UMR Gorontalo Tahun 2023 Naik 6,74%

Pemerintah Gorontalo telah menetapkan UMR Gorontalo untuk tahun 2023 ini beberapa waktu yang lalu. Penetapan UMR 2023 ini akan sekaligus menggantikan UMR 2022 lalu. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, informasi terkait UMR Gorontalo ini tentu menjadi yang paling ditunggu-tunggu oleh para pekerja di wilayah tersebut. 

Penetapan UMP 2023 yang akan menggantikan UMP 2022 ini akan diumumkan sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah. Hal ini mengacu pada peraturan dari Kementerian Ketenagakerjaan yang menyebutkan bahwa pengumuman UMR 2023 harus dilakukan paling lambat tanggal 28 November 2022.

Sedangkan pengumuman untuk Upah Minimum Kabupaten/ Kota harus dilakukan paling lambat tanggal 7 Desember 2022. Pemerintah Provinsi Gorontalo sendiri telah melakukan pengumuman UMR Gorontalo untuk tahun 2023 ini beberapa waktu sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah tersebut. 

UMR Gorontalo Mengalami Kenaikan Sebesar 6,74% 

Terkait besaran kenaikan UMR 2023 dari UMR 2022, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat, yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023, di mana besaran kenaikan UMR tidak diperkenankan lebih dari 10% nilai UMR tahun sebelumnya.

Pemerintah Provinsi Gorontalo sendiri menaikkan UMP 2023 sebesar 6,74% dari UMP 2022 lalu. Dengan begitu, UMP 2023 untuk Provinsi Gorontalo adalah sebesar Rp 2.989.350,-, jumlah ini naik sebesar Rp 188.770,0  (6,74%) dari UMP 2022 lalu yang jumlahnya sebesar Rp 2.800.580,-. 

Penetapan UMP 2023 yang akan menggantikan UMP 2022 ini telah tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Gorontalo nomor 369/15/XI/2022. Sedangkan penerapan UMR 2023 ini akan menggantikan UMR 2022 dan mulai berlaku pada awal tahun atau tepatnya per tanggal 1 Januari 2023. 

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan UMR 2023 yang akan menggantikan UMR 2022 ini juga melibatkan banyak pihak terkait, antara lain: Pemerintah Provinsi Gorontalo, Dewan Pengupahan, Akademisi, Serikat Pekerja, Perkumpulan Pengusaha, dan yang lainnya. 

Secara keseluruhan, kenaikan UMR ini tentu dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk perkembangan ekonomi di wilayah Gorontalo itu sendiri. Kenaikan UMR 2022 ini diharapkan bisa membantu para pekerja untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan hidup mereka dengan baik. 

Selain Provinsi Gorontalo, semua provinsi lainnya di tanah air juga melakukan kenaikan UMP di tahun 2023 ini. Besaran kenaikan dari UMP 2022 tentu beragam, mengingat masing-masing provinsi memiliki kebijakan tersendiri terkait dengan hal tersebut.

Baca Juga: UMR Papua 2023 Tertinggi Kedua di Indonesia

Daftar Lengkap Besaran UMR/ UMP 2023 di Seluruh Provinsi di Indonesia: 

Provinsi

Jumlah UMP 2022

JUMLAH UMP 2023

Besaran Kenaikan

DKI Jakarta

Rp 4.641.854,-

Rp 4.901.798,-

Rp 259.944,-  (5,6%)

Papua

Rp 3.561.932,-

Rp 3.864.696,-

Rp 302.764,-  (8,5%)

Sulawesi Utara

Rp 3.310.723,-

Rp 3.485.000,-

Rp 174.277,-  (5,24%)

Bangka Belitung

Rp 3.264.884,-

Rp 3.498.479,-

Rp 233.595,-  (7,15%)

Sulawesi Selatan

Rp 3.165.876,-

Rp 3.385.145,- 

Rp 219.269,-  (6,9%)

Aceh

Rp 3.166.460,-

Rp 3.413.666,-

Rp 247.206,-  (7,8%)

Papua Barat

Rp  3.200.000,-

Rp 3.282.000,-

Rp  82.000,-   (2,56%)

Sumatera Selatan

Rp 3.144.146,-

Rp 3.404.177,-

Rp 260.031,-  (8,26%)

Kalimantan Utara

Rp 3.016.738,-

Rp 3.251.702,-

Rp  234.964,-  (7,79%)

Kepulauan Riau

Rp 3.050.172,-

Rp 3.279.194,-

Rp 229.022,-   (7,51%)

Kalimantan Timur

Rp 3.014.497,-

Rp 3.201.396,-

Rp 186.899,-  (6,2%)

Kalimantan Selatan

Rp 2.906.473,-

Rp 3.149.977,-

 Rp 243.504,-  (8,3%)

Riau

Rp 2.938.564,-

Rp 3.191.662,-

Rp 235.098,-  (8,61%)

Kalimantan Tengah

Rp 2.922.515,-

Rp 3.181.013,-

Rp 258.498,-  (8,84%)

Jambi

Rp 2.649.034,-

Rp 2.943.000,-

Rp 293.966,-  (9,04%)

Gorontalo

Rp 2.800.580,-

Rp 2.989.350,-

Rp 188.770,0  (6,74%)

Sulawesi Barat

Rp 2.678.863,-

Rp 2.871.794,-

Rp 192.931,-  (7,20%)

Sulawesi Tenggara

Rp 2.576.016,-

Rp 2.758.984,-

Rp 182.968,-  (7,10%)

Sumatera Utara

Rp 2.522.609,-

Rp 2.710.493,-

Rp 187.884,-  (7,45%)

Bali

Rp 2.516.971,-

Rp 2.713.672,-

Rp 196.701,-  (7,81%)

Maluku Utara

Rp 2.862.231,-

Rp 2.976.720,-

Rp 114.489,-  (4%)

Sumatera Barat

Rp 2.512.539,-

Rp 2.742.476,-

Rp 229.937,-  (9,15%)

Banten

Rp 2.501.203,-

Rp 2.661.280,-

Rp 160.077,-  (6,4%)

Maluku

Rp 2.618.312,-

Rp 2.812.827,-

Rp 194.515,-  (7,93%)

Lampung

Rp 2.440.486,-

Rp 2.633.284,-

Rp 192.798,-  (7,89%)

Kalimantan Barat

Rp 2.434.328,-

Rp 2.608.601,-

Rp 174.273,-  (7,16%)

Sulawesi Tengah

Rp 2.390.739,-

Rp 2.599.546,-

Rp 208.807,-  (8,73%)

Bengkulu

Rp 2.238.094,-

Rp 2.418.280,-

Rp 180.186,-  (8,1%)

Nusa Tenggara Barat

Rp 2.207.212,-

Rp 2.371.407,-

Rp 164.195,-  (7,44%)

Nusa Tenggara Timur

Rp 1.975.000,-

Rp 2.123.994,-

Rp 148.994,-  (7,54%)

Jawa Barat

Rp 1.841.487,-

Rp 1.986.670,-

Rp 145.183,-  (7,88%)

Jawa Timur

Rp 1.891.567,-

Rp 2.040.244,-

Rp 148.677,-  (7,8%)

Jawa Tengah

Rp 1.813.011,-

Rp 1.958.169,-

Rp 145.158,-  (8,01%)

Yogyakarta

Rp 1.840.951,-

Rp 1.981.782,-

Rp 140.831,-  (7,65%) 

Baca Juga: UMR DKI Jakarta Terbaru yang Wajib Dipahami Pekerja

UMK Seluruh Kabupaten dan Kota Gorontalo Rp 2.989.350,- 

Selain menetapkan kenaikan UMR 2023, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga menetapkan Upah Minimum Kabupaten / Kota (UMK) di wilayah tersebut. Rapat pleno penetapan UMK ini juga melibatkan banyak pihak, termasuk Dewan Pengupahan dan yang lainnya. 

Sama dengan nilai UMP 2023, UMK di seluruh kabupaten dan kota yang terdapat di Gorontalo juga mengalami kenaikan di tahun 2023 ini. Besaran Kenaikan ini tentu sudah melalui pertimbangan yang matang dari seluruh pihak yang terlihat di dalamnya. 

Berikut ini adalah besaran UMK di kabupaten dan kota Gorontalo untuk tahun 2023: 

  1. UMK Kota Gorontalo Rp Rp 2.989.350,-
  2. UMK Kabupaten Boalemo Rp Rp 2.989.350,-
  3. UMK Kabupaten Bone Bolango Rp Rp 2.989.350,-
  4. UMK Kabupaten Pohuwato Rp Rp 2.989.350,-
  5. UMK Kabupaten Gorontalo Rp Rp 2.989.350,-
  6. UMK Kabupaten Gorontalo Utara Rp Rp 2.989.350,

UMK yang baru untuk tahun 2023 ini akan berlaku sejak awal tahun, tepatnya per tanggal 1 Januari 2023. Kenaikan UMK ini diharapkan bisa membantu para pekerja yang berada di kabupaten dan kota untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan baik. 

Tips Mengelola Penghasilan untuk Pekerja Pemula

Mendapatkan pekerjaan dan gaji untuk pertama kalinya, kebanyakan orang biasanya memiliki banyak keinginan untuk berbelanja. Hal ini sebenarnya wajar saja, selama dilakukan dengan rencana yang matang dan sesuai kebutuhan. 

Penting untuk selalu mengelola keuangan dengan ketat, terutama bagi pekerja pemula yang belum berpengalaman dalam mengelola penghasilan. Jangan sampai gaji hanya cukup untuk setengah bulan saja, sebab hal ini akan membuat kondisi keuangan pontang-panting setiap bulannya. 

Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan pekerja pemula dalam mengatur keuangan: 

1. Susun Anggaran Keuangan yang Ketat

Membuat anggaran keuangan merupakan poin wajib yang harus dilakukan setiap orang, termasuk pekerja pemula. Anggaran akan mempermudah untuk mengatur pengeluaran dan mengalokasikan setiap sen dengan tepat. Buatlah anggaran yang realistis dan patuhi, sehingga pengeluaran bisa ditekan. 

2. Pisahkan Pengeluaran Pokok dan Tabungan 

Keinginan untuk belanja setelah gajian tentu akan sangat besar, namun ini bisa menjadi masalah di dalam keuangan. Saat menerima gaji, biasakan untuk langsung memisahkan pengeluaran pokok dan juga tabungan dari penghasilan. Hal ini akan membantu untuk mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah dan memastikan semua kebutuhan pokok bisa terpenuhi dengan baik. 

3. Buat Pos Investasi 

Jangan lupa untuk membuat dan mengalokasikan sejumlah dana ke dalam pos investasi, misalnya 10-20% dari gaji tiap bulannya. Lakukan investasi pada instrumen yang tepat, tentunya yang dipahami dengan baik risiko dan imbal hasilnya. Investasi akan sangat membantu untuk mencapai berbagai tujuan keuangan di masa depan. 

4. Mulai Isi Pos Dana Darurat

Jika sudah memiliki penghasilan, segera mulai isi dana darurat di dalam keuangan. Pos yang satu ini wajib dan harus disisihkan dalam jumlah yang ideal. Tentukan jumlahnya dan lakukan pengisian pos dana darurat secara rutin, agar bisa mengamankan keuangan di masa-masa sulit nanti. 

5. Cek Pengeluaran Setiap Akhir Pekan 

Jangan lupa untuk selalu mencatat pengeluaran dan lakukan pengecekan setiap akhir pekan. Hal ini akan mempermudah pengawasan keuangan, termasuk untuk melakukan evaluasi, jika sewaktu-waktu perubahan dalam anggaran dibutuhkan. 

Selalu Kelola Keuangan dengan Cara yang Tepat

Memiliki penghasilan tentu akan membuat orang lebih mudah untuk memiliki keinginan. Penting untuk membelanjakan uang dengan bijak, agar kondisi keuangan tetap aman dan bebas masalah. Mulailah mengelola keuangan dengan cara yang cara yang tepat, sehingga berbagai tujuan dalam keuangan kelak bisa dicapai dengan baik.

Baca Juga:  Ini Rincian Lengkap UMK dan UMR Sulawesi Utara 2023