Pasangan Muda yang Baru Menikah, Penting Banget Punya Asuransi dan Investasi Ini

Anda merupakan pasangan muda yang baru saja menikah? Tentunya kehidupan baru ini turut mempengaruhi neraca keuangan setiap bulan. Pengeluaran menjadi dobel karena sudah berkeluarga.

Saat menjalani kehidupan rumah tangga, selain memenuhi kebutuhan, Anda dan pasangan juga harus memikirkan hal penting seperti investasi dan asuransi. Kepemilikan asuransi untuk menjamin kesehatan maupun harta benda Anda. Apalagi kalau sudah punya anak, Anda perlu memikirkan masa depan pendidikannya.

Sementara investasi merupakan cara terbaik untuk menggandakan uang. Dengan menanamkan modal ke produk investasi yang tepat dalam jangka panjang, maka Anda akan memperoleh imbal hasil atau keuntungan besar.

Baca Juga: Cuci Darah Pakai BPJS Kesehatan Gak Perlu Surat Rujukan, Cukup Sidik Jari

Lalu jenis asuransi dan investasi apa saja yang mesti dimiliki pasangan muda?

1. Asuransi kesehatan


Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi pertama yang wajib banget Anda dan pasangan adalah asuransi kesehatan. Asuransi ini akan memberikan jaminan kesehatan untuk Anda maupun keluarga. Manfaatnya seperti pertanggungan biaya rawat inap, rawat jalan, biaya pengobatan, sampai biaya operasi.

Anda dapat memilih menggunakan asuransi kesehatan swasta atau menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Oh ya, dalam aturan Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS mengamatkan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) wajib ikut BPJS Kesehatan.  

Jadi, bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan, pasti akan didaftarkan perusahaan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sementara bagi non-karyawan, dapat mendaftar sebagai peserta mandiri. Jika dirasa masih kurang, Anda dapat melengkapinya dengan asuransi kesehatan swasta.

Pilih produk asuransi kesehatan swasta yang sesuai kebutuhan dan premi sesuai kemampuan bujet Anda. Paling penting adalah dapat meng-cover penyakit-penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

2. Asuransi kendaraan dan rumah


Asuransi Mobil

Jika Anda dan pasangan sudah memiliki rumah dan kendaraan, seperti mobil atau motor, jangan tunda untuk memiliki asuransi harta benda ini. Dengan asuransi mobil misalnya, akan ada perlindungan bagi kendaraan Anda dari berbagai risiko, seperti kecelakaan, kehilangan atau pencurian, kerusakan akibat banjir atau kerusuhan, dan risiko lainnya.

Sementara asuransi rumah, bukan hanya bangunan yang dapat diasuransikan, tapi juga harta benda di dalam rumah. Begitu ada kebakaran, pencurian, banjir, pihak asuransi akan menanggung kerugian tersebut.

3. Asuransi pendidikan


Asuransi Pendidikan

Begitu menikah dan punya anak, jenis asuransi lain yang harus Anda persiapkan adalah asuransi pendidikan. Ini sangat penting untuk kelangsungan pendidikan buah hati Anda. Sehingga mau sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga kuliah, biayanya terjamin.

Biaya pendidikan anak naik setiap tahun. Kalau tidak disiasati dengan mempersiapkan asuransi pendidikan sedari dini, Anda sendiri yang akan pusing tujuh keliling karena biayanya yang mahal.

Baca Juga: Pilih Jenis Asuransi ini biar Mobil Kena Banjir Ditanggung Asuransi

Sementara untuk investasi menguntungkan bagi pasangan muda, bisa mencoba instrumen:

1. Emas


Investasi emas

Sebenarnya tidak perlu susah payah memikirkan investasi apa yang menguntungkan. Pertama jawabannya adalah emas. Emas masih jadi pilihan investasi favorit banyak orang, baik dalam bentuk emas batangan, perhiasan, maupun logam mulia.

Keuntungannya juga banyak. Selain nilainya yang relatif stabil, hasil dari investasi emas bisa mencapai 10-12% per tahun. Kalau butuh dana segar mendesak, Anda dapat menjual emas dengan mudah. Investasi emas saat ini juga gampang banget, bisa lewat online. Modalnya bahkan ada yang dimulai dari Rp5.000-an saja.

2. Reksadana


Investasi Reksadana

Portofolio reksadana banyak dipilih milenial termasuk anak muda untuk berinvestasi karena dianggap aman dan menguntungkan. Bagaimana tidak? Kini modal investasi reksadana receh banget, cuma dimulai dari Rp10 ribu sampai Rp100 ribu. Beberapa jenis reksadana mampu memberikan return atau imbal hasil hingga 20% per tahun.

3. Deposito


Deposito

Ketimbang menabung, di mana uang yang disimpan hanya akan tergerus inflasi, coba pindah ke deposito. Besaran bunga deposito biasanya disesuaikan tenor dan nilai depositonya. Umumnya berkisar 4-7%.

Bunga deposito mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Jadi tak heran bila pendapatan dari deposito cenderung tetap, bahkan perubahannya minim setiap tahun. Sesuai lah ya buat Anda yang mau main aman, stabil, karena rendah risiko.  

4. Peer to Peer Lending


Pendanaan di Fintech P2P Lending

Mau investasi yang lebih menguntungkan? Lakukan saja pendanaan di fintech p2p lending. Dengan modal investasi mulai dari Rp100 ribu, Anda sudah bisa menjadi lender dengan tawaran keuntungan atau imbal hasil hingga 16% per tahun.

Sisihkan Gaji Setiap Bulan untuk Asuransi dan Investasi

Jika sudah siap memiliki asuransi dan investasi, berarti Anda dan pasangan harus disiplin menyisihkan sekitar 20% dari gaji bulanan untuk membayar premi asuransi serta investasi. Dalam hal ini diperlukan manajemen dalam mengatur keuangan keluarga agar segala kebutuhan dapat terpenuhi, termasuk untuk masa depan Anda dan keluarga.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Beda Risiko Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan