Waspadai Penipuan dengan Modus Pinjaman Online

Pandemi masih terus berlanjut hingga saat ini dan membawa banyak sekali perubahan besar di dalam kehidupan kita. Kesulitan ekonomi menjadi salah satu tantangan terberat dari pandemi yang sudah berjalan setahun penuh. 

Banyak orang kehilangan pekerjaan dan juga sumber pendapatan, sehingga berbagai upaya keras harus dilakukan untuk bisa mendapatkan uang. 

Di saat bersamaan, kebutuhan hidup yang tinggi juga memaksa sebagian orang untuk selalu bisa mendapatkan uang. Hal ini dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan mengajukan pinjaman. 

Tidak hanya melalui bank, berbagai pinjaman online juga kerap dijadikan sebagai pilihan. Selama beberapa tahun belakangan, pinjaman online sudah semakin populer dan mudah diakses oleh semua orang. 

Lalu, apakah Anda berniat mengakses pinjaman ini untuk mendapatkan uang di masa sulit seperti sekarang?

Akses pinjaman online lebih mudah dan cepat

Bank tidak lagi sebagai satu-satunya tempat dimana Anda bisa mengajukan permohonan pinjaman dana. Selama beberapa tahun belakangan, sejumlah pinjaman online hadir di tanah air. 

Pinjaman ini pada umumnya dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan baru yang menjalankan bisnis mereka di bidang keuangan. jika melihat kenyataan tersebut, Anda tentu harus bisa memilih dengan jeli, sebab sebagian besar perusahaan penyedia pinjaman online ini justru tidak terdaftar di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sama dengan namanya, pinjaman online memang dapat diajukan dan diproses secara online. Anda tidak perlu bersusah payah untuk mendatangi kantor atau perusahaan penyedia pinjaman, sebab semua proses dilakukan secara online. Bukan hanya itu saja, persyaratan yang diminta juga terbilang begitu mudah. 

Proses pengajuan pinjaman ini bahkan menjadi yang tercepat dan bisa selesai hanya dalam hitungan 2-3 hari saja. Jika disetujui, Anda bahkan bisa segera menerima dana tersebut di rekening Anda. 

Semua kelebihan di atas menjadi alasan utama mengapa banyak sekali orang yang berminat mengajukan pinjaman online. Namun Anda tetap harus memiliki pertimbangan yang matang terkait keinginan Anda mengajukan pinjaman ini. 

Bunga yang diterapkan dalam pinjaman online terbilang sangat besar dan akan membebani keuangan Anda kedepannya. Selain itu, sejumlah biaya administrasi dan yang lainnya juga pada umumnya begitu tinggi. 

Semua ini harus menjadi pertimbangan Anda sejak awal, sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman online. 

Baca Juga: Hati-Hati Pinjam Uang Online! Berikut Daftar Baru Fintech P2P Ilegal yang Ditutup OJK

Risiko penipuan dengan modus pinjaman online

Maraknya pengajuan pinjaman online juga menjadi salah satu celah bagi para pelaku kejahatan. Di luar sana, ada banyak orang yang tertipu dan pada akhirnya mengalami kerugian atas kejahatan yang bermoduskan pinjaman online. 

Anda harus selalu berhati-hati, sebab para pelaku kejahatan ini menjalankan aksinya dengan cara yang profesional. Anda akan dibuat yakin dan pada akhirnya melakukan keinginan mereka, sehingga Anda mengalami kerugian dalam bentuk materi. 

Dalam banyak kasus, kejahatan dengan modus pinjaman online ini kerap dilakukan melalui sambungan telepon. Pelaku akan menggunakan nomor telepon call center palsu atau bahkan nomor handphone yang mengatasnamakan layanan costumer service dari pinjaman online. Anda bisa saja ditawari berbagai hal menguntungkan, seperti: kenaikan plafon tanpa proses rumit, potongan cicilan berupa diskon, dan yang lainnya. 

Berbagai penawaran menarik tersebut bisa saja membuat Anda langsung terpikir akan keuntungan yang besar, sehingga akhirnya Anda tergiur untuk menuruti mereka. Anda akan digiring untuk melakukan proses verifikasi ulang data, di mana Anda diminta untuk menyebutkan nomor kartu ATM Anda beserta kode OTP yang biasanya dikirimkan melalui layanan SMS. 

Kode OTP ini merupakan kode akses ke rekening bank Anda dan tidak bisa Anda beritahukan kepada siapapun. Artinya, saat Anda memberitahukannya kepada oknum tersebut, maka yang bersangkutan akan sangat leluasa untuk mengakses rekening bank Anda. 

Jadi jangan kaget, jika tiba-tiba seluruh saldo di rekening bank Anda lenyap entah ke mana. 

Modus kejahatan di atas bisa terjadi kapan saja, bahkan dalam waktu yang terbilang singkat. Anda sangat perlu cermat dan selalu waspada terhadap resiko kejahatan bermodus pinjaman online yang sering terjadi melalui sambungan telepon ini. 

Jangan ladeni telepon yang berasal dari nomor yang tidak dikenal, apalagi yang bersangkutan mencoba menggiring Anda untuk memberikan data diri atau informasi terkait rekening pribadi Anda. Hal ini penting, terutama jika selama ini Anda tidak pernah mengakses atau mengajukan layanan pinjaman online sama sekali.

Baca Juga: Waspada Penipuan Pinjol via Media Sosial, Ayo Kenali Ciri-cirinya! 

Cermatlah dalam Memberikan Informasi tentang Data Diri dan Keuangan 

Resiko penipuan online masih saja marak terjadi, belakangan ini bahkan dengan menggunakan modus pinjaman online. Pahami modus kejahatan ini dengan baik dan pastikan Anda bisa menghindarinya sejak awal. 

Biasakan untuk selalu cermat dalam memberikan informasi apapun tentang data diri dan juga informasi keuangan Anda, agar Anda tidak sampai tertipu dengan pelaku kejahatan yang berkeliaran di luar sana.

Baca Juga: Pinjaman dan Pendanaan Aman, Cek Fintech P2P Lending yang Terdaftar di OJK Disini!