Awal Perjalanan Karier Aktris Naysilla Mirdad, Dulunya Cuma Antar Kakak Ikut Casting!

Nama Naysilla Mirdad tak lepas dari bayangan orang tuanya, Lydia Kandou dan Jamal Mirdad. Mengikuti jejak karier kedua orangtuanya, ia akhirnya juga terjun ke dunia entertainment dan menjadi aktris.

Debut perdana Naysilla Nafulany Mirdad, demikian nama lengkapnya, dimulai pada tahun 2005. Waktu itu, ia bermain dalam sinetron Liontin bersama Nana Mirdad, salah satu kakaknya. Menembus rating tinggi, sinetron yang digandrungi tersebut berhasil meroketkan namanya.

Sejak saat itu, wanita yang lahir di Jakarta pada 23 Mei 1988 ini terus berkiprah menekuni seni peran. Sepanjang kariernya, Nay telah menjajal puluhan sinetron dan juga iklan komersial. Berkat kerja keras dan ketekunannya, ia berhasil menyabet penghargaan Aktris Serial TV Terpuji dari Festival Film Bandung 2007.

Baca Juga: Profil Kenang Mirdad, Putra Lydia Kandou yang Digugat Cerai Tyna Kanna

Nana dan Naysilla Mirdad

Populer dan berprestasi di dunia hiburan, siapa sangka jika awalnya Naysilla tak berniat untuk menjadi artis. Tak pernah sedikitpun terbesit di benaknya untuk menekuni seni peran. Namun semua itu berubah sewaktu ia menemani kakaknya, Nana Mirdad, mengikuti casting untuk sinetron.

Ternyata, Nana dan Naysilla Mirdad lulus audisi dan mereka pun membintangi sinetron Liontin. Dalam sinetron bergenre drama romantika tersebut, ia berperan sebagai tokoh protagonis bernama Indy.

Menjadi tayangan favorit masyarakat, sosok Nay yang cantik dan manis semakin naik daun. Ia pun menerima berbagai tawaran untuk bermain dalam sinetron lainnya. Karier wanita berdarah blasteran Manado, Filipina, Belanda, dan Jawa ini pun kian meroket, dengan kecakapan akting yang makin mumpuni.

Bintangi Beragam Sinetron Ngehits

Setelah sukses bermain dalam Liontin (2005), Naysilla kembali menjajal Bunga Kasih Sayang dan sinetron Intan di tahun 2006. Kemudian di tahun 2007, ia melakoni tiga judul sinetron yakni Melodi, Maha Cinta, dan Cahaya.

Memasuki tahun 2008, Nay membintangi sinetron Aqso dan Madina serta Sekar. Berkat aktingnya yang bersinar, Naysilla sering didapuk sebagai pemeran utama di berbagai sinetron yang dilakoninya.

Beralih ke tahun 2009, ia lantas bermain dalam Isabella serta Doa dan Karunia. Dalam dua sinetron tersebut, Naysilla dipercaya untuk memerankan tokoh utamanya. Di tahun 2010, Nay lalu muncul dalam Dia Jantung Hatiku dan berperan sebagai Aida.

Walaupun regenerasi telah terjadi yang ditandai dengan bermunculannya bintang-bintang baru, namun Naysilla masih terus eksis di layar kaca. Ia belakangan membintangi Dewa (2011), Jodohku (2013), dan Kita Nikah Yuk (2014).

Ia juga melakoni Romeo & Juminten serta Istri Untuk Papaku di tahun 2016. Di tahun 2018, ia beradu akting dengan aktor Ringgo Agus Rahman dalam sinetron Orang Ketiga yang juga sukses diidolakan pemirsa.

Sering Lakoni Film Televisi

Sepak terjang Naysilla Mirdad juga terlihat dari seringnya ia menjajal film televisi. Dengan kemampuan aktingnya yang semakin unggul, ia bermain di sejumlah judul FTV yang menarik dan menghibur pemirsa. Salah satunya seperti Sumi Benci Bule, Mengingatmu di Sebaris Ayat, dan Rindu Sang Ibu.

Ia kemudian membintangi Kidung Cinta Samaria, Skandal Cinta, serta Allah Tahu Siapa yang Aku Sayang. Punya banyak penggemar, Naysilla melakoni Bingkisan Tujuh Belasan, Kerudung dari Ustadz, dan Jodoh Titipan Tante.

Sejumlah judul FTV seru lainnya seperti Bawalah Pergi Cintaku, Nikah pada Pandangan Pertama, Untukmu Seluruh Nafas Ini, dan Maling Kundang: Secangkir Kopi Cinta telah dengan sukses ia lakoni.

Populer Sebagai Bintang Iklan

Nay tak hanya pernah membintangi sejumlah video klip musisi Indonesia. Ia pun dikenali sebagai model berbagai pariwara.

Salah satu video musik yang menampilkan Naysilla ialah Isabella yang dibawakan oleh ST 12. Selain itu, ia pun menjadi model untuk video klip Sedap Betul dari sang kakak, Kenang Mirdad featuring Ederra.

Selama ini, wajah cantik Naysila Mirdad kerap terlihat di sejumlah pariwara layar kaca. Salah satunya ialah Sunsilk, Ovale, Citra, dan Fanbo. Ia juga melakoni sejumlah iklan lainnya seperti Coca-Cola, Indomilk, Real Good, Indomie, dan Mountea.

Beberapa pariwara lainnya diketahui ikut menghadirkannya. Seperti, Bank BRI Syariah, PLN, Suzuki Swift, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Profil Tyna Kanna Mirdad, Istri Kenang Mirdad yang Kini Tengah Ajukan Gugatan Cerai

Mendapat Apresiasi Penghargaan Bergengsi

Naysila Mirdad telah berhasil meraih predikat Aktris Serial TV Terpuji dari Festival Film Bandung 2007. Selain itu, ia juga menyabet penghargaan dari Silet Awards 2014, yakni Pasangan Sinetron Tersilet dengan lawan mainnya, Ringgo Agus Rahman.

Namun selain itu, nama Naysilla juga berhasil menjadi nominator dalam banyak penghargaan bergengsi. Di tahun 2007, namanya masuk nominasi Aktor Terfavorit dari Panasonic Awards. Demikian juga pada tahun 2009, ia menjadi nominator Aktris Terfavorit di penghargaan tersebut. 

Nama Nay terus eksis menjadi nominator dalam kategori Aktris Terfavorit (Sinetron) dalam Panasonic Awards 2011 dan Panasonic Gobel Awards 2012. 

Memasuki 2016, nama Nay menjadi nominator dalam Aktor Utama Paling Ngetop (Sinetron) dari SCTV Awards. Selain itu, ia masuk nominasi Pemeran Wanita Serial Televisi Terpuji (Sinetron) dalam Festival Film Bandung. Pada tahun yang sama, ia dinominasikan sebagai Selebriti Wanita Terfavorit versi Insert Fashion Awards.

Di tahun 2018, bintang film Kasinem Is Coming (2018) ini masuk nominasi Pemeran Wanita Terpuji Serial Drama (Sinetron) dalam Festival Film Bandung. Adapun dalam SCTV Awards, namanya menjadi nominator penghargaan Aktris Utama Paling Ngetop

Sementara itu, di Panasonic Gobel Awards, nama Nay menjadi nominator untuk kategori Pemeran Wanita Terfavorit (Sinetron). Selanjutnya, bintang video klip lagu Isabella dari ST 12 ini menjadi nominator Aktris Terpopuler dari Indonesian Television Awards 2019.

Berasal dari Keluarga Beda Keyakinan

Nay tumbuh besar dalam lingkungan di mana kedua orang tuanya berbeda keyakinan. Sang ayah beragama Islam, sedangkan ibunya memeluk Kristen. Adapun Nay mengikuti keyakinan ibunya dan menjadi nasrani. Meski demikian, ia mengaku ikut mempelajari agama sang ayah.

Belakangan, ia diketahui telah menikah dengan pria yang telah menjadi kekasihnya selama empat tahun, Roestiandi Tsamanov. Kemudian Nay diisukan menjadi mualaf dan mengikuti keyakinan calon suaminya tersebut. Namun hingga kini, kabar ini seakan menghilang tanpa kejelasan dan tak lagi terekspos ke ranah publik.

Mengelola Sejumlah Bisnis

Di sela kesibukannya berakting, Nay yang membintangi sinetron Perempuan Pilihan ini juga mengelola sejumlah bisnis. Di Bandung, ia mempunyai usaha sewa kamar kos yang dikabarkan telah mencapai 50 kamar. 

Per kamar, Nay diketahui mematok harga sebesar Rp1,5 juta. Sehingga setiap bulannya, ia bisa mendapatkan kurang lebih sekitar Rp75 juta. 

Selain itu, ia juga mengelola usaha di bidang kuliner, yakni Warung Bambu. Restoran yang berlokasi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini menawarkan berbagai menu lezat khas Nusantara dengan suasana yang nyaman dan harga ramah.

Inovasi Mendukung Eksistensi Karier

Terus mempertahankan kejayaan di industri hiburan tentu tak mudah. Setiap waktu, bintang baru yang berbakat dapat terus bermunculan. Selain bakat dan skill yang memadai, diperlukan strategi marketing yang inovatif untuk menunjang kelangsungan karier sang bintang.

Meski terhitung tertutup dan jarang mengekspos kehidupan pribadinya, namun bukan berarti Naysilla enggan berinteraksi dengan para fans yang telah membesarkan namanya. 

Penggemar dapat menyapa dan melakukan kontak langsung dengan Nay melalui aplikasi Naysilla Mirdad Official App. Aplikasi tersebut sudah tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh dari ponsel android.

Dengan mengambil peluang yang hidup tawarkan, Naysilla Mirdad kini berhasil menjadi salah satu aktris Indonesia meski dulunya tak terpikirkan berprofesi demikian. Bahkan kini namanya telah masuk ke jajaran aktris kenamaan Indonesia. Sukses terus untuk karier dan bisnisnya, Naysilla!

Baca Juga: Modal Nekat, Ini Kisah Sukses Raam Punjabi Raja Sinetron Indonesia