Kartu Kredit untuk Modal Bisnis? Simak Risiko Dan Keuntungannya

Ketika ingin membuka sebuah usaha, pastinya membutuhkan modal yang tidak sedikit. Banyak orang yang akhirnya memutar otak agar bisa mendapatkan dana untuk modal bisnisnya, salah satunya dengan kartu kredit.

Tapi, apakah kartu kredit bisa jadi sumber modal untuk memulai bisnis? Jawabannya, bisa. Bahkan, tak sedikit pengusaha yang menggunakan kartu kredit untuk sebagai modal bisnisnya.

Meski kartu kredit bisa digunakan sebagai sumber modal untuk bisnis, yang jadi pertanyaan adalah apakah aman? Apalagi kartu kredit punya stigma negatif di masyarakat, karena dianggap memiliki bunga yang tinggi dan mencekik. 

Sebetulnya, kartu kredit hanyalah alat pembayaran yang praktis dan modern, urusan baik dan buruknya tergantung pada si pemakai. 

12 Keuntungan Utama Penggunaan Kartu Kredit untuk Modal Bisnis

Dengan menggunakan kartu kredit, tidak melulu harus dihubungkan dengan gaya hidup konsumtif dan boros. Karena ternyata, kartu kredit juga memiliki banyak manfaat yang bisa digunakan untuk membantu kegiatan dalam memulai usaha. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Proses Pengajuan Mudah

Bagi kebanyakan pebisnis, kesulitan mengakses layanan kredit perbankan merupakan salah satu kendala dalam mengembangkan bisnis. Kamu akan membutuhkan agunan dan harus memenuhi berbagai syarat perbankan, sehingga pencairan kredit kerap sulit dilakukan. 

Berbeda dengan kartu kredit, sebab produk perbankan yang satu ini terbilang mudah untuk didapatkan. Nasabah bisa mengajukan kartu kredit dengan cara mendatangi langsung cabang bank terdekat lalu melakukan pengajuan langsung di customer service

Jika sibuk dan tidak memiliki waktu di jam kerja, Kamu bahkan bisa melakukan pengajuan kartu kredit ini di mall saat bank mengadakan pameran di sana. 

2. Transaksi yang Lebih Aman

Berbagai transaksi yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas kartu kredit sekaragn sudah lebih aman. Sama seperti kartu debit, transaksi kartu kredit juga sudah dilakukan dengan penerapan PIN. Kamu hanya perlu menggunakan PIN yang tepat dan tentunya terjaga kerahasiaannya, maka penggunaan kartu kredit akan aman dari tangan-tangan jahil. 

3. Akses Pembiayaan yang Mudah

Sebagian besar pelaku usaha kecil dan menengah alias UKM membutuhkan akses dana pembiayaan yang luas untuk operasional bisnisnya. Misalnya untuk pembelian bahan baku dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan kartu kredit, akses pembiayaan menjadi lebih mudah. Sehingga, arus keuangan bisa lebih terjaga dengan stabil.

4. Jenis Pembiayaan Kredit Bergulir

Semua jenis pembiayaan yang ada di kartu kredit merupakan jenis kredit yang bergulir. Dimana nasabah bisa tetap menggunakannya sampai batas limit yang ada.

Namun, dengan syarat selalu bisa melunasinya tagihan setiap bulannya. Dengan kata lain, sumber pembiayaan operasional yang digunakan untuk modal bisnis bulannya berasal dari saldo tersebut.

5. Tingkat Bunga yang Kompetitif

Kabar tentang suku bunga yang mencekik dari kartu kredit, tampaknya tidak berlaku bagi semua jenis kartu kredit. Pasalnya, besaran tingkat suku bunga untuk kartu kredit telah diatur pemerintah melalui Bank Indonesia.

Bahkan, umumnya suku bunga yang ditawarkan cukup rendah dibandingkan pinjaman bank konvensional. Namun, dengan catatan harus digunakan secara bijak dan jangan sampai menunggak.

6. Terdapat Layanan Bebas Bunga

Saat menggunakan kartu kredit, kamu bsia juga menikmati layanan bebas bunganya. Seluruh tagihan tidak akan dikenakan biaya bunga, jika kamu selalu membayar tagihan kartu kredit dengan tepat waktu. Selain itu, pastikan juga selalu membayar tagihan dalam jumlah penuh setiap bulannya. Hal ini akan mencegah timbulnya beban bunga di bulan berikutnya. 

7. Periode Bebas Bunga Lebih Panjang

Kartu kredit memungkinkan kamu menikmati masa bebas biaya bunga hingga 45 hari lamanya. Pastikan memahami dan selalu mengingat tanggal jatuh tempo dan juga tanggal penagihan dengan tepat. 

Lakukan transaksi setelah tanggal cetak, sehingga tagihan tersebut baru akan tercetak di bulan berikutnya, dan kamu memiliki waktu 15 hari setelah tanggal cetaknya untuk melakukan pembayaran. 

8. Limit Kredit yang Besar

Kamu bisa saja mendapatkan limit kartu kredit yang besar, apalagi jika menggunakan kartu kredit cukup lama. Biasanya pihak bank akan menaikkan limit kartu secara bertahap, terutama untuk nasabah yang penggunaan kartu kreditnya bagus. Limit kredit yang besar seperti ini akan memungkinkan kamu mengembangkan bisnis dengan lebih maksimal lagi kedepannya. 

9. Banyak Reward

Ada banyak reward yang bisa pengguna gunakan seperti cashback, diskon, hingga poin yang membuat transaksi dengan kartu kredit makin menyenangkan. Hal ini juga bisa kamu manfaatkan ketika ingin menjalankan bisnis.

10. Tidak Perlu Agunan

Sistem kartu kredit tidak sama dengan sistem pinjaman bisa dikatakan hampir mirip dengan jenis pinjaman tanpa agunan. Jika ingin memiliki kartu kredit, maka kamu tidak perlu menyertakan jaminan untuk diagunkan ke bank. 

11. Tambahan Skor Kredit 

Ketika sudah menggunakan kartu kredit dan kamu disiplin dalam proses pembayarannya, maka score kredit yang baik akan kamu miliki. Hal ini akan memudahkan kamu untuk mendapatkan kredit dari lembaga keuangan lainnya.

12. Mudah Dimiliki Semua Orang

Di jaman sekarang, mendapatkan kartu kredit merupakan sesuatu yang semakin mudah untuk didapatkan. Dengan syarat utama harus memiliki penghasilan tetap terlebih dahulu.

Sehingga, kamu tidak akan merasa terbebani dengan cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Selain itu, tanpa penghasilan, pengajuan kartu kredit juga akan sulit di ACC.

Baca Juga: Cegah Kartu Kredit Terkena Hack, Begini Caranya!

Risiko Penggunaan Kartu Kredit untuk Modal Bisnis

Selain iming-iming keuntungan yang banyak, penggunaan kartu kredit yang kurang bijak nyatanya memiliki banyak risiko. Apalagi jika kamu ingin menggunakannya untuk menambah modal usaha.

Sebaiknya perhatikan dulu risikonya berikut ini sebelum memutuskan untuk menggunakan kartu kredit. 

1. Kewajiban Tidak Terbatas

Sebagai pemilik kartu kredit, kamu bertanggung jawab penuh atas setiap transaksi dengan kartu tersebut. Jadi ketika di masa mendatang, ternyata bisnis mengalami kegagalan dan muncul tunggakan tagihan, maka kamu harus menanggung semua beban tersebut sebagai personal.

2. Penurunan Score Credit 

Penggunaan kartu kredit yang dilakukan secara bertanggung jawab dan disiplin memang akan meningkatkan score credit. 

Sebaliknya score credit akan menurun drastis ketika terjadi permasalahan pembayaran. Mulai dari hanya membayar jumlah minimum, pembayaran melewati batas jatuh tempo hingga tagihan  yang menunggak.

3. Sistem Keamanan

Ketika kartu kredit digunakan untuk berbisnis, pastikan penggunaannya dengan tepat. Jangan sampai terjadi permasalahan penyalahgunaan kartu kredit yang bisa memicu berbagai masalah baru. 

4. Banyak Beban Biaya Tambahan 

Pemakaian kartu kredit tiap bulannya pasti diikuti dengan berbagai biaya yang wajib dibayarkan sesuai ketentuan yang ditetapkan bank penerbit. Mulai dari biaya tahunan, keterlambatan pembayaran cicilan, biaya tarik tunai dan banyak lagi.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan sebelum Menggunakan Kartu Kredit untuk Modal Bisnis

Sebelum memutuskan menggunakan kartu kredit baik sebagai modal utama atau tambahan dalam berbisnis, selain keuntungan dan risikonya ada beberapa hal penting lain yang harus diketahui dan diperhatikan dengan baik mengenai memanfaatkan kartu kredit sebagai modal bisnis. Yaitu:

1. Berapa Besar Dana yang Dibutuhkan?

Karena tambahan modal didapat dari kartu kredit, beberapa hal perlu dipertimbangkan mulai dari besaran dana dan peruntukan dana. Untuk besaran dana yang dipakai, ketahui seberapa besar limit kartu kredit yang dimiliki.

Kemudian dana yang dibutuhkan tersebut haruslah digunakan untuk membeli barang-barang yang transaksinya bisa dilakukan dengan kartu kredit. Bisa-bisa saja tarik tunai dari kartu kredit, tapi ada biaya tambahan yang lumayan besar yang harus dibayarkan.

2. Bandingkan Omzet dengan Cicilan yang Dibayar

Perlu diingat bertransaksi dengan kartu kredit berarti kamu sedang berutang dengan pemberi kredit. Inilah kenapa pentingnya dilakukan perhitungan dengan mempertimbangkan limit kredit dan omzet (business income).

Bayangkan jika tidak melakukan perhitungan dengan mempertimbangkan kedua hal tersebut. Bisa-bisa kamu tidak mendapat profit sama sekali atau harus menanggung beban utang dengan memakai dana pribadi. Padahal, baiknya cicilan kartu kredit ditanggung dari penghasilan bisnis yang diperoleh.

3. Limit Kartu Kredit

Biar barang-barang yang masuk sebagai modal dalam bisnis terbeli, pastikan limit kartu kredit sanggup mencukupinya. Buat perhitungan agar barang-barang yang akan dibeli masuk limit.

Kamu dapat melakukan perbandingan harga untuk membuat estimasi. Lakukan perbandingan harga secara online lebih dahulu dengan melihat-lihat di beberapa ecommerce.

Kemudian lakukan juga secara offline dengan mengunjungi pusat grosir atau toko-toko. Pastikan pedagang yang dikunjungi menerima transaksi dengan menggunakan kartu kredit. Setelah itu, lakukan perbandingan, manakah yang menjual lebih murah: offline atau online.

4. Melakukan Pembayaran Minimum

Hal berikut ini perlu jadi pertimbangan karena ini menyangkut kesanggupan dalam membayar cicilan. Sanggup atau tidak membayar cicilan kartu kredit tiap bulan dapat diketahui dengan melihat besaran penghasilan bisnis tiap bulan.

Seandainya, karena suatu sebab, income yang diperoleh tak sesuai yang diharapkan, bisa menggunakan opsi pembayaran minimum sebesar 10-15% dari cicilan yang harus dibayarkan.

Perlu diingat sah-sah saja menggunakan opsi bayar minimum asalkan bulan berikutnya buru-buru dilunasi agar cicilan tidak membengkak.

Baca Juga: Tips Menggunakan Kartu Kredit Ala Orang Kaya

8 Tips Sukses Menggunakan Kartu Kredit dengan Cerdas Sebagai Modal Bisnis 

Kartu kredit bisa digunakan oleh siapa saja, namun tidak semua bisa tepat dalam penggunaannya. Cerdas dalam penggunaan menjadi kunci memulai bisnis dengan modal dari kartu kredit. Buat kamu yang ingin menggunakan kartu kredit sebagai modal untuk berbisnis, simak beberapa tips berikut ini.

1. Tepat Memilih Kartu Kredit

Pemilihan jenis kartu kredit yang tepat akan memberikan risiko yang minimal. Sehingga sebelum memutuskan untuk menentukan pilihan, pastikan untuk memahami pembiayaan setiap jenis kartu kredit. 

Awalnya, kamu bisa mengajukan kartu kredit untuk individu terlebih dahulu. Ketika bisnis yang dijalankan mulai berkembang dan memenuhi syarat, maka tak ada salahnya untuk apply kartu kredit untuk bisnis. Biasanya, jenis kartu kredit ini memiliki limit pinjaman yang jauh lebih tinggi dengan banyak program menarik. 

Misalnya saja, seperti promo, diskon atau cashback yang mungkin akan lebih bermanfaat untuk kamu. Jika perlu informasi tambahan,  jangan sungkan untuk bertanya pada pihak bank atau agen yang menawarkan kartu kredit.

2. Hindari Minimum Payment

Tidak sedikit orang yang menerapkan minimum payment. Perlu diketahui bahwa ternyata hal ini sangat tidak disarankan, sebaiknya kamu menghentikan kebiasaan ini sekarang juga.

Sebab, membayar tagihan kartu kredit dengan jumlah minimum payment, justru dapat membuatmu terjebak dengan jumlah tagihan yang membengkak semakin tinggi.

2. Buat Rencana Penggunaan

Pastikan setiap dana yang keluar dari kartu kredit ini, digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan bisnis. Ada baiknya untuk membuat rencana penggunaan dengan jelas.

Misalnya saja dengan mengatur range pemakaian kartu kredit setiap bulannya. Mulai dari kapan waktu penggunaanya, jumlah yang diperbolehkan, dan pertanggungjawabannya.

Pastikan juga rencana pelunasan dibuat dengan tepat waktu. Agar mengurangi kemungkinan terjadinya denda pembayaran yang jumlahnya tidak sedikit.

3. Rutin dalam Melunasi Tagihan 

Penggunaan kartu kredit mengharuskan pengguna juga membayar tagihan secara rutin juga. Perlu diketahui bahwa bank juga memantau track record pembayaran yang telah dilakukan para nasabahnya. 

Apakah nasabah membayar tagihan sebelum jatuh tempo, mendekati jatuh tempo, atau bahkan sesudah jatuh tempo. Pembayaran tagihan yang tepat waktu, akan membuat riwayat kredit mendapatkan nilai yang positif.

Pelunasan tagihan secara tepat waktu harus menjadi prioritas sebagai pengguna credit card untuk modal bisnis. Jika perlu, lakukan pembayaran jauh sebelum tanggalnya.Sekali saja, lalai dalam melunasi cicilan yang ada, risiko utang menumpuk sudah menunggu di depan mata.

4. Reguler dalam Penggunaannya

Ketika memutuskan untuk menggunakan kartu kredit sebagai modal bisnis, maka gunakanlah secara reguler. Perlu diketahui bahwa penggunaan kartu kredit secara reguler akan membantu melacak transaksi yang dilakukan dengan baik.

Bukan hanya itu saja, dengan penggunaan yang demikian, kamu bisa mendapatkan banyak benefit. Mulai dari rewards, cashback, poin hingga meningkatkan skor kredit. Tapi jangan lupa juga untuk rutin dalam hal pembayaran tepat waktunya, ya.

5. Hindari Transaksi yang Melebihi Limit

Kiat selanjutnya ini cukup penting untuk diperhatikan, yakni jangan melakukan transaksi dengan nominal yang melebihi limit dari kartu kredit tersebut. Jumlah limit kartu yang nasabah punya sekarang sudah diatur dan disesuaikan oleh pihak bank berdasarkan kemampuan finansialnya masing-masing. 

Artinya, pihak bank sudah mengkalkulasi bahwa dengan limit sekarang ini memang sesuai kemampuan bayar yang kamu miliki pasti. Akan tetapi, apa jadinya jika transaksi yang dilakukan ternyata melebihi limit? Tentu ini akan menimbulkan risiko buruk yang mengganggu kondisi keuangan.

6. Punya Tujuan yang Jelas

Bisnis yang ideal adalah bisnis yang sudah memiliki tujuan yang jelas. Bisnis yang seperti ini akan membantu kamu tetap fokus mengembangkan bisnis. 

Jika belum memiliki tujuan ini, maka resiko kegagalan tentu akan lebih besar. Menjalankan bisnis tanpa strategi, biaya produksi tidak terkendali dan sebagainya tentu saja bisa terjadi. Sementara, kamu memiliki kewajiban untuk membayarkan kembali modal yang digunakan dari kartu kredit. 

6. Memahami Keuangan dan Punya Rencana Bisnis 

Bisnis juga akan berkaitan dengan keuanganmu secara keseluruhan. Jika kondisi keuangan bermasalah, maka kemungkinan kondisi bisnis di kemudian hari juga akan ikut terkena imbasnya. 

Selain itu, kamu juga perlu memahami dasar-dasar keuangan dengan baik. Hal ini terkait dengan banyak hal, seperti: perputaran modal, perhitungan potensi keuntungan, dan yang lainnya.

Di luar masalah keuangan, rencana bisnis juga akan menjadi faktor pendukung yang dapat menentukan kesuksesan bisnis. Pastikan kamu sudah memiliki rencana bisnis yang tepat, sebelum menggunakan kartu kredit sebagai modalnya.

Hal ini akan memperkecil resiko dan mempermudah kamu mengelola bisnis tersebut dengan sukses.

7. Pelajari Risiko dan Keuntungannya

Setiap hal selalu ada sisi positif dan negatifnya, begitu juga dengan kartu kredit. Langkah yang cukup penting dalam menggunakan kartu kredit sebagai modal usaha adalah dengan mempelajari risiko dan keuntungan yang diperoleh. 

Mengetahui benefit yang akan diperoleh memang penting, tapi gak kalah penting adalah mempelajari bagaimana risikonya. Agar, kamu bisa menghindari hal-hal negatif yang sangat mungkin bisa mengacaukan kondisi finansial.  

8. Memiliki Pengalaman Bisnis

Pengalaman akan menentukan kesuksesan, hal ini berlaku dalam semua hal, termasuk dalam dunia bisnis juga. Pengalaman tidak harus selalu berkaitan dengan apa yang sudah dilakukan. 

Artinya, tidak selalu terkait dengan bisnis yang sudah dijalankan sebelumnya. Kamu bisa saja mendapatkan pengalaman dari aktivitas bisnis orang lain, misalnya ketika kamu bekerja pada orang lain atau bahkan dari pebisnis di sekitar. 

Penting untuk memiliki pengalaman terkait bisnis terlebih dahulu, sebelum menggunakan kartu kredit sebagai modal. Pengalaman akan membantu kamu memiliki gambaran terkait cara menangani bisnis, bahkan cara membuatnya sukses. 

Dengan begitu, kamu akan lebih percaya diri sehingga bisa memiliki peluang untuk bisa lebih nyaman dan tenang dalam mengelola bisnis tersebut. 

Pastikan untuk Selalu Bijak dalam Pengelolaan Kartu Kredit, Apapun Tujuannya

Memulai bisnis memang butuh modal, dan kartu kredit bisa jadi salah satu pilihan untuk mendapatkan modal. Tapi, sebelum itu pahami dulu apa saja risikonya. Apalagi jika kamu baru pertama kali menggunakan kartu kredit.

Memang tidak ada yang salah dengan menggunakan kartu kredit. Penggunaan yang bijak tentu akan membawa manfaat yang baik bagi penggunanya. Tapi jika untuk memulai bisnis, sebaiknya gunakan modal dari dana pribadi dan bukan dana pinjaman yang berbunga. Semoga bermanfaat!

Baca Juga:  Lebih Baik Mana, Utang Pakai KTA atau Kartu Kredit?