Tips Klaim Asuransi Mobil Lancar Tanpa Penolakan

Dengan asuransi mobil, biaya perbaikan dari kerusakan mobil saat berkendara akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Hanya dengan mengajukan klaim asuransi mobil, pemilik dapat merasa tenang dan tidak perlu membayar biaya yang besar.

Akan tetapi, dengan jaminan proteksi untuk mobil, ada syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh nasabah. Bila ketentuan atau aturan ini tidak diikuti dengan tepat saat melakukan klaim, perusahaan asuransi akan menolak ganti rugi.

Agar hal tersebut tidak terjadi, simak cara klaim asuransi mobil dengan benar dan tipsnya agar tidak ditolak berikut ini!

Tips Klaim Asuransi Mobil agar Tidak Ditolak

Jangan sampai klaim asuransi mobil ditolak

Biasanya klaim asuransi mobil ditolak karena kerusakan yang dialami tidak ditanggung polis. Oleh karena itu, pahami tips berikut ini agar klaim asuransi tidak ditolak.

  1. Pahami Syarat dan Ketentuan

    Sebagai nasabah atau pihak tertanggung, kamu perlu memahami syarat dan ketentuan dari asuransi mobil yang digunakan. Perhatikan persyaratan untuk mendapatkan benefit-benefitnya. 

    Pastikan juga kamu sebagai calon nasabah mengetahui persyaratan tentang tanggungan atas risiko bencana alam. Biasanya, bencana alam belum termasuk dalam tanggungan asuransi mobil. Maka dari itu, tanyakan pada agen asuransi sejelas sebelum membeli produk asuransi mobil yang diinginkan.

  2. Pahami Tanggungan yang Tercantum di Polis

    Nasabah atau pihak tertanggung juga perlu memahami tanggungan apa saja yang didapatkan. Sebagai contoh asuransi all risk yang menjamin proteksi dari berbagai jenis kerusakan. Satu lagi adalah jenis TLO (Total Loss Only) yang hanya menjamin proteksi apabila kerusakan mobil mencapai 75% dari harga pasar.

    Dengan memahami tanggungan atau benefit yang didapat, nasabah dapat mengajukan klaim dengan tenang apabila kerusakan ditanggung sesuai aturan polis. Tanyakan pada agen asuransi sejelas mungkin sebelum membeli produk asuransi mobil.

  3. Pahami tentang Pengecualian dan Perluasan

    Penolakan klaim asuransi mobil juga biasanya disebabkan oleh kejadian-kejadian yang masuk dalam pengecualian. Sebagai contoh suatu polis asuransi mobil all risk perusahaan X tidak menanggung kerusakan akibat banjir. Maka jika nasabah mengajukan klaim kerusakan akibat banjir, klaim akan ditolak.

    Lain hal jika nasabah tersebut menambah perluasan jaminan asuransi mobil banjir, maka klaim akan diterima. Oleh karena itu, gunakan juga perluasan jaminan asuransi mobil untuk menambah proteksi dari berbagai jenis risiko kejadian.

  4. Dokumentasikan Kerusakan

    Kamu juga perlu melakukan dokumentasi pribadi untuk bukti klaim. Dengan dokumentasi, kamu dapat memperkuat cerita kronologi kejadian kerusakan. Potret bagian bodi mobil yang rusak dan sertakan sebagai bukti saat mengajukan klaim.

    Konfirmasikan juga dengan kerusakan yang ditandai oleh penyurvei. Pastikan kesamaan dan perbedaan dari penandaan kerusakan antara penyurvei dan dirimu.

  5. Sampaikan Kronologi dengan Jelas

    Penyampaian kronologi juga sangat penting saat mengajukan klaim. Selain untuk menentukan berapa banyak kejadian dan juga biaya klaim, kronologi kejadian juga akan menjadi faktor penentu klaim diterima atau ditolak.

    Pastikan kamu menyampaikan kronologi kejadian kerusakan mobil dengan jelas dan sejalan dengan bukti kerusakan. Jika cerita kronologi tidak jelas atau tidak sesuai dengan bukti kerusakan, maka besar kemungkinan klaim akan ditolak.

  6. Pastikan Kelengkapan Dokumen dengan Benar

    Selanjutnya adalah memastikan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk klaim asuransi mobil. Adapun yang perlu kamu persiapkan yaitu:

    • KTP
    • STNK
    • SIM
    • Polis asuransi atau salinannya
    • Surat keterangan kepolisian bila mobil hilang atau dicuri

    Penting diketahui bahwa perusahaan asuransi dapat meminta dokumen lain apabila diperlukan, jadi tanyakan dengan jelas apa saja yang dibutuhkan. Bila dokumen tidak lengkap, maka pengajuan klaim dapat ditolak.

  7. Pastikan Polis Asuransi Masih Aktif

    Sebelum klaim asuransi mobil diajukan, pastikan bahwa polis asuransinya masih berlaku dan tidaklapse.
    Polis asuransi yang mengalami lapse biasanya terjadi karena keterlambatan pembayaran premi hingga berbulan-bulan. Sehingga, asuransi menjadi tidak aktif dan kamu tidak bisa mendapatkan manfaatnya. Pengajuan klaim pun akan secara otomatis tertolak.
    Untuk itu, selalu bayar premi bulanan secara rutin dan jangan sampai terlambat agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Jangan Sampai Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Asuransi mobil itu penting dimiliki

Begitulah cara dan tips klaim asuransi mobil agar berjalan lancar. Klaim asuransi mobil sebenarnya sangat mudah bila kamu mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Oleh karena itu, pahami sebaik mungkin mengenai prosedur, jenis tanggungan, dan juga pengecualian yang tercantum di polis. Jangan ragu untuk bertanya pada agen asuransi bila kebingungan. Semoga informasi ini bermanfaat!