Jangan Panik, Begini Cara Mengurus Utang di Bank yang Sudah Bangkrut

Mendengar kabar bank tempatmu meminjam tiba-tiba bangkrut mungkin memicu dua perasaan: bingung atau justru merasa lega karena mengira cicilan lunas otomatis. Faktanya, bank bangkrut tidak menghapus utangmu. Utang tetap sah secara hukum dan harus diselesaikan melalui mekanisme yang ditentukan oleh pihak berwenang.

Agar tidak salah langkah dan terhindar dari denda atau penipuan, simak panduan lengkap cara mengurus utang di bank yang sudah bangkrut berikut ini.

Mengapa Utang Tetap Harus Dibayar?

Saat sebuah bank dinyatakan gagal, operasionalnya memang berhenti, namun urusan kredit tetap berjalan. Biasanya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan bertindak sebagai pengelola likuidasi yang bertugas mengurus aset dan kewajiban bank, termasuk menagih piutang dari nasabah. Pembayaran utang tetap berjalan, namun dengan mekanisme atau rekening tujuan yang mungkin berubah.

Langkah Awal Mengurus Utang Setelah Bank Bangkrut

  1. Tarik dan Periksa Laporan Kredit

    Hal yang utama adalah mengecek laporan kredit. Hal ini penting untuk memastikan semua data utang masih tercatat dengan benar, tidak ada duplikasi, dan tidak muncul akun aneh akibat kesalahan administrasi setelah bank tutup. Setelah bank bangkrut, kemungkinan kesalahan data memang ada. Karena itu, laporan kredit sebaiknya dicek secara berkala.

  2. Buat Daftar Semua Utang yang Masih Aktif

    Setelah laporan kredit diterima, sebaiknya perhatikan baik-baik dan catat semua informasi utang, mulai dari jenis utang, sisa saldo, bunga, cicilan minimum, dan tanggal jatuh tempo. Catatan ini akan memudahkanmu saat harus berkomunikasi dengan pihak pengelola atau saat melakukan negosiasi pembayaran.

  3. Simpan Semua Dokumen

    Simpan semua dokumen termasuk perjanjian kredit, bukti pembayaran, email, hingga surat pemberitahuan. Dokumen-dokumen ini jadi pegangan kalau suatu saat terjadi perbedaan data atau konflik dengan pihak pengelola likuidasi. Semakin lengkap arsip yang dimiliki, akan semakin bagus. Karena biasanya pihak likuidasi akan melakukan klarifikasi dokumen. Jadi kamu punya bukti riwayat pembayaran utang yang sudah dilakukan.

  4. Hubungi LPS atau Tim Likuidasi

    Cari informasi resmi melalui situs LPS (lps.go.id) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk nama bank spesifik yang bangkrut, karena LPS menunjuk tim likuidasi untuk menangani aset dan kredit bermasalah. Tim ini akan mengundang debitur melalui surat atau pengumuman surat kabar untuk musyawarah penyelesaian, termasuk opsi dicicil dengan jangka waktu tertentu. Pastikan lagi jika yang menghubunginmu benar dari lembaga resmi, bukan pihak yang mengaku-ngaku tanpa bukti resmi.

  5. Tetap Lakukan Pembayaran

    Kalau sudah ada pemberitahuan tertulis dari pihak yang sah, membayar utang tetap wajib dilakukan. Pembayaran biasanya dialihkan ke rekening baru atau mekanisme lain yang sudah ditentukan. Sebaiknya bayar utang tepat waktu sesuai kesepakatan. Jangan menunda agar tidak ada denda atau masalah kredit lain nantinya.

Metode dan Opsi Pelunasan Utang

Setelah tahu harus bayar ke mana selanjutnya adalah memilih cara pelunasan dan negosiasikan kembali cara pembayaran yang paling sesuai dengan kondisi kamu saat ini.

Metode

Penjelasan Singkat

Debt Avalanche

Fokus melunasi utang dengan bunga tertinggi terlebih dahulu untuk menghemat biaya jangka panjang.

Debt Snowball

Melunasi utang dengan saldo terkecil terlebih dahulu untuk membangun motivasi psikologis.

Restrukturisasi

Mengajukan perpanjangan tenor atau keringanan bunga kepada Tim Likuidasi agar cicilan lebih terjangkau.

Konsolidasi Utang

Menggabungkan beberapa pinjaman menjadi satu cicilan baru dengan bunga yang lebih rendah.

Bagaimana Dampaknya ke Laporan Kredit?

Ketika sebuah bank bangkrut, utang yang masih berjalan tidak langsung hilang dan tetap tercatat di sistem informasi kredit sesuai riwayat pembayarannya. Oleh karena itu, jika kamu tidak segera melunasinya, besar kemungkinan hal ini akan membuat laporan kreditmu tercoreng.

Alhasil, bukan hanya pengajuan pinjaman di masa depan yang terhambat tetapi juga peluang karier dan kesehatan mentalmu akan terganggung. Karena itu, sebaiknya bayar utang tepat waktu dan jangan menunda-nunda.

Bank Bangkrut, Utang Tetap Lanjut

Saat dapat informasi kalau bank bangkrut memang bikin bingung, apalagi kalau kamu masih punya cicilan yang jalan terus tiap bulannya. Nah sekarang tidak perlu panik lagi. Kalau sudah tahu alurnya, urusannya ditangani pelan-pelan, komunikasinya jelas, dan catatannya rapi, tagihan utang kamu bisa berjalan seperti biasanya.

Selama tetap mengikuti prosedur resmi dan tidak menghindar dari kewajiban, urusan utang bisa selesai dengan mudah. Yang terpenting selalu berhati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan pihak tertentu. Selalu pastikan kamu berkomunikasi dengan pihak resmi, ya!