Emas Terlalu Mahal? Intip Keuntungan Investasi Perak yang Bakal Meroket di 2026, Modal Kecil Hasil Maksimal!

Di tengah ketidakpastian ekonomi global tahun 2026, instrumen investasi logam mulia masih menjadi primadona untuk mengamankan aset (safe haven). Namun, lonjakan harga emas yang kian meroket dan menyentuh rekor tertinggi baru membuat banyak investor pemula mulai melirik alternatif lain. Salah satunya adalah investasi perak.

Meski sering dianggap sebagai "adik" dari emas, perak kini muncul sebagai bintang baru di pasar komoditas.

8 Keuntungan Investasi Perak

Berikut adalah 8 keuntungan investasi perak yang membuatnya sangat layak dicoba dan diprediksi akan memberikan keuntungan besar di tahun ini.

1. Harga Lebih Terjangkau (Low Entry Barrier)

Alasan utama mengapa perak sangat menarik adalah nilai belinya yang jauh lebih murah dibandingkan emas. Saat harga emas batangan sudah menembus angka jutaan rupiah per gram, perak masih bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Ini menjadikannya solusi ideal bagi investor pemula atau mereka dengan modal terbatas untuk mulai mengoleksi logam mulia tanpa harus menunggu tabungan menumpuk.

2. Permintaan Industri Global Meningkat Pesat

Berita terbaru di tahun 2026 menunjukkan bahwa perak adalah komponen vital dalam teknologi hijau. Berbeda dengan emas yang sebagian besar disimpan di brankas, perak digunakan secara masif dalam produksi panel surya (solar panel) dan komponen kendaraan listrik (EV). Kelangkaan pasokan di tengah permintaan industri yang masif ini menjadi motor utama yang mendorong kenaikan harga perak secara signifikan.

3. Volatilitas Tinggi untuk Capital Gain Lebih Besar

Secara historis, perak memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan emas. Artinya, ketika harga logam mulia naik, persentase kenaikan harga perak seringkali melampaui persentase kenaikan emas. Bagi investor agresif, pergerakan harga ini memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan (capital gain) lebih besar dalam jangka waktu yang lebih singkat dibandingkan emas yang cenderung bergerak lebih lambat.

4. Rasio Emas terhadap Perak (Gold-to-Silver Ratio) yang Menarik

Salah satu keuntungan investasi perak saat ini adalah nilai rasionya terhadap emas. Ketika harga emas sudah terlalu tinggi, secara historis perak akan bergerak "mengejar" ketertinggalan harga tersebut. Di tahun 2026, selisih harga yang lebar ini memberikan sinyal kuat bahwa perak masih dalam posisi undervalued (murah), sehingga potensi keuntungan saat harganya terkoreksi naik menjadi sangat terbuka lebar.

5. Kelangkaan dan Jumlah yang Terbatas

Banyak yang tidak menyadari bahwa jumlah perak yang tersedia untuk tujuan investasi sebenarnya terbatas. Sebagian besar perak dikonsumsi oleh industri dan seringkali tidak didaur ulang karena biayanya yang mahal, berbeda dengan emas yang terus diputar. Dengan jumlah cadangan yang terus menyusut, nilai kelangkaan perak akan terus menopang harganya di masa depan.

6. Diversifikasi Aset yang Aman (Safe Haven)

Sama seperti emas, perak adalah aset berwujud yang memiliki nilai intrinsik dan tidak bisa dicetak secara sembarangan oleh bank sentral. Investasi perak berfungsi sebagai lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Memasukkan perak ke dalam portofolio Anda adalah langkah cerdas untuk mendiversifikasi risiko saat nilai mata uang kertas mengalami penurunan daya beli.

7. Pajak yang Lebih Fleksibel dan Kemudahan Penyimpanan Digital

Di era digital 2026, keuntungan investasi perak semakin terasa dengan hadirnya opsi perak digital. Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya brankas atau risiko kehilangan fisik. Melalui platform seperti Cermati, Anda bisa membeli perak dalam satuan kecil dengan struktur biaya dan pajak yang transparan, menjadikannya jauh lebih praktis dibandingkan menyimpan logam fisik secara manual.

8. Likuiditas Tinggi dan Sulit Dimanipulasi

Perak batangan kini semakin mudah diperjualbelikan secara online. Likuiditasnya yang tinggi memastikan Anda bisa mencairkan investasi kapan saja saat membutuhkan dana tunai. Karena perak diperdagangkan di pasar komoditas global, nilai transaksinya sangat transparan dan mengikuti standar harga internasional yang sulit dimanipulasi.

Emas atau Perak?

Emas tetaplah standar tertinggi dalam menjaga kekayaan, namun perak adalah alternatif strategis bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi logam mulia dengan biaya masuk yang lebih rendah namun memiliki potensi pertumbuhan harga yang agresif.

Di tahun 2026 ini, saat emas mulai terasa berat di kantong, perak hadir sebagai peluang emas bagi para investor yang jeli melihat tren teknologi masa depan. Jadi, sudah siap menambah koleksi perak di portofolio Anda?

Mau mulai investasi logam mulia dengan aman dan mudah? Pantau terus pergerakan harganya dan temukan pilihan investasi terbaik hanya di Cermati.