Modal Awal Kripto dan Langkah Aman Memulainya untuk Pemula

Daya tarik cryptocurrency atau yang juga akrab disebut kripto memang tidak perlu diragukan lagi. Tidak sedikit masyarakat yang tertarik untuk memulai investasi di aset mata uang digital terdesentralisasi tersebut karena nilainya yang bisa tumbuh secara signifikan dalam waktu singkat. Namun, di balik potensi keuntungannya yang selangit tersebut, investasi kripto juga memiliki risiko kerugian yang tidak boleh dipandang sebelah mata. 

Meski tidak sedikit orang ingin terjun ke dunia kripto, belum banyak yang secara langsung memulainya. Salah satu alasannya karena mengira jika modal awal kripto sangat besar dan hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu saja. Padahal, anggapan tersebut salah besar karena modal awal kripto sebenarnya bisa dimulai dari belasan ribu rupiah saja.

Tidak percaya? Nah, bagi kamu yang ingin tahu berapa besar modal awal kripto, termasuk simulasi dan langkah aman memulai investasi di instrumen tersebut, panduan berikut ini penting untuk disimak.

Modal Awal Investasi Kripto

Jika melihat harga salah satu cryptocurrency ternama, Bitcoin, nilai 1 koinnya memang sangat fantastis, yakni mencapai Rp1,4 miliar. Bagi mayoritas masyarakat, memiliki 1 keping Bitcoin tentu terasa mustahil. 

Namun, perlu dipahami jika modal awal investasi kripto tersebut tidak harus langsung membelinya 1 keping. Selayaknya emas digital, kamu bisa membeli Bitcoin dengan modal awal yang sangat terjangkau. Bahkan, di sejumlah platform investasi kripto di Indonesia, modal awal kripto hanya Rp11 ribu saja.

Dalam kata lain, investasi kripto tidak mengharuskanmu untuk membelinya langsung 1 koin. Melainkan, tergantung dari kebijakan penyedia platform sehingga modal awal kripto bisa disesuaikan dengan isi kantong. 

Misalnya, dengan pembelian Rp11 ribu, kamu bisa memiliki 0,000007852 BTC. Tentunya, pergerakan nilainya akan tetap menyesuaikan dengan nilai asli BTC di pasar kripto. Hal serupa juga berlaku pada mata uang kripto lain yang disediakan oleh platform, misalnya ETH dan sebagainya. 

Simulasi Investasi Kripto dengan Modal Awal

Dengan modal yang terjangkau, investasi kripto bisa diterapkan menggunakan strategi DCA atau Dollar Cost Averaging, di mana kamu menyetor dana setiap bulan secara rutin dengan nominal tetap.

Dengan asumsi investasi rutin sebesar Rp500 ribu per bulan dan dimulai sejak bulan Mei 2025 hingga Mei 2026, berikut adalah simulasi imbal hasil yang bisa didapatkan. 

  • Modal investasi kripto per bulan: Rp500 ribu
  • Total modal selama 1 tahun: Rp6 juta
  • Harga BTC pada Mei 2025: Sekitar 60-65 ribu USD
  • Harga BTC pada Mei 2026: Sekitar 80 ribu USD

Dari pertumbuhan nilai BTC selama 1 tahun, diketahui ada kenaikan sekitar 30 sampai dengan 40 persen. Jadi, total modal Rp6 juta yang diinvestasikan di BTC bisa tumbuh menjadi Rp7,5 juta hingga Rp8,4 juta. 

Walaupun begitu, pahami jika simulasi perhitungan investasi kripto tersebut berdasarkan perubahan harga BTC selama 1 tahun terakhir dan tidak bisa dijadikan acuan untuk hasil di masa mendatang. Terlebih, fluktuasi harga kripto bisa sangat tidak menentu sehingga memerlukan pertimbangan yang matang untuk mengoptimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko kerugiannya. 

Langkah Aman Mulai Investasi Kripto

Setelah mengetahui modal awal kripto cukup terjangkau, pahami bagaimana langkah aman dan tepat untuk memulainya. Berikut adalah 4 langkah aman memulai investasi kripto. 

  1. Pilih Platform yang Aman dan Terpercaya

    Untuk memulai investasi kripto, kamu harus lebih dulu memilih platform crypto exchange yang tepat. Di Indonesia, ada beberapa platform investasi kripto resmi dan terdaftar yang bisa dipilih, salah satunya di Cermati. Pastikan platform yang dipilih memiliki fitur yang dibutuhkan, seperti informasi dan berita terbaru, tampilan transaksi yang simpel, dan lain sebagainya. 

  2. Buat Akun dan Lakukan Verifikasi

    Setelah menentukan platform, kamu perlu melakukan pendaftaran akun dan memverifikasi identitas. Beberapa prosesnya mencakup melampirkan kartu identitas dan mengunggah foto diri sembari menunjukkan KTP sesuai kebijakan platform investasi kripto. Pastikan untuk menjaga informasi akun, seperti email, ID, dan password agar terhindar dari risiko penipuan dan peretasan. 

  3. Lakukan Deposit dengan Nominal sesuai Keinginan

    Jika berhasil membuat akun, kamu bisa melakukan deposit saldo. Dengan melakukan deposit saldo, kamu bisa membeli aset kripto yang diinginkan sesuai yang tersedia pada layanan tersebut. Biasanya, proses deposit saldo dilakukan melalui virtual account dari perbankan yang dipilih. 

  4. Pilih Mata Uang Kripto yang Tepat

    Melalui saldo yang telah dideposit ke platform, kamu bisa menggunakannya untuk membeli mata uang kripto, seperti BTC, ETH, dan sebagainya. Pilih aset kripto yang tepat dengan mempertimbangkan risiko, volatilitas, dan aspek fundamental lain. Dengan memperhatikan hal tersebut, kamu bisa lebih mudah memperkirakan potensi pergerakan harganya di masa depan untuk mengoptimalkan potensi keuntungan. 

Investasi Kripto di Cermati Sekarang!  

Keuntungan Investasi Kripto

Secara umum, ada 5 keuntungan utama saat kamu investasi kripto dengan modal terjangkau, antara lain:

  • Peluang Keuntungan Menarik

    Jika dilakukan dengan tepat, investasi kripto mampu menghasilkan keuntungan menarik. Berdasarkan simulasi perhitungan sebelumnya, investasi BTC setiap bulan selama setahun bisa memberi keuntungan hingga 40 persen. Namun, pastikan untuk memperhatikan fluktuasi harga aset kripto yang dipilih, dan utamakan aset yang kredibel secara fundamental seperti BTC dan ETH. 

  • Aset Terdesentralisasi dengan Keamanan Terjamin

    Menurut sebagian ahli finansial, kripto adalah aset terdesentralisasi yang digadang-gadang bisa menjadi mata uang umum di masa depan. Dengan sistem terdesentralisasi, tidak ada peran organisasi pemerintah atau bank sentral untuk mengetahui arus aset digital tersebut, walaupun tetap ada regulasi yang ditetapkan. Sehingga, keamanan transaksi menggunakan aset ini bisa lebih terjamin. 

  • Bisa Digunakan untuk Transaksi

    Selain itu, di beberapa negara dan situs online, mata uang kripto sudah mulai diterima sebagai alat pembayaran resmi. Walaupun begitu, regulasi tersebut masih belum sepenuhnya berlaku di Indonesia. 

  • Transparansi yang Tidak Perlu Diragukan

    Melalui teknologi blockchain terdesentralisasi, siapa pun bisa melihat riwayat transaksi kripto. Sehingga, seluruh aktivitas transaksinya bisa dipantau dan meminimalkan risiko manipulasi atau semacamnya. 

  • Aksesibilitas Simpel dan Praktis

    Dengan semakin populernya mata uang kripto, kini aksesibilitas terhadap aset digital tersebut menjadi lebih mudah. Investor hanya memerlukan komputer dan smartphone yang terhubung koneksi internet untuk mengaksesnya. Proses transaksinya pun bisa dilakukan melalui perangkat tersebut secara langsung dengan mudah untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.  

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Investasi Kripto

Sebagai instrumen investasi high risk high return, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin investasi kripto, antara lain:

  • Tentukan tujuan investasi dengan jelas agar lebih matang menyusun rencana dan strategi, termasuk investasi untuk jangka pendek atau jangka panjang.
  • Rutin pantau kondisi pasar ekonomi global dan berbagai faktor yang memengaruhinya.
  • Cek biaya transaksi yang dikenakan oleh platform investasi kripto.
  • Pastikan keamanan dan fitur pengamanan aplikasi dari risiko peretasan atau semacamnya. 
  • Susun manajemen dana serta alokasi aset dengan matang sesuai kondisi keuangan. 
  • Perhatikan risiko investasi kripto, khususnya terkait volatilitas dan fluktuasi harganya yang tergolong ekstrem dibanding instrumen investasi lain.

Dengan mempertimbangkan beragam hal tersebut, keputusan investasi kripto bisa menjadi lebih matang, rasional, dan tidak sebatas mengikuti tren belaka. 

Modal Awalnya Terjangkau, Kripto Bisa Jadi Opsi Mengisi Portofoli Investasi

Tidak seperti anggapan sebagian orang, modal awal kripto ternyata cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp11 ribu saja di beberapa platform resmi di Indonesia. Dengan modal yang rendah tersebut, investasi kripto bisa dijadikan opsi untuk mengisi portofoliomu. Yang terpenting, pahami cara kerjanya, termasuk risiko dan potensi kripto, agar bisa mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian.