Punya Karakteristik dan Fungsi Berbeda, Ragam Jenis Kredit Ini Penting Kamu Ketahui

Pada dasarnya, pengelolaan keuangan yang bijak dan terencana mampu menghindarkanmu dari desakan mengajukan kredit. Akan tetapi, ada kalanya muncul kondisi atau masalah mendesak yang mengharuskanmu untuk meminjam uang. 

Faktanya, di dunia ekonomi, ada banyak jenis kredit yang bisa dibedakan berdasarkan pengelompokan tertentu. Masing-masing jenis kredit tersebut pun mempunyai manfaat, fungsi, dan dampak yang berbeda pada kondisi keuangan peminjamnya. Bahkan, tidak sedikit jenis kredit yang berguna untuk meningkatkan finansial dan kesejahteraan jangka panjang. 

Nah, jika kamu ingin tahu tentang apa saja jenis kredit yang penting untuk diketahui dan memahami karakteristik serta fungsinya, simak penjelasannya berikut ini. 

Jenis Kredit Sesuai Sifat Kegunaan

Jenis kredit pertama bisa dikelompokkan berdasarkan sifat kegunaannya. Ada 3 jenis kredit sesuai dengan pengelompokan ini, yaitu:

Modal Kerja Kredit Investasi Kredit Konsumtif

Jenis kredit untuk modal kerja ini digunakan pada aktivitas usaha atau bisnis, misalnya menambah modal atau melakukan ekspansi. Pinjaman ini juga tergolong sebagai kredit produktif karena berpotensi meningkatkan keuntungan dan penghasilan. 

Sesuai namanya, kredit investasi memiliki tujuan untuk aktivitas investasi, seperti membeli saham atau emas. Salah satu contoh kredit investasi ini adalah investasi emas bersertifikat yang bisa dicicil dengan angsuran 3 bulan sampai 36 bulan untuk membeli emas batangan ukuran 0,5 gr hingga 1 kg. 

Ada juga kredit konsumtif, yaitu jenis pinjaman yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya pribadi dan tidak produktif. Contohnya adalah kredit kendaraan, alat elektronik, dan pinjaman yang tak memberi nilai tambah pada keuangan kedepannya. 

Jenis Kredit Sesuai Jangka Waktu Pengembaliannya

Jenis kredit berdasarkan jangka waktu pengembaliannya terdiri dari 3 macam, antara lain:

Jenis Kredit Keterangan
Jangka Pendek Untuk pinjaman jangka pendek, durasi kredit biasanya singkat atau di bawah 12 bulan. Contoh pinjaman ini adalah kredit pertanian.  
Jangka Menengah Lebih lama dari pinjaman jangka pendek, kredit jenis ini memiliki masa waktu pengembalian antara 1 sampai 3 tahun. Jenis kredit ini biasanya diajukan untuk mendorong bisnis UKM dengan plafon pinjaman kurang dari 100 juta. 
Jangka Panjang Untuk pinjaman jangka panjang, waktu pengembaliannya di atas 5 tahun dan bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan tahun. Karena jangka waktunya yang panjang, kredit ini biasanya memiliki plafon yang tinggi dan berguna untuk tujuan skala besar, misalnya pembiayaan sektor industri dan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

Jenis Kredit Sesuai Cara Pemberian

Jika dikelompokkan dari cara pemberiannya, kredit bisa dibedakan ke dalam 3 jenis, yakni:

Jenis Kredit Keterangan
Kredit Aksep Aksep adalah jenis kredit yang diberi oleh perbankan dan merupakan layanan pinjaman yang paling sering dan populer digunakan masyarakat. 
Kredit Penjual Jenis kredit ini diberikan oleh pihak penjual ke pihak pembeli. Umumnya, pinjaman ini kerap ditemukan pada pasar grosir, misalnya transaksi antar supplier dan pengecer atau distributor. 
Kredit Pembeli Kebalikan dari kredit penjual, kredit pembeli adalah pinjaman yang diajukan untuk membeli produk menggunakan pembayaran di awal atau uang muka. 

Jenis Kredit Sesuai Sektor Perekonomian

Selanjutnya ada pengelompokan kredit berdasarkan dari sektor perekonomian. Berdasarkan klasifikasi ini, tipe kredit bisa dibedakan menjadi 7 jenis, yaitu:

Jenis Kredit Keterangan
Kredit Pertanian Pengajuan pinjaman ini ditujukan untuk mendorong perkembangan industri pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. 
Kredit Perindustrian Pinjaman jenis ini berguna untuk memperluas area dan membuka bisnis baru, entah itu skala kecil, besar, atau menengah. 
Kredit Pertambangan Jenis pinjaman ini ditujukan untuk membiayai aktivitas yang berkaitan dengan sektor pertambangan jangka panjang. Contohnya adalah pertambangan batu bara, emas, serta minyak bumi. 
Ekspor Impor Pinjaman ini berguna untuk memperlancar aktivitas ekspor dan impor agar mampu memproduksi barang yang memiliki demand tinggi. 
Kredit Koperasi Untuk kredit koperasi diberikan oleh pihak koperasi kepada para anggota atau masyarakat untuk tujuan pendanaan tertentu. 
Kredit Profesi Jenis kredit profesi ini diberikan untuk para profesional dan pekerja tertentu, misalnya dokter, karyawan, dan guru. 
Kredit Perumahan Sesuai namanya, kredit perumahan adalah jenis pinjaman yang secara khusus diajukan untuk pembiayaan properti atau bangunan. 

Jenis Kredit Sesuai Bentuk Jaminan

Berbeda dengan kategori pinjaman lain, jenis kredit sesuai bentuk jaminan cukup simpel dipahami karena bisa dibedakan menjadi 4 tipe, yaitu: 

  • Jaminan orang 
  • Jaminan barang
  • Jaminan efek
  • Jaminan dokumen.  

Jenis Kredit Sesuai Tingkat Golongan Ekonomi

Jika mengacu dari tingkat golongan ekonominya, jenis kredit bisa dibagi menjadi 2 jenis, berikut penjelasannya.

Kelompok Ekonomi Lemah Kelompok Ekonomi Menengah & Konglomerat
Jenis pinjaman ini diberikan pada masyarakat dengan kategori ekonomi lemah yang memiliki total aset kekayaan kurang dari 600 juta.  Sementara untuk jenis pinjaman ini diberikan pada masyarakat dengan kategori ekonomi menengah dan juga konglomerat yang memiliki jumlah kekayaan melebihi 600 juta. 

Jenis Kredit Sesuai Cara Penarikan & Pelunasan

Pengelompokan kredit yang terakhir adalah berdasarkan cara penarikan & pelunasannya. Berdasarkan kategori ini, jenis kredit bisa dibedakan sebagai berikut.

Rekening Koran Kredit Berjangka
Pinjaman ini mempunyai fleksibilitas yang tinggi serta bisa dilakukan kapan saja saat dibutuhkan. Metode penarikan kreditnya bisa dilakukan via cek, bilyet, atau giro menggunakan sistem pelunasan cicilan atau angsuran.  Pada pinjaman tipe ini mempunyai nilai sesuai dengan kebijakan platform atau layanan yang digunakan. Kredit ini wajib dilunasi sesuai jangka waktu atau tenor yang telah ditentukan. 

Punya Karakteristik dan Kegunaan Berbeda, Pilih Jenis Kredit dengan Kebutuhanmu

Meski secara umum merupakan aktivitas meminjam uang dari pihak satu ke pihak lainnya, ternyata ada banyak jenis pinjaman dengan karakteristik dan kegunaan yang berbeda. Tergantung kebutuhan, kamu perlu memilih jenis kredit yang sesuai. Dengan begitu, aktivitas pinjaman bisa memberi manfaat yang optimal dan kamu berhasil mencapai tujuan dari pengajuan kredit tersebut.