, mulai dari pengisian Nomor Induk Kependudukan (NIK), email pribadi, hingga data lainnya yang diperlukan untuk pengajuan kredit digital.

3. Verifikasi Telepon 

Pada tahap verifikasi telepon, pastikan nomor ponsel Anda selalu aktif karena tim verifikasi JULO akan segera menghubungi Anda untuk memastikan data yang Anda masukan adalah benar. Anda juga dapat memantau status pengajuan Anda melalui aplikasi JULO.  

4. Pilih Layanan Kredit Digital JULO

Pilih layanan kredit digital yang Anda ingin gunakan. Layanan kredit digital yang tersedia mulai dari pinjaman tunai, bayar listrik, beli pulsa, hingga bayar BPJS Kesehatan.

Jika Anda memilih untuk melakukan pinjaman tunai, maka cukup pilih opsi “Tarik Dana” dan dalam waktu singkat Anda akan menerima uang tersebut di rekening yang Anda daftarkan. Atau pilih opsi “Transfer Dana” untuk berbagai layanan kredit digital JULO lainnya.

5. Gunakan Limit Maksimal

 

Meskipun Anda masih memiliki cicilan berjalan, dengan aplikasi JULO, Anda bisa menggunakan layanan kredit digital JULO lainnya selama Anda masih memiliki limit kredit.

Jangan lupa untuk memaksimalkan kredit digital kapanpun dan di manapun saat Anda membutuhkannya. Semua kemudahan ini JULO berikan hanya untuk Anda.

Bayar Cicilan Tepat Waktu

Sebetulnya berutang sah-sah saja asal disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Apalagi kalau utang untuk kegiatan produktif, seperti buka usaha, investasi, atau membeli aset buat disewakan.

Uang pinjaman justru akan berputar dan menghasilkan. Keuntungan dari usaha dapat digunakan untuk membayar cicilan utang.

Namun yang namanya utang, wajib dibayar dan dilunasi. Jangan sampai telat, apalagi menunggak. Beban utang akan membengkak, karena selain bayar bunga, Anda juga dikenakan denda keterlambatan.

Untuk menghindari hal tersebut, selalu bayar tagihan utang Anda tepat waktu. Jika perlu sebelum jatuh tempo biar pikiran tenang.

Lakukan upaya untuk menambah penghasilan agar dapat membayar utang, seperti jualan online, jadi freelancer, atau ‘menjual’ keahlian Anda yang lain.

Satu hal penting lagi, rasio utang tidak boleh lebih dari ambang batas, yakni melebihi 30% dari gaji atau penghasilan agar mampu membayar kewajiban. Yuk, bijak dalam berutang dan jadi masyarakat cerdas dalam memilih fintech atau pinjaman online agar tidak tertipu.