Mengenal Asuransi Tradisional, Jenis dan Perbedaannya dengan Asuransi Unit Link

Asuransi merupakan produk keuangan yang fungsinya untuk melindungi risiko keuangan/finansial dimasa depan dari berbagai kejadian tidak terduga. Seperti meninggal dunia, kecelakaan atau menurunnya kondisi kesehatan.

Dan semakin kesini semakin banyak orang yang akhirnya memahami betapa pentingnya membeli produk asuransi guna untuk melindungi keuangan dimasa depan.

Hal ini membuat banyak perusahaan asuransi ikut menghadirkan berbagai produk asuransi dengan berbagai fasilitas, manfaat dan benefit yang beragam guna memenuhi kebutuhan nasabahnya.

Nah, dari berbagai jenis asuransi yang ada saat ini, salah satu jenis asuransi yang paling banyak dimiliki adalah jenis asuransi tradisional.

Apa itu asuransi tradisional?

Jenis-Jenis Asuransi Tradisional

Asuransi tradisional sendiri merupakan produk asuransi murni, yang hanya menawarkan manfaat pertanggungan asuransi tanpa adanya unsur investasi di dalamnya seperti asuransi unit link.

Asuransi tradisional sendiri terdiri dari 3 jenis produk asuransi yaitu asuransi berjangka (termlife), asuransi seumur hidup (wholelife) dan asuransi dwiguna (endowment). Berikut penjelasannya secara lengkap:

Asuransi Berjangka (Termlife)

Ini adalah jenis asuransi yang masa asuransinya dibatasi oleh waktu tertentu, misalnya 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan seterusnya.

Ciri khas asuransi termlife adalah adanya jangka waktu yang spesifik dan jika tidak terjadi klaim premi tidak akan ada pembayaran manfaat atau uang pertanggungan.

Asuransi Termlife adalah asuransi jiwa tradisional yang paling murah preminya dan uang pertanggungannya cukup besar.

Asuransi Seumur Hidup (Wholelife)

Asuransi jenis ini adalah yang umumnya memberikan jangka waktu proteksi sampai usia 99 tahun.

Asuransi whole life memiliki nilai tunai. Nilai tunai tersebut dapat dipinjam (bunga dan aturan mainnya dapat ditanyakan ke masing-masing perusahaan).

Pada jenis asuransi ini, pihak perusahaan asuransi akan membayarkan manfaat atau uang pertanggungan jika terjadi klaim di masa kontrak atau pada saat akhir kontrak asuransi.

Asuransi Dwiguna (Endowment)

Asuransi ini biasanya digabungkan dengan suatu jenis tujuan tertentu, misal asuransi pendidikan, asuransi dana pensiun. Asuransi endowment adalah asuransi yang dapat dibilang populer pada saat asuransi unitlink belum keluar.

Produk produk Endowment ada yg berbentuk asuransi dana pensiun, pendidikan atau kematian.

Ciri khas dari produk asuransi ini adalah mengeluarkan sejumlah dana keperluan utk berbagai keperluan tergantung jenisnya.

Baca Juga: 12 Asuransi Jiwa Terbaik, Pahami Jenis dan Tips Memilih Asuransi

Perbedaan Asuransi Tradisional dan Asuransi Unit Link

Unit link merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi dan memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu polis, yaitu manfaat perlindungan serta manfaat investasi yang juga memiliki risiko sesuai dengan dana investasi yang dipilih.

Meskipun sama-sama asuransi selain memiliki manfaat investasi baik saham atau reksadana ternyata ada beberapa perbedaan lain yang cukup signifikan antara asuransi tradisional dan asuransi unit link. Berikut penjelasannya yang lebih lengkap:

 

Asuransi Tradisional

Asuransi Unit Link

Nilai tunai

-          Adalah manfaat tunai yang tersedia bagi nasabah dan dapat dicairkan ataupun dibayarkan selama Masa Asuransi sesuai dengan jenis asuransi itu sendiri.

Tanpa nilai tunai:

-          Asuransi jiwa berjangka (term life)

 

Dengan nilai tunai:

-          Asuransi jiwa dwiguna (endowment)

Nilai tunai pada asuransi unit link berupa bentuk ilia investasi yang terbentuk secara jangka panjang.

 

 

Premi

-          Premi adalah tagihan yang harus dibayarkan perbulan selama polis asuransi berjalan.

Pada asuransi jiwa berjangka (term-life), premi yang dibayarkan nasabah relatif rendah karena produk ini biasanya hanya menyediakan perlindungan jiwa berupa nilai uang pertanggungan jiwa, tanpa disertai nilai tunai.

 

Sementara Premi asuransi jiwa unit link dan asuransi jiwa tradisional dwiguna (endowment) umumnya lebih tinggi, karena selain menyediakan nilai uang pertanggungan.

Nilai premi pada asuransi jiwa unit link, meski bersifat tetap, namun saat nasabah menaikan nilai manfaat asuransi akan diperlukan peningkatan nilai premi untuk kecukupan pembebanan biaya asuransi yang ikut meningkat juga.

Nilai perlindungan

-          Adalah manfaat atau pertanggungan tambahan yang bisa diberikan oleh produk asuransi.

Asuransi tradisional biasanya tidak tersedia pertanggungan tambahan.

Tersedia pilihan pertanggungan tambahan bagi nasabah. Agar dapat melengkapi kebutuhan perlindungan yang komprehensif.

Nasabah dapat memilih pertanggungan tambahan kesehatan maupun non-kesehatan di luar manfaat asuransi dasar yang ada pada asuransi jiwa unit link.

Masa asuransi

-          Masa berjalannya kontrak asuransi sesuai dengan yang ditulis pada polis asuransi.

Asuransi jiwa tradisional term-life umumnya memberikan perlindungan selama Masa Asuransi tidak sampai usia Tertanggung 99 tahun.

Asuransi jiwa unit link bisa berlaku seumur hidup atau hingga usia tertanggung mencapai 100 tahun.

Cuti Premi

-          Cuti premi adalah fasilitas di mana pemegang polis diperbolehkan tidak membayar premi atau berhenti membayar premi dalam jangka waktu tertentu tanpa kehilangan manfaat asuransi. Cuti premi merupakan salah satu fasilitas atau fitur yang ada dalam polis asuransi.

Asuransi jiwa tradisional tidak mengenal istilah cuti Premi, atau periode di mana nasabah tidak perlu menyetor Premi tanpa membuat polis lapsed atau berakhir.

Sementara asuransi jiwa unit link menawarkan fasilitas cuti premi yang bisa dilakukan jika ada kebutuhan mendesak saja.

Masa pembayaran premi

-          Masa pembayaran premi biasanya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Polis yang menghendaki pembayaran premi secara berkala, seperti bulanan, setiap enam bulan atau tahunan.

Produk asuransi tradisional biasanya menawarkan pilihan masa pembayaran premi yang lebih singkat.

Asuransi unit link umumnya menawarkan masa pembayaran premi selama masa asuransi.

Baca Juga: Hemat dan Praktis, Ini Pertimbangan Saat Memilih Asuransi Keluarga 

Pilih yang sesuai Budget dan Kebutuhan

Asuransi yang tepat dan baik itu adalah asuransi yang preminya sesuai dengan keuagan dan manfaat serta fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan. Baik itu asuransi tradisional ataupun unit link, pastikan untuk memilih yang manfaat dan fasilitas yang ditawarkan seusai ekspetasi dan besaran premi yang harus dibayarkan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Asuransi Jiwa dari Premi Murah sampai Bisa sebagai Tabungan