Tentang Kredit Tanpa Agunan (KTA) Dana Cepat

Kredit Tanpa Agunan (KTA) dana cepat adalah sebuah jenis produk pinjaman yang memiliki keunggulan di waktu pencairan pinjaman yang cepat. Jenis produk KTA online ini biasanya dapat memberikan dana pinjaman kepada pihak pemohon kredit dengan waktu kurang dari 1 minggu. Produk KTA dana cepat ini sudah banyak tersedia di berbagai situs-situs keuangan di Indonesia, salah satunya adalah di Cermati.com. Penggunaan KTA dana cepat ini diperuntukkan bagi Anda yang ingin mendapatkan pinjaman dana dalam jangka waktu yang mendesak atau sedang membutuhkan pinjaman dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat misalnya ketika Anda sedang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit untuk keluarga Anda. Tentunya dengan tersedianya produk KTA dana cepat ini akan semakin memudahkan Anda mendapatkan pinjaman bila dibutuhkan sewaktu-waktu dan bukan hanya jika Anda sedang membutuhkan dana darurat untuk pengobatan. Waktu pencairan dana yang singkat ini juga akan memudahkan pemohon kredit yang bertujuan untuk mendapatkan modal usaha yang besar bila Anda adalah seorang pengusaha atau memiliki usaha sendiri.

Cermati.com memberikan berbagai macam produk KTA dana cepat untuk para pemohon kredit yang dapat diajukan secara online. Beberapa keuntungan mengajukan KTA dana cepat di Cermati.com antara lain adalah:

  • Mendapatkan plafon pinjaman dengan jumlah yang besar (mencapai ratusan juta rupiah).
  • Waktu pencairan dana yang singkat (kurang dari 1 minggu bila syarat dan ketentuan telah dipenuhi oleh pemohon kredit).
  • Produk pinjaman KTA dana cepat memiliki suku bunga yang kompetitif sesuai dengan kebutuhan.
  • Memiliki jangka waktu pengembalian (tenor) yang relatif singkat.
  • Persyaratan dan proses pengajuan yang cepat.

Dalam penggunaanya, jenis KTA dana cepat ini bisa digunakan dalam berbagai jenis pembiayaan seperti:

  • Biaya Merenovasi Rumah.
  • Biaya Pernikahan.
  • Biaya Pendidikan Anda/anak.
  • Biaya Pengobatan.
  • Pelunasan/Penutupan Credit Card.
  • Modal Usaha/Bisnis.
  • Kebutuhan finansial lainnya.

Untuk melakukan pengajuan produk KTA dana cepat di Cermati.com ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  • Memiliki pendapatan bulanan yang sesuai dengan produk KTA dana cepat yang diajukan (Cth: minimum penghasilan Rp 6.000.000.-)
  • Usia pemohon kredit harus diatas 21 tahun
  • Usia pemohon kredit dibawah 55-60 tahun pada saat masa pelunasan
  • Wajib memiliki kartu kredit dengan masa kepemilikan minimal 1 tahun
  • Memiliki limit kartu kredit yang sesuai dengan persyaratan produk KTA dana cepat yang diajukan (Cth: Minimum limit kartu kredit: Rp 6.000.000.-)

Untuk pengajuan berbagai produk KTA dana cepat di cermati, calon peminjam diharapkan dapat melengkapi berbagai dokumen-dokumen sebagai berikut:

Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Fotokopi KTP/KITAS      
Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT)      
Fotokopi Kartu Kredit      
Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)      
Fotokopi Surat Izin Profesi      
NPWP      
Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP      

Seorang pemohon kredit (nasabah) meminjam dana sebesar Rp 200.000.000.- dengan bunga 0.95%/per bulan selama 3 tahun (36 bulan) melalui produk KTA dana cepat Dana Bantuan Sahabat dari bank DBS, maka penghitungan cicilannya adalah sebagai berikut:

Cicilan Pokok per Bulan:
(Pinjaman pokok: Tenor)
= Rp 200.000.000.-: 36 bulan
= 5.555.555.-/bulan

Bunga Pinjaman per Bulan:
(Pinjaman pokok x (bunga per tahun * 36): 36 bulan)
= Rp 200.000.000.- x (0.95%x36): 36 bulan
= Rp 1.900.000.-

Cicilan Tetap per Bulan:
(Cicilan pokok + Bunga pinjaman)
= Rp 5.555.555 + Rp 1.900.000.-
= Rp 7.455.555

Maka cicilan KTA dana cepat yang harus dibayarkan pemohon kredit setiap bulan selama 3 tahun (sudah termasuk bunga) adalah sebsear Rp 7.455.555.-

Dalam KTA dana cepat, penghitungan debt ratio digunakan untuk mengetahui total utang dan perbandingannya dengan aset yang Anda miliki, Perhitunganya dapat dilihat sebaga berikut:

Contoh:
Penghasilan: Rp 15.000.000.-/bulan
Cicilan kartu kredit: Rp 2.000.000.-/bulan
Cicilan kredit mobil: Rp 2.000.000.-/bulan
Cicilan kredit rumah: Rp 2.000.000.-/bulan
Debt Ratio: Jumlah utang: Penghasilan
= Rp 6.000.000.-: Rp 15.000.000
= 40%

Biaya Provisi:
Biaya Provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena disetujuinya pinjaman. Ada yang bilang biaya provisi ini hampir sama juga dengan biaya administrasi.

Biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali di awal proses pengambilan kredit dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank. Ada juga bank yang tidak menerapkan biaya provisi pada pemohon kredit, tetapi mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit tadi. Besaran biaya provisi untuk KTA tergantung masing-masing bank. Biasanya sekitar 1 – 3,5% dari total kredit yang didapatkan.

Biaya di Muka:
Yang dimaksud biaya di muka ini adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Jumlahnya tergantung pihak bank. Untuk KTA, biaya yang dibayar di muka biasanya sekitar 1.5 – 5% dari total pinjaman.

Biaya Bunga:
Pihak bank seperti biasa akan menetapkan bunga pada kredit yang Anda minta. Besaran bunganya berbeda-beda, tergantung bank yang mengeluarkan kredit tersebut. Bunga yang dikenakan oleh KTA cukup tinggi yaitu antara 10 – 23% per tahunnya. Tingginya bunga KTA ini dikarenakan KTA tidak meminta jaminan aset atau apapun dari pihak penerima kredit, sehingga risiko kerugian bank lebih besar. Bunga yang berlaku pada KTA bersifat flat. Misalnya Anda meminjam KTA dengan bunga cicilan 23% per tahun, maka walaupun cicilan Anda sedikit, bunga yang sama tetap berlaku.

Biaya Penalti:
Biaya penalti adalah biaya yang dikenakan bank bila pelunasan KTA dipercepat sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Untuk KTA, biaya penalti ini mencapai 5 – 6% dari sisa tagihan KTA Anda.

Biaya Materai:
Beberapa bank meminta pihak pengambil kredit untuk membayar materai dan itu berlaku untuk KTA.

Biaya Asuransi:
KTA menerapkan asuransi jiwa yang akan melindungi pihak penerima kredit. Dengan jumlah pinjaman yang besar membuat bank tidak mau mengambil risiko bila yang menerima kredit meninggal dunia. Asuransi yang dipilih juga berdasarkan kebijakan bank, bukan dari pilihan sang pemohon kredit.

Penuhi Syarat Identitas Pribadi:
Secara umum, bank menerapkan syarat yang hampir sama untuk calon nasabahnya yaitu usia minimal 21 tahun, dan maksimal 65 tahun. Usia maksimal tersebut dalam artian batas akhir tenor pinjaman tidak jatuh lebih dari ketika nasabah berusia 65 tahun.

Keaslian dan Kelengkapan Dokumen: Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan antara lain adalah NPWP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (jika sudah menikah), Surat Keterangan Penghasilan bagi karyawan, Surat Izin Praktik bagi profesional ataupun SIUP/TDP bagi pengusaha serta fotokopi rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir.

Catatan Kartu Kredit: Bank akan memeriksa catatan pemakaian kartu kredit calon nasabahnya. Pastikan catatan kredit Anda dalam keadaan lancar.

Status Profesi: Memiliki status pekerjaan dan penghasilan sesuai dengan batas minimum yang ditentukan oleh pihak bank.

Jumlah Debt Ratio: Debt ratio atau rasio utang yang Anda miliki saat pengajuan tidak boleh melebihi 30% dari total penghasilan Anda.

Validitas Nomor Telepon: Nomor telepon yang Anda berikan pada pihak bank haruslah nomor yang masih aktif dan dapat dihubungi. Ketika melakukan pengajuan, Anda akan diminta nomor telepon pribadi, nomor telepon kantor, dan nomor telepon keluarga tidak serumah.

Proses Verifikasi Pastikan proses verifikasi berjalan dengan lancar. Usahakan untuk tidak terdapat data yang tidak sesuai dengan data aplikasi yang telah diberikan sebelumnya ketika pihak bank menghubungi Anda untuk proses verifikasi dan survey nasabah secara langsung.