BPJS BPU: Panduan Lengkap untuk Pekerja Informal

BPJS BPU adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah. Program ini dibuat untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja mandiri atau informal yang tidak menerima gaji bulanan tetap dari perusahaan.

Contoh peserta BPJS BPU:

  • Pedagang atau wiraswasta.
  • Petani, nelayan.
  • Sopir angkutan umum.
  • Driver ojek online.
  • Freelancer atau pekerja lepas.
  • Pekerja rumah tangga.

BPJS BPU memungkinkan siapa pun yang bekerja sendiri tetap mendapat perlindungan jaminan sosial layaknya karyawan perusahaan.

Perbedaan BPJS BPU dengan Penerima Upah (PU)

Aspek

BPJS PU (Penerima Upah)

BPJS BPU (Bukan Penerima Upah)

Peserta

Karyawan perusahaan, ASN, TNI/Polri

Pekerja mandiri, UMKM, pedagang, freelancer

Pembayaran iuran

Ditanggung bersama (perusahaan & pekerja)

Ditanggung sendiri 100% oleh peserta

Pendaftaran

Kolektif oleh perusahaan

Individu/mandiri

Manfaat

JKK, JKM, JHT, JP, JKP

JKK, JKM, JHT, JP (tanpa JKP)

Fleksibilitas

Mengikuti aturan perusahaan

Bebas memilih program sesuai kebutuhan

Manfaat Menjadi Peserta BPJS BPU

1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Peserta mendapatkan perlindungan jika mengalami kecelakaan kerja, termasuk:

  • Biaya pengobatan tanpa batas plafon.
  • Santunan cacat tetap.
  • Santunan meninggal akibat kecelakaan kerja.
  • Biaya pemakaman.

2. Jaminan Kematian (JKM)

Jika peserta meninggal dunia (bukan karena kecelakaan kerja), ahli waris mendapat:

  • Santunan tunai.
  • Biaya pemakaman.
  • Beasiswa pendidikan untuk 2 anak hingga perguruan tinggi.

3. Jaminan Hari Tua (JHT)

Iuran yang dibayarkan akan dikumpulkan sebagai tabungan hari tua dan bisa dicairkan saat:

  • Usia 56 tahun.
  • Mengalami cacat total tetap.
  • Meninggal dunia (diterima ahli waris).
  • Tidak bekerja lagi sebagai pekerja mandiri.

4. Jaminan Pensiun (JP)

Peserta bisa memilih untuk ikut program pensiun, dengan manfaat:

  • Pensiun bulanan seumur hidup.
  • Pensiun janda/duda.
  • Pensiun anak (hingga usia tertentu).

Iuran BPJS BPU

Besaran iuran BPJS BPU cukup fleksibel dan menyesuaikan program yang dipilih:

1. Iuran JKK dan JKM

  • Mulai dari Rp16.800 per bulan (paket dasar).
  • Paket bisa disesuaikan hingga Rp20.000–Rp40.000 per bulan tergantung pilihan.

2. Iuran JHT

  • Minimum 1% dari penghasilan yang dilaporkan.
  • Contoh: Jika pendapatan Rp2 juta, iuran JHT = Rp20.000 per bulan.

3. Iuran JP (Opsional)

  • Rp36.800 per bulan.

Peserta bisa memilih ikut JKK + JKM saja, atau menambahkan JHT dan JP sesuai kemampuan.

Syarat Daftar BPJS BPU

  1. Warga Negara Indonesia berusia 17–65 tahun.
  2. Tidak terdaftar sebagai pekerja penerima upah (PU).
  3. Memiliki KTP/KK.
  4. Mengisi formulir pendaftaran.
  5. Membayar iuran pertama sesuai program.

Cara Daftar BPJS BPU

1. Daftar Offline

  • Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  • Bawa fotokopi KTP, KK, pas foto, dan isi formulir.
  • Pilih program yang diinginkan.
  • Bayar iuran pertama.

2. Daftar Online

  • Buka situs resmi sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
  • Registrasi akun dengan data pribadi.
  • Pilih jenis kepesertaan BPU.
  • Tentukan program (JKK, JKM, JHT, JP).
  • Bayar iuran via transfer bank, ATM, e-wallet, atau minimarket.

Cara Bayar Iuran BPJS BPU

Peserta bisa membayar iuran melalui berbagai cara:

  • ATM dan mobile banking.
  • Minimarket (Indomaret/Alfamart).
  • E-wallet (OVO, GoPay, DANA, LinkAja).
  • Kantor pos.
  • Agen PPOB.

Pembayaran wajib dilakukan setiap bulan agar status kepesertaan tetap aktif.

Apa yang Terjadi Jika Telat Bayar Iuran?

  • Status kepesertaan akan nonaktif.
  • Peserta tidak bisa klaim manfaat jika mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
  • Jika ingin aktif kembali, harus melunasi tunggakan.

Kelebihan BPJS BPU Dibanding Asuransi Swasta

  1. Iuran lebih murah.
  2. Perlindungan luas, termasuk biaya pengobatan tanpa batas plafon (untuk JKK).
  3. Ada program beasiswa anak.
  4. Bisa ikut program pensiun.
  5. Resmi dikelola negara dan diawasi OJK/LPS.

Kekurangan BPJS BPU

  1. Tidak ada manfaat rawat jalan untuk penyakit umum (itu masuk BPJS Kesehatan, bukan BPJS Ketenagakerjaan).
  2. Iuran harus dibayar rutin, jika tidak status nonaktif.
  3. Proses klaim kadang memerlukan waktu dan dokumen lengkap.

Tips Memilih Program BPJS BPU yang Tepat

  1. Sesuaikan dengan penghasilan. Jika pendapatan kecil, bisa mulai dari paket dasar JKK + JKM.
  2. Tambahkan JHT. Supaya ada tabungan jangka panjang untuk hari tua.
  3. Pertimbangkan JP. Jika mampu, ikut program pensiun untuk perlindungan seumur hidup.
  4. Bayar tepat waktu. Agar kepesertaan tidak terputus.
  5. Gunakan aplikasi JMO. Untuk cek saldo JHT, pembayaran, hingga klaim online.

Kesalahpahaman tentang BPJS BPU

  • Mitos: BPJS BPU hanya untuk pedagang.
    Fakta: Bisa untuk semua pekerja mandiri, termasuk freelancer dan driver ojol.
  • Mitos: Iuran mahal.
    Fakta: Bisa mulai dari Rp16.800 per bulan.
  • Mitos: BPJS BPU sama dengan BPJS Kesehatan.
    Fakta: Berbeda, BPJS BPU adalah bagian dari BPJS Ketenagakerjaan, bukan Kesehatan.

Contoh Kasus Nyata

  • Driver ojek online yang mengalami kecelakaan lalu lintas → biaya rumah sakit ditanggung BPJS BPU JKK.
  • Pedagang kecil yang meninggal dunia → ahli waris mendapat santunan + beasiswa anak.
  • Freelancer yang rutin bayar iuran JHT → bisa mencairkan tabungan hari tua saat tidak bekerja lagi.

Mengapa Pekerja Informal Wajib Ikut BPJS BPU?

  1. Risiko kecelakaan kerja tetap ada meski bekerja mandiri.
  2. Perlindungan keluarga jika peserta meninggal dunia.
  3. Ada tabungan hari tua untuk jaminan masa depan.
  4. Biaya murah tapi manfaat besar.
  5. Wajib menurut UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

BPJS BPU, Perlindungan Terjangkau untuk Semua Pekerja Mandiri

BPJS BPU adalah solusi bagi pekerja mandiri untuk tetap mendapatkan perlindungan sosial. Dengan iuran mulai Rp16.800 per bulan, peserta sudah terlindungi dari risiko kecelakaan kerja hingga santunan kematian.

Bagi pedagang, freelancer, sopir, maupun pekerja informal lainnya, bergabung di BPJS BPU adalah langkah cerdas untuk mengamankan masa depan diri sendiri dan keluarga.