Cegah Corona? Inilah 10 Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

Tepat pada tanggal 2 Maret lalu Indonesia digemparkan dengan ditemukannya dua warga negara Indonesia yang terbukti telah terinfeksi dengan virus Corona. Kedua warga asal Depok tersebut diketahui tertular virus Corona dari salah seorang warga asal Jepang yang berkunjung ke Jakarta. 

Mengetahui hal tersebut, tentu tak sedikit masyarakat yang dibuat waspada dengan bahaya dari virus pandemik tersebut. Pasalnya, penyebarannya yang masif dan pesat membuat virus Corona sangat sulit untuk dikendalikan. Hingga kini, kasus positif penderita virus Corona di dalam negeri telah menyentuh angka ratusan korban.

Penyebaran virus Corona yang terus bertambah setiap harinya tersebut tentu perlu diwaspadai. Terkait dengan cara pencegahan penyebaran virus Corona, Guru Besar dari Universitas Airlangga, Prof Dr Choirul Anwar Nidom, menuturkan jika temulawak memiliki khasiat tersebut.

Namun, benarkah khasiat temulawak tersebut dapat mencegah seseorang terjangkit virus Corona? Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beragam manfaat temulawak bagi kesehatan beserta penjelasan ilmiahnya. Dijamin kepanikan akibat polemik virus tersebut dapat sedikit diredakan. 

Baca Juga:  Berbagai Manfaat Jambu Biji Bagi Kesehatan, Apakah Mampu Cegah Corona?

10 Manfaat Temulawak yang Baik untuk Kesehatan

 

  1. Obat Manjur Mengatasi Gangguan Sistem Pencernaan

    Khasiat pertama yang dimiliki adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi temulawak, cairan yang terdapat di kantong empedu dapat terangsang produksinya. Hal ini tentu berkaitan langsung dengan kesehatan pencernaan serta meningkatkan metabolisme makan di dalam tubuh.

    Mengonsumsi temulawak juga dipercaya mampu menyembuhkan perut kembung, pencernaan tidak lancar, hingga mendapatkan kembali nafsu makan yang hilang. Jadi, temulawak banyak disarankan untuk dikonsumsi bagi mereka yang ingin menambah berat badan atau merasa memiliki sistem pencernaan yang kurang sehat.

    Selanjutnya, berdasarkan sebuah studi di jurnal Gastroenterology and Hepatology, temulawak juga memiliki khasiat untuk meredakan penyakit peradangan usus. Pasalnya, temulawak dapat meningkatkan proses penyembuhan penyakit tersebut. Tentunya, tanaman rimpang ini harus rutin dikonsumsi setiap hari agar khasiatnya terasa. 

  2. Setara Ibuprofen, Temulawak Mampu Mengatasi Osteoarthritis

    Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sendi, yang mana membuat sendi akan terasa kaku dan sakit saat digerakkan. Kebanyakan penderita penyakit tersebut akan mengonsumsi obat-obatan kimia seperti ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan. 

    Namun, menurut sebuah penelitian yang dipublikasi di jurnal Alternative and Complementary Medicine, disebutkan jika khasiat temulawak mirip dengan ibuprofen. Efek yang diberikan dalam meredakan rasa sakit dinilai setara dengan obat kimia tersebut. Jadi, mengonsumsi temulawak dapat menjadi cara alternatif bagi penderita osteoarthritis untuk meredakan rasa sakit atau nyeri pada sendi. 

  3. Membantu Tubuh Mengobat Penyakit Kanker

    Di antara sekian banyak penelitian tentang manfaat temulawak, ada beberapa yang menyatakan bahwa jenis empon empon tersebut mampu menjadi obat untuk kanker. Beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, prostat, dan usus, dapat dibantu proses pengobatannya dengan mengonsumsinya.

    Khasiat ini juga didukung oleh sebuah riset di tahun 2001 yang menuturkan bahwa perkembangan serta pertumbuhan kanker prostat dapat dihambat oleh temulawak. Dasar ilmiah dari manfaat temulawak ini adalah zat antioksidan yang banyak terkandung di dalamnya. Meski begitu, penemuan ini masih memerlukan riset lebih lanjut untuk membuktikan kebenarannya.  

  4. Sebagai Obat Anti Radang

    Temulawak dipercaya dapat menjadi obat anti radang karena mengandung senyawa yang dapat menekan produksi dari prostaglandin dalam tubuh. Prostaglandin itulah yang menjadi pemicu utama terjadinya peradangan. Oleh sebab itu, bagi penderita peradangan, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi temulawak agar gejalanya dapat ditekan. 

  5. Menjadi Sumber Senyawa Anti Bakteri dan Jamur

    Temulawak ternyata juga memiliki kandungan anti bakteri yang ampuh untuk membasmi bakteri berbahaya, seperti salmonella dan staphylococcus. Tidak hanya itu, tanaman ini juga mengandung senyawa anti jamur yang mampu menghilangkan jamur golongan dermatofita. Jadi, risiko penyakit muncul akibat infeksi bakteri dan jamur tersebut pada tubuh akan semakin kecil terjadi. 

  6. Menyembuhkan dan Mengurangi Risiko Munculnya Jerawat

    Meski sepele, munculnya jerawat seringkali membuat seseorang merasa risih. Selain membuat tidak percaya diri, jerawat juga mungkin meninggalkan bercak atau noda di wajah saat sudah sembuh. Hal ini tentu menjadi salah salah satu hal yang dihindari oleh penderita jerawat, khususnya bagi kaum hawa.

    Untuk itu, agar jerawat tidak mudah muncul, disarankan untuk rutin mengonsumsi temulawak. Alasannya, temulawak bersifat astringent, yang berarti dapat mengurangi minyak diproduksi pada wajah melalui kelenjarnya. 

    Tidak hanya itu, tanaman ini juga mengandung antiseptik yang mampu membuat kulit nampak lebih bersih dan terhindar dari bakteri yang dapat memicu munculnya jerawat. Jadi, tidak hanya menyembuhkan, temulawak juga dapat memberi khasiat untuk mencegah jerawat muncul kembali. 

  7. Menjaga Liver agar Tetap Sehat

    Dilansir melalui Scientific Research Journal, temulawak memiliki khasiat untuk menjaga hati dari serangan hepatotoksik, seperti acetaminophen dan karbon tetraklorida. Manfaat ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi ekstraknya. 

    Secara singkat, yang dimaksud dengan hepatotoksik adalah senyawa kimia yang dapat menyebabkan masalah atau efek buruk pada organ hati. Jadi, dengan mengonsumsi bahan alami, kesehatan organ tubuh Anda dapat lebih terjaga dan kebal terserang penyakit. 

  8. Menjadi Obat Diuretik

    Diuretik adalah zat yang dapat membantu tubuh untuk membersihkan garam dan juga air yang mengendap. Dengan mengonsumsi temulawak, tubuh dapat secara alami mendapatkan asupan obat diuretik agar tubuh tidak memiliki penumpukan cairan akibat zat garam dan air. 

    Selain itu, temulawak sebagai obat diuretik juga dapat merangsang ginjal agar melepaskan lebih banyak natrium melalui urine. Kelebihan cairan yang mungkin terjadi pada pembuluh darah juga dapat diatasi dengan mengonsumsinya sebagai obat diuretik ini. Dengan begitu, dinding pada pembuluh darah tidak akan mengalami tekanan yang dapat membantu fungsinya. 

    Obat diuretik perlu dikonsumsi oleh penderita gagal jantung, edema, gagal hati, ataupun gangguan pada ginjal. Jadi, tidak ada salahnya untuk mendapatkan obat diuretik alami dengan cara rutin mengonsumsinya. 

  9. Dapat Berperan Sebagai Antispasmodik

    Temulawak mengandung minyak yang disebut curcuma xanthorrhiza yang bermanfaat sebagai antispasmodik. Antispasmodik adalah golongan obat dengan sifat relaksan otot polos. Maksudnya, obat tersebut dapat membuat otot halus pada usus untuk menjadi lebih rileks dan tidak mudah kejang. 

    Antispasmodik seringkali digunakan untuk mengobati kondisi IBS atau Irritable Bowel Syndrome. Kondisi IBS tersebut memicu gangguan usus besar karena tidak normalnya  kontraksi yang terjadi pada otot. Jadi, agar hal tersebut tidak gampang terjadi, temulawak dapat menjadi obat antispasmodik. 

  10. Khasiat Temulawak dalam Menangkal Virus Corona

    Meski masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya, temulawak memiliki kandungan yang disebut dengan curcumin. Kurkumin itulah yang digadang-gadang mampu menangkal infeksi dari virus Corona pada tubuh. Pasalnya, kurkumin membantu tubuh agar memiliki sistem imunitas yang baik.

    Menurut Menteri Kesehatan, Terawan, virus Corona lebih rentan menyerang orang dengan sistem imun yang lemah. Dengan rutin mengonsumsi temulawak, tubuh akan mendapatkan asupan kurkumin yang mampu membuat daya tahan tubuh meningkat. Jadi, virus Corona pun akan lebih sulit untuk menjangkit dan berkembang dalam tubuh. 

    Namun, untuk bisa mendapatkan manfaat kurkumin, tanaman ini harus diolah terlebih dahulu. Sebagai tanaman umbi, sekitar 90 persen kandungan dari temulawak adalah air. Jadi, untuk bisa mendapatkan kurkuminnya, temulawak harus diolah dengan tepat. 

    Umumnya, temulawak akan diolah menjadi jamu bersamaan dengan empon empon lain, seperti kunyit, kencur, dan semacamnya. Hal ini tentu membuat khasiat temulawak menjadi lebih kuat karena kurkumin juga bisa ditemukan pada jenis tanaman rimpang ini. 

    Sejatinya, kurkumin memiliki khasiat sebagai antioksidan alami serta zat anti inflamasi yang mampu membantu tubuh meningkatkan daya tahan sel dari kerusakan, peradangan, penyakit degeneratif, serta infeksi. Dalam kata lain, mengonsumsi tanaman empon empon ini tidak hanya mencegah tubuh tertular virus Corona, namun juga mengobati penyakit akibat peradangan dan kekurangan antioksidan. 

Baca Juga:  10 Manfaat Jahe Merah yang Mujarab Redakan Penyakit

Meningkatkan Imunitas Tubuh dan Mencanangkan Gaya Hidup Sehat Merupakan Hal Wajib Agar Tidak Terserang Penyakit

Tak henti-hentinya pemerintah dan masyarakat menggalakkan kebiasaan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan menghindari kontak dengan orang yang kurang mendesak. Hal tersebut karena virus Corona tengah menghantui, tak hanya Indonesia, namun juga seluruh negara di dunia. Nah, agar risiko terjangkit virus ini menjadi lebih kecil, mulai canangkan gaya hidup sehat dan cari cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti rutin mengonsumsi temulawak.  

Baca Juga:  Beragam Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh!