Harga Saham PTBA Hari Ini - PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Harga Saham PTBA Hari Ini

Berikut adalah informasi harga saham PTBA selama beberapa tahun terakhir sampai dengan hari ini. Dapatkan informasi mengenai PTBA saham lainnya hanya di cermati.com.

Analisa Harga Saham PTBA Hari Ini

Profil PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

InformasiKeterangan
Nama Perusahaan PT Bukit Asam Tbk
Kode Emiten PTBA
Alamat Kantor Perusahaan Jl. Parigi No. 1, Tanjung Enim, 31716, Sumatera Selatan
Alamat E-mail Perusahaan corsec@bukitasam.co.id
No. Telepon (0734) 451096
No. NPWP Perusahaan 01.000.011.5-051.000
Situs Resmi https://www.ptba.co.id/
Bidang Usaha/Sektor Pertambangan Batubara/ Energi

Sumber: www.ptba.co.id dan www.idx.co.id

Sejarah Singkat PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA (Sumber: www.ptba.co.id)

Terdapat sebuah tambang bernama Air Laya di daerah Tanjung Enim, Sumatera Selatan yang diubah menjadi pertambangan nasional. Tambang ini beroperasi di secara komersial sejak tahun 1938 pada zaman penjajahan belanda. Sejak menjadi pertambangan nasional, pemerintah Republik Indonesia mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit (PN Taba) yang menjadi cikal bakal Bukit Asam pada tahun 1950.

30 tahun berselang, pada tahun 1981 PN TABA ini kemudian berubah status menjadi Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Bukit Asam. Selanjutnya, perusahaan ini disebut sebagai PTBA sekaligus menetapkan penggabungan Perum Tambang Batubara dengan perusahaan ini pada tahun 1990. Penggabungan ini dilakukan dalam rangka mengembangkan industri batu bara di Indonesia.

Tentang PTBA Saham

Pada tanggal 23 Desember 2002, PTBA resmi menjadi perusahaan terbuka (Tbk) dengan mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mendapatkan kode emiten “PTBA” saham. Pada penawaran saham pertama mereka, jumlah saham penawaran tercatat sebesar 346.500.000 dengan harga Rp575,- per lembar. 

Tahun 2007, PTBA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang menghasilkan tiga keputusan besar bagi perusahaan ini. Pertama, perubahan status perusahaan dari Persero menjadi Non-Persero seperti yang termuat dalam PP 47/2017 tentang penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke modal saham PT Inalum. Kedua, perusahaan juga melakukan pemecahan nominal saham atau stock split dan melakukan perubahan susunan kepengurusan.

Terakhir, karena peralihan kepemilikan saham dari pemerintah Republik Indonesia ke PT Inalum, perusahaan tersebut kemudian resmi menjadi anggota Holding BUMN Industri Pertambangan. Pada perusahaan Holding ini PT Inalum berperan sebagai perusahaan Induk.

Perusahaan Industri Tambang Modern di Indonesia

10 tahun berlalu, pada tahun 2017, PTBA kembali melakukan stock split yang bertujuan untuk meningkatkan likuiditas aset perusahaan di bursa saham. Tujuan lainnya adalah untuk memperluas distribusi kepemilikan saham ke berbagai jenis investor. Tahun 2018, PTBA melakukan Financial Closed dengan China Export Bank untuk mendapatkan pinjaman dalam rangka membangun PLTU Mulut Tambang Sumsel 8.

Di tahun yang sama, PTBA juga sudah mencapai laba bersih tahunan tertinggi sebesar 5,02 triliun Rupiah. Satu tahun setelahnya, PTBA kemudian menerima sebuah Sertifikat Warisan Budaya Dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto dari UNESCO sebagai bukti sejarah dan salah satu warisan budaya tambang tertua di Dunia. Hingga pada akhir tahun 2020, PTBA baru saja mendapatkan sertifikasi ISO 37001:2016 karena berhasil menerapkan manajemen anti suap. 

PTBA juga menjadi BUMN pertama di sektor pertambangan yang mendapatkan sertifikasi ISO tersebut yang semakin membuktikan kepiawaian manajemen dalam menjalankan budaya perusahaan anti suap.

NamaJabatan
Agus Suhartono Komisaris Utama (Independen)
Andi Pahril Pawi Komisaris Independen
Jhoni Ginting Komisaris
Irwandy Arif Komisaris
E. Piterdono HZ Komisaris
Carlo Brix Tewu Komisaris
Suryo Eko Hadianto Direktur Utama
Farida Thamrin Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Suhedi Direktur Operasi dan Produksi
Dwi Fatan Lilyana Direktur Sumber Daya Manusia
Fuad I. Z. Fachroeddin Direktur Pengembangan Usaha

Sumber: www.ptba.co.id

Nama PerusahaanPersentase
PT Bukit Asam Methana Enim 99,99%
PT Bukit Asam Metana Ombilin 99,99%
PT Bukit Energi Metana 99,99%
PT Bukit Asam Prima 99,99%
PT Bukit Multi Investama 99,99%
PT Bukit Energi Investama 99,60%
PT Batubara Bukit Kendi 75,00%
PT Bukit Asam Banko 65,00%
PT Bukit Pembangkit Innovative 59,75%
PT Internasional Prima Coal 51,00%
PT Huadian Bukit Asam Power 45,00%
PT Bukit Asam Transpacific Railways 10,00%

Sumber: www.ptba.co.id

InformasiKeterangan
IPO Date 23 Desember 2002
Saham Penawaran 346.500.000
Saham Pendiri 1.785.000.000
Total Saham Terdaftar 2.131.500.000
Persentase 16,26%
Harga Penawaran 575 (IDR)
Dana Terkumpul 199.237.500.000 (IDR)
Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom
Penjamin Emisi Utama PT Danareksa Sekuritas
Papan Pencatatan Main

Sumber: www.idnfinancials.com

TahunBonus SahamDividen TunaiJenis
2020   74,69 (IDR) Final
2019   326,46 (IDR) Final
2018   339,63 (IDR) Interim
2017   318,52 (IDR) Final
2016   285,50 (IDR) Final
2015   289,73 (IDR) Final
2014   324,57 (IDR) Interim
2013   461,97 (IDR) Final
2012   720,75 (IDR) Final
2011   700,48 (IDR) Final
2011   103,46 (IDR) Interim
2010   456,37 (IDR) Final
2010   66,75 (IDR) Interim
2009   466,65 (IDR) Final
2009   66,75 (IDR) Interim
2007   164,97 (IDR) Final
2006   105,39 (IDR) Interim
2005   101,54 (IDR) Final
2005   87,48 (IDR)  
2004   5,80 (IDR) Interim
2003   58,00 (IDR) Final
2002   41,75 (IDR) Final

Sumber: www.idnfinancials.com

Nama Pemegang SahamJumlah SahamModal DisetorPersentase
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) 7.595.650.695 (Saham) 759.565.069.500 (IDR) 65,93%
Public (each below 5%) 3.588.410.550 (Saham) 358.841.055.000 (IDR) 31,15%
Treasury Stock 336.598.000 (Saham) 33.641.055.000(IDR) 2,92%

Sumber: Laporan Tahunan PT Bukit Asam Tbk 2020

Temukan juga berbagai informasi saham lainnya di Cermati.com: