7 Alasan Kartu Kredit Anda Ditolak dan Cara Mengatasinya

Mendapati kartu kredit Anda "ditolak" di kasir pembayaran adalah masalah keuangan yang paling memalukan. Menghambat antrean di kasir atau kehilangan kesempatan mendapatkan diskon 40% di sebuah toko online adalah kejadian keuangan yang membuat keseluruhan hari menjadi tidak nyaman.

Di luar tidak cukupnya dana pada kartu kredit atau kartu debit Anda , ada beberapa alasan mengapa kartu Anda ditolak. Berikut ini adalah beberapa alasan dan yang lebih penting,

Bagaimana mengatasinya keadaan tersebut?

1. Terlambat Membayar Tagihan

Terlambat Membayar Tagihan via ckjwpinfomedia.blob.core.windows.net

 

Bergantung pada syarat dan ketentuan dari kartu Anda, penerbit kartu berhak untuk me-non-aktifkan kartu Anda sekalipun Anda baru sekali saja terlambat membayar tagihan. Beberapa pengecer, seperti jaringan pompa bensin atau toko baju, menerbitkan kartu yang meminta Anda untuk melunasi semua tagihan tepat waktu agar Anda dapat terus menggunakan kartu Anda pada periode berikutnya.

Bagaimana Mengatasinya?

Teleponlah layanan pelanggan dan tanyakan berapa banyak yang perlu Anda bayar agar kartu Anda diaktifkan kembali. Jika Anda memiliki riwayat pembayaran yang baik dengan penerbit kartu atau memiliki alasan yang cukup kuat atas keterlambatan membayar, seperti darurat medis, mintalah surat pernyataan lepas dari tuntutan biaya keterlambatan membayar. Cegahlah keterlambatan membayar di masa yang akan datang dengan menjadwalkan pembayaran rutin melalui akun rekening bank Anda untuk setidaknya pembayaran minimal setiap bulan.

2. Sejumlah Dana yang Ditahan

Ketika Anda menggunakan kartu untuk membeli bensin, menyewa mobil, atau memesan kamar hotel, ada sejumlah dana yang ditahan untuk menjamin bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk melakukan pembayaran. Misalnya, Anda hanya ingin mengisi bensin Rp30.000,-, tetapi alat gesek elektronik secara otomatis menahan Rp125.000,- pada kartu Anda. Jika Anda hanya memiliki dana tersisa di kartu Rp50.000,-, kartu Anda dapat ditolak untuk pembelian Rp30.000,-. Waktu dikembalikannya dana yang ditahan ini berbeda dari satu penerbit kartu dengan penerbit kartu yang lain, yang berarti Anda dapat secara tidak sengaja dianggap belanja melebih dana yang tersedia.

Bagaimana Mengatasinya?

Kuncinya adalah mencegah dana ditahan. Di pom bensin, bayarlah dengan kartu debit di kasir dalam sebelum membeli. Ketika berencana menggunakan kartu debit di hotel atau tempat sewa mobil, tanyakan dulu berapa jumlah dana yang ditahan sehingga Anda dapat anggarkan dengan tepat. Juga, tanyakan barangkali perusahaan menerima deposit dalam bentuk tunai. Dengan demikian uang Anda dapat segera kembali ketimbang menunggu pengembalian dari kartu yang lama.

Baca Juga : Sering Pakai Kartu Debit? Waspadai 6 Hal Ini

3. Menunggu Uang Ditransfer

Uang Ditransfer via atmbersama.com

 

Tiga hari kerja adalah ucapan yang sering kita dengar dalam dunia bisnis. Ini adalah waktu yang tidak lama. Akan tetapi persoalannya adalah ketika berhubungan dengan pembayaran dan pelunasan yang jatuh tempo, ini dapat berakibat keterlambatan membayar.

Institusi keuangan memiliki kebijakan berbeda dalam penanganan dana dan proses transfer. Misal, sebuah akun bank segera mentransfer dana segera setelah perintah transfer dibuat, tetapi rekening bank lain menahan dana selama 24 jam dan hari berikutnya dana baru ditransfer setelah jam kerja selesai.

Bagaimana mengatasinya?

Tentukan dan ketahui waktu transfer dari bank atau penerbit kartu. Atau jika Anda mengetahui bahwa pembayaran harus dilakukan sekarang juga, hubungi layanan pelanggan dan minta mereka untuk melihatnya sekarang.

4. Menggunakan Chip Kartu dengan Cara yang Salah

Perlu waktu untuk terbiasa dengan kartu chip baru. Beberapa pembaca kartu chip tidak akan menerima kartu chip debit atau chip kredit Anda ketika Anda mencoba untuk menggesek strip magnetik. Juga, mencabut kartu chip sebelum muncul perintah di layar dapat berakibat kartu Anda ditolak. Namun, manfaat dari kartu chip melebihi ketidaknyamanan yang kecil ini.

Bagaimana mengatasinya?

Coba lakukan proses pembayaran sekali lagi. Masukan kartu dan ikuti instruksi di layar.

5. Memicu Aktifnya Perlindungan Penipuan Kartu

Annual Fee via www.kiplinger.com

 

Merespon semakin maraknya penipuan kartu, banyak penerbit memperhatikan pembelian-pembelian yang terjadi di luar pola yang tetap. Misal, Anda terbiasa membayar barang dari luar negeri lewat PayPal. Suatu kali, Anda membayar secara langsung lewat kartu. Pembayaran Anda ditolak dan Anda menerima peringatan lewat SMS. Hal lain yang dapat memicu aktifnya perlindungan penipuan kartu adalah Anda melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa memberitahukan kepada penerbit kartu.

Bagaimana mengatasinya?

Daftarkan kartu Anda untuk menerima pemberitahuan lewat SMS sehingga Anda dapat tahu bahwa Anda sedang melakukan suatu transaksi. Ketika bepergian ke luar negeri, informasikan kepada penerbit kartu mengenai rencana kepergian Anda ke luar negeri.

Baca Juga : Kenali Modus Penipuan ATM dan Kartu Kredit

6. Melupakan Biaya Tahunan

Anda ingat betul bahwa Anda masih punya sisa Rp. 1 juta pada kartu kredit Anda, jadi kenapa kartu Anda ditolak? Anda mungkin lupa bahwa ada biaya tahunan. Biaya tahunan ini dapat mencapai Rp. 300 ribu. Jika kartu Anda sudah mendekati limit, Anda berisiko mengalami tidak cukup dana ketika biaya tahunan dikenakan.

Bagaimana mengatasinya?

Tidak ada pilihan kecuali membayar biaya ini. Di masa yang akan datang, buatlah pengingat sebulan sebelum biaya tahunan dikenakan sehingga Anda dapat membayarnya sebelum biaya itu dikenakan. Tinjaula syarat dan ketentuand dari kartu Anda dan awasi biaya-biaya lain yang dapat membebani kartu Anda.

7. Kartu Tambahan Dinonaktifkan

Kartu Kredit via blogspot.com

 

Jika Anda adalah pemegang kartu tambahan, Anda dapat menggunakan kartu selama pemilik kartu mengizinkan. Jika pasangan Anda, anggota keluarga, saudara, atau teman mempercayakan Anda dengan kartu tambahan, hormatilah aturan yang mereka buat. Komunikasi adalah kuncinya. Jika tidak, Anda akan dihentikan.

Bagaimana mengatasinya?

Hubungi pemilik kartu utama dan mintalah agar kartu Anda diaktifkan kembali. Tenanglah, sopan, dan bersiaplah meminta maaf jika Anda melakukan kesalahan.

Selalu Membawa Uang Cash

Bagi Anda yang memang lebih memilih melakukan pembayaran dengan kartu kredit tentu secara tidak sadar menjadikan kartu kredit menjadi kebutuhan sebagai alat pembayaran utama. Akan tetapi akan lebih baik membawa uang cadangan jika terjadi kejadian darurat seperti kartu kredit ditolak atau kartu kredit hilang.

Baca Juga : 10 Keuntungan Utama Memiliki Kartu Kredit