Tabungan adalah sebuah jenis simpanan yang penarikannya dapat dilakukan berdasarkan syarat tertentu yang telah disepakati sebelumnya. Penarikan tabungan ini tidak dapat dilakukan dengan cek, bilyet giro, atau alat-alat sejenis lainnya (Berdasarkan UU Perbankan No.10 Tahun 1998).

Secara umum, rkeening tabungan memberikan bunga yang lebih rendah daripada deposito berjangka. Akan tetapi, rekening tabungan memang tidak memiliki jatuh tempo dan biaya penalti bila nasabah tidak mengambil tabungan dalam jangka waktu tertentu.

Tabungan memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan produk keuangan lainnya terutama Deposito. Secara umum, seluruh Tabungan yang beredar di pasar memiliki keunggulan yang tidak jauh berbeda. Beberapa keunggulan Tabungan di antaranya :

  • Tidak memerlukan setoran awal yang besa, karena rata-rata setoran awalnya kecil. Bahkan terdapat bank yang mensyaratkan setoran awal hanya Rp 25.000
  • Tabungan memberi bunga yang bersaing sehingga memungkinkan dana nasabah dapat terus berkembang
  • Tabungan bersifat cair (liquid). Kapan saja nasabah dapat mengambil simpanannya.
  • Produk Tabungan di bank juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Kartu ATM, Kartu Debet, bahkan asuransi
  • Produk Tabungan dilengkapi dengan buku Tabungan sehingga memudahkan nasabah mengetahui jumlah saldo terakhir. Jika tidak terdapat buku Tabungan, bank akan mengirimkan laporan transaksi bulanan

Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan bila Anda menabung di bank :

  • Keuntungan Jangka Panjang :
    Dengan membuka tabungan di bank tentunya Anda akan menedapatkan keuntungan dalam jangka panjang dengan suku bunga yang ditawarkan oleh bank tersebut. Memang keuntungan yang didapatkan jumlahnya tidak terlalu besar, akan tetapi jika Anda menabung secara berkala dan dalam jumlah yang besar tentu saja keuntungan yang akan terima akan semakin terasa.
  • Keamanan Dana :
    Menyimpan uang di rekening bank tentunya akan menjamin keamanan uang tersebut. Berbagai bank di dunia memiliki sistem keamanan yang sangat amat sehingga Anda tidak perlu khawatair bila ingin menitipkan uang dalam jumlah besar. Dalam menjamin keamanan uang, bank sudah bekerjsasama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan tujuan bila terjadi sesuatu pada bank tersebut maka nasabah tetap bisa mengambil uang yang ditabung karena telah dijaminkan oleh LPS.
  • Kebebasan Transaksi :
    Sebagian besar bank-bank di Indonesia sudah memiliki banyak fitur transaksi yang bisa dimanfaat untuk melakukan pembayaran apapun melalui rekening tabugan Anda seperti : penarikan tunai lewat ATM, SMS dan Mobile Banking, dll. Tentunya fitur-fitur tersenbut akan semakin memudahkan nasabah yang ingin melakukan transaksi kapan dan dimana saja serta tentunya dengan keamanan yang terjmain.
  • Mendapatkan Kesempatan Berhadiah :
    Menabung di bank terkadang akan menjadi menarik jika nasabah diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah yang menarik dalam jumlah besar. Tidak jarang berbagi bank-bank ternama terutama di Indonesia mengadakan undian berhadiah untuk para nasabahnya yang setia menabung di bank tersebut. Hal ini pastinya akan mendorong para nasabah untuk menabung dengan lebih rajin untuk mendapatkan hadiah-hadiah yang ditawarakan.
  • Nanajemen Keuangan yang Lebih Terencana :
    Menempatkan uang di bank bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatur pendapatan Anda dengan lebih terencana. Salah satu cara melakukan perencanaan keuangan jangka panjang dengan lebih terencana adalah dengan menabung melalui produk tabungan berjangka.
  • Alternatif Investasi yang Terjamin :
    Meskipun menabung di bank memberikan bunga yang tidak terlalu besar, beberapa orang menjadikan tabungan sebagai alternatif tempa investasi yang terpercaya karena resiko yang ditawarkan terbilang kecil dibandingkan dengan saham, obligasi, atau reksa dana.
  • Dalam Diambil Kapan Saja :
    Kebebasan transaksi yang ditawarkan oleh tabungan menjadikan dana yang terdapat dalam tabungan tersebut dapat diambil kapan saja ketika dibutuhkan. Bila Anda membutuhkan uang dalam jumlah besar dalam keadaan darurat tentunya keberadaan tabunga akan sangat membantu kebutuhan Anda.

Berdasarkan dengan Undang-undang Republik Indonesia tentang Lembaga Penjamin Simpanan, maka Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dibentuk sebagai suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan. Lembaga Pejamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan meliputi giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. Sejak 13 Oktober 2008, nilai simpanan yang dijamin per nasabah perbankan berubah dari maksimal Rp 100 juta menjadi Rp 2 miliar sesuai dengan PP no. 6 tahun 2008. Nilai simpanan yang dijamin juga mencakup saldo pada tanggal pencabutan izin usaha bank meliputi pokok ditambah bunga atau bagi hasil yang telah menjadi hak nasabah. Nilai simpanan yang dijamin merupakan hasil penjumlahan saldo seluruh rekening simpanan nasabah, baik rekening tunggal maupun rekening gabungan. Dalam rekening gabungan, saldo rekening yang diperhitungkan bagi satu nasabah merupakan saldo rekening gabungan tersebut yang dibagi secara prorata dengan jumlah pemilik rekening. Tingkat bunga penjaminan yang dikeluarkan oleh LPS adalah sebesar 7,75% untuk mata uang rupiah dan 1,5% untuk valuta asing pada bank umum, sedangkan 10,25% untuk mata uang rupiah pada BPR.

Berikut adalah beberapa ketentuan pajak dalam tabungan :

  • PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • KMK-51/KMK.04/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • SE-01/PJ.43/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PP 131 Tahun 2000

Sebagai salah satu produk utama bank-bank besar terutama di Indonesia, rekening tabungan memiliki berbagai macam tipe yang dapat Anda gunakan yaitu :

  • Rekening Tabungan Tunggal :
    Jenis rekening tabungan yang memiliki status kepemilikan untuk 1 orang saja
  • s
  • Rekening Tabungan Gabungan :
    Rekening tabungan gabungan adalah sebuah jenis rekening tabungan yang memiliki status kepemiliman lebih dari satu orang (bisa 2 orang atau lebih). Rekening tabungan gabungan ini terdiri dari beberapa bagian yaitu :
    • Rekening Tabungan Gabungan And :
      Rekening tabungan gabungan ini bersifat kebersamaan, dimana segala tindakan atau perubahan atas rekening tabungan tersebut harus dilakukan oleh semua pihak pembentuknya. Di dalam transaksi penarikan atau transaksi lainnya, rekening tabungan ini harus ditandatangani secara bersama oleh seluruh pembentuk rekening tersebut.
    • Rekening Tabungan Or :
      Rekening tabungan gabungan dimana seluruh tinakan atau perubahan atas rekening tabunga tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan salah sati pihak pembentuk rekening. Hal ini menyebabkan penarikan dana dan perubahan lainnya bisa berjalan meskipun hanya disetujui oleh salah satu pihak pembentuk rekening tersebut.

Sebagai contoh, bila perhitungan bunga tabungan akan dhitung berdasarkan pada jumlah saldo terendah yang tercatat pada bulan laporan, maka penghitungan bunga yang terbentuk adalah sebagai berikut :

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

01/05/2017

Saldo Awal

 

Rp.5.000.000,-

Rp.5.000.000,-

03/05/2017

Setoran Tunai

 

Rp.3.000.000,-

Rp.8.000.000,-

02/05/2017

Setoran Tunai

 

Rp.2.500.000

Rp.10.500.000,-

14/05/2017

Penarikan Tunai

3.000.000

 

Rp.7.500.000,-

19/05/2017

Penarikan Tunai

2.000.000

 

Rp.5.500.000,-

25/05/2017

Setoran Tunai

 

Rp.1.000.000,-

Rp.6.500.000,-

Maka dengan bunga tabungan yang berlaku sebesar 5% per tahun, perhitungannya adalah:

Jumlah saldo terendah x suku bunga % x jumlah hari pada bulan laporan) / Jumlah hari dalam 1 tahun
Berdasarkan tabel di atas, saldo terendah yang terdapat dalam tabungan tersebut adalah Rp 5.000.000,-
Maka kita bisa menghitungnya dengan cara berikut:
Bunga tabungan : Rp 5.000.000,- X 5% x 31 / 365 = Rp 21.233,-
Bunga sebesar Rp 21.233,- ini merupakan bunga yang belum termasuk potongan pajak.
Maka pajak bunga tabungan tersebut: 20% x Rp 21.233 = Rp 4.247,-
Jadi bunga yang diterima oleh nasabah: Rp 21.233,- – Rp 4.247,- = Rp 16.986,-

Berikut merupakan tahapan untuk dapat membuka rekening Tabungan secara umum. Tahapan-tahapan tersebut di antaranya :

  • Siapkan Kartu Identitas Diri (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar) asli maupun copy sebagai persyaratan administratif. Pada bank tertentu seperti BCA mewajibkan NPWP dan Kartu Keluarga
  • Persiapkan uang tunai sebagai setoran awal sedikitnya sesuai dengan ketentuan minimum masing-masing bank
  • Setelah seluruh persyaratan siap, silahkan datang ke bank yang diinginkan pada kantor cabang terdekat sesuai dengan tempat tinggal
  • Ambil nomor antrian Customer Service (CS)
  • Setelah nomor antrian dipanggil, datangi CS dan jelaskan tujuan yaitu membuka rekening Tabungan. CS akan menerangkan berbagai produk Tabungan yang tersedia beserta dengan segala fiturnya
  • Jika sudah jelas dan menentukan akan membuka rekening Tabungan apa, maka CS akan memberikan formulir aplikasi pembukaan rekening yang harus diisi
  • Selanjutnya, ikuti arahan CS. Pada tahap ini CS akan menyiapkan Buku Tabungan beserta dengan Kartu ATM
  • Jika Buku Tabungan dan Kartu ATM sudah diterima, maka Rekening Tabungan telah dimiliki