12 Asuransi Jiwa Terbaik, Pahami Jenis dan Tips Memilih Asuransi

Hampir semua orang mulai sadar bahwa memberikan perlindungan pada diri sendiri dan keluarga sangat penting. Tak heran, jika kian kemarin semakin banyak orang yang memilih makan dan minuman sehat, olahraga teratur hingga minum vitamin tambahan.

Namun, pada kenyataannya menjaga pola hidup saja tidak cukup. Hal ini dikarenakan penyakit bisa menyerang kapan saja. Apalagi ajal seseorang meninggal karena sakit atau kecelakan tidak ada yang tahu.

Jika hal buruk tersebut terjadi, tentunya akan banyak biaya-biaya yang dibutuhkan. Mulai dari pengobatan hingga biaya kebutuhan hidup bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.

Agar segala biaya tersebut terpenuhi dan keuangan tetap aman, kamu yang berperan sebagai pencari nafkah wajib memiliki asuransi jiwa.

Bagi kamu yang baru saja merencanakan untuk membeli asuransi jiwa, tak ada salahnya pahami dulu pengertian hingga tips memilih asuransi jiwa agar mendapatkan asuransi jiwa terbaik dan tepat untuk perlindungan diri sendiri dan keluarga.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Apa Itu Asuransi Jiwa?

loader
Asuransi Jiwa

Mungkin masih banyak orang yang belum paham apa itu asuransi jiwa. Sebab, secara umum orang hanya berfokus pada asuransi kesehatan. Padahal asuransi jiwa juga sangat penting terutama bagi kamu yang sudah berkeluarga.

Pengertiannya, asuransi jiwa adalah sebuah jasa layanan yang dioperasikan suatu perusahaan dalam menanggulangi sebuah risiko yang terjadi pada jiwa seseorang. Dengan asuransi jiwa, perusahaan akan mengcover segala biaya yang ahli waris butuhkan jika memang pemilik asuransi memiliki penyakit berat, kritis, cacat yang membuat tidak bisa bekerja lagi atau meninggal.

Jenis dan Fungsi Asuransi Jiwa

Setelah memahami pengertian asuransi jiwa, selanjutnya yaitu kamu perlu mengetahui kalau asuransi jiwa memiliki empat jenis yang masing-masingnya memiliki fungsi, seperti berikut:

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)

Sesuai dengan namanya, asuransi jiwa berjangka adalah perlindungan jiwa untuk kamu dan keluarga dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan antara kamu sebagai pemegang polis dan perusahaan.

Jangka waktu asuransi jiwa ini mulai dari 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun atau lebih. Kamu yang memilih asuransi jiwa berjangka wajib membayar premi di muka setiap tahunnya selama periode berlangsung.

Perlu diingat, jika polis tersebut tidak aktif karena kamu lupa membayar premi, maka manfaat asuransi jiwa berjangka dan premi yang sudah kamu bayar sebelumnya akan hangus.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Asuransi jiwa seumur hidup tentunya akan memberikan perlindungan kamu dan orang yang tertanggung seumur hidup, bahkan hingga usia 100 tahun.

Premi yang kamu bayarkan setiap bulannya bersifat tetap. Bisa dibilang asuransi jiwa seumur hidup sama saja dengan tabungan.

Jika polis tidak aktif atau yang tertanggung meninggal, pemegang polis tetap mendapatkan nilai tunai yang dijanjikan. Namun, nilai ini tidak diberikan seutuhnya karena dikurangi dengan berbagai biaya penutupan polis atau premi yang tertunggak.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endorment)

Umumnya, asuransi jiwa dwiguna memberikan manfaat proteksi dan juga tabungan. Biasanya, asuransi jiwa dwiguna ini terdapat pada asuransi pendidikan.

Perlindungan ini diberikan selama yang tertanggung masih hidup hingga jatuh tempo atau meninggal sebelum  waktu yang tertera pada polis

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Pada asuransi jiwa unit link, kamu atau pemegang polis memberikan perlindungan pada diri sendiri dan keluarga sekaligus berinvestasi. Jadi, pemegang polis akan mendapatkan pengembalian dana sekaligus tambahan dana yang didapat dari hasil investasi.

Baca Juga: Polis Asuransi Lapse, Apa Itu?

Manfaat Memiliki Asuransi Jiwa

Yang namanya asuransi pastinya memberika manfaat berupa perlindungan kepada pemegang polis dan yang tertanggung. Secara rincinya, terdapat banyak manfaat jika kamu memiliki asuransi jiwa, antara lain:

  1. Perusahaan akan memberikan perlindungan dari risiko kepala keluarga yang juga pemegang polis meninggal dunia.
  2. Pemegang polis dan yang tertanggung akan mendapatkan santunan jika tidak bisa lagi bekerja karena cacat.
  3. Perusahaan akan memenuhi kelangsungan hidup keluarga atau ahli waris yang tertanggung.
  4. Perusahaan membantu mengelola keuangan keluarga dengan baik dan cepat dan mencegah terjadinya kerugian.
  5. Perusahaan akan memberikan rasa aman dan tenang kepada ahli waris.
  6. Pemegang polis mendapatkan tambahan berupa investasi jika memilih unit link.
  7. Perusahaan asuransi akan memberikan uang cash dalam jumlah besar jika pemegang polis cacat atau meninggal.
  8. Uang dari pengembalian asuransi bisa digunakan untuk bayar utang.
  9. Asuransi jiwa bisa dijadikan sebagai persiapan masa pensiun.
  10. Memastikan biaya pendidikan anak tercapai sesuai target.
  11. Asuransi jiwa sebagai pengganti penghasilan yang hilang karena sakit berat atau cacat sehingga tidak bisa lagi bekerja.
  12. Asuransi jiwa sebagai biaya perawatan medis
  13. Menambah aset finansial
  14. Asuransi jiwa bisa dijadikan dana warisan

Klaim Asuransi Jiwa

loader
Asuransi Jiwa

Masih banyak yang berpikir kalau klaim asuransi jiwa ini sulit. Alasan ini jugalah yang membuat orang-orang tidak mau membeli asuransi jiwa. Padahal, cara klaim asuransi jiwa sangat sederhana. Umumnya, hanya memenuhi syarat-syarat dan dokumen yang dibutuhkan.

Berikut cara klaim asuransi jiwa dari berbagai risiko yang terjadi secara umum, antara lain:

  • Formulir pengajuan klaim sesuai risiko yang dihadapi saat ini
  • Surat keterangan dari dokter atau rumah sakit
  • Fotokopi dokumen hasil pemeriksaan di rumah sakit
  • Fotokopi KTP
  • Kwitansi asli
  • Surat berita acara
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan polisi jika kecelakaan
  • Dokumen pendukung lainnya

Berbagai risiko yang ditanggung asuransi jiwa, yaitu:

  • Klaim Rawat Inap
  • Klaim Penyakit Kritis
  • Klain Cacat Permanen
  • Klaim Kecelakaan
  • Klaim Meninggal Dunia

Baca Juga: Generasi Z dan Asuransi, Perlu Gak Sih? Simak Manfaat dan Tips Pilih Asuransi yang Cocok

12 Asuransi Jiwa Terbaik

Dari sekian banyak perusahaan, terdapat asuransi jiwa terbaik yang bisa kamu pertimbangkan hingga mendapatkan asuransi jiwa yang tepat.

Berikut 12 perusahaan asuransi jiwa terbaik 2021 yang telah diumumkan oleh majalah Investor pada 21 September 2021, antara lain:

  1. PT Asuransi Simas Jiwa
  2. PT Asuransi Allianz Life Indonesia
  3. PT AXA Mandiri Finansial Service
  4. PT Asuransi BRI Life
  5. PT BNI Life Insurance
  6. PT Asuransi Jiwa Sequis Life
  7. PT Capital Life Indonesia
  8. PT Great Eastern Life Indonesia
  9. PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia
  10. PT Asuransi Jiwa BCA
  11. PT PFI Mega Life Insurance
  12. PT Heksa Solution Insurance

Tips Memilih Asuransi Jiwa

Perusahaan asuransi semakin bertumbuh. Itu artinya, perusahaan asuransi jiwa juga semakin banyak. Namun, dengan banyaknya perusahaan asuransi ini jangan membuat kamu menjadi bingung dalam memilih asuransi jiwa.

Kamu hanya tinggal fokus pada kumpulan perusahaan asuransi jiwa yang sudah mendapatkan predikat terbaik di tahun 2021 ini. Setelah itu, pertimbangkan dari berbagai hal untuk mendapatkan asuransi jiwa yang tepat.

Berikut tipsnya:

  1. Pilih produk asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan di masa sekarang dan masa datang
  2. Alokasikan pendapatan sekitar 10% -20% untuk asuransi
  3. Perhatikan kredibilitas perusahaan
  4. Pilih perusahaan dengan pelayanan yang terbaik

Beli Asuransi Selagi Sehat

Asuransi merupakan aset penting yang harus dimiliki semua orang. Dengan asuransi, segala kehidupan dan harta benda akan mendapatkan perlindungan. Dengan begitu, kamu tidak perlu bingung atau pusing jika kondisi keuangan tidak menentu tapi dihadapi dengan berbagai risiko seperti sakit, bencana alam atau meninggal dunia.

Baca Juga: Asuransi Mobil: Cara Klaim Asuransi All Risk dan TLO