Tentang Tabungan Haji

Tabungan Haji sebenarnya hampir mirip dengan tabungan pendidikan atau tabungan rencana. Tabungan Haji adalah tabungan yang sangat direkomendasikan bagi nasabah yang berencana naik haji untuk melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci. Tabungan Haji tidak diberikan bunga, potongan biaya administrasi bank, maupun biaya pembukaan rekening dari bank, kecuali biaya penutupan rekening atas permintaan penabung atau penabung menyatakan dirinya batal naik haji (kalau ada). Pada tabungan haji ini penabung tetap mendapatkan buku tabungan sebagai bukti mutasi rekening.

Tabungan Haji memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan produk keuangan lainnya. Secara umum, seluruh Tabungan Haji yang beredar di pasar memiliki keunggulan yang tidak jauh berbeda. Beberapa keunggulan Tabungan Haji di antaranya :

  • Terhubung secara online dengan SISKOHAT Kementerian Agama sehingga memudahkan nasabah untuk mendaftar sebagai calon jemaah haji
  • Gratis perlindungan asuransi jiwa dan kecelakaan diri
  • Tidak dikenakan biaya administrasi dan provisi setiap bulan

Secara umum seluruh produk Tabungan Haji yang beredar di pasaran memiliki fitur dan memberikan manfaat yang tidak saling berbeda. Fitur dan manfaat dari memiliki Tabungan Haji yaitu :

  • Membantu meringankan persiapan dana untuk menunaikan ibadah haji
  • Membantu perencanaan dana kebutuhan ibadah haji
  • Mendapatkan souvenir haji

Tabungan Haji tidak memberikan bunga pada nasabah.

Biasanya Tabungan Haji mewajibkan nasabahnya menyetor uang minimum Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, walaupun untuk jumlah dan lama setoran dibebaskan pada nasabah

Jika saldo tabungan sudah mencapai jumlah tertentu atau sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai biaya minimal pendaftaran haji melalui SISKOHAT, maka nasabah bisa langsung mendaftarkan diri untuk berangkat haji di kantor Kementerian Agama setempat untuk mendapatkan nomor antrian. Sambil menunggu waktu keberangkatan haji, nasabah bisa melanjutkan setoran tabungan hajinya. Nasabah harus memastikan biaya haji tersebut lunas sebelum batas yang ditentukan oleh Kementerian Agama agar dapat berangkat haji.

Jika saldo tabungan sudah mencapai jumlah tertentu atau sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai biaya minimal pendaftaran haji melalui SISKOHAT, maka nasabah bisa langsung mendaftarkan diri untuk berangkat haji di kantor Kementerian Agama setempat untuk mendapatkan nomor antrian. Sambil menunggu waktu keberangkatan haji, nasabah bisa melanjutkan setoran tabungan hajinya. Nasabah harus memastikan biaya haji tersebut lunas sebelum batas yang ditentukan oleh Kementerian Agama agar dapat berangkat haji.

Berikut merupakan tahapan untuk dapat membuka rekening Tabungan Haji secara umum. Tahapan-tahapan tersebut di antaranya :

  • Siapkan Kartu Identitas Diri (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar) asli maupun copy sebagai persyaratan administratif
  • Persiapkan uang tunai sebagai setoran awal sedikitnya sesuai dengan ketentuan minimum masing-masing bank
  • Setelah seluruh persyaratan siap, silahkan datang ke bank yang diinginkan pada kantor cabang terdekat sesuai dengan tempat tinggal
  • Ambil nomor antrian Customer Service (CS)
  • Setelah nomor antrian dipanggil, datangi CS dan jelaskan tujuan yaitu membuka rekening Tabungan Haji. CS akan menerangkan produk Tabungan Haji yang beserta dengan segala fiturnya
  • Jika sudah jelas dan sudah memutuskan ingin membuka rekening Tabungan Haji, maka CS akan memberikan formulir aplikasi pembukaan rekening yang harus diisi (syarat saldo minimum yang harus disisakan setelah penarikan)
  • Selanjutnya, ikuti arahan CS. Pada tahap ini CS akan menyiapkan Buku Tabungan
  • Jika Buku Tabungan sudah diterima, maka Rekening Tabungan telah dimiliki

Syarat pengajuan Tabungan Haji pada masing-masing bank tentu berbeda. Akan tetapi, pada umumnya bank memberikan persyaratan yang sama yaitu setiap calon nasabah yang ingin membuka rekening Tabungan Haji, yaitu calon nasabah perlu menyerahkan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor) dan mengisi formulir pendaftaran. Selain itu, setiap bank akan memberikan persyaratan tentang setoran awal (minimal) serta saldo minimal yang harus disisakan dalam Tabungan Haji. Saldo minimal ini diperlukan apabila Tabungan Haji akan ditutup, maka terdapat saldo yang akan digunakan untuk membayar biaya administrasi penutupan Tabungan Haji (jika ada).

Setiap jumlah simpanan dalam rekening Tabungan Haji akan dilindungi oleh pihak bank bersangkutan bersama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga produk Tabungan Haji termasuk salah satu produk keuangan yang bebas resiko.

Selain tabungan haji, berikut ini adalah beberapa jenis produk tabungan lain yang tersedia sesuai kebutuhan dan jenisnya di cermati.com: