Asuransi Perjalanan Covid Hong Kong dan Syarat Masuk Hong Kong 2022

Secara perlahan kasus Covid-19 mulai menurun di dunia. Akibatnya, negara-negara yang sebelumnya melakukan pembatasan sudah mulai dilonggarkan kembali. Pelonggaran ini berlaku untuk masyarakat yang ada di dalam negara dan juga untuk pejalan internasional.

Namun, pelonggaran ini tidak serta merta langsung tidak ketat, melainkan dilakukan secara bertahap. Sekarang ini, memang berbagai negara sudah mulai membuka pintunya kembali untuk pejalan internasional. Ada juga yang membukanya secara sebagian, seperti Hong Kong.

Untuk tahu bagaimana langkah pembukaan yang dilakukan Hong Kong, simak penjelasan mengenai syarat masuk, ketentuan asuransi, dan kebijakan karantina berikut ini.

Baca juga: Asuransi Perjalanan Covid China, Syarat Masuk China 2022 dan Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik

Syarat Masuk ke Hong Kong

Hong Kong

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Hong Kong merupakan salah satu negara yang baru membuka pintunya sebagian setelah terjadi pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun. Pembatasan ini membuat berbagai persyaratan yang perlu dilakukan para pejalan internasional yang ingin masuk ke Hong Kong. Adapun persyaratan tersebut dibagi menjadi dua tipe, yaitu bagi yang datang dari Makau, Cina Daratan, atau Taiwan dan bagi yang datang dari negara lain.

Efektif tanggal 1 Juni 2022, Hong Kong mengeluarkan persyaratan berdasarkan lama menetapnya pengunjung di suatu negara. Peraturan bagi pengunjung yang menetap di Cina Daratan, Makau, atau Taiwan selama 14 hari sebelum masuk ke Hong Kong berbeda dengan mereka yang datang dari negara lain.

Secara umum, syarat yang diperlukan untuk masuk ke Hong Kong dari daerah-daerah ini adalah sebagai berikut.

  • Telah melakukan dosis lengkap vaksin Covid-19 dan dapat menunjukkan bukti vaksinasi.
  • Menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR.
  • Melakukan karantina.
  • Menjalani tes antigen atau PCR pada hari kedatangan, hari ke-5, dan hari ke-12.

1. Syarat Bagi Pengunjung yang Datang dari Makau, Cina Daratan, atau Taiwan

Syarat jenis ini juga dibedakan kembali dalam dua bagian, yaitu pengunjung dari Makau dan Cina Daratan serta pengunjung dari Taiwan. Berikut merupakan penjelasan lengkap mengenai syarat yang berlaku bagi pengunjung dari Makau, Cina Daratan, dan Taiwan.

Syarat Pengunjung Dari Cina Daratan, Makau, atau Taiwan (Sumber: https://www.coronavirus.gov.hk)

Persyaratan di atas berlaku untuk pengunjung penduduk Hong Kong dan juga yang selain penduduk Hong Kong. Syarat masuk ini berlaku bagi pengunjung yang ingin ke Hong Kong dan tinggal atau setidaknya selama 14 hari sebelum kedatangan berada di Cina Daratan, Makau atau Taiwan. Berikut merupakan persyaratan yang perlu dijalani oleh pengunjung dan informasi selengkapnya dapat dilihat dalam tautan ini

  • Telah Melakukan Dosis Lengkap Vaksin Covid-19

Pengunjung yang datang dari Cina Daratan atau Makau diharapkan telah melengkapi dosis vaksin Covid-19. Bukti vaksinasi tersebut juga perlu ditunjukkan pada saat keberangkatan. Kelengkapan vaksinasi ini akan berpengaruh dengan prosedur karantina saat kedatangan. 

Namun, pengunjung yang belum melengkapi vaksin Covid-19 juga dapat memasuki wilayah Hong Kong. Hanya saja, prosedur karantina yang dijalaninya berbeda. 

  • Dokumen-Dokumen Keberangkatan

Sebelum keberangkatan, pengunjung diharapkan sudah memiliki hasil negatif tes antigen yang dilakukan dua hari sebelum keberangkatan. Hasil tes ini ditunjukkan pada saat keberangkatan menuju ke Hong Kong. Bersamaan dengan hasil tes negatif, pengunjung juga menunjukkan bukti vaksinasi bagi yang sudah melakukannya.

Untuk pengunjung yang datang dari Taiwan, dokumen lain yang perlu disiapkan adalah konfirmasi reservasi hotel karantina. Bagi pengunjung yang telah divaksinasi, reservasi hotel karantina hanya diperlukan selama 7 hari, sedangkan untuk yang belum divaksinasi atau yang memilih untuk keluar lebih awal dari karantina wajib perlu, perlu memesan hotel karantina selama 14 hari.

  • Melakukan Karantina

Karantina dilakukan di hotel pilihan pribadi sebab bagi pengunjung yang datang dari Cina Daratan atau Makau tidak disediakan akomodasi khusus. Pada dasarnya, pengunjung menjalani karantina selama 14 hari. Namun, untuk pengunjung yang telah divaksinasi, wajib karantina dilakukan selama 7 hari ditambah dengan pemantauan pribadi selama 7 hari setelahnya.

Namun, kriteria karantina bagi pengunjung yang datang dari Taiwan sedikit berbeda. Karantina dilakukan di akomodasi yang dikhususkan untuk karantina. Seperti yang telah disebutkan pada syarat sebelum ini, akomodasi karantina untuk pengunjung dari Taiwan perlu dipesan dan dikonfirmasi sebelum keberangkatan. Pemesanan akomodasi juga disesuaikan dengan kriteria vaksinasi. Pengunjung yang sudah dikarantina juga tetap perlu melakukan pemantauan mandiri selama 7 hari setelah karantina.

  • Menjalani Tes Antigen atau PCR

Pada saat kedatangan, pengunjung diminta untuk melakukan tes antigen. Lalu, saat pengunjung menjalani karantina, pengunjung diharapkan untuk melakukan tes kembali pada hari ke-5 dan hari ke-12 setelah kedatangan.

Bagi pengunjung dari Taiwan, regulasi menjalani tes antigen ini sedikit berbeda. Pada masa karantinanya, pengunjung perlu melakukan tes antigen harian. Selain itu, pada hari ke-5, ke-9, dan ke-12, pengunjung perlu melakukan PCR.

2. Syarat Bagi Pengunjung yang Datang dari Negara Lain

Bagi pengunjung mancanegara yang ingin memasuki Hong Kong dengan berbagai alasan, baik alasan kerja, liburan, maupun urusan diplomatik, dapat mengikuti syarat-syarat sebagai berikut dan untuk selengkapnya bisa dilihat melalui tautan ini.

Syarat Pengunjung Dari Negara Lain (Sumber: https://www.coronavirus.gov.hk)

Syarat pada gambar di atas berlaku untuk pengunjung yang datang dari luar Cina atau setidaknya telah berada di luar Cina selama setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan. Adapun penjelasan syarat-syarat tersebut sebagai berikut.

  • Vaksinasi Dosis Lengkap

Semua pengunjung yang ingin masuk ke Hong Kong wajib melengkapi dosis vaksin Covid-19. Dengan kata lain, bagi yang belum melakukan atau belum melengkapi vaksinasi Covid-19, tidak bisa masuk ke Hong Kong. Untuk bisa masuk, setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan telah mendapatkan vaksinasi dosis penuh. Informasi selengkapnya bisa dilihat di sini.

  • Dokumen-Dokumen Keberangkatan

Adapun dokumen yang perlu disiapkan pada saat keberangkatan salah satunya adalah bukti vaksinasi atau vaccination record. Bukti vaksinasi ini berupa sertifikat vaksin yang dikeluarkan Hong Kong atau lembaga lainnya yang diakui suatu negara. Di dalamnya, terdapat nama pengunjung yang telah divaksinasi dan cocok dengan dokumen perjalanan lainnya. 

Bukti vaksinasi ini ditulis dalam bahasa Inggris atau Cina dan digunakan untuk menandakan bahwa pengunjung telah benar divaksinasi beserta tanggal dilakukannya vaksin dosis terakhir serta nama vaksin dan produsen yang mengeluarkan vaksin tersebut. 

Selain itu, pengunjung juga perlu konfirmasi secara tertulis dalam bahasa Inggris atau Mandarin yang resmi dikeluarkan oleh lembaga yang diakui. Dalam konfirmasi tertulis ini, dituliskan informasi yang ada dan tidak ada dalam bukti vaksinasi. Konfirmasi tertulis tersebut harus disajikan bersama dengan catatan vaksinasi.

Dokumen lain yang perlu disiapkan adalah bukti hasil negatif tes antigen setidaknya dua hari sebelum keberangkatan. Pengunjung juga perlu menunjukkan berkas konfirmasi reservasi hotel karantina. Bagi pengunjung yang memenuhi syarat, reservasi hotel karantina hanya diperlukan selama 7 hari, sedangkan untuk yang tidak memenuhi syarat, perlu memesan hotel karantina selama 14 hari.

Ketentuan Asuransi Perjalanan Covid Hong Kong

Asuransi Covid Hong Kong

Setelah mengetahui syarat-syarat di atas, dapat diketahui bahwa perjalanan ke Hong Kong tidak membutuhkan asuransi covid. Meskipun demikian, vaksinasi lengkap, karantina, dan hasil tes negatif menjadi syarat utama untuk tetap bisa ke Hong Kong. Adapun syarat pembatasan lainnya yang perlu diikuti oleh pengunjung. 

Kebijakan Karantina Hong Kong untuk Pengunjung dari Luar Negeri

Seperti yang telah diketahui di atas, karantina menjadi salah satu syarat utama untuk memasuki Hong Kong. Baik pengunjung yang datang dari daerah di Cina maupun pengunjung mancanegara, semuanya perlu melewati masa karantina. 

Namun, bagi penduduk yang berasal dari Makau dan Cina Daratan, regulasinya berbeda dengan pengunjung dari Taiwan dan negara lainnya. Berikut merupakan ringkasan syarat karantina bagi pengunjung yang masuk ke Hong Kong.

Jenis Pengunjung

Lama Karantina

Tempat Karantina

Pemantauan Setelah Karantina

Pengunjung dari Cina Daratan dan Makau yang belum divaksinasi

14 hari

Akomodasi pribadi

Tidak diperlukan

Pengunjung dari Cina Daratan dan Makau yang sudah divaksinasi

7 hari

Akomodasi pribadi

+7 hari pemantauan mandiri

Pengunjung dari Taiwan yang belum divaksinasi

14 hari

Akomodasi khusus

Tidak diperlukan

Pengunjung dari Taiwan yang tidak memenuhi syarat 

7 hari

Akomodasi khusus

+7 hari pemantauan mandiri

Pengunjung dari luar Cina yang tidak memenuhi syarat

14 hari

Akomodasi khusus

Tidak diperlukan

Pengunjung dari luar cina yang memenuhi syarat

7 hari

Akomodasi khusus

+7 hari pemantauan mandiri

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian syarat di atas, bagi pengunjung yang karantina di akomodasi khusus, diperlukan untuk memesan tempat penginapan tersebut sebelum keberangkatan. Kemudian, saat keberangkatan bukti konfirmasi pemesanan tersebut perlu ditunjukkan.

Baca juga: Asuransi Perjalanan Covid Jepang, Syarat Masuk Jepang 2022, dan Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik

Pergi Ke Hong Kong dengan Asuransi Perjalanan Covid Jadi Aman Tenteram!

Meskipun asuransi perjalanan Covid bukan menjadi syarat masuk Hong Kong, tidak ada salahnya jika kamu memiliki asuransi perjalanan. Sebab, dengan asuransi perjalanan, perjalanan kamu dapat lebih terproteksi layaknya payung melindungi diri dari hujan. 

Asuransi perjalanan Covid Hong Kong bisa kamu dapatkan di Cermati.com. Caranya simpel, kamu tinggal hanya mengajukan asuransi perjalanan Covid secara online melalui aplikasi atau situs Cermati.com

Disclaimer: Seluruh informasi yang ada dalam artikel ini, terutama mengenai persyaratan perjalanan, tidak bisa digunakan sepenuhnya sebagai rujukan perjalanan. Sangat dianjurkan untuk membaca kembali informasi yang lengkap dari berbagai sumber resmi yang dibuat oleh otoritas terkait yang mengatur kebijakan perjalanan ke negara tujuan.