Inspiratif! Pernah Jual Parfum Keliling Komplek, Kini Edho Zell Jadi Jutawan dan Buka Warteg Gratis

Sebagai video creator, selebgram dan influencer, Edho Zell alias Edho Pratama tak hanya menjadi sosok penghibur tapi juga memberi dampak positif bagi banyak orang. Dari kiprahnya di YouTube, ia berhasil menjadi jutawan, punya apartemen, mobil, menggaji karyawan, hingga menjalani kehidupan yang cukup.

Padahal pembuat konten food and travelling ini sempat mengalami banyak kesulitan di masa lalunya. Selain sudah harus bekerja serabutan sejak remaja hingga pernah mau bunuh diri karena dilanda depresi, Edho juga berasal dari keluarga yang tak utuh. 

Namun kini, dengan subscribers lebih dari 3.63 juta dan unggahan sekitar 739 video, Edho berjaya sebagai vlogger. Bahkan, ia telah menggagas aksi Warteg Gratis yang sangat membantu dan bermanfaat bagi lingkungan sosial. Bagaimana sepak terjang seorang Edho dalam perjuangannya mencapai sukses?

Sudah Harus Mandiri Sejak Remaja

Masa lalu Edho dipenuhi dengan perjuangan hidup yang cukup berat. Meski kerap tampil ceria di depan publik, siapa sangka jika masa remaja pria kelahiran Jakarta, 10 Juli 1991 ini terbilang getir.

Edho yang namanya masuk nominasi Indonesia KCA untuk Selebgram Favorit ini tak pernah mengenal sosok ayah kandungnya. Sejak kecil, ia dibesarkan oleh ibunya seorang diri. Hingga kemudian, ibunya menikah lagi dan pindah ke Papua.

Sedangkan Edho tetap tinggal di ibu kota. Pribadinya yang pendiam dan cupu tidak punya banyak teman dan juga uang. Sebagai gantinya, ia hanya dapat mengandalkan dirinya sendiri untuk bertahan hidup dan mandiri.

Sendirian dan sering merasa kesepian, ia bahkan sampai harus membeli buku Dale Carnegie yang berjudul How to Win Friends untuk mempermudahnya mempunyai teman. Selain itu, Edho remaja juga harus rela banting tulang menyokong hidupnya.

Segala pekerjaan diambilnya demi bertahan hidup. Mulai dari menjaga warung internet yang hanya dibayar Rp 16 ribu per hari hingga berjualan parfum keliling kompleks. 

Untuk makan siang, ia mengisi perut seadanya di warung Tegal. Setiap malam harinya, ia pergi menumpang makan di rumah teman SMA.

Sempat Jadi Guru Modern Dance dan MC

Selepas lulus sekolah, Edho mulai menjadi guru modern dance dan breakdance dengan bekal kemampuan menari yang ia miliki. Kehidupannya berangsur-angsur mulai membaik, karena di masa ini ia sudah mengantongi honor sekitar Rp 3-7 juta.

Perlahan namun pasti, perubahan terjadi. Dari yang tadinya hanya kost di pinggiran kal berbatas tripleks, Edho bisa menyewa kamar kontrakan yang lebih sehat dan layak lagi.

Belakangan, Edho tertarik untuk menjadi Master of Ceremonies (MC). Dan benar saja, setelah beberapa kali menjadi MC ulang tahun para temannya, nama Edho jadi makin dikenal dan laris dengan profesi barunya ini.

Baca Juga: Bertahan Jadi 'Senbatsu', Begini Kerennya Perjalanan Karir Jessica Veranda Selama di JKT48

Bisa Kuliah Hingga Jadi Gembel di Jepang

Edho yang pendapatannya telah bertambah mulai membidik impian yang lebih tinggi. Ia melanjutkan pendidikan dan berhasil mengenyam ilmu di bangku kuliah London School of Public Relations. 

Pencapaian ini kemudian berlanjut dengan keputusannya pergi ke Jepang. Ia bermimpi untuk menaklukkan Negeri Matahari Terbit meski belum menguasai bahasanya. Sayang, hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Mirisnya, Edho sampai mengalami harus tidur di hutan karena tak punya tempat tinggal. 

Alami Depresi Hingga Ingin Akhiri Hidup

Gagal di Jepang, Edho terpaksa kembali ke Jakarta dengan berat hati. Ia kembali membenahi hidupnya dari nol lagi. Salah satunya dengan cara ikut casting iklan hingga film yang ternyata abal-abal.

Ia bahkan menjajal dunia musik dengan bergabung ke dalam sebuah band. Sayangnya, jalan tersebut juga buntu. Hidup Edho terasa semakin suram ketika sang pacar malah memutuskannya dua minggu menjelang pre-wedding.

Merasa hidupnya kosong dan berantakan, Edho dihantam keputusasaan. Semuanya seakan-akan mimpi buruk sehingga terlintas di benaknya untuk mengakhiri hidup.

Terinspirasi Sinta-Jojo dan Keong Racun

Di saat ia merasa dunianya runtuh, Edho melihat lipsync yang dilakukan oleh Sinta dan Jojo untuk lagu Keong Racun. Rupanya hal ini menginspirasi Edho untuk membuat video lucu di YouTube

Mulanya, para pengguna YouTube hanya memberi respon datar terhadap video Edho. Namun hal itu tak berlangsung lama. Berbagai videonya pun mulai mendapat sorotan. Menariknya lagi, pihak YouTube belakangan memberikan tawaran agar Edho mengikuti pelatihan guna meningkatkan  kualitas rekaman konten videonya.

Baca Juga: Bella Shofie, Lepas Predikat Artis Penuh Sensasi dan Kini Sukses Jadi Pengusaha Tajir

Menggagas Warteg Gratis

Kini Edho sudah sukses menjadi YouTuber tajir. Untuk itu, ia lantas menggagas Warteg Gratis dengan memanfaatkan VW Kombi tua warna kuning untuk menyajikan makanan bagi lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Edho yang kini diikuti oleh 1,7 juta followers di Instagram ini menawarkan satu menu, yaitu bulgogi ala Indonesia. Resepnya yang lezat dengan irisan daging ayam ini rupanya digarap khusus oleh Chef Arnold Poernomo, juri dari Master Chef Indonesia yang juga merupakan rekan bisnis Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Beroperasi di Tangerang dan Serpong, Warteg Gratis yang hanya buka di akhir pekan pada ini memang terbatas karena masih meminjam dapur umum. Kendati demikian, Edho menyajikan 200 porsi makanan yang biasanya langsung ludes hanya dalam waktu dua jam.

Adapun yang menjadi target utamanya ialah anak-anak panti asuhan, mahasiswa, hingga warga umum yang memang membutuhkan. Edho berharap, aksinya ini dapat meringankan beban mereka yang saat ini sedang berjuang untuk hidup yang lebih baik. Edho mendedikasikan usahanya ini karena pengalaman hidupnya yang pernah merasakan susahnya hidup di ibukota.

Warteg Gratis ini memang tidak sepenuhnya tanpa biaya. Bagi mereka yang punya rezeki lebih, bisa juga ikut menyumbang subsidi sebisanya. Ia berseloroh, dirinya menerima subsidi berupa Rupiah, Dollar dan tak lupa doa.

Di samping itu, Edho juga membuka donasi melalui KitaBisa.com, sehingga dana untuk operasional Warteg Gratis ini bisa terkumpul lebih banyak.

Cepat Tanggap Sikapi Perubahan

Berdasarkan data yang didapatkan dari situs socialblade.com, pernah disebutkan bahwa Edho bisa mengantongi minimal US$ 2.900 per bulannya. Jumlah ini sekitar Rp 30 juta. Sayangnya, penghasilan Edho yang terkini sudah tak bisa diintip lagi melalui sumber terkait.

Telah sukses menjadi YouTuber dan selebgram tenar, kini Edho sering mendapat tawaran untuk bermain film. Tapi baginya, berfokus di YouTube saja sudah cukup. 

Ia juga menyadari, suatu waktu tren YouTube dan social media bisa saja berganti. Saat diminta pendapat soal itu, ia mengaku tidak takut. Sebaliknya, ia kini mempersiapkan diri untuk belajar lebih cepat tanggap terhadap sejumlah aplikasi baru yang banyak bermunculan.

Menurut Edho, tidak menutup kemungkinan ke depannya akan muncul peluang baru di dunia digital media yang dapat menjadi tren berikutnya. Kisah hidup Edho yang inspiratif dapat menjadi hikmah dan pelajaran bagi orang banyak. Bahwa yang bisa sukses seringnya bukan yang paling hebat, pintar, kaya atau tampan.

Fleksibilitas adalah kuncinya. Dengan menjadi fleksibel dan cepat tanggap menyikapi perubahan, Kamu pun bisa lebih cepat meraih kesuksesan alih-alih terjebak terlalu lama dalam keterpurukan dan pencobaan.

Baca Juga: Kiat Sukses dari Han Yoo Ra, YouTuber dari Korea Selatan yang Cinta Indonesia