Mengenal Pengertian Indeks Harga Konsumen atau IHK dan Hubungannya dengan Inflasi

Semua orang tentu memahami tentang apa itu inflasi dan kaitannya dengan perekonomian suatu negara. Secara umum, yang dimaksud dengan inflasi adalah kenaikan harga produk, baik itu barang maupun jasa. Kenaikan harga produk tersebut berlangsung secara universal dan kontinu seiring berjalannya waktu. 

Namun, tahukah kamu jika ada banyak indikator yang digunakan untuk menilai tingkat inflasi suatu negara? Salah satu contohnya adalah IHK atau Indeks Harga Konsumen. Secara singkat, IHK bisa diartikan sebagai indeks yang memperhitungkan perubahan rata-rata dari harga sebuah paket produk yang bisa dikonsumsi di kurun waktu atau periode tertentu. 

Tidak hanya itu, indeks tersebut juga kerap digunakan sebagai bahan pertimbangan terkait penyesuaian upah, gaji, dana pensiun, dan sebagainya. Lalu, apa yang sebenarnya dimaksud dengan IHK ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penjelasan berikut ini penting untuk kamu cermati.

Baca juga: Proyeksi Ekonomi dan Investasi Menguntungkan 2022

Apa Itu Indeks Harga Konsumen atau IHK?

Indeks Harga Konsumen

IHK adalah indeks yang digunakan untuk mengukur rata-rata harga produk, baik itu barang atau jasa, yang umum dikonsumsi atau digunakan oleh konsumen rumah tangga. Indeks tersebut kerap digunakan untuk mengetahui tingkat inflasi sebuah negara serta sebagai pertimbangan terkait penyesuaian upah, gaji, dana pensiun, maupun jenis kontrak lainnya. 

Indeks harga konsumen ini mampu mengukur perubahan harga produk secara rata-rata dan berkala ketika konsumen membeli barang maupun jasa. Perubahan tersebut umumnya dikenal dengan istilah inflasi jika harganya meningkat atau deflasi saat harganya menurun. 

Pada dasarnya, indeks ini dilakukan untuk mengukur level harga agregat pada sebuah perekonomian. Dengan begitu, daya beli atas setiap unit valuta atau mata uang suatu negara bisa diketahui. 

Perlu dipahami bahwa IHK ini berguna untuk mengukur variasi dari harga produk eceran maupun produk lain yang dibeli atau dibayar oleh masyarakat. Dengan kata lain, indeks tersebut tidak mencakup beberapa hal terkait keuangan, seperti investasi dan tabungan serta pengeluaran pengunjung atau wisatawan asing di suatu negara. 

Di Indonesia sendiri, penghitungan IHK adalah tanggung jawab dari BPS atau Badan Pusat Statistik. Perhitungan tersebut dimulai dengan pengumpulan harga ribuan produk dan menimbang jenis barang berbeda dengan cara menghitung harga kelompok produk yang dibeli kalangan konsumen tertentu. Tugas BPS adalah mengubah harga produk tersebut menjadi suatu indeks tunggal dan mengukur semua tingkat harga.

Manfaat dari IHK

IHK

Manfaat mengetahui IHK tidak sekadar untuk melihat tingkat inflasi dalam sebuah negara secara jelas. Tapi, ada beragam tujuan lain yang bisa diraih saat menilai indeks tersebut secara rutin:

1. Menilai Efektivitas dari Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Adanya IHK mampu memberikan gambaran atau proyeksi terkait efektivitas dari kebijakan ekonomi yang dibuat oleh pemerintah. Melalui indeks tersebut pula pemerintah, pebisnis, maupun masyarakat bisa melihat gambaran terkait perubahan harga pada ekonomi. Di samping itu, IHK juga bisa berperan sebagai panduan terkait pembuatan keputusan secara akurat dan tepat terhadap kondisi ekonomi di sebuah negara.  

2. Menjadi Deflator pada Indikator Ekonomi Lain

IHK serta komponen penyusunnya bisa juga digunakan sebagai deflator pada indikator ekonomi lain. Hal tersebut meliputi, penjualan eceran, dan juga pendapatan atau upah kerja per jam ataupun mingguan. 

Tidak hanya itu, IHK dapat dimanfaatkan guna menghitung dolar konsumen dan menemukan daya beli terhadapnya. Biasanya, daya beli terhadap dolar akan meningkat ketika tingkat dari harga agregat menurun, ataupun sebaliknya.  

3. Menyesuaikan Kelayakan Kelompok Masyarakat Terhadap Bantuan Pemerintah

IHK juga bisa digunakan untuk menyesuaikan level atau tingkat kelayakan seseorang terhadap sejumlah jenis bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Pemberian bantuan oleh pemerintah yang disesuaikan dengan indeks tersebut mencakup jaminan sosial, serta secara otomatis memberi penyesuaian terhadap biaya hidup terhadap pekerja rumah tangga.

Selain itu, ada pula beragam manfaat lain yang bisa didapatkan saat mengetahui apa itu IHK, seperti sebagai sebuah indikator untuk mengetahui lebih dalam mengenai inflasi, patokan terkait kenaikan penghasilan di masyarakat, menjadi rujukan terkait biaya produk yang perlu dikeluarkan, dan mengetahui daya beli masyarakat terhadap valuta atau nilai dari mata uang. 

Berkaitan dengan keempat manfaat tambahan tersebut, IHK penting untuk dipahami oleh investor atau pemain saham pada pasar modal. Dengan begitu, keputusan investasinya juga akan menjadi lebih akurat dalam menghasilkan keuntungan sesuai harapan. Di sisi lain, pemahaman tentang IHK ini juga bisa dijadikan patokan bagi karyawan terkait kenaikan gajinya. 

Produk yang Umum Dihitung pada IHK

Produk yang Dihitung IHK

IHK memang berkaitan dengan perubahan harga suatu produk yang umum dan kerap dikonsumsi oleh masyarakat rumah tangga. Akan tetapi, pada kenyataannya, tak semua produk, barang, atau jasa bisa digunakan dan dipertimbangkan pada perhitungan indeks harga tersebut. 

Terdapat beragam produk yang umumnya dimasukkan pada perhitungan indeks ini, seperti barang maupun jasa yang biasa dikonsumsi pekerja mandiri, pekerja profesional, masyarakat dari kalangan menengah ke bawah, sampai pensiunan dan juga pengangguran. Produk yang tidak termasuk pada hitungan indeks harga ini adalah jasa atau produk yang dikonsumsi oleh petani, pasukan bersenjata, narapidana, dan juga pasien dari rumah sakit jiwa. 

Secara umum, berikut adalah 8 kategori produk, barang, ataupun jasa yang termasuk pada perhitungan indeks harga konsumen.

  • Makanan
  • Pakaian
  • Perumahan atau properti
  • Transportasi
  • Biaya rumah sakit atau perawatan medis
  • Pendidikan
  • Rekreasi
  • Produk, barang, atau jasa lainnya

Hubungan IHK dengan Inflasi

IHK merupakan indeks yang sering kali dihubungkan saat terjadi sebuah inflasi atau deflasi. Menurut penjelasan dari BPS atau Badan Pusat Statistik, IHK merupakan sebuah indikator yang dipakai untuk mengetahui tingkat inflasi di sebuah negara. Oleh karenanya, deflasi dan inflasi  atau tingkat kenaikan  dan penurunan harga barang dan juga jasa tersebut bisa dilihat dari perubahan pada IHK di kurun waktu atau periode tertentu. 

Dengan tingginya tingkat indeks harga ini, laju inflasi biasanya akan menjadi lebih cepat pula. Akan tetapi, masih ada banyak pihak yang belum memahami betul bagaimana kaitan antara IHK dengan inflasi sebenarnya. 

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rincian hubungan antara Indeks Harga Konsumen dan inflasi. 

  • Menjadi dasar pada pembuatan sebuah kebijakan ekonomi, seperti kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Sebagai contoh, perkembangan dari IHK akan menjadi patokan pada pemerintah ketika memperhitungkan laju inflasi. Kemudian, hal tersebut akan dijadikan sebagai pertimbangan dalam penentuan kenaikan gaji PNS dan biasanya akan diikuti perusahaan swasta, tapi melalui beberapa pertimbangan berbeda. 
  • Inflasi dan IHK juga bisa digunakan oleh pemerintah ketika menentukan batasan harga jual dari produk. Tujuannya agar tak ada pihak yang akan merasa dirugikan. Dengan begitu, pemerintah mampu menetapkan kebijakan harga maksimal yang akan melindungi konsumen dan juga harga minimal yang mampu melindungi pihak produsen.
  • Perkembangan dari IHK dan juga inflasi bisa menggambarkan atau memproyeksikan bagaimana tingkat kemajuan ekonomi di sebuah negara.
  • Pergerakan IHK dan inflasi dapat pula dijadikan sebagai cara dalam mengetahui sejumlah jenis faktor yang mampu memicu ataupun menghambat kemajuan dan juga kemandekan ekonomi. 
  • Selain itu, inflasi dan IHK bisa menggambarkan jumlah dan ketersediaan, produk, barang, maupun jasa. Umumnya, ketika nilai dari IHK kian menanjak, artinya pembelian persediaan bisa dipercepat guna menghindari pembelian yang lebih tinggi.
  • IHK dan inflasi yang disusun pada periode tertentu bisa memproyeksikan terkait bagaimana tingkat kesejahteraan dan kemakmuran petani.
  • Terakhir, IHK dan inflasi bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi para investor di pasar modal untuk menjual atau membeli suatu saham. 

Baca juga: Pilihan Investasi Menarik saat Ekonomi Membaik

Jadi Indikator Inflasi, IHK Adalah Aspek Penting pada Perekonomian Negara

Itulah penjelasan mengenai apa itu Indeks Harga Konsumen atau IHK, manfaat, dan hubungannya dengan inflasi. Penghitungan indeks tersebut dilakukan dengan melihat perubahan harga produk yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat di periode tertentu. Karena itu, indeks ini menjadi salah satu aspek penting yang harus dipahami untuk mengetahui kondisi perekonomian sebuah negara.