10 Investasi Menjanjikan yang Cocok untuk Investor Pemula

Investasi sedang menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Namun, bukan berarti investasi ini sesuatu hal yang sedang tren. Melainkan, investasi memang bagian dari finansial yang penting dilakukan bagi siapapun yang sudah berpenghasilan.

Itu artinya, sebagian besar maryarakat terutama anak muda saat ini sudah melek finansial. Alhasil, mereka memperbaiki keuangan secara perlahan. Mulai dari mengelola keuangan sesuai kebutuhan, menabung, memiliki dana darurat hingga mencoba berinvestasi.

Selain untuk mengamankan keuangan disaat kondisi finansial sedang goyah dikarenakan sesuatu hal, investasi juga bisa menambah aset finansial. Maka dari itu, kamu perlu menemukan instrumen investasi menjanjikan yang memberikan keuntungan di masa depan.

Bagi kamu yang baru saja ingin mencoba investasi, sekarang ini banyak investasi menjanjikan dengan modal yang tidak besar. Bahkan, kamu bisa memulai investasi hanya dengan modal Rp100 ribu saja. Namun, perlu diingat. Agar investasi bisa berjalan sesuai harapan, kamu perlu menyusun strategi yang tepat.

Lantas, investasi apa saja yang menjanjikan dan bisa memberikan investornya keuntungan di masa depan?

Mari simak dan temukan investasinya pada ulasan berikut ini!

1. Emas


Emas investasi menjanjikan

Emas menjadi salah satu instrumen investasi menguntungkan dan paling mudah dilakukan. Sebab, kamu hanya tinggal membeli emas, kemudian simpan di rumah atau di bank. Setelah harga emas mengalami kenaikan, kamu bisa langsung menjualnya di tempat yang sama saat kamu membeli.

Investasi emas ini bisa berupa logam mulia atau emas perhiasan dengan kadar emas yang tinggi, yaitu 24 karat alias kemurnian emas hampir 99,99%. Jika logam mulian, harga per 10 November 2021, yaitu Rp943.000 per gram.

Keuntungan yang dapat kamu peroleh juga lumayan. Sebab, harga emas cenderung mengelami kenaikan setiap waktunya. Investor juga tak perlu khawatir akan rugi, sebab investasi emas ini menjadi salah satu instrumen yang memiliki risiko sangat kecil.

2. Reksadana

Kamu investor pemula, masih minim pengetahuan dan takut untuk mengolah investasi, tak perlu khawatir. Reksadana bisa menjadi solusi investasi yang tepat. Hal ini dikarenakan, investasimu akan diolah dengan pihak manajer investasi.

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27), Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Berikut produk reksadana untuk pemula yang paling cuan atau dengan keuntungan tertinggi selama satu tahun (hingga 9 Nov 2021) berdasarkan data situs Infovesta reksadana:

Reksadana Saham:

  • Architas Saham Dinamis: 27,32% per tahun
  • Cipta Ovo Ekuitas: 42,56% per tahun
  • Mandiri Dynamic Equity: 31.61% per tahun

Reksadana Campuran:

  • Sucorinvest Anak Pintar: 44,07% per tahun
  • Sucorinvest Citra Dana Berimbang: 43,24% per tahun
  • Syailendra Balance Opportunity Fund: 36,89% per tahun

Reksadana Pendapatan Tetap:

  • Bahana Pendapatan Tetap Utama 2 = 42,06% per tahun
  • Mega Asset Mantap Plus = 26,13% per tahun
  • Trimegah Dana Tetap Nusantara = 11,83% per tahun

Reksadana Pasar Uang

  • Bahana Kas Syariah Fund: 22,78% per tahun
  • Batavia Dana Kas Gebyar: 120,74% per tahun
  • Danareksa Gebyar Dana Likuid II: 72,90% per tahun

Reksadana Terproteksi

  • Bahana Progressive Protected Fund 178: 106,92% per tahun
  • Indeks Harga Saham Gabungan: 24,53% per tahun
  • Sucorinvest Proteksi 28: 23, 67% per tahun

3. Saham

Sekarang ini sebagian besar investor, terutama anak muda memilih instrumen investasi saham. Bagaimana tidak? Selain proses investasi yang mudah dilakukan, saham menjadi pilihan investasi menguntungkan untuk jangka panjang meski memiliki risiko yang tinggi.

Investor saham bisa memperoleh keuntungan dari dua cara, yaitu:

  • Dividen, keuntungan yang dibagikan perusahaan terbuka atau Tbk kepada investor
  • Capital gain, keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli saham

Emiten saham yang menjanjikan dan naik per Oktober 2021, antara lain:

  • PT Pratama Abadi Nusa Industri (PANI)
  • PT Hotel Fitra Internasional Tbk (FITT)
  • Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
  • Adaro Energy Tbk (ADRO)
  • Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan lain-lain

Baca Juga: 10 Sekuritas Terbaik di Indonesia untuk Investasi Saham

4. Obligasi

Obligasi atau biasa disebut dengan surat utang adalah instrumen investasi yang bisa diperdagangkan di pasar sekunder Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun jenis obligasi yang perlu kamu tahu, antara lain:

Jenis Obligasi di BEI

Asal Investasi

Obligasi Korporasi

BUMN, BUMD dan perusahaan swasta nasional

Sukuk

Efek syariah yang biasanya berwujud Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)

Surat Berharga Negara (SBN)

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Surat Utang Negara (SUN)

Efek Beragun Aset (EBA)

Surat utang yang menggunakan underlying aset sebagai dasar penerbitan

Dari obligasi ini, kamu sebagai investor mendapat banyak keuntungan dari investasi obligasi, antara:

  • Keuntungan dari capital gain di pasar sekunder
  • Risiko relative rendah
  • Pilihan serinya beragam
  • Pemberian kupon secara periodik yang nilainya rata-rata di atas bunga deposito

5. Deposito

Deposito investasi menjanjikan

Bagi kamu yang hanya ingin menabung tapi berasa investasi, kamu bisa mencoba deposito. Deposito adalah salah satu produk perbankan yang menguntungkan. Per 1 Agustus 2021 yang dikutip dari bisnis.com, bunga deposito di bank BCA, BNI, Mandiri, BRI dan lainnya 2,75 per tahun. Namun, rata-rata bunga simpanan bisa mencapai 5% per tahun.

Adapun ketentuan yang perlu kamu ketahui mengenai deposito bank, antara lain:

  • Mendaftar di bank sebagai nasabah dan pilih deposito
  • Menentukan nominal deposito per bulan
  • Menentukan jangka waktu periode, mulai dari 3, 6, 12, 24 bulan dan seterusnya
  • Simpanan deposito tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo. Jika ditarik sebelum waktunya, kamu dikenakan denda
  • Dana deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
  • Pastikan nasabah menerima surat berharga dari bank

6. Properti

Kian kemari juga semakin banyak orang yang berinvestasi di bidang properti. Hal ini dikarenakan nilai properti juga cenderung naik setiap waktunya. Apalagi jika properti tersebut didukung dengan hal lainnya, maka bisa jadi properti yang kamu miliki bisa dijual dengan harga tinggi.

Berikut beberapa pendukung yang membuat properti memiliki nilai tinggi, antara lain:

  • Bangunannya yang rapi dan kokoh
  • Desain yang menarik
  • Lokasinya terjangkau
  • Permintaan pasar akan suatu properti tinggi
  • Pertumbuhan penduduk di sekitar

7. Pertanian

Pertanian menjadi investasi menjanjikan di masa depan. Sebab, pertanian sangat dibutuhkan bagi setiap orang hingga berbagai usaha di bidang pangan, baik itu di pasar tradisional, modern, hingga kuliner. Saking banyaknya permintaan akan sayur mayur, bumbu dapur, hingga buah-buahan, tentunya kamu bisa merasakan hasil investasi pertanian ini dalam kurun waktu cepat atau lambat tergantung dari perkembangan pertanian.

8. Peternakan

Peternakan juga investasi yang sama menguntungkannya seperti pertanian. Mengingat hewan ternak merupakan sumber utama dari berbagai bidang bisnis kuliner, mulai dari kuliner olahan ayam, sapi, bebek dan sebagainya.

Tentunya bisnis kuliner ini dibutuhkan semua orang setiap waktunya. Maka bisa dipastikan, peternakan akan terus diincar para pebisnis kuliner untuk pemasok bahan produksi.

Baca Juga: 10 Tips Mengelola Uang Buat Si Hobi Belanja Agar Investasi Tetap Lancar

9. Crypto (Mata Uang Digital)

Belakangan ini juga banyak anak muda yang mulai tertarik dengan cryptocurrency atau mata uang digital. Lebih jelasnya, crypto adalah mata uang virtual yang dijamin cryptography. Crypto digunakan untuk bertransaksi satu orang dengan yang lain. Bukan secara tatap muka, tapi transaksi crypto dilakukan secara online.

Keuntungan crypto ini berasal dari harga mata uang digital yang bisa naik sampai 300 kali lipat. Namun, sebagai investor crypto, kamu perlu analisis dengan benar mengenai naik turunnya harga mata uang tersebut karena bersifat fluktuatif. Telat menjual saja, kamu bisa rugi.

10. P2P Lending

P2P Lending atau peer to peer lending ini adalah platform jasa keuangan yang mempertemukan orang yang membutuhkan dana atau modal dengan orang yang memberikan modal atau investor.

Umumnya, p2p lending ini memberikan bunga yang cukup tinggi tapi setiap platform memiliki bunga yang berbeda-beda. Kamu bisa melakukan investasi p2p lending ini di berbagai pinjaman online legal alias yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apapun Investasinya, Tetap Harus Punya Strategi

Sekarang ini banyak instrumen investasi dengan modal terjangkau yang bisa dipilih investor pemula. Setiap investasi tentunya menjanjikan dan memberikan keuntungan di masa depan, asalkan kamu harus memiliki strategi yang tepat. Sebab, jika kamu hanya setor modal kemudian dibiarkan begitu saja, maka investasi bisa berujung rugi. Untuk itu, pentingnya menambah wawasan investasi agar kamu semakin mahir menyusun dan mengolah investasi.

Baca Juga: Investasi untuk Pemula Gaji Rp 5 Juta Sebulan